227 research outputs found
Dirman Casim pelestari Sintren Indramayu
Seniman adalah orang yang mempunyai bakat seni dan menjadikan bakat itu sebagai bagian dari kehidupannya. Dirman Casim adalah seorang seniman yang menggeluti kesenian Sintren Indramayu. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendakatan antropologi tari yaitu mengamati perilaku melalui pola hidup kerja yang dianutnya
TINGKAT V02MAX ATLET PETANQUE SULSEL
TINGKAT V02MAX ATLET PETANQUE SULSEL
LEVEL VOO2MAX ATHLETE PETANQUE SULSEL
ABSTRAK
Dirman, 2020. Tingkat Vo2max Atlet Petanque Sulawesi Selatan.
Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Fakultas
Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar,( Di bimbing oleh
Andi Rizal dan Ishak Bachtiar).
Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat vo2max atlet petanque
Sulsel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam
penelitian ini adalah atlet petanque Sulsel yang memiliki tingkat usia
15-29 tahun dengan jumlah sampel 30 atlet dan pengambilan sampel
yaitu mengunakan total sampling atau teknik pengambilan sampel
dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Dari hasil
penelitian menunjukkan : (1tingkat vo2max atlet petanque Sulsel
adalah dominan berkategori baik )
Kata kunci : tingkat vo2max, atlet, petanqu
Profitability drivers of commercial banks: an empirical investigation / Farhanah Dirman
Commercial banks are important to the financial segment, particularly in developing economies where capital markets are not well developed and strong. Commercial banks’ profitability is important because the soundness of an industry is closely connected to the soundness of the whole economy. Profitability of the banking sector is also central to the well-being of the industry is closely associated with the wellness of the whole economy in general. Thus, a proficient and productive banking sector is able and better placed to endure negative economic shocks. This study investigated determinants of profitability of Malaysian commercial banks. The study explored the effect of the liquidity, capital adequacy and bank size on banks’ profitability. The study used secondary data from 16 Malaysian commercial banks from the years 2007 to 2016. The data collected was edited, sorted for completeness and then analyzed using Fixed Effect Model and Pearson correlation using the statistical package for social studies and the established insignificant relationship between capital adequacy and bank profitability and a significant negative relationship between liquidity, bank size and bank profitability. The study concluded that liquidity plays a key role in determining commercial banks profitability and higher levels of liquidity provide adequate funds to lend which in turn increase interest income hence banks’ profitability. The study recommended that regulatory authorities like the central bank of Malaysia should develop effective policies on capital adequacy, liquidity and credit risk management to ensure that banks are in a position where they can enhance their profitability
Teori Belajar dan Prinsip-Prinsip Pembelajaran Yang Mendidik : Dalam Rangka Implementasi Standar Proses Pendidikan Siswa / Dirman
INTERJEKSI PADA KOMIK BÄR LIEBT KATZE KARYA HOLGER HOFFMAN
YONDA EKO DIRMAN. 2020. Interjeksi pada komik “Bär liebt Katze” karya Holger Hoffman. Makalah Komprehensif, Jakarta: Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.
Makalah Komprehensif ini bertujuan untuk mendeskripsikan interjeksi dan fungsi interjeksi bahasa Jerman menurut Jacob Grimm, yang terdapat di dalam komik “Bär liebt Katze” karya Holger Hoffman.
Berdasarkan hasil dari penjelasan dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak sekali fungsi-fungsi interjeksi yang perlu diketahui seperti fungsi-fungsi menurut Jacob Grimm yang membagi fungsi interjeksi ke dalam 23 tipologi fungsi interjeksi. Fungsi-fungsi interjeksi tersebut menurut Jacob Grimm antara lain der/des Aus-/Rufenden, Schmerzempfindenden, Frost (algentis)/ Hitze (calentis)/ Leidende, Freuenden dan lain-lain. Maka dari itu fungsi intejeksi sangat penting untuk dipelajari bagi seorang pembelajar bahasa untuk mengurangi kesalahan pemahaman dan penerjemahan interjeksi dalam sebuah kalimat, buku, percakapan, ataupun komik seperti contoh komik Bär liebt Katze karya Holger Hoffman.
YONDA EKO DIRMAN. 2020. Interjections in the comic “Bear loves cats” by Holger Hoffman. A scientific thesis to obtain the title Sarjana Pendidikan, Jakarta: German Department of the Faculty of Language and Art of the Universitas Negeri Jakarta.
The aim of this scientific work is the description and the function of interjection according to Jacob Grimm in the comic “Bär liebt Katze” by Holger Hoffman.
