1,721,026 research outputs found
Peran Majlis Taklim Fathul Huda dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam
The purpose of this study was to determine the role of Majlis taklim in increasing the understanding of Islam in the Datar Warungpring village community. This study uses a qualitative approach (field research). The primary data sources of this study consisted of caregivers, Teachers and students of Majlis Taklim Fathul Huda, while the secondary data sources were documents, The data collection technique is through observation, interviews and documentation. The results of this study are (1) the role of the administrator and teachers of Majlis Taklim Fathul Huda in Datar village, namely motivating, training and monitoring students to be active in learning, practicing and broadcasting Islam in the community. (2) The activities of the Fathul Huda in Datar village can be grouped into three types, namely the Qur'an recitation which is held after the Asr prayer and after the Maghrib prayer, the Bandungan recitation of the Salaf books using the classical system. Skills education among its activities is Qiro'ah (The art of reading the Qur'an), Simtudduror and speech skills. (3) The understanding of Islam by the students of Majlis Taklim Fathul Huda is good
ULAMA DAN POLITIK (Model Kepemimpinan K.H Fathul Huda Sebagai Bupati Tuban Periode 2011-2016)
Many scholars have found in Indonesia politics, among those running for local office, DPR RI, and DPRD, this fenomenon is familiar to the Indonesia political scene. Tuban general election in 2011 many public spotlight, among the candidates who registered were from incumbent two periods, she was nominated as the vice regent, more a concern again figure K.H. Fathul Huda who are willing to run for regent Tuban with H. Nur Nahar Husaen as vice regent.
K.H. Fathul Huda is a religious based candidates and businessman, he enlisted shortly before the registration deadline after coming umroh, being pulled from K.H. Fathul Huda is a flamboyant, figure as a businessman he has a social life and religion are mutually sustainable, election as regent Tuban K.H. Fathul Huda brings new hope for many NU community in particular and society in general Tuban, to be able to make changes in all aspect of their lives, ranging from social, economy, religious and ect.
In the success of the leadership course K.H. Fathul Huda using by inner method, that change on individual approach subordinates bureaucrats to be able to transform itself so it will be easier to carry out the mandate as a public servant, this method is supported by two principles he has applied in the lead Tuban they are : (1). Basis of consultation (2). Enjoining unjust, The two principle that is oriented to the teachings of Islam which is his belief since childhood
PROBLEMATIKA SANTRI DALAM PENGGUNAAN ARAB PEGON PEMBELAJARAN KITAB SAFINATUNNAJA PONDOK PESANTREN FATHUL HUDA KEBONDALEM PURWOKERTO
Pembelajaran adalah kegiatan belajar mengajar terencana untuk mengkondinisikan pelajar agar dapat belajar dengan baik serta sesuai dengan tujuan pembelajaran. Peserta didik memiliki potensi atau kemampuan dan latar belakang yang berbeda, maka dalam proses pembelajaran tidak bisa dihindari jika muncul suatu problematika atau permasalahan yakni terdapat tidak kesesuaian antara tujuan pembelajaran dengan kenyataannya. Dalam penelitian ini problematika yang dimaksud adalah problematika santri dalam penggunaan Arab pegon pada kitab Safīnatunnajā di pondok pesantren Fathul Huda.
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apa saja problematika santri dalam penggunaan Arab pegon pembelajaran Safīnatunnajā Pondok Pesantren Fathul Huda. Serta untuk mengetahui solusi yang dilakukan dalam memecahkan problematika santri dalam penggunaan Arab pegon pembelajaran Safīnatunnajā Pondok Pesantren Fathul Huda.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dari data yang sudah didapatkan akan dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian yang didapatkan peneliti adalah problematika santri dalam penggunaan Arab pegon pada kitab Safīnatunnajā di pondok pesantren Fathul Huda dari segi linguistik dan non linguistik. Dari segi problematika linguistik meliputi problem morfologi, sintaksis, semantik dan rekonstruksi. Sedangkan dari segi non linguistik meliputi motivasi dan minat belajar, sarana, metode, dan waktu. Upaya atau solusi untuk mengatasi problematika ini dengan mengadakan jadwal pembelajaran khusus diluar jam pembelajaran, mengadakan ekstra atau kegiatan belajar nahwu-shorof, menerapkan metode pembelajaran yang lebih menarik antusias santri, ustadz memperbanyak bahan motivasi untuk menumbuhkan minat belajar santri, membuat program kelas persiapan untuk santri baru.
