3,487 research outputs found

    Kad Hari Raya

    No full text
    Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Dr. Fadhil Salman, Duta Besar epublic Iraq, Kuala Lumpu

    Pioneers of Library Movement in Pakistan

    No full text
    The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders

    Pemikiran Keislaman Tokoh Sosialis: (Studi Kasus Soekarno Dan Gamal Abdul Nasser)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran keislaman dua tokoh besar dari negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Kedua tokoh fenomnal tersebut, Soekarno dan Gamal Abdul Nasser memiliki beberapa persamaan yang menarik untuk dikaji di antaranya sama-sama pernah menjadi presiden dan berpengaruh dalam dunia perpolitikan Internasional. Penelitian ini menggunakan metode kuanlitatif dengan kajian pustaka. Temuan dari penelitian ini adalah mengungkap bahwa kedua tokoh tersebut sangat erat intelektualitasnya terkaiat dengan ajaran-ajaran Islam. Pemikiran keislaman dari kelompok Islam sosialis dapat direpresentasikan dari pemikiran tokoh-tokoh sosialis Muslim yang mengintegrasikan pemikiran sosialisme modern dengan nilai-nilai keagamaan Islam. Contoh representasi pemikiran keislaman sosialis dapat dilihat dari Soekarno dan Gamal Abdul Nasser.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran keislaman dua tokoh besar dari negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Kedua tokoh fenomnal tersebut, Soekarno dan Gamal Abdul Nasser memiliki beberapa persamaan yang menarik untuk dikaji di antaranya sama-sama pernah menjadi presiden dan berpengaruh dalam dunia perpolitikan Internasional. Penelitian ini menggunakan metode kuanlitatif dengan kajian pustaka. Temuan dari penelitian ini adalah mengungkap bahwa kedua tokoh tersebut sangat erat intelektualitasnya terkaiat dengan ajaran-ajaran Islam. Pemikiran keislaman dari kelompok Islam sosialis dapat direpresentasikan dari pemikiran tokoh-tokoh sosialis Muslim yang mengintegrasikan pemikiran sosialisme modern dengan nilai-nilai keagamaan Islam. Contoh representasi pemikiran keislaman sosialis dapat dilihat dari Soekarno dan Gamal Abdul Nasser

    DINAMIKA PENGGUNAAN ISU ANTI POLITIK DINASTI TERHADAP KEMENANGAN PASLON FADHIL BAKHTIAR DALAM PILKADA KABUPATEN BATANG HARI TAHUN 2020

    No full text
    Terdapat dua dinasti yang telah berkuasa di Kabupaten Batang Hari selama kurang lebih 20 tahun secara bergantian yaitu dinasti Abdul fattah dan Syahirsyah. Pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Batang Hari tahun 2020 klan Abdul Fattah dan Syahirsyah kembali mengusung anggota keluarga untuk maju mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Akan tetapi anggota keluarga yang dicalonkan oleh kedua nya berhasil dikalahkan oleh pasangan Fadhil-Bakhtiar satu-satunya pasangan calon yang bukan bagian dari dinasti, mereka bahkan tidak mempunyai latar belakang sebagai politikus karena berprofesi sebagai pejabat birokrat. Pasangan ini mempunyai strategi penyuaraan isu “anti politik dinasti” oleh tim pendukung untuk mempengaruhi kesadaran politik masyarakat. Isu “anti politik dinasti” tersebut menjadi salah satu modal yang berpengaruh terhadap kemenangan Fadhil-Bakhtiar dan mengakhiri kekuasaan dinasti Abdul Fattah dan Syahirsyah di Kabupaten Batang Hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrumental. Teori yang digunakan adalah teori dinasti politik dan political Awareness (kesadaran politik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tim pemenangan Fadhil-Bakhtiar menyuarakan isu “anti politik dinasti” sebagai bentuk keresahan terhadap keberadaan dinasti yang sudah lama mengakar di Batang Hari, Penyuaraan isu anti politik dinasti memang terkonsep dan terencana karena dianggap berpengaruh besar terhadap kemenangan Fadhil-Bakhtiar. Kemenangan Fadhil-Bakhtiar melawan dua dinasti dalam Pilkada Batang Hari membuktikan bahwa kesadaran politik masyarakat Batang Hari sudah mulai rasional

