STAIN Pamekasan Jurnal Online (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri / State College of Islamic Studies Pamekasan)
Not a member yet
    1544 research outputs found

    Kepemimpinan dalam Pembelajaran Integratif Pada Madrasah Berbasis Pesantren di Kabupaten Jember

    Full text link
    Keberhasilan madrasah tidak dapat dilepaskan dari peran kepala madrasah sebagai pemimpin pembelajaran, karena kepala madrasah memiliki pengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Keunikan yang ditemukan pada pemimpin di pesantren Nurul Islam 1 Jember dan pesantren Al-Qodiri 1 Jember yang telah berinisiatif untuk mengembangkan sistem pembelajaran integratif pada lembaga madrasah formal yang dinaunginya secara lebih kreatif, inovatif, dan kompetitif. Penelitian ini dirancang dengan metode kualitatif. Penentuan informan yang dipilih dengan teknik purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumenter. Prosedur analisis data melalui tahapan data condensation, data display, dan conclusion drawing. Sedangkan keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini yakni pemimpin madrasah di pesantren Nurul Islam 1 Jember dan Al-Qodiri 1 Jember telah mengembangkan pembelajaran integratif yang memadukan antara kurikulum nasional dan kurikulum lokal pesantren; antara kegiatan pembelajaran di madrasah dan di pesantren; antara pembelajaran Kitab Kuning dan mata pelajaran umum, serta antara proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Temuan penelitian ini menunjukkan model pembelajaran di madrasah bersifat integratif delegatif berbasis pesantren.(Madrasah's success cannot be separated from the role of headmaster as a learning leader, because of the headmaster influences on improving the quality of learning in the madrasah. The uniqueness of leaders in Pesantren Nurul Islam 1 Jember and Pesantren Al-Qodiri 1 Jember who have developed an integrative learning system at formal educational institutions in a creative, innovative, and competitive manner. This research used a qualitative method. The determination of informants used by the purposive technique. Data collection techniques used in this study used interview, observation, and documentary method. Several activities in data analysis were: data condensation, data display, and conclusion drawing or verifications. Data validation uses source triangulation and method triangulation. This study shows leaders at Pesantren Nurul Islam 1 Jember and Pesantren Al-Qodiri 1 Jember have developed integrative learning that combines the national curriculum and local curriculum of pesantren; between learning in madrasah and pesantren; between learning the Kitab Kuning and general subjects, and between planning, implementing, and evaluating learning. The novelty of this research is the integrative learning based on pesantren in madrasah)

    Dampak Penerapan Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru

    Full text link
    This research aims at analysing the implementation of zoning system and its effect on the Islamic education institution. It also analyses the opportunity and resistance of the implementation of Permendikbud No. 14 2018. The approach of this research is qualitative. The data sources are headmasters, parents or public community dealing with school and all documents related to the content of Permendikbud No. 14 2018. The data collection is done by doing observation, interview and taking the documentation related to the topic. The result shows: first, the response from the institutions under the education and culture department to this regulation are: 1) the state education institution located in the urban area both in the level of elementary and higher school have implemented the regulation; 2) state education institution located in the suburban area have not implemented the regulation; 3) the private education institution and institution under the pesantren’s authority have not implemented the regulation secondly, education institution under the Religious Department got the most positive effect from the regulation of Permendikbud No.14 2018 because the institution under the Religious Department  1) became the first choice because they do not implement the zoning system; 2) are challenged to increase their academic quality to fir the society’s need; 3) got significant  additional students; third point is Islamic education institution have a bigger opportunity to get high quality newcomers because the enrolment is not restricted in zone, with change to increase the resources quality and upgrade the school’s image on the society, and also change the student’s enrolment system becomes more innovative

    The Representation of Women in Li Young-Lee’s Poems

    Full text link
    Patriarchy has become the central attention of feminism because its practices expand to many different fields in society, such as politics, law, power relations between male and female and literary works, such as poems. Lee, as a poet with a lot of notable achievements, also internalises his patriarchal ideology through the women representation portrayed in "Persimmons", "Braiding", "Pillow", "Early in the Morning" and "This Room and Everything in It". This study analyses five of Lee's poems utilising close reading to discover the exercises of patriarchy to the female characters in Lee's poems. The points are proven by six structures of patriarchal system, which cover six aspects of social life namely mode of production; salaried employment; state; male violence; culture, and relationship in sexuality. Women's portrayal in Lee's poems specifically reveals patriarchal relations in sexuality. This study concludes that Lee's portrayal of women in his poems is indeed patriarchal by means of (1) characterising women as weak and passive; (2) male dominating as evident in sexual relationship and (3) making women as sex objects

    Implikasi Instrumen Non-Zakat (Infaq, Sedekah, dan Wakaf) terhadap Perekonomian dalam Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah

    Full text link
    Dalam ekonomi Islam, zakat merupakan salah satu instrumen yang mempunyai implikasi terhadap perekonomian. Namun ada bentuk non zakat yang mempunyai implikasi terhadap perekonomian yaitu infaq, sedekah dan wakaf.  Infak, sedekah maupun wakaf merupakan upaya untuk mewujudkan keadilan ekonomi di luar zakat. Tulisan ini mencoba menyajikan uraian terkait implikasi instrument non zakat dalam dalam perkembangan hukum ekonomi syariah terhadap perekonomian mengunakan metode deskriptif analisis. Dengan adanya instrumen infak, sedekah maupun wakaf berarti kekayaan itu didistribusikan dari kalangan orang-orang kaya kepada orang-orang fakir. Hasil pengelolaan dana infak, sedekah maupun wakaf dalam bentuk yang produktif dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam rangka kesejahteraan masyarakat banyak dan bisa diaplikasikan sebagai pembangunan ekonomi meliputi program-program pemberdayaan umat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain. (In Islamic economics, zakat is an instrument that has implications for the economy. But there are non-zakat forms which have implications for the economy, namely infaq, alms and endowments. Infaq, alms and endowments are efforts to realize economic justice outside of zakat. This paper tries to present a description related to the implications of non-zakat instruments in the development of sharia economic law on the economy using descriptive analysis methods. With the infaq, alms and endowments instruments means that wealth is distributed from among the rich to the needy. The results of the management of infaq, alms and endowment funds in a productive form can be utilized more broadly in the context of the welfare of the community at large and can be applied as economic development including programs to empower people, alleviate poverty, education, health and others.

    Perjanjian Perkawinan Dalam Menjamin Hak-Hak Perempuan

    Full text link
    Dalam tulisan ini penulis mencoba untuk memaparkan hal ihwal tentang Perjanjian Perkawinan serta manfaatnya dalam menjamin hak-hak perempuan. Kajian pustaka dengan sajian deskriptif memaparkan bahwa dalam konsep fiqh konvensional, perjanjian perkawinan memang tidak disebutkan secara khusus, namun embrio perjanjian perkawinan dalam konsep fiqh konvensional sering disebut dengan taklik talak yang kemudian bermetamorfosis sedemikian rupa menjadi perjanjian perkawinan. Konsep taklik talak terkesan lebih menampilkan suami yang sewenang-wenang dalam menjatuhkan talak, tetapi perjanjian perkawinan cenderung melindungi perempuan dari tindak diskriminatif dan kesewenangan suami. (In this paper the author tries to explain the matter of the Marriage Agreement and its benefits in guaranteeing women's rights. Literature study with descriptive presentation explains that in the concept of conventional fiqh, marriage agreements are not specifically mentioned, but the embryo of marriage agreements in the concept of conventional fiqh is often referred to as taklik talak which then metamorphoses in such a way as marriage agreements. The concept of taklik talak seems to show an arbitrary husband in dropping divorce, but the marriage agreement tends to protect women from discriminatory acts and the abuse of their husbands

    TELAAH TINGKAT KESULITAN TEKS EKSPOSISI DALAM BUKU SISWA BAHASA INDONESIA: EKSPRESI DIRI DAN AKADEMIK UNTUK SMA/SMK KELAS X KURIKULUM 2013

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan berdasarkan kompleksitas makna teks eksposisi yang terdapat pada buku siswa Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik untuk SMA/SMK kelas X kurikulum 2013. Data berupa teks eksposisi yang bersumber pada buku teks. Data dianalisis dengan desain deskriptif kualitatif. Hasil analisis kompleksitas makna pada teks eksposisi kelas X pada bahan ajar Kurikulum 2013 lebih dominan pada bentuk pengimbuhan. Kata berimbuhan yang paling banyak muncul adalah kata yang mendapatkan imbuhan me-kan. Kata yang digunakan di dalam teks eskposisi mengarah ke tema teks. Teks eksposisi tersebut sesuai dengan tingkat berpikir siswa

    STRATEGI MENANGANI KESULITAN MENULIS (DISGRAFIA) MELALUI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF DI SEKOLAH

    Full text link
    Disgrafia adalah anak-anak yang mengalami kesulitan dalam menulis dan kesulitan dalam hal menuangkan ide-idenya ke dalam bentuk tertulis. Faktor-Faktor penyebabnya adalah kelainan neurologis yang menghambat kemampuan menulis secara fisik, sehingga anak mengalami kesulitan untuk memegang pensil dengan baik. Oleh karena itu guru perlu memahami gejala, ciri-ciri, dan jenis disgrafia. Serta menemukan strategi yang tepat untuk menangani anak disgrafia dalam hal keterampilan menulis. Guru harus menggunakan strategi yang disesuaikan dengan kondisi anak, karena tidak semua strategi pembelajaran cocok untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Tujuan penulisan artikel ini adalah menggambarkan strategi menangani kesulitan menulis (disgrafia) melalui pembelajaran partisipatif di Sekolah. Adapun strategi yang bisa digunkan oleh guru diantaranya strategi kegiatan pra menulis, menjiplak huruf, menulis huruf balok, dan menulis huruf bersambung.Kata Kunci: Disgrafia, belajar menulis, strategi pembelajaran.

