255 research outputs found
Pengaruh Social Media Marketing (Instagram) terhadap Keputusan Pembelian: Survei pada Followers akun Instagram @lovebeautyandplanet_id
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING (INSTAGRAM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei pada followers akun Instagram @lovebeautyandplanet_id) Oleh: Devi Andriani Melihat maraknya tren produk kecantikan dan perawatan diri yang alami (back to nature), kini produk Love Beauty and Planet yang berada dalam naungan Unilever telah hadir di Indonesia pada Juli 2019. Love Beauty and Planet memanfaatkan media sosial Instagram sebagai media utama untuk sarana mempromosikan brand dan produknya. Dengan penggunaan media sosial Instagram dalam masyarakat Indonesia yang semakin meningkat, hal ini dapat mendorong media sosial Instagram @lovebeautyandplanet_id berkembang secara pesat. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh dari social media marketing dalam Instagram @lovebeautyandplanet_id terhadap keputusan pembelian dan seberapa besar pengaruh tersebut. Metodologi yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Kuesioner sebagai sarana survei dalam penelitian ini yang disebarkan kepada followers akun Instagram @lovebeautyandplanet_id dengan sampel sebanyak 100 responden. Data dari kuesioner dianalisis dengan menggunakan alat analisis statistik dengan bantuan program SPSS versi 24. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara social media marketing Instagram @lovebeautyandplanet_id (X) terhadap keputusan pembelian (Y) sebesar 42,6% dan 57,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PEMETAAN KEBUN KOPI RAKYAT EKSISTING DAN RNPOTENSI PENGEMBANGANNYA DI KABUPATEN NAGAN RAYA
Devi Andriani. 1505108010021. Pemetaan Kebun Kopi Rakyat Eksisting dan PotensiPengembangannya di Kabupaten Nagan Raya. Dibimbing oleh Abubakar Karim sebagaiketua dan Sugianto sebagai anggota.RINGKASANKopi merupakan komoditas ekspor terpenting kedua dalam perdagangan global. Saatini lebih dari 90% dari areal pertanaman kopi Indonesia terdiri atas kopi robusta. Di ProvinsiAceh petani telah lama mengembangkan kopi robusta namum belum dikelola secara baik.Di bandingkan kopi arabika, kopi robusta relatif belum terdata, baik penyebaran maupunluasannya, yang salah satunya berlokasi di Kabupaten Nagan Raya. Karakter morfologi yangkhas pada kopi robusta adalah tajuk yang lebar, perawakan besar, ukuran daun yang lebihbesar dibandingkan daun kopi arabika dan memiliki bentuk pangkal tumpul. Selain itu,daunnya tumbuh berhadapan dengan batang, cabang dan ranting-rantingnya. Tujuan daripenelitian ini mengetahui luas penyebaran kebun kopi dan potensi pengembangannya diKabupaten Nagan Raya.Penelitian ini menggunakan metode survei melalui analisis deksriptif. Pada tahapanawal penelitian ini dilakukan persiapan, dilanjutkan pra analisis dan analisis. Analisis yangdipakai yaitu analisis data spasial dengan melakukan klasifikasi penggunaan lahan kebunkopi eksisting yang memakai klasifikasi visual on screen, sementara itu, potensipengembangan kebun kopi diperoleh dari melakukan tumpang susun (overlay) dengankaidah union antara peta kebun kopi dengan peta ketinggian tempat, peta lereng, petapenggunaan lahan dan peta pola ruang Kabupaten Nagan Raya. Sebelum analisis spasial, dilakukan survei lapangan kebun kopi. Setiap kebun kopi titik sampel di rekam koordinatnya.Langkah berikutnya koordinat ini di transfer ke citra satelit resolusi tinggi wilayah terkait untuk melakukan klasifikasi visual on screen kebun kopi eksisting. Hasil interpretasi citra dengan melakukan klasifikasi visual on screen didapat luasan kebun kopi di Kabupaten Nagan Raya seluas 245,60 ha dengan 37 hamparan. Potensi lahanyang dapat dikembangakan kopi robusta di Kabupaten Nagan Raya seluas 7.146,75 ha(2,02%) dan lahan yang tidak berpotensi dikembangkan kopi robusta seluas 347.344 ha(97,98%) dari luas Kabupaten Nagan Raya. Hasil overlay kebun kopi dengan peta lainnyadiperoleh peta potensi kebun kopi di Kabupaten Nagan Raya
Comment on “Petrographic features influencing basic geotechnical parameters of carbonate soft rocks from Apulia (southern Italy)” [Eng. Geol. 233: 76–97]
This comment discusses a recent paper by Festa et al. (Eng. Geol. 233: 76–97, 2018), in which they illustrate the relationships between fabric features and, basic physical and mechanical parameters of carbonate soft rocks from Apulia by means of a comparison between qualitative information from petrographic analysis in thin sections and quantitative experimental data from laboratory geotechnical tests.