    REFORMASI BIROKRASI NEGERI BAGIAN KELANTAN DALAM PANDANGAN TUAN GURU NIK ABDUL AZIZ NIK MAT DITINJAU DARI FIQIH SIYASAH

    No full text
    Fadhil Rushdan Bin Ahmad (2017) : Reformasi Birokrasi Negeri Bagian Kelantan Dalam Pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Ditinjau Dari Fiqih Siyasah Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pemikiran reformasi birokrasi dalam pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat dalam upaya menerapkan hukum Islam yang menyatakan bahwa pemerintahan di bawah pimpinannya akan memperkenalkan sistem pemerintahan Islam di negeri Kelantan. Konsep pemerintahan yang bermottokan, "Membangun Bersama Islam" (MBI), berarti maju ke depan dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Melalui reformasi birokrasi terdapat hambatan dan tantangan dari pemerintah pusat yang dikuasai oleh partai UMNO dan juga rakyat non-Muslim yang melakukan kritikan bahkan penolakan terhadap reformasi birokrasi tersebut. Berdasarkan rumusan masalah sebagai berikut, Bagaimana reformasi birokrasi negeri bagian Kelantan dalam pandangan Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat, Bagaimana konsep reformasi birokrasi Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Ditinjau Dari Fiqih Siyasah. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian studi kepustakaanb (library research) deskriptif yakni mengumpulkan bahan yang dipergunakan dengan membaca dan menela’ah buku-buku serta tulisan-tulisan yang ada kaitannya dengan obyek pembahasan. Berhubungan dengan penelitian ini penulis menggunakan buku data primer yaitu dengan rujukan utama Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Pemikiran Agama Dan Politik yang dikarang oleh Ismail Yusoff serta buku Legasi Tok guru Politik dan Dakwah dan buku Persfektif Tok Guru dikarang oleh Wan Nik Wan Yusof skretaris semasa pemerintahan beliau. Hasil dari penelitian ini adalah reformasi birokrasi yang dipimpin Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat membuktikan bahwa reformasi birokrasi Islam amatlah baik untuk kehidupan masyarakat dalam menengakkan ajaran agama Islam berbanding sistem lain yang menghapuskan pandangan sekularisme masyarakat umum dan pemerintah pusat terhadap keupayaan ulama dalam melakukan reformasi birokrasi di negeri bagian Kelantan dan tinjauan menurut Fiqh Siyasah ialah seorang pemimpin memperbaiki negara di bawah pemerintahannya. Meskipun ia meliputi pelbagai aspek dalam mentadbir negara tersebut

    Book Talk with Author: Puan Faza Fayza Mohd Fawzy

    No full text
    Penerbit UiTM dengan kerjasama Perpustakaan Tun Abdul Razak (PTAR) menjemput seluruh warga kampus dan masyarakat untuk menyertai secara langsung program Book Talk with Author, sebuah inisiatif kolaboratif dalam usaha membudayakan ilmu melalui pembacaan dan perbincangan buku

    PASS MARKETING POLITIK FADHIL RAHMI PADA PEMILU DPD RI TAHUN 2019 DI ACEH

    No full text
    ABSTRAKProvinsi Aceh merupakan provinsi di Indonesia yang ikut serta melaksanakan pemilu serentak tahun 2019, salah satunya adalah pemilihan anggota DPD RI periode 2019-2024. Fadhil Rahmi yang merupakan pendatang baru di dunia politik langsung terpilih sebagai anggota DPD RI Periode 2019-2024. Kemenangan Fadhil Rahmi tidak terlepas dari penerapan strategi pass marketing politik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pass marketing yang digunakan Fadhil Rahmi dan pengaruh marketing politik UAS terhadap perolehan suara Fadhil Rahmi. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pass marketing yang digunakan Fadhil Rahmi yaitu menggunakan tokoh agama, tokoh agama, IKAT, dan Fguur UAS dalam menyampaikan pesan politiknya. Pengaruh UAS terhadap perolehan suara Fadhil Rahmi dimana pengaruh UAS mampu mempengaruhi pemilih tradisional, meningkatkan popularitas dan elektabilitas seorang Fadhil Rahmi. Kesimpulan dari penelitian ini Strategi marketing politik yang dilakukan Fadhil Rahmi dan anggota tim pemenangannya sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai upaya yang dilakukan Fadhil Rahmi dengan cara strategi pass marketing politik yaitu menggunakan individu yang berpengaruh dalam masyarakat. Saran diharapkan agar menjadi motivasi dan pembelajaran bagi calon kandidat lain yang sedang mengalami kesulitan dalam meraih dukungan dan simpati masyarakat luas.Kata Kunci : Fadhil Rahmi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD),Strategi Politik, Pass Marketing.ABSTRACTAceh is one of the provinces in Indonesia that participated in holding simultaneous elections in 2019, which included the election of the members of Regional Representative Council (DPD RI) for the 2019-2024 period. Fadhil Rahmi, who was a newcomer to the political world, was immediately elected as a member of the DPD RI for that period. Fadhil Rahmi's victory could not be separated from the implementation of the political pass marketing strategy. Therefore, this study aimed to determine the implementation of the pass marketing strategy used by Fadhil Rahmi and the influence of Ustadz Abdul Somad's (UAS) political marketing on Fadhil Rahmi's vote acquisition. The type of this research is qualitative. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The results showed that the pass marketing strategy used by Fadhil Rahmi in conveying his political message included religious figures, IKAT, and UAS. The influence of UAS on Fadhil Rahmi's vote acquisition included the ability of UAS to influence traditional voters and to increase the popularity and electability of Fadhil Rahmi. The conclusion of this study is that the political marketing strategy carried out by Fadhil Rahmi and his success team succeeded. This could be seen from the result of the pass marketing strategy through an influential individual in the society. Therefore, the researcher suggests that this result can be a motivation and lesson for other candidates who are having difficulty in gaining support and sympathy from the community. Keywords: Fadhil Rahmi, Regional Representative Council (DPD), political strategy, pass marketin