Kata Kunci: Arab Pegon, Kitab Safīnatunnajā dan Problematik
PENGARUH MOTIVASI DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MI FATHUL HUDA PUCUNG LOR NGANTRU TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Motivasi dan Kecerdasan Emosional
Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru
Tulungagung” ini ditulis oleh Fauziah Aulia Salamah, NIM. 2817133054,
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah, IAIN Tulungagung, yang dibimbing oleh Bapak Dr. Sokip, M.Pd.I
Kata Kunci: Motivasi, Kecerdasan Emosional, dan Hasil Belajar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fakta bahwa pada era
pendidikan sekarang peserta didik kurang aktif dalam pembelajaran, peserta didik
terkadang berbicara dengan teman ketika dijelaskan oleh guru, sehingga dapat
mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun. Dalam pembelajaran
hendaknya guru memberikan motivasi sebagai penggugah semangat untuk belajar,
agar peserta didik mempunyai rasa antusias dengan materi yang akan dipelajari.
Motivasi dan kecerdasan emosional merupakan konsep yang dapat meningkatkan
kualitas kepribadian peserta didik. Motivasi dan kecerdasan emosional akan
mampu membuat peserta didik menghadapi dan mengatasi segala hambatan
dalam belajar. Dengan memiliki motivasi belajar dan keseimbangan emosi akan
memberikan pengaruh pada kualitas belajar dan hasil belajar yang diraih.
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah: 1) Adakah pengaruh
motivasi terhadap hasil belajar peserta didik MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru
Tulungagung? 2) adakah pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar
peserta didik MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung? 3) adakah
pengaruh motivasi dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar peserta didik
MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan
penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap hasil
belajar peserta didik MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung. 2) Untuk
mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar peserta didik
Mi fathul Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung. 3) Untuk mengetahui pengaruh
motivasi dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar peserta didik MI Fathul
Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitiannya
survei. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MI Fathul Huda Pucung
lor Ngantru Tulungagung. Menggunakan disproportionate stratified random
sampling, diperoleh 3 kelas sebagai kelas sampel, yaitu kelas 3, 4, dan 5. Metode
pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, dokumentasi, serta
observasi. Angket digunakan untuk memperoleh data tentang motivasi dan
kecerdasan emosional peserta didik MI Fathul Huda yang digunakan sebagai
sampel penelitian. Sedangkan teknik dokumentasi dan observasi digunakan untuk
memperoleh data mengenai hasil belajar peserta didik, jumlah populasi, tata letak
bangunan madrasah, serta foto-foto penelitian.
Analisis data hasil penelitian menggunakan analisis regresi berganda. Pada
rumusan masalah satu diperoleh nilai thitung = 2,066 kemudian nilai tersebut
dibandingkan dengan ttabel = 1,67, pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian
t
hitung > ttabel, yang berarti motivasi mempengaruhi nilai hasil belajar peserta didik.
Pada rumusan masalah kedua diperoleh thitung (2,673) > ttabel (1,67), pada taraf
signifikan 5%. Sehingga thitung > ttabel, yang berarti kecerdasa emosional
mempengaruhi nilai hasil belajar. Pada rumusan ketiga diperoleh nilai Fhitung = 11,
271 dan Ftabel = 2,77 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga Fhitung > Ftabel, dan
artinya ada pengaruh motivasi dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar
peserta didik MI Fathul Huda Pucung lor Ngantru Tulungagung
Pengaruh persepsi peserta didik kelas XI di MA Fathul Huda mengenai guru Kimia dalam mengelola kelas terhadap motivasi belajar Kimia
Skripsi ini membahas tentang pengaruh persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola kelas terhadap motivasi belajar kimia. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) bagaimanakah persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola kelas? (2) bagaimana motivasi belajar mata pelajaran Kimia peserta didik kelas XI MA Fathul Huda tahun ajaran 2013/2014? (3) adakah pengaruh persepsi peserta didik kelas XI di MA Fathul Huda mengenai guru Kimia Dalam Mengelola Kelas Terhadap motivasi belajar Kimia?
Penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang menggunakan teknik korelasional. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian populasi dengan menyebarkan angket yang berjumlah 38 soal yang terdiri atas 20 soal untuk persepsi peserta didik tentang guru Kimia dalam mengelola kelas dan 18 soal untuk motivasi belajar kimia kepada 52 peserta didik kelas XI IPA.
Adapun teknik yang dipakai dalam pengumpulan data adalah menggunakan angket dan dokumentasi. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis korelasi product moment dan analisis regresi satu prediktor.
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian, diketahui bahwa, variabel X (Persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola kelas) menempati kategori cukup, dengan nilai mean 78 yang berada pada interval 74 – 81 dan variabel Y (motivasi belajar kimia siswa) mempunyai mean 67 sehingga menempati kategori cukup dan berada pada interval 63 – 70
. Hasil penelitian menunjukkan taraf signifikansi 5% dk pembilang 1 dan dk penyebut = N – 2 =50 sehingga diperoleh Ftabel sebesar 4,03 sedangkan Freg 12,327. Jika dibandingkan keduanya Freg = 13,327 > Ftabel (0,05)= 4,03 dengan demikian bahwa variabel persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar kimia peserta didik kelasXI MA Fathul Huda tahun ajaran 2013/2014.
Kemudian pada taraf signifikan 1% dk pembilang 1 dan dk penyebut = N – 2 = 50 diperoleh Ftabel sebesar 7,17 sedang Freg sebesar 12,527. Jika dibandingkan keduanya Freg > Ftabel (0,01) = 7,17 dengan demikian bahwa variabel persepsi peserta didikmengenai guru kimia dalam mengelola kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar kimia peserta didik kelasXI MA Fathul Huda tahun ajaran 2013/2014.
Dengan melihat hasil pengujian hipotesis variabel persepsi peserta didikmengenai guru kimia dalam mengelola kelas dan variabel motivasi belajar kimia peserta didik kelasXI MA Fathul Huda pada taraf signifikansi 0,01 dan 0,05 keduanya menunjukkan hasil yang signifikan. Hal tersebut berarti bahwa variabel persepsi peserta didik mengenai guru kimia dalam mengelola kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar kimia peserta didik kelasXI MA Fathul Huda tahun ajaran 2013/201
Revitalisasi pendidikan akhlak dalam mencegah perilaku bullying di Pondok Pesantren Fathul Huda Demak
Pendidikan di indonesia cenderung mendahulukan penguasaan aspek kecerdasan dan banyak yang mengabaikan akhlak peserta didik. Sehingga banyak lembaga pendidikan yang mengalami tindakan-tindakan yang tidak baik seperti tindakan bullying. Maraknya perilaku bullying di dunia pendidikan bahkan mulai banyak terjadi di pesantren menjadi kehawatiran masyarakat untuk menitipkan anaknya di pesantren.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1) Mengungkap revitalisasi pendidikan akhlak dalam mencegah perilaku bullying di pondok pesantren Fathul Huda Demak, (2) Mengelaborasi faktor yang dipilih dalam mencegah perilaku bullying (3) Mengungkap implikasi revitalisasi pendidikan akhlak terhadap terwujudnya lingkungan bebas perilaku bullying di pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa,(1) strategi revitalisasi pendidikan akhlak dalam mencegah perilaku bullying di pondok pesantren Fathul Huda ada lima, yaitu: al mauidzah, al uswah, at ta’zir, ar riyadhah, at tafriq, (2) strategi pendidikan akhlak menjadi faktor yang dipilih dalam mencegah perilaku bullying karena keduanya merupakan dua komponen yang bertolak belakang, (3) implikasi revitalisasi pendidikan akhlak terhadap terwujudnya lingkungan bebas perilaku bullying di pesantren yaitu: kesadaran, saling menghormati, kedisiplinan, pengendalian diri dan kesetaraan & perdamaian.
