1,721,095 research outputs found
Kepemimpinan [Kharismatik] Kyai Dalam Perspektif Masyarakat Madura
Edi Susanto (Dosen tetap pada Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan dan Peserta Program Doktor IAIN Sunan Ampel Surabaya) Abstrak : Dalam hirarki sosial masyarakat Madura tradisional, kyai adalah elit sosial sekaligus elit keagamaan, sehingga menjadi figur sentral dan memainkan peran vital dalam kehidupan masyarakat. Seiring dengan dinamika sosial masyarakat Madura yang bergerak -secara lambat namun pasti- pada bandul progresivisme dan modernitas, fungsi kyai menjadi semakin terbatas dan berkurang, sehingga ia tidak lagi menjadi satu-satunya agent of social change. Dalam kondisi demikian, kepemimpinan kyai bukan lagi berada pada aras religio-paternalis-kharismatik, tetapi berpindah pada aras persuatif-partisipatif-rasional, sehingga reorientasi peran kyai di tengah dinamika masyarakat Madura merupakan hal yang mesti dilakukan
METODE DAKWAH KYAI EDI SUSANTO DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AGAMA SANTRI DI PONDOK PESANTREN TRI BHAKTI AS-SYAUQI WAYKANAN LAMPUNG
ABSTRAK
Islam merupakan agama universal dan holistik yang diturunkan
untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, guna mencapai
derajat kehidupan yang tinggi. Da’i sebagai pelaku penyebaran Islam
keseluruh sendi kehidupan ummat, harus menguasai metode yang
tepat dan sesuai dengan kondisi ummat. Da’i yang menguasai metode
dengan baik, akan mampu menyelaraskan ajaran Islam dengan
perkembangan zaman, agar ajaran Islam selalu dipilih sebagai
alternatif dalam penyelesaian permasalahan kehidupan. Sejalan
dengan hal demikian, penerapan metode dakwah yang sesuai dengan
kondisi ummat telah dilakukan oleh Kiyai Edi Susanto di Pondok
Pesantren Tri Bhakti As-Syauqi. Berdasarkan uraian tersebut, penulis
tertarik untuk menggali lebih jauh tentang penerapan metode dakwah
oleh Kiyai Edi Susanto tersebut terutama dalam upaya peningkatan
pemahaman agama santri. Pendekatan penelitiannya adalah Kualitatif
dengan Teknik pengumpulan datanya Observasi, Wawancara,
Dokumentasi, dan Teknik analisis data kualitatif. Sedangkan sumber
data dalam penelitian ini Kiyai Edi Susanto, Ustadz, Ustadzah, dan
Para Santri Pondok Pesantren Tri Bhakti As-Syauqi, dan sumber data
sekunder yang dianggap penting.
Setelah dilakukan penelitian, ditemukan data tentang upaya
peningkatan pemahaman keagamaan terhadap santri dan jamaah Kiyai
Edi Susanto. Adapun kegiatan keagamaan yang dimaksud meliputi a.
Masalah aqidah, yakni merupakan I’tiqad batiniah yang mencakup
masalah-masalah yang erat hubungannya dengan rukun Iman, Islam
dan aqidah; b. Masalah Syari’ah, sebagai aturan yang diarahkan untuk
mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, maupun antara manusia
dengan manusia lain dalam mencapai keselarasan kehidupan; c.
Masalah Akhlak, merupakan tuntutan terhdap perilaku kehidupan
manusia untuk saling melengkapi dalam keimanan dan keislamannya.
Dari hasil penelitian di lapangan, metode dakwah yang dilakukan oleh
Kiyai Edi Susanto meliputi; ceramah, tanya jawab, dan ketauladanan
yang dilakukan secara integral, sehingga dakwah yang dilakukan
Nampak lebih menarik dan tepat sasaran. Kesimpulan dari penelitian
yang dilakukan bahwa Kegiatan keagamaan di pondok pesantren Tri
Bharata As-Syauqi berjalan dengan baik dan metode dakwah yang
dilakukan oleh Kiyai Edi Susanto sangat tepat dan sesuai dengan
kondisi mad’unya, sehingga dakwah yang dilakukan memiliki dampak
yang baik pula terhadap perilaku keagaamaan santri..
iii
ABSTRACT
Islam is a universal and holistic religion that was revealed to
regulate all aspects of human life, in order to achieve a high degree of
life. Da'i as the perpetrator of the spread of Islam throughout the life
of the ummah, must master the right method and in accordance with
the conditions of the ummah. Da'i who master the method well, will
be able to harmonize the teachings of Islam with the times, so that
Islamic teachings are always chosen as an alternative in solving life
problems. In line with this, the application of da'wah methods that are
in accordance with the conditions of the ummah has been carried out
by Kiyai Edi Susanto at Tri Bhakti As-Syauqi Islamic Boarding
School. Based on this description, the author is interested in exploring
further about the application of the da'wah method by Kiyai Edi
Susanto, especially in efforts to increase students' religious
understanding. The research approach is qualitative with data
collection techniques observation, interviews, documentation, and
qualitative data analysis techniques. While the data sources in this
study are Kiyai Edi Susanto, Male Teachers, Female Teachers, and
Students of Tri Bhakti As-Syauqi Islamic Boarding School, and
secondary data sources that are considered important.
