40,164 research outputs found

    Masterplan Gereja Santa Maria Fatima Magelang dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi

    No full text
    Bermula pada tahun 1971, Gereja Katolik Santa Maria Fatima Magelang memperoleh lahan tanah seluas 3000 m 2 yang mana didalamnya terdapat bangunan eksisting gudang beras. Kemudian gudang beras ini direnovasi difungsikan sebagai bangunan gereja. Perkembangan Gereja Santa Maria Fatima Magelang mengalami peningkatan jumlah umat sehingga, upaya Gereja dilakukan proses pembangunan secara bertahap dan organik. Namun seiring berjalannya waktu, Gereja Santa Maria Fatima Magelang mengalami berbagai permasalahan yang membuat lingkungan Gereja tidak tertata dengan baik dan tidak memiliki citra keselarasan bangunan. Permasalahan yang timbul yaitu permasalahan drainase, kapasitas gereja yang kurang memadai, kebisingan karena lokasi gereja yang berada di pinggir jalan utama, dan kapasitas parkir yang tidak memadai. Sejalan dengan Gerakan Laudato Si yang dijalankan oleh gereja gereja diwilayah Keuskupan Agung Semarang pendekatan Arsitektur Ekologi diharapkan mampu menghasilkan keselarasan antara manusia dengan lingkungan alamnya. Dengan adanya kegiatan Penyusunan Masterplan Gereja Santa Maria Fatima Magelang diharapkan dapat memperbaiki fasilitas dan infrastruktur kawasan, Citra Gereja, dan dapat menampung pertumbuhan umat gereja kedepannya.

    Intorno a casa mia

    No full text
    breve opera in versi di Fatima Sharafeddine e disegni di Rebecca Luciani traduzione Francesca M. Corra

    POLA RELASI GEREJA KATOLIK SANTA MARIA FATIMA DENGAN MASYARAKAT LOKAL

    No full text
    Mayoritas masyarakat perbatasan Menganut agama Katolik, sehingga gereja memiliki sebuah relasi dengan masyarakat dalam kehidupan sosial, karena mengingat Agama yang hadir dalam sejarah peradaban manusia tidak hanya berorientasi kepada Tuhan (spiritual) namun juga berorientasi dalam kehidupan bermasyarakat sosial. Seperti yang kita ketahui masyarakat perbatasan memiliki identitas yang sangat kental untuk membedakannya dengan warga negara lain, tentu mereka memiliki kebudayaan lokal yang patut untuk dijaga. penelitian ini mengkaji bagaimana pola relasi gereja Katolik Santa Maria Fatima yang merupakan lembaga agama terbesar bagi mayoritas pemeluk agama Katolik di wilayah perbatasan dengan masyarakat lokal disana. Problem akademik dalam penelitian ini adalah Gereja katolik dengan sebuah identitas sebagai misioneris agama akan tetapi mampu membuat relasi dengan masyarakat yang kental akan kebudayaan lokal. Adapun wilayah kerja paroki Santa Maria dibagi menjadi dua kesukuan, yakni Suku Tetun dan Suku Dawan. Penelitian mengenai pola relasi Gereja dengan masyarakat lokal, dengan identitas sebuah kebudayaan yang kuat, akan menyajikan deskripsi mengenai permasalahan inkulturasi yang terdapat di berbagai bidang. Adapun bidang-bidang yang akan diuraikan dalam penelitian ini adalah: Inkulturasi gereja dalam adat pernikahan, inkulturasi gereja dalam adat kematian, inkulturasi gereja dalam adat kelahiran, serta inkulturasi gereja dalam upacara adat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan sudut pandang dari teori kekuasaan Michel Foucault dan Inkulturasi Gereja. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pola Relasi Gereja Santa Maria Fatima dengan Masyarakat lokal adalah Gereja Santa Maria Fatima berperan dalam setiap prosesi tradisi kebudayaan lokal masyarakat. Hubungan gereja Santa Maria Fatima dengan masyarakat perbatasan dinilai cukup baik, hal tersebut dapat dilihat dari respon masyarakat mengenai kehadiran Gereja. Adapun kehadiran Gereja dalam berelasi dengan kebudayaan masyarakat lokal adalah dengan cara inkulturasi dalam setiap kebudayaan, yaitu mendorong poin positif, meminimalisir poin negatif dan mewadahi serta memfasilitasi agar kebudayaan tersebut tetap lestari, sehingga sehingga legitimasi pengetahuan oleh gereja tersebut tidak hanya mengungkapkan diri dalam unsur-unsur kebudayaan itu, tetapi menjadi kekuatan yang menjiwai, mengarahkan, dan membarui kebudayaan itu

    PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PAGUYUBAN IBU-IBU LINGKUNGAN MARIA FATIMA PAROKI GEREJA KRISTUS RAJA UNGARAN MELALUI KETRAMPILAN MEMBUAT PRODUK RAMAH LINGKUNGAN

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat untuk mitra ibu-ibu paguyuban lingkungan Maria Fatima dengan fokus pada pelatihan kewirausahaan melalui ketrampilan membuat produk ramah lingkungan. Ibu-ibu paguyuban Maria Fatima sudah ada yang memulai usaha, dan juga sudah mulai belajar membuat produk ramah lingkungan dari botol plastik bekas. Mitra menginginkan untuk bisa membuat produk ramah lingkungan berupa produk ecoprint tetapi tidak ada satupun anggota paguyuban yang bisa. Dan juga mitra menginginkan bisa memiliki usaha yang bisa dijalankan. Melihat permasalahan mitra tersebut, pengabdian kepada masyarakat mencoba memberikan soluai berupa: memberikan workshop mengenai lingkugan dan produk ramah lingkungan, pelatihan dan workshop motivasi berwirausaha, pelatihan dan workshop untuk memulai berwirausaha (menjadi startup business), pelatihan ketrampilan membuat totebag dan syal ecoprint, pelatihan cara-cara memasarkan (marketing) produk yang dihasilkan. Luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu paguyuban lingkungan Maria Fatima memiliki motivasi untuk memulai usaha (startup business) untuk produk ramah lingkungan, serta mampu membuat produk ramah lingkungan berupa totebag dan syal, serta mampu melakukan kegiatan pemasaran dengan benar. Rencana pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi kegiatan pelatihan, pendampingan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Pelatihan meliputi: pelatihan mengenai lingkungan dan produk ramah lingkungan, motivasi, kewirausahaan, ketrampilan ecoprint, marketing. Kata kunci: paguyuban Maria Fatima; ramah lingkungan; kewirausahaan; motivasi; ecooprin

    Manajemen Kesiswaan Dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Peserta Didik Studi Kasus di SD Santa Maria Fatima