ABSTRACT:
Education in Indonesia tends to prioritize mastery of aspects of intelligence and many people ignore the morals of students. So many educational institutions experience bad actions such as bullying. The rise of bullying behavior in the world of education is even starting to occur in Islamic boarding schools, making it a concern for people to send their children to Islamic boarding schools.
The aims of this research are to (1) Reveal the revitalization of moral education in preventing bullying behavior at the Fathul Huda Islamic boarding school in Demak, (2) Elaborate on the factors chosen to prevent bullying behavior (3) Reveal the implications of the revitalization of moral education in creating a bullying-free environment in Islamic boarding schools. . This research uses a qualitative approach. Data collection techniques wich are used are interview, observation and documentation methods.
The results of this research show that, (1) there are five strategies for revitalizing moral education in preventing bullying behavior at the Fathul Huda Islamic boarding school, namely: al mauidzah, al uswah, at ta'zir, ar riyadhah, at tafriq, (2) educational strategies Morals are the factor chosen in preventing bullying behavior because they are two contradictory components, (3) the implications of the revitalization of morals education for the realization of an environment free of bullying behavior in Islamic boarding schools, are: awareness, mutual respect, discipline, self-control and equality & peace
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SKI PESERTA DIDIK KELAS V MI FATHUL HUDA SIDOREJO SAYUNG DEMAK TAHUN 2020
ABSTRAK
Imam Efendi (2021):”Efektivitas Model Pembelajaran kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction (TAI) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar SKI Peserta Didik Kelas V MI Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak Tahun 2020” Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Masalah utama dalam penelitian ini adalah. 1). Bagaimanakah implelementasi model pembelajaran kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction (TAI) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar SKI Peserta Didik Kelas V MI Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak 2). Bagaimanakah efektivitas penerapan Model Pembelajaran kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction (TAI) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar SKI Peserta Didik Kelas V MI Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak
Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif yang terdiri atas 3 (tiga) bagian yaitu data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh peneliti adalah: 1). Implelementasi model pembelajaran kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction (TAI) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar SKI Peserta Didik Kelas V MI Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak berjalan dengan baik Semua itu bisa di lihat dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. .2). Model Pembelajaran kooperatif Tipe Team Accelerated Instruction (TAI) efektif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar SKI Peserta Didik Kelas V MI Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak hal ini di buktikan dengan Minat dan perhatian siswa terhadap pelajaran; Semangat siswa melakukan tugas-tugasnya, Tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas belajar; Reaksi yang ditunjukkan siswa terhadap stimulus guru; Rasa senang dan puas dalam mengerjakan tugas.
Kata kunci: Efektivitas, Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Team Accelerated Instruction (TAI), Motivasi Belaja
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA MENGGUNAKAN MODEL TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTU MEDIA VIDEO PERISTIWA BERMUATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS VIII MTs. FATHUL HUDA SIDOREJO SAYUNG DEMAK
Kata kunci: Menulis Teks Berita, Media Video Peristiwa, Model Team Assisted Individualization, Pendidikan Multikultural.