After the research was conducted, data were found on efforts to
increase religious understanding of students and congregants of Kiyai
Edi Susanto. The religious activities in question include a. The
problem of aqidah, which is an inner I'tiqad that includes issues that
are closely related to the pillars of Faith, Islam and aqidah; b. The
problem of Shari'ah, as a rule directed at regulating human relations
with God, as well as between humans and other humans in achieving
harmony of life; c. The problem of Akhlak, is a demand for the
behavior of human life to complement each other in their faith and
Islam. From the results of research in the field, the da'wah methods
carried out by Kiyai Edi Susanto include; lectures, questions and
answers, and exemplification which are carried out integrally, so that
the da'wah carried out appears more attractive and right on target. The
conclusion of the research conducted is that religious activities at the
Tri Bharata As-Syauqi Islamic Boarding School are running well and
the da'wah methods carried out by Kiyai Edi Susanto are very
appropriate and in accordance with the conditions of the mad'u, so that
the da'wah carried out has a good impact on the religious behavior of
student
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG KARTU KREDIT DALAM TRANSAKSI ELEKTRONIK THE LAW PROTECTION FOR CREDIT CARD HOLDER IN ELECTRONIC TRANSACTION EDI SUSANTO
Kegiatan perdagangan di masyarakat telah berkembang sangat pesat. Hal tersebut
dipengaruhi salah satunya dengan berkembangnya teknologi yang berbasis internet yang dikenal
dengan nama E-commerce. Merupakan bentuk perdagangan yang mempunyai karakteristik
tersendiri yaitu perdagangan yang melintasi batas negara, tidak bertemunya penjual dan pembeli,
media yang dipergunakan internet.
Adapun tujuan penelitian ini ada 2, yaitu : tujuan umum dan tujuan khusus. Dalam tujuan
umum terdapat 3 tujuan yaitu : 1) Untuk memenuhi dan melengkapi tugas sebagai salah satu
persyaratan yang telah ditentukan guna meraih gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum
Universitas Jember; 2) Untuk penulis sumbangkan pada almamater tercinta dalam menambah
perbendaharaan tulisan atau karya ilmiah dan wawasannya; 3) Untuk memberikan sumbangan
pikiran bagi ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang hukum yang diperoleh dari perkuliahan
yang bersifat teoritis dengan kenyataan yang ada dalam masyarakat. Dalam tujuan khusus
terdapat 3 tujuan, yaitu : 1) Untuk mengetahui apakah transaksi jual beli yang menggunakan
kartu kredit memberikan perlindungan kepada pemegang kartu kredit; 2) Untuk mengkaji bentuk
perlindungan hukum bagi pemegang kartu kredit dalam transaksi elektronik; 3) Untuk mengkaji
dan menganalisis bagaimana penyelesaian apa bila terjadi kerugian atas transaksi elektronik
yang menggunakan kartu kredit.
Selanjutnya dalam penelitian ini merupakan tipe penelitian yuridis normatif. Metode
pendekatan masalah yang digunakanya adalah pendekatan undang-undang (statute approach),
pendekatan kasus (case approach) pendekatan konseptual (conseptual approach). Sumber bahan
hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hokum sekunder. Selanjutnya
untuk metode analisa bahan hokum menggunakan metode analisis deduktif, argumentasi hokum
dengan memberikan preskripsi.
Dalam persyaratan dan ketentuan penerbitan kartu kredit belum terdapat bentuk pasal
tentang perlindungan hokum bagi pemegang kartu kredit. Akan tetapi pihak penerbit
memberikan suatu kebijakan yang dituangkan secara tertulis dalam peraturan dan ketentuan internal bank, Bentuk perlindungan hokum pemegang kartu kredit yang dirugikan dalam transaksi elektronik
adalah dengan menggunakan system dan Menggunakan teknologi informasi.
Penyelesaian sengketa yang diakibatkan oleh karena wanprestasi dan cyber crime, dapat
diselesaikan melalui jalurl itigasi dan non litigasi seperti mediasi, negosiasi, konsiliasi, arbritrae,
sedangkan untuk penyelesaian sengketa international para pihak memiliki kewenangan untuk
memilih hukum yang berlaku bagi transaksi international.