    No full text
    Yulia Megawati. Manajemen Kesiswaan dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Peserta Didik, Studi Kasus di SD Santa Maria Fatima. Tesis. Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Kristen Indonesia. Jakarta, 2018. Tujuan yang yang diharapkan adalah untuk mengetahui mengenai penerapan manajemen kesiswaan, untuk mengetahui prestasi yang sudah diraih dan yang diharapkan serta mengetahui implikasi manajemen kesiswaan terhadap prestasi akademik dan prestasi non akademik peserta didik. Fokus Penelitian ini adalah penerapan manajemen kesiswaan di SD Santa Maria Fatima, prestasi peserta didik yang telah diraih dan yang diharapkan di SD Santa Maria Fatima, implikasi manajemen kesiswaan terhadap prestasi peserta didik di SD Santa Maria Fatima. Subfokus penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi terhadap manajemen kesiswaan di SD Santa Maria Fatima. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan berbagai narasumber (Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan orangtua peserta didik) serta dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh bahwa perencanaan hanya dilakukan oleh kepala sekolah dan para guru saat kegiatan Rapat Kerja. Perencanaan ini dibuat dalam bentuk perangkat manajemen kesiswaan. Prestasi yang diraih dan yang diharapkan oleh SD Santa Maria Fatima dilihat dari perencanaan bagi siswa yang akan mengikuti kompetisi belum dilakukan secara optimal oleh pihak sekolah dan dari pihak orangtua belum dilibatkan secara menyeluruh. Fokus selanjutnya adalah implikasi manajemen kesiswaan terhadap prestasi maka diperoleh bahwa manajemen kesiswaan harus dilakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, namun pada pelaksanaannya belum dilakukan secara rutin serta evaluasi yang dilakukan belum memiliki dampak secara berkelanjutan. Kata kunci: Manajemen Kesiswaan, Prestasi Akademik dan Prestasi Non Akademik. / Yulia Megawati. Student Management in Efforts to Improve Student Achievement (Case Study at SD Santa Maria Fatima). Thesis. Education Management. Post Graduate Program, Universitas Kristen Indonesia. Jakarta.2018. The purpose of the study is to understand about implementation of student management, to understand about achieve the expected curriculum goals, and to know implication of student management necessity to achieve academic and non-academic achievement. This research focuses on applying student management at SD Santa Maria Fatima, acquired and expected achievement of SD Santa Maria Fatima, and the outcome from the implementation of student management in SD Santa Maria Fatima. The sub-focus of this research is the planning, implementation, monitoring and evaluation of student management at SD Santa Maria Fatima.Data collection techniques used participatory observation, in-depth interviews with various speakers (Principal, Vice Principal, teachers, and parents of learners/students) and documentation. Data is then being analyzed in qualitative description. The qualitative reasearch method with descriptive approach. The research gives several results as follows. The application of student management planning, is only done by is only done by principals, vice principals and teachers during the annual Working Meeting. This planning is made in the form of student management tools. The acquired and expected achievements of SD Santa Maria Fatima with planning of guidance for students who will be sent to competitions has not been optimally done by the school, and parents have not been involved thoroughly. Next focus is the implementation of student management with the sub-focus of monitoring and evaluation, found out that student management should be monitored and evaluated regularly. Nevertheless, the implementation has not been done regularly and the evaluation has not had a continuous impact. Keywords: Student Management, Academic Achievement, and Non Academic

    Philippines as a Potential International Market for Finnish SMEs

    No full text
    In this thesis, Philippines as a potential international market was studied to develop a manual for Viexpo. The manual contained information that will support Finnish SMEs on their quest to find information about the Philippine market and influence their decision in pursuing this new international market. The theoretical framework of the thesis covers numerous topics from international business to market research, PESTEL analysis, SWOT analysis and Hofstede dimensions. The theoretical framework of the study comprises secondary data from literature and internet sources. The research was conducted as a qualitative research. An interview was performed based on the theoretical framework and the main focus of the interview was international trading between Finland the Philippines. The interviewees were from relevant organizations that were involved in the internationalization processes between Finland and the Philippines. Two experts answered the questionnaire. The research outcome showed that the Philippine market has numerous business opportunities that are available for the Finnish SMEs. Five different market sectors were discovered in this thesis that Finnish companies may potentially explore. As further research recommended to study a specific product or service that can be traded internationally between Finland and the Philippines

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN IPS DI SMPK MARIA FATIMA JEMBER

    No full text
    Minat belajar siswa SMPK Maria Fatima Jember pada mata pelajaran IPSsangat menonjol dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswaterhadap mata pelajaran IPS di SMPK Maria Fatima Jember.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasipenelitian berjumlah 120 siswa. Penentuan sampel dengan teknik quota sampling.Jumlah sampel penelitian sebanyak 89 siswa. Teknik analisis mempergunakananalisis faktor model confirmatory. Rancangan skala terdiri dari 6 faktor yangdikembangkan oleh Rahayu (dalam Muhibbin, 2005) dan Chritine (dalam Painun2008).Hasil penelitian ini yaitu, nilai reliabilitas sebesar 0.923 (memenuhikriteria skala baik). Hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajarsiswa terhadap mata pelajaran IPS di SMPK Maria Fatima Jember, antara lain:faktor perasaan senang (35.229%), faktor perhatian lebih (11.894%), faktor caramengajar guru (6.400%), faktor karakter guru (5.904%), faktor suasana kelas(5.051%), faktor fasilitas belajar (4.271%)

