15 research outputs found
MENELAAH PEMAHAMAN DAN PELAKSANAAN KERJA ACCOUNT OFFICER SECARA ONSITE (Studi pada BRI Kantor Cabang Kudus)
This study was conducted to determine the manner in how the understanding and execution of Account Officer in onsite work during this running on BRI Kudus Branch Office, nor any constraints faced by Accounts Officer in conducting onsite development credit.
This qualitative study took data by means of observation, interviews, and documentation studies in order to obtain objective results interpretation. The results are analyzed in qualitative data collection with descriptive paradigm. Phenomenological approach is done to see how the understanding and execution of the Accounts Officer during this work as compared with the conditions and provisions should be.
The results obtained from this study, (1) Accounts Officer have to understand and know his role in the development of onsite credit, (2) Execution of onsite development credit has generally been met by the accounts officer, carried out at least once a year and have made a visit report , but can not say in an orderly manner, (3) constraints faced by most accounts officer is set onsite visits. Coaching is not routinely done and not done in an orderly manner will jeopardize and could adversely affect the condition of the bank and can pose a great risk that the credit
Keywords: working understanding, execution of work, account officer, onsite visits
Kritik Atas Klaim Humanisme Dalam Novel Kembang Kamboja Karya Abe Tomoji
Kata Kunci: Kembang Kamboja, Klaim, Humanisme, Propaganda, Sejarahpendudukan Jepang di Indonesia Kembang Kamboja ditulis Abe Tomoji yang menceritakan pengalamannya selama berada di Jawa. Karya tersebut dianggap sebagai karya dengan tema humanis. Kontradiksi terjadi ketika unsur humanisme dalam Kembang Kamboja ditinjau dari sudut pandang bangsa Indonesia yang dijajah oleh Jepang. Penulis ingin meneliti tentang apakah wacana humanisme dalam novel Kembang Kamboja relevan dengan keadaan masyarakat Indonesia pada masa pendudukan Jepang.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penulis menggunakan pendekatan New Historicism yang mengacu pada kajian wacana dan kekuasaan sehingga penulis bisa menempatkan Kembang Kamboja sebagai bagian dari sejarah pendudukan Jepang di Indonesia dan menemukan korelasinya dengan kekuasaan pada saat itu. Dengan teori ini, penulis bisa mendapatkan data dari berbagai media untuk mendapatkan fakta-fakta sejarah yang akurat.Penelitian ini menunjukkan bahwa humanisme dalam Kembang Kamboja adalah sebuah klaim karena aspek kajiannya hanya berdasar stigma pada pengarangnya, unsur intrinsik yang membangunnya dan dari satu kajian sastradengan sebutan sastra Avant Garde. Karena berposisi sebagai artefak sejarah pendudukan Jepang, Kembang Kamboja adalah produk propaganda dimana setiap karya dikontrol oleh kekuasaan untuk mendoktrin bahwa pendudukannya di Indonesia dianggap hal yang wajar. Klaim humanisme pada Kembang Kamboja tidak memperlihatkan sebuah analisis penalaran keadaan sosial secara lebih objektif. Sehingga menghasilkan ketimpangan humanisme yang hanya pada tataran definitif, dari iringan alur cerita dan konflik batin pengarang. Jauh dari idelanya humanisme yang dibicarakan sebagai realita kemanusiaan yang komperenhensif. Klaim humanisme mengacu pada relevansinya saat pendudukan Jepang di Indonesia, adalah sebuah klaim pseudo humanis.Penulis menyarankan penelitian selanjutnya, meneliti novel Kembang Kamboja dari segi instrinsik dengan kajian post-strukturalisme, yang lebih menggunakan pendekatan dekonstruksi Jaques Derrida. sehingga perspektif baru dari novel Kembang Kamboja dapat terbuk