Pemerintah diharapkan segera membuat peraturan pemerintah untuk melaksanakan
Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik, karena masih
terdapat hal-hal yang tidak diatur di dalamnya. Menggunakan pihak ketiga untuk melakukan
pembayaran transaksi elektronik, seperti PayPal, e-Gold, serta menggunakan website yang telah
di sertifikasi dan memiliki tingkat keamanan tinggi biasanya memiliki logo kunci.Sehingga
pengguna dianjurkan untuk menyimpan semua bukti transaksi kartu kredit dalam bentuk file.Dan
ketika menerima tagihan, pastikan untuk memeriksa kembali bahwa tidak ada transaksi yang tidak dikena
Penerimaan Diri Sebagai Penyandang Disabilitas Mental dalam Proses Rehabilitasi di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) “Martani”, Kroya, Cilacap.
Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, pasti akan ada banyak kejadian-kejadian atau peristiwa yang membuat seseorang mengalami gejolak batin. Entah dalam kurun waktu yang singkat atau berkepanjangan. Hal ini dialami oleh Edi Susanto yang membuatnya berhadapan dengan situasi atau kondisi baru yang bisa jadi tidak sama sekali diinginkan. Sehingga akhirnya penerimaan diri menjadi satu-satunya jalan menuju keleluasaan menjalani hidup. Penerimaan diri adalah sikap dalam menilai diri dan keadaan secara objektif, menerima kelebihan dan kelemahan pada diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan diri Edi Susanto sebagai penyandang disabilitas mental dalam proses rehabilitasi di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) “Martani”, Kroya, Cilacap.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang memiliki ciri-ciri data berupa narasi, deskripsi, dan cerita dari data yang diperoleh berupa dokumen tertulis dan tidak tertulis. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan subyek satu orang (Edi Susanto) penyandang disabilitas mental, dan dua orang pekerja sosial.
Hasil dari penelitian ini adalah penerimaan diri pada Edi Susanto dialami pada lima fase. Fase pertama, Denal (Penolakan), kedua, Anger (kemarahan), ketiga, Depression (Depresi), keempat, Bergainning (Penawaran), dan yang kelima, Acceptence (Penerimaan). Selain itu, penerimaan diri juga Edi Susanto juga memiliki faktor-faktor yang membentuk dan menghambat penerimaan diri. Bentuk penerimaan diri pada Edi Susanto dalam proses rehabilitasi adalah berupa kepatuhan pada peraturan panti, antusias dalam mengikuti kegiatan, dan mandiri dalam menjalani hari-hari
Survei Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Tahun 2011
Edi susanto.2011. Survei Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Tahun 2011. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang.
Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga tahun 2011 yang meliputi, 1) bagaimana mekanisme organisasi UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang terlaksana, 2) bagaimana pelaksanaan program kerja UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang terlaksana, 3) bagaimana kelengkapan sarana dan prasarana UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang tersedia dengan lengkap, 4) bagaimana ketersediaan dana UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang mencukupi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga tahun 2011 yang meliputi, mekanisme organisasi UKS, pelaksanaan program kerja UKS, kelengkapan sarana dan prasarana UKS, dan ketersediaan dana UKS.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah semua Sekolah Dasar Negeri Dabin IV di Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga yang berjumlah enam Sekolah Dasar Negeri. Untuk metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk pelaksanaan UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga sudah baik. Hal ini dapat dilihat untuk mekanisme organisasi UKS dari 6 SD Negeri yang 5 diantaranya memiliki mekanisme yang baik, sedangkan untuk pelaksanaan program kerja UKS dari 6 SD Negeri sudah melaksanakan program kerja UKS dengan baik. Selanjutnya untuk ketersediaan sarana dan prasarana UKS dari 6 SD Negeri 4 diantaranya sudah memiliki sarana dan prasarana yang lengkap sesuai standar UKS, sedangkan untuk ketersediaan dana UKS dari 6 SD Negeri semuanya memiliki alokasi dana pertahun untuk pelaksanaan UKS.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah untuk pelaksanaan UKS di Sekolah Dasar Negeri Dabin IV Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga sudah berjalan dengan baik. Penulis memberikan saran 1) untuk pelaksanaan UKS antara sekolah dan puskesmas untuk lebih terjalin koordinasi yang lebih baik, 2) untuk pelaksana dan pembina UKS untuk mempertahankan program kerja yang sudah ada, 3) ketersediaan sarana dan prasarana untuk lebih dilengkapi agar dalam melaksanakan kegiatan UKS dapat berjalan dengan maksimal terutama mengenai ruangan UKS untuk lebih diperhatikan 4) terakhir untuk pelaksana dan pembina UKS untuk memperhatikan mengenai sumber dana, dimana dana ini sangat berpengaruh untuk kelancaran program UKS agar dapat terlaksana dengan maksimal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Ekspresi Rekreatif Ala Orang Madura Perspektif Teori Konstruktivisme
This is article is to snapshot the creative expression of Madurese using constructivism approach. The expressions reveal strong religious values, on the other hand they stand oppositely against those values. The writer comes to a conclusion that the recreation pattern of Madurese exhibits a religious look tourism. In fact, It is only a reflection of avoidance of eschatological affiction. It does not touch élan-transformative religion. Kata-kata kunci ekspresi rekreatif, Madura, konstruktivism
- …