    Penerapan nilai budaya Tionghoa pada interior Gereja Katolik Santa Maria De Fatima di Jakarta Barat

    No full text
    Gereja Katolik Santa Maria De Fatima awalnya merupakan rumah tinggal seorang bangsawan China yang berada di pecinan dimana kebudayaan Tionghoa ini berkembang. Penelitian menunjukkan adanya nilai budaya Tionghoa pada tempat ibadah Katolik di Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode analisis yang digunakan adalah metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan nilai budaya Tionghoa pada interior Gereja Katolik Santa Maria De Fatima pada aspek bentuk, penggunaan material, dan warna. Nilai budaya Tionghoa tampak pada bentuk bangunan yang sesuai dengan karakteristik rumah tinggal China, tata letak ruang yang sesuai dengan axial planning, elemen pembentuk ruang meliputi lantai, dinding, plafon, kolom, dan struktur, elemen transisi meliputi pintu dan jendela, elemen pengisi ruang meliputi perabot, dan elemen estetika meliputi ornamen dan ukiran. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai budaya Tionghoa diterapkan pada interior Gereja Katolik Santa Maria De Fatima

    Perancangan interior Gereja Katolik Santa Maria De Fatima Di Jakarta (DI - 2149)

    No full text
    Gereja Santa Maria de Fatima Jakarta merupakan salah satu bangunan bersejarah di Jakarta. Gereja Santa Maria de Fatima adalah sebuah gereja Katolik yang mempertahankan gaya bangunan khas Fukien atau Tiongkok Selatan. Hal ini menjadikan gereja memiliki anggota jemaat yang dengan beragam latar belakang dan budaya. Gereja merupakan tempat ibadah yang harus memiliki interior yang dapat mendukung jemaat untuk merasa nyaman ketika beribadah sekaligus membantu jemaat berkonsentrasi dalam mengikuti ibadah. Dalam sebuah Gereja, penting untuk menciptakan suasana ruangan yang maksimal untuk pengguna ruang. Karena hal tersebut, diperlukan perancangan interior Gereja Katolik Santa Maria de Fatima untuk dapat memenuhi kebutuhan kegiatan gereja. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei lapangan. Dengan konsep “The Great Virtue in Culture” diharap menciptakan citra gereja yang multikultur dan memberikan ruang bagi pelayanan umat untuk tumbuh dengan kebersamaan

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Siswa terhadap Mata Pelajaran IPS di SMPK Maria Fatima Jember

    No full text
    Minat belajar siswa SMPK Maria Fatima Jember pada mata pelajaran IPS sangat menonjol, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS di SMPK Maria Fatima Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII SMPK Maria Fatima Jember, sejumlah 120 siswa. Penentuan sampel dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel penelitian sebanyak 89 siswa, dengan sampel uji coba alat ukur penelitian sebanyak 30 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor model Confirmatory, yaitu jenis analisis faktor yang berdasarkan teori atau konsep penelitian sebelumnya. Rancangan dari skala ini terdiri dari 6 faktor yang dikembangkan oleh Rahayu (dalam Muhibbin, 2005) dan Chritine (dalam Painun 2008) dengan sejumlah item sebanyak 30 item dengan satu kali uji coba untuk melihat validitas dan reliabilitas skala. Uji reliabilitas skala penelitian ini menggunakan uji alpha, sedangkan validitas dari item skala ini adalah validitas konstrak empirik yang dapat dilihat dari hasil analisis faktor yang dilakukan. Validitas dari skala penelitian ini telah terpenuhi dan diperoleh nilai reliabilitas sebesar 0.923, yang dianggap memenuhi kriteria skala baik. Hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS di SMPK Maria Fatima Jember, antara lain: faktor perasan senang (35.229%), faktor perhatian lebih (11.894%), faktor cara mengajar guru (6.400%), faktor karakter guru (5.904%), faktor suasana kelas (5.051%), faktor fasilitas belajar (4.271%)
    corecore