The result of the explanation shows that there are many interjection functions that need to be known, such as Jacob Grimm functions, which subdivides the interjection function into 23 typologies of the interjection function. The interjection functions according to Jacob Grimm include der/des Aus-/Rufenden, Schmerzempfindenden, Frost (algentis)/ Hitze (calentis)/ Leidende, Freuenden, etc. It is therefore very important for a language student to learn the function of interjection and to reduce misinterpretations and translations of interjection in a sentence, book, conversation or comic such as the example of the comic Bear Loves Cat by Holger Hoffman
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa Ditinjau dari Kepercayaan Diri
ABSTRAK
Listyana Dirman, (2023): Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa Ditinjau dari Kepercayaan Diri
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana analisis kemampuan representasi matematis ditinjau dari kepercayaan diri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa kelas VIII SMPN 23 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi data dengan teknik tes menggunakan instrumen soal tes kemampuan representasi matematis, teknik angket menggunakan angket kepercayaan diri, dan teknik wawancara menggunakan pedoman wawancara. Pengolahan keabsahan data menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) secara keseluruhan kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII SMPN 23 Pekanbaru tergolong tinggi. (2) kepercayaan diri yang dimiliki siswa beragam sesuai dengan kemampuan representasi matematis, siswa dengan kepercayaan diri tinggi dan sedang memiliki kemampuan representasi yang baik, sedangkan siswa dengan kepercayaan diri rendah memiliki kemampuan representasi yang cukup.
Kata Kunci: Kemampuan Representasi Matematis, Kepercayaan Diri
Studi komparatif monumen sasmitaloka panglima besar jenderal Soediman bintaran Yogyakarta dengan monumen jenderal Soedirman ( UNSUD ) purwokerto
Kesimpulan :Berdasrakan pengamatan penulis terhadap kedua monumen tersebut adalah sebagai berikut : a. Monumen Jenderal soedirma yang ada di Bintaran Yogyakarta, jelas untuk mengingat dan mengenang jasa dari pak dirman serta mengabdikan barang-barang yang di pakai pak dirman pada saat perjuangan beliau.b. Monumen di UNSUD, Purwokerto, meniru sifat pak dirman yang pantang menyerah dan tak kenal putus asa
Pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi terhadap penggunaan dana desa dihubungkan dengan UU No 6 tahun 2014 tentang Desa
Dirman Nurjaman: Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi Terhadap Penggunaan Dana Desa Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Alokasi Dana Desa (ADD) saat ini merupakan program pemerintah pusat yang diharapkan bisa berdampak besar terhadap kemajuan di tingkat desa, sehingga perlu dilakukan pembinaan dan pengawasan yang ketat supaya pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sudah mengatur terkait fungsi pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa yaitu dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun kenyataannya di kabupaten Sukabumi masih banyak permasalahan khususnya dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD), mulai dari permasalahan administrasi sampai ada kepala desa yang terbukti dengan sengaja melakukan penyalahgunaan. Seperti dilaporakan ada 24 desa yang menyalahgunakan Alokasi Dana Desa (ADD). Pada tahun 2019 saja ada dua kepala desa dikabupaten Sukabumi yang divonis terbukti melakukan tindak pidana korupsi oleh pengadilan tipikor Bandung.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa konsep pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah kabupaten Sukabumi terhadap pengguanaan dana desa, pola pembinaan dan pengawasan, efektifitas pembinaan dan pengawasan, dan tindak lanjut atas pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah kabupaten Sukabumi terhadap penggunaan dana desa.
Kerangka pemikiran tesis ini dilandaskan pada beberapa teori, pertama, teori negara kesatuan yang mana negara Indonesia negara kesatuan yang berbentuk republik sebagaimana termaktub dalam UUD 1945 Pasal 1 Ayat 1. Kedua, teori otonomi daerah yang menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki hak, wewenang dan kewajiban untuk mengurus pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat berdasarkan peraturan perundang-undangan. Ketiga, teori pembinaan dan pengawasan yang menjelaskan bagaimana seharusnya pemerintah daerah melakukan pembinaan dan pengawasan. Dari ketiga teori tersebut dapat menjadi pisau analisa dan dalil penguat bagaimana seharusnya pelaksanaan pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Sukabumi terhadap penggunaan dana desa.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis empiris dimana penulis mengambil data langsung pada objek penelitian dan juga berpedoman kepada peraturan-peraturan, buku-buku atau literatur-literatur hukum serta bahan-bahan yang mempunyai hubungan dengan permasalahan dan pembahasan dalam penulisan penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan, pertama, konsep pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah kabupaten Sukabumi terhadap penggunaan dana desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa terdapat pada Pasal 112 ayat 1 yaitu pembinaan dan pengawasan dilakukan oleh pemerintah Daerah, tetapi belum ada peraturan bupati Sukabumi yang secara khusus mengatur terkait pembinaan dan pengawasan Dana Desa. Kedua, pola pembinaan dan pengawasan penggunaan Dana Desa yang dilakukan sebagai langkah awal yaitu dengan mengundang perwakilan setiap Desa untuk dilakukan bimbingan teknis, kemudian memaksimalkan sistem aplikasi seperti yang sudah berjalan SISKEUDES dan OMSPAN. Ketiga, pembinaan dan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten Sukabumi belum efektif, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan pembinaan dan pengawasan belum berjalan dengan baik. Terbukti dengan masih banyak kepala desa bermasalah yang berhubungan dengan administrasi dan masih ada kepala desa yang terbukti melakukan korupsi. Empat, tindak lanjut hasil dari pembinaan dan pengawasan yang dilakuka pemerintah Daerah melakukan review secara berjenjang oleh ketua tim pemeriksa, kemudian jika ada temuan atau dugaan penyalahgunaan Dana Desa, APIP dan penegak hukum melakukan pemeriksaan setelah semua unsur laporan sudah terpenuhi
- …