RANCANG BANGUN ALAT PELIPAT PAKAIAN OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER
Abstrak —Pekerjaan rumah tangga adalah salah satu kegiatan yang banyak menyita waktu. Tidak hanya itu, kegiatan ini dilakukan setiap hari, dan tentunya ketika ada pekerjaan rumah yang terbengkalai tidak akan merasa nyaman untuk di tinggalkan. Diantara salah satu pekerjaan rumah tangga yang menjadin perhatian untuk masalah ini adalah dalam hal melipat baju hasil penegringan. Alat yang akan dibuat penulis beukanlah pelipat baju biasa tetapi dilengkapi dengan pewangi untuk menghilangkan bau apek dari pakaian.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun sebuah model alat pelipat pakaian otomatis berbasis mikrokontroler. Diaharapkan dengan adanya alat ini dapat memberikan manfaat untuk memecahkan solusi dalam hal melipat pakaian dengan waktu yang relatif cepat dan rapi tanpa harus melipat secara manual dengan tangan. Alat ini terdiri dari pompa air sebagai pewangi, Pelipat pakaian menggunakan servo dan buzzer sebagai penanda. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata tegangan tiap servo 4,8 volt, rata-rata yang di perlukan untuk melipat baju dengan 5 kali percobaan adalah sebesar 8 detik/baju. Rata-rata waktu yang di perlukan untuk melipat celana dengan percobaan 5 kali adalah sebesar 7 detik/celana. Apabila tengan normal alat akan berjalan dengan baik, apabila tegangan tidak normal alat akan terjadi masalah
PENEGAKAN HUKUM OLEH PATROLI KEPOLISIAN TERHADAP TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESORT LABUHAN BATU
Hubungan Intensitas Belajar Dengan Hasil Belajar Matematika (Studi Siswa Kelas Tinggi SDN 23 Jeppe'e Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone)
KEBIJAKAN FORMULASI TRADING IN INFLUENCE SEBAGAI DELIK TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA
Indonesia telah meratifikasi hasil konvensi UNCAC melalui UU No. 7
Tahun 2006, berarti Indonesia memiliki keharusan mengadopsi paradigma UNCAC
kedalam hukum positif tentang tindak pidana korupsi. Sebagaimana telah
termaktub bahwa terdapat kejahatan Trading in Influence sebagai delik yang di
kriminalisasi, berbanding terbalik dengan keberadaan kasus tindak pidana korupsi
di Indonesia yang berskema Trading in Influence ditangani menggunakan pasal
suap dan gratifikasi, menunjukan tidak terkandungnya nilai Asas legalitas dan
keadilan yang substantif dalam keberlakuan hukum pidana di Indonesia.
Penelitian ini adalah penelitian hukum yurisdis normatif menggunakan
metode kualitatif melalui pengembangan kebijakan formulasi Trading in Influence
dengan model pendekatan Undang-Undang, pendekatan kasus, dan pendekatan
perbandingan. Triangulasi Teori digunakan sebagai metode validitas data dengan
menyajikan data yang sederhana hingga ditariklah suatu kesimpulan.
Trading in Influence merupakan delik yang berdiri sendiri dengan bentuk
peluasan terhadap setiap unsurnya, melalui peluasan subjek, peluasan perbuatan
melawan hukum dan peluasan nilai keuntungan yang diperoleh dari hasil tindak
pidana. Pasal terkait suap dan gratifikasi tidak mengakomodir pemidanaan terhadap
kasus trading in Influence karena memiliki unur yang berbeda. Negara yang
mengadopsi trading in Influence sebagai bagian dari delik yang tertuang dalam
hukum positifnya seperti prancis, belgia, dan spanyol mengkategorikan hukuman
yang dijatuhkan sama seperti suap dan gratifikasi, walaupun demikian pasal-pasal
di negara tersebut masih tidak memperhatikan pembagian pemidanaan antara
pemeran aktif dan pasif trading in influence dan tidak mencantumkan peluasan
unsur pengenaan pidana trading in influence sebagaimana yang dikriminalisasi oleh
UNCAC.