Penelitian ini berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Berita Menggunakan Model Team Assisted Individualization Berbantu Media Video Peristiwa Bermuatan Pendidikan Multikultural pada Siswa Kelas VIII MTs. Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak”. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah peningkatan keterampilan menulis teks berita dan perubahan perilaku siswa setelah menggunakan model Team Assisted Individualization berbantu media video peristiwa bermuatan pendidikan multikultural. tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks berita menggunakan model Team Assisted Individualization berbantu media video peristiwa bermuatan pendidikan multikultural pada siswa kelas VIII MTs. Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak, (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VIII MTs. Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak setelah diterapkan model Team Assisted Individualization berbantu media video peristiwa bermuatan pendidikan multikultural, dan (3) mendeskripsikan perubahan perilaku siswa kelas VIII MTs. Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak setelah mengikuti pembelajaran menulis teks berita menggunakan model Team Assisted Individualization berbantu media video peristiwa bermuatan pendidikan multikultural. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif berupa analisis nilai dari hasil tes menulis teks berita. Penelitian kualitatif berupa analisis data dari hasil nontes melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian tersebut, maka dapat diketahui bahwa siswa kelas VIII MTs. Fathul Huda Sidorejo Sayung Demak mengalami peningkatan dalam keterampilan menulis teks berita. Hal tersebut dapat diketahui melalui hasil menulis teks berita disetiap siklusnya. Pada prasiklus siswa memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 65,16. Hasil tersebut meningkat pada siklus I di mana siswa memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 73,13. Siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 78,17, dan siklus III memperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 88,17. Hal tersebut membuktikan bahwa hasil menulis teks berita siswa mengalami peningkatan pada siklus I, siklus II, dan siklus III
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI NAḤWU DENGAN PENDEKATAN STRUKTURAL FUNGSIONAL DI MADRASAH DINIYAH PESANTREN FATHUL HUDA PRAMBANAN
Penelitian ini didasari oleh kesulitan yang dialami santri kelas Jurumiyah di Madrasah Diniyah Pesantren Fathul Huda dalam memahami ilmu naḥwu. Berdasarkan data, sebanyak 83,3% santri kelas Jurumiyah di Madrasah Diniyah Pesantren Fathul Huda menganggap ilmu naḥwu sebagai pelajaran yang sulit, dan 75% di antaranya mendukung pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi untuk mempermudah pemahaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan media pembelajaran berbentuk aplikasi naḥwu dengan pendekatan struktural fungsional, dan 2) Menguji efektivitas aplikasi tersebut dalam meningkatkan kemampuan naḥwu santri kelas Jurumiyah.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan model ADDIE. Sumber data penelitian ini adalah 11 santri di Madrasah Diniyah Pesantren Fathul Huda Prambanan. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Kelayakan media pembelajaran aplikasi naḥwu dinilai melalui masukan dari ahli materi dan ahli media. Data numerik kemudian dianalisis menggunakan uji Sample Paired T-Test dan uji N-Gain Score dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pengembangan Media: Media pembelajaran aplikasi naḥwu ini dikembangkan menggunakan model ADDIE, menghasilkan produk bernama “Kalāmunā”. Aplikasi ini dirancang dengan pendekatan struktural fungsional dan menggunakan metode induktif dalam penyampaian materi. Pengembangannya memanfaatkan perangkat lunak Smart Apps Creator dan dapat diakses melalui ponsel maupun laptop. Materi yang disediakan dalam aplikasi tersedia dalam dua bahasa, yaitu Arab dan Indonesia. 2) Efektivitas Aplikasi: Aplikasi Kalāmunā terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan naḥwu santri. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji Sample Paired T-Test sebesar 0,000 dan nilai rata-rata uji N-Gain Score sebesar 0,7820 atau 78%, yang masuk dalam kategori sangat efektif
Perkembangan Industri Dalam Perspektif Ekonomi Politik Pada Pemerintahan Bupati Fathul Huda Periode 2011-2020 Di Kabupaten Tuban
Penelitian ini akan membahas tentang industrialisasi yang ada di Kabupaten Tuban dengan fokus pembahasan perkembangan industri di Tuban selama kepemimpinan Bupati Fathul Huda dari tahun 2011-2020. Industrialisasi dipilih sebagai percepatan pertumbuhan ekonomi baik dari tingkat lokal hingga nasional.Pemerintah Indonesia yang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan industry yang hampir tersebar merata di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Tuban.Akselerasi ekonomi dengan mendorong pertumbuhan industry dan IKM sebagai program unggulan pemerintahan Bupati Fathul Huda yang sudah menjabat selama 10 tahun.Pemerintah Tuban perlu memperhatikan setiap investasi yang masuk serta membuat regulasi tepat sasaran agar dapat memberikan manfaat bagi daerah.Penelitian ini dianalisis menggunakan Teori ekonomi politik dengan pendekatan negara.Negara berperan besar dalam mengatur sirkulasi pasar, istilah ‘otonomi negara’ digunakan karena negara dapat membuat agenda endiri sekaligus penjelas bahwa negara tidak boleh lepas dari sistem ekonomi
- …