    Penyimpangan Perilaku Sosial Ditinjau dari Teori Kelekatan Bowlby (Studi Kasus Terhadap Anak Tenaga Kerja Wanita di Lombok Barat)

    Full text link
    Tidak sedikit anak TKW yang mengalami masalah dalam hubungan sosialnya. Salah satu indikatornya adalah adanya perilaku menyimpang di kalangan anak TKW. Penelitian ini bertujuan untuk mendesksripsikan bentuk penyimpangan perilaku sosial anak TKW serta menganalisis faktor penyebabnya berdasarkan teori kelekatan Bowlby. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah anak TKW pada salah satu madrasah inklusi di Lombok Barat. Bentuk penyimpangan perilaku yang ditunjukkan anak TKW diantaranya suka berbuat onar, sering berbuat kekerasan, tidak mau menjaga kebersihan dan terlibat tindakan kriminal. Berdasarkan hasil observasi dan analisis teori kelekatan dapat disimpulkan bahwa perbuatan menyimpang merupakan bentuk protes, keputusasaan dan luapan emosi yang tidak terkontrol. Ketidakhadiran seorang ibu sebagai pengasuh menimbulkan tekanan batin berupa kecemasan yang mendalam pada diri anak. Tekanan batin tersebut kemudian diluapkan dengan perbuatan yang menyimpang untuk memperoleh perhatian dari orang tuany

    STUDI STILISTIKA TERHADAP TONGKAT NABI MUSA AS DI DALAM ALQURAN

    Full text link
    Al-Qur’an menggunakan tiga lafal yang berbeda dalam mengungkapkan makna ular yang terdapat dalam kisah Nabi Musa, yakni ẖayyah, tsu῾bân dan jânn. Di satu sisi al-Qur’an menjelaskan bahwa tongkat Nabi Musa berubah menjadi ular yang sebenarnya (QS. al-A῾râf [7]: 107). Sementara di sisi lain, tongkat tersebut, disebutkan, berubah menyerupai ular (QS. al-Naml [27]: 10). Penelitian ini bertujuan mengungkapkan hakikat tongkat Nabi Musa, mengkaji lafal ‘ashâ dan lafal-lafal lain yang bermakna ular dalam kisah Nabi Musa as. beserta implikasinya berdasarkan teori diksional-leksikal. Diksional-leksikal merupakan salah satu cabang stilistika di mana diksional adalah pemilihan kata yang sesuai agar cocok dengan konteks yang dijelaskan, sedangkan leksikal adalah makna dasar suatu kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistik dan termasuk penelitian tematik konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tongkat Nabi Musa as. pada hakikatnya adalah sebuah kayu bersifat keras dan kokoh sehingga dapat membantunya dalam hal apapun. Al-Qur’an memilih diksi ‘ashâ karena istilah tersebut merujuk pada tongkat yang memang digunakan sebagai tumpuan ketika berjalan. Diksi tsu῾bân, sebaliknya, dipilih ketika Musa menunjukkan kekuasaan Allah di hadapan Fir῾aun, karena diksi tersebut (makna leksikal: sâla/jarâ) bermakna ular jantan yang besar, gemuk, panjang tapi tidak gesit. Sementara itu, ketika menerima mukjizat di Bukit Sinai, al-Qur’an memilih diksi ẖayyah karena ia termasuk jenis ular yang besar dan gesit) dan jânn (ular kecil tapi gesit; makna leksikal: satr), karena perubahan tongkat tersebut tertutup dari keramaian manusia. Lafal tsu῾bân bersanding dengan mubîn karena merujuk pada ular berbentuk aliran air ke dalam lembah dan terlihat jelas di hadapan Fir῾aun. Lafal ẖayyah bersanding dengan tas῾â karena ular tersebut berjalan dengan gesit dan mencari kehidupan. Lafal jânn bersanding dengan tahtazzu karena ular tersebut mempunyai gerakan gesit. Lafal jânn menjadi bayân lafal ẖayyah dalam kegesitannya, karena dua lafal tersebut digunakan dalam satu peristiwa. Sehingga tongkat Nabi Musa benar-benar berubah menjadi ular, bukan menyerupai ular

    Resistance Strategies of Madurese Moslem Women against Domestic Violence in Rural Society

    Full text link
    Although regarded as weak, helpless and vulnerable for violence, some rural Madurese women are no longer silent and passive in coping with domestic violence they experience. This study aims to identify the survivors’ experiences and choices they made as resistance strategies to reduce or end the violence. The focus was on whether the choices fit with sharia teaching.  The study uses empirical legal research and anthropological theory of law and fiqh approach to analyze data. It finds that women who try to take a dispute resolution process show their active attitude and courage to voice injustice, discomfort or disagreement in their domestic life. Some of their strategies fit with shariah teaching while others do not so.  However anthropologically, their choice to stop the violence is for the sake of maintaining their marital relation. In the legal sub-culture, they have well considered potential profits and losses as well as the needs or interests they want to get.

    1,348

    full texts

    1,544

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    STAIN Pamekasan Jurnal Online (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri / State College of Islamic Studies Pamekasan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