    Rain alarm / Syariful Afiqi Abdul Manaff & Muhammad Fadhil Ahmad Ibrahim

    No full text
    The idea of using sun to do laundry has been around thousands of years. Everyone had their own individual hanger outside their house to do laundry process and storage as rain water was collected for domestic use. Most of people will face difficulty to pick up hang clothes when it comes to unforeseen circumstances such as rainy day. For example, when they were so busy doing other important works or fall asleep, suddenly it is rainy and the clothes will get wet. The objectives of this project is to develop and simulate rain alarm using Arduino microcontroller and create a circuit for better and easier flow of daily activity. This project use water sensor as input to detect water. Then, using Arduino UNO as microcontroller to control LED and buzzer as output to notify or alert the user when the sensor sense water while DC motor convert electrical power into mechanical power for cover and uncover all the clothes. This project expected to change the life of humanity to be a better life and modern

    Affecting factors in Kajang by-election 2014 / Adil Hazarith Abdul Aziz & Muhamad Fadhil Amri Ja'afar

    No full text
    Malaysia is one of the countries that used and honored Democracy as their political system. Malaysia is a federal parliamentary monarchy. It here means, Prime Minister of Malaysia, Dato Seri Najib Tun Razak is the Head Of Government. Malaysia practicing a multi-party system. This is difference with others countries like United States of America (USA), who practicing a dual-party system. Currently, there are thirty-one registered political parties in Malaysia. This clearly shows that, Malaysia is practicing multi-party system. Malaysian political system has unique foundations where Yang Di-Pertuan Agong is the Head of State. The Constitution of Malaysia was drafted based on the advice of the Reid Commission which conducted a study in 1956. The Constitution came into force on August 27, 1957. In addition, Yang Di-Pertuan Agung also known as King of Malaysia. King of Malaysia is selected for a term of 5 years among nine Sultans of the Malay states. Crouch and Harold (1993) labeled Malaysian participatory political system as semi democratic as the requirement for a fully fledge democracy is of three essential conditions which are extensive political competition, high level of political participation and guaranteed civil and political liberties. In Malaysia, the ruling party is ‘Barisan Nasional’ consist of 14 components party. The dominant party in National Front is UMNO or United Malay National Organizations. In Sarawak, the dominant component party from Barisan Nasional is Parti Pesaka Bumiputera Bersatu (PBB). Election is one of the important components in democracy system. Democracy system allowed the people of the country to choose their own leader through voting process during elections. The definition of election is the act of party casting votes to elect an individual for some type of position. Elections may involve a public or private vote depending on the position. Most positions in the local, state, and federal governments are voting on in some type of election

    Tafsir Al-Jailani 1: Syekh Abdul Qadir Al-Jailani 1077 M/470 H - 1165 M/561 H

    No full text
    Dalam kitab ini, Syekh al-Jailani tidak sekadar menafsirkan Al-Qur’an dengan pola tafsir yang semata-mata mengandalkan ilmu dan pemahaman seperti yang lazim terdapat dalam pelbagai kitab tafsir lain. Tafsir ini lebih banyak bertumpu pada pemaparan berbagai sugesti yang menghidupkan ruh serta dapat menumbuhkan ketakwaan di satu sisi, dan di sisi lain, mampu mengikat murid dengan gurunya, sehingga guru dapat terus meningkatkan kualitas murid hingga mencapai derajat setinggi mungkin. Syekh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Jailani al-Hasani“Saya datang ke Bagdad pada 561 H. Saat itu Syekh Abdul Qadir berada di puncak karier keilmuan, pengamalan ilmu, posisi, dan fatwa. Banyaknya ilmu yang dikuasai, membuat seorang pelajar tidak ingin belajar di tempat lain. Ini juga didukung kesabaran dan lapang dada Syekh dalam melayani banyaknya orang yang ingin belajar. Saya belum pernah melihat orang yang diagungkan karena ilmu agama melebihi Syekh ini.”Ibn Qudamah al-Maqdisi, Penulis al-Mughn
    corecore