Penggunaan pasal suap dan gratifikasi mencederai nilai keadilan substantif
serta menghilangkan nilai dari asas legalitas, sehingga dapat disimpulkan dalam
upaya penyelesaian kasus tindak pidana korupsi berskema trading in influence
dilakukan melalui upaya penal dengan membuat formulasi kebijakan hukum
pidana, penerapan aturan serta pengeksekusian perkara, dan upaya non penal
memalui advokasi masyarakat serta instansi pemerintahan yang rawan terjadi
trading in influence, dapat pula menggunakan standar penyelenggaraan wilayah
bebas trading in influence sebagai bentuk pencegahan. Sebagai saran diharapkan
terjadi kolaborasi antara lembaga negara agar segera mengadopsi paradigma
UNCAC keadalam hukum pidana Indonesia
Data Processing System Mutations Of Goods In. Metro Pacific Realty
PT. Metro Pacific Realty is a company engaged in the field of entertainment. In its activities require operational items that supports these activities. Operational items should be stored somewhere or commonly called warehouses. However, in the warehouse inventory data processing system, especially on goods movement, there is still lack of making statements that were not quick enough, searching data, and recording transactions of goods are still done manually. Therefore the authors would like to improve the deficiency in the form of research writing with a "Goods Movement Data Processing System At PT. Metro Pacific Realty.
Development of Web-Based Information System Using Linear Sequential Method at SMP Makna Bakti Jakarta Pusat
The development of information and communication technology (ICT) which is growing rapidly nowadays, SMP MAKNA BAKTI JAKARTA PUSAT wants the application of information technology in a structured governance process in schools. One of the problems currently faced by SMP MAKNA BAKTI JAKARTA PUSAT is that the assessment process conducted by teachers is still done manually and is less effective. Constraints also occur when the subject teacher has finished assessing and must submit to the homeroom teacher. Constraints faced include delays in the collection of grades by subject teachers, and the length of time required for the homeroom teacher to recapitulate grades. And it is difficult for students to see the results of learning done by asking or waiting for confirmation from the subject teacher. The author intends to make a web-based information system application in the form of e- report cards. With the existence of a web-based information system, it is expected to be able to help in efficient management of entity data and a more structured assessment system for better implementation. In the design of the e-report system information on SMP MEAN BAKTI uses PHP programming language, with the use of MySQL database. The method used in this study is Sequential Linea
DATA PROCESSING SYSTEM MUTATIONS OF GOODS IN. METRO PACIFIC REALTY
PT. Metro Pacific Realty is a company engaged in the field of entertainment. In its activities require operational items that supports these activities. Operational items should be stored somewhere or commonly called warehouses. However, in the warehouse inventory data processing system, especially on goods movement, there is still lack of making statements that were not quick enough, searching data, and recording transactions of goods are still done manually. Therefore the authors would like to improve the deficiency in the form of research writing with a "Goods Movement Data Processing System At PT. Metro Pacific Realty.
PENGARUH TINGKAT MOTIVASI BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA TRAINER KITS SMARTRELAY BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS
Penggunaan media trainer kit smartrelay dalam pembelajaran, semakin membawa dampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa karena dengan menggunakan media trainer kit smartrelay dapat meningkatkan motivasi belajar. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh tingkat motivasi belajar menggunakan media trainer kits smartrelay berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir kritis. One Shot Case Study merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan objek penelitian 28 siswa di SMK PGRI 1 Surabaya kelas XI TITL 1. Data diperoleh menggunakan lembar tes tulis dengan pilihan ganda untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dengan nilai KKM 70 dan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa digunakan angket motivasi. Data tersebut dianalisis menggunakan one way ANOVA dengan aplikasi SPSS versi 26. Hasil dalam penelitian menunjukkan 24 siswa (85%) yang mempunyai motivasi tinggi berpengaruh terhadap hasil tes keterampilan berpikir kritis. Sehingga motivasi tinggi memiliki rata-rata 92,93, rata-rata tersebut paling tinggi diantara tingkat motivasi yang lain. Jadi semakin tinggi tingkat motivasi belajar akan berdampak pada semakin tingginya nilai keterampilan berpikir kritis. Hal tersebut dibuktikan dari grafik histogram motivasi tinggi siswa yang memperoleh nilai KKM lebih besar dari 70 sebanyak 24 siswa. Dengan demikian pendampingan guru memegang peran penting dalam mengembangkan motivasi belajar siswa agar keterampilan berpikir kritis siswa semakin meningkat