In the opinion of the author of this comment, some considerations and clarifications have to be made based on the data presented by Festa et al. (2018) in their paper and, results of new and previous studies on this specific topic published in international journals, scientific books and conference proceedings
Akuntabilitas Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Proses Penyelenggaraan Pembangunan Desa Di Desa Paluh Manan Kabupaten Deli Serdang
Desa Paluh Manan adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Desa Paluh Manan berada jauh dari perkotaan dan merupakan Desa tertinggal. Akibatnya pembangunan Desa berjalan kurang maksimal. Salah satu upaya untuk meningkatkan pembangunan di Desa Paluh Manan ini, perlu adanya peran Kepala Desa dalam mengatur suatu kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Desa serta selalu mengikutsertakan peran masyarakat untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat Desa Paluh Manan.
Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana akuntabilitas kepemimpinan kepala Desa dalam proses penyelenggaraan pembangunan Desa di Desa Paluh Manan Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akuntabilitas kepemimpinan kepala Desa dalam proses penyelenggaraan pembangunan Desa di Desa Paluh Manan Kabupaten Deli Serdang.
Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menyajikan data yang telah didapat dari hasil penelitian dilapangan melalui wawancara secara langsung di Desa Paluh Manan serta data berupa dokumen, arsip dan referensi lainnya yang diperoleh di Desa Paluh Manan Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan hasil penelitian tentang akuntabilitas kepemimpinan kepala Desa dalam proses penyelenggaraan pembangunan Desa di Desa Paluh Manan Kabupaten Deli Serdang sudah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dengan program-program pembangunan yang telah dijalankan, serta pembangunan yang dilakukan sudah tepat sasaran sesuai dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya
Pengaruh Current Ratio (CR) dan Return On Asset (ROA) terhadap Debt to Assets Ratio (DAR)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Current Ratio (CR)
dan Return On Assets (ROA) terhadap Debt to Assets Ratio (DAR) pada
perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Pertambangan Minyak
dan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 7
perusahaan. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total
sumpling (sampel jenuh) sehingga sampel berjumlah 7 perusahaan dan
pengamatan dilakukan selama lima tahun yaitu 2011, 2012, 2013, 2014, dan 2015.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik,
regresi linear berganda, uji-t dan uji-F, serta koefisien determinan. Pengolahan
data dalam penelitian ini menggunakan program Sofware SPSS (Stratistic
Package for the Social Sciens) 19.0 for windows.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Current Ratio (CR) berpengaruh
signifikan terhadap Debt to Assets Ratio (DAR) dan Return On Assets (ROA)
tidak berpengaruh signifikan terhadap Debt to Assets Ratio (DAR). Current Ratio
(CR) dan Return On Assets (ROA) ada pengaruh dan signifikan secara bersamasama
terhadap
Debt to Assets Ratio (DAR) pada perusahaan Pertambangan
Minyak dan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesi
SOCIAL CRITICISM IN NOVEL BABBITT BY SINCLAIR LEWIS
FITA ANDRIANI. Social Criticism in Novel Babbitt by Sinclair Lewis (Supervised by M. Syafri Badaruddin and Abidin Pammu)The purpose of this research is to analyze social criticism by looking at American social conditions as reflected in novel Babbitt and the problems experienced by the characters in the story.This study uses a genetic structuralism approach that discusses the intrinsic and extrinsic elements of literary works. The data were analyzed by using descriptive qualitative methods. The source of this research is the novel Babbitt by Sinclair Lewis published by The New American Library of World Literature in New York in 1962.Based on the results of the analysis, the writer found criticisms submitted by the author on the social conditions at that time. The social conditions reflected in novel Babbitt include economic development, technological growth and lifestyle. The social criticism conveyed by the author in the story is about a culture of materialism that makes everyone only oriented towards money. Another criticism conveyed by the author is about moral degradation by committing law-breaking action, hypocrisy, corruption, and collusion. And finally, the criticism conveyed is about the commercialization that touches the realm of religion and the standardization of life for the middle class who live based on social standards and conformity so that they lose their freedom, identity and happiness.Keyword: Social Criticism, Genetic Structuralism, Social ConditionABSTRAKFITA ANDRIANI. Social Criticism in Novel Babbitt by Sinclair Lewis (Dibimbing oleh M. Syafri Badaruddin dan Abidin Pammu)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dengan melihat kondisi sosial Amerika yang direfleksikan melalui novel Babbitt dan masalah-masalah yang dialami oleh para tokoh dalam cerita tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan strukuralisme genetik yang membahas unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Babbitt karya Sinclair Lewis yang diterbitkan oleh The New American Library of World Literature di New York tahun 1962. Berdasarkan hasil analisis, penulis telah menemukan kritik yang disampaikan pengarang terhadap kondisi soasial pada saat itu. Kondisi sosial yang tercermin dalam novel Babbitt meliputi pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan gaya hidup. Kritik sosial yang disampaikan pengarang dalam cerita yaitu tentang budaya materialisme yang membuat setiap orang hanya berorientasi kepada uang. Kritik lain yang disampaikan adalah tentang degradasi moral dengan melakukan tindakan melanggar hukum, hipokrit, korupsi, dan kolusi. Dan yang terakhir, kritik yang disampaikan adalah tentang komersialisasi yang menyentuh ranah agama dan standarisasi hidup kelas menengah yang hidup berdasarkan standar sosial masyarakat dan kesesuaian sehingga menjadikan mereka kehilangan kebebasan, jati diri dan kebahagiaan. Kata Kunci: Kritik Sosial, Strukturalisme Genetik, Kondisi Sosialviii + 57 hlm.; 20 x 29 cm
BEAUTY MYTH IN LUCEDALE BLOG POSTS
Penulis meneliti postingan blog Lucedale untuk menelusuri pengaruh standar
kecantikan global atau mitos kecantikan terhadap wanita Indonesia. Penulis
memilih blog karena blog merupakan media alternatif yang menyajikan banyak
informasi mengenai tips dan trik kecantikan. Selain itu, Clara Devi adalah
narablog ternama yang memiliki pengaruh besar terhadap pembacanya. Penelitian
ini mengeksplor bagaimana mitos kecantikan ditunjukkan dalam postingan blog
Lucedale. Teori Sosial Semiotik oleh Gunther Kress dan Theo van Leeuwen
digunakan untuk mengungkap mitos kecantikan dalam teks gambar, sedangkan
Sistemik Fungsional Linguistik dari Halliday digunakan untuk mengungkap mitos
kecantikan dalam teks tertulis. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa
Clara Devi sebagai narablog dari Lucedale sangat terpengaruh oleh standar
kecantikan global. Hal ini ditunjukkan oleh cara dia meyakinkan pembaca bahwa
standar kecantikan global dapat diperoleh melalui produk yang ia tunjukkan
dalam postingan blog-nya kepada para pembaca
Perancangan Aplikasi Penyandian Teks dengan Menggunakan Algoritma Chiper Block Chaining
Kerahasiaan dan keamanan data adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi data, baik dengan tujuan keamanan bersama, maupun untuk privasi individu. Para pengguna komputer yang menginginkan agar datanya tidak diketahui oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan selalu berusaha menyiasati cara mengamankan informasi yang akan dikomunikasikan atau yang akan disimpan. Perlindungan terhadap kerahasiaan data meningkat, salah satu caranya dengan menerapkan ilmu kriptografi.
Kriptografi adalah salah satu ilmu yang digunakan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data sudah berkembang sejak jaman Yunani kuno. Kriptografi semakin berkembang dari jaman kejaman sampai saat ini. Salah satu metode kriptografi yang cukup handal, stabil dan menjadi induk dari algoritma – algoritma kriptografi yang popular saat ini adalah Cipher Block Chaining (CBC).
Cipher Block Chaining (CBC), mode ini merupakan mekanisme umpan Balik (feedback) pada sebuah blok, dan dalam hal ini hasil enkripsi blok sebelumnya di umpan Balikkan kedalam enkripsi blok yang current. Caranya, blok plainteks yang current di-XOR-kan terlebih dahulu dengan blok ciphertext hasil enkripsi sebelumnya, selanjutnya hasil peng-XOR-an ini masuk kedalam fungsi enkripsi. Dengan algoritma Cipher Block Chaining (CBC), setiap blok ciphertext begantung tidak hanya pada blok plainteks nya tetapi juga pada seluruh blok plainteks sebelumnya.
Perancangan Aplikasi algoritma Cipher Block Chaining (CB) dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemograman Visual Studio 2008
When the Unspoken Speaks: as Seen in Andriani Marshanda's You Used Me and Letter to God
Repressed unresolved psychological conflicts for some people can be safely channeled into a poetical literary work as—despite its short and audio-visually framed and limited form— it could speak of bigger ideas with more freedom, and English as a medium had its own capacity to truthfully communicate the ideas. The goal of this study was to reveal the spoken and the unspoken truths behind Andriani Marshanda's poetic expressions and their visualization in The Unspoken 1: You Used Me and The Unspoken 2: Letter to God. This research focused on how English played an important role in safely channeling the ideas and how oxymoronic metaphors used in the poems speak more of the unspoken words and worlds within the poems. It used library research by employing a textual analysis of the selected poems using Macherey's concept of the spoken and unspoken. The additional data were also taken from the real life of the author found in printed and electronic media. The analysis will be focused on the revelation of the silence or unspoken that unconsciously infiltrates the spoken or expressed lines of the poems. It is concluded that the poems speak more bluntly of the persona's lack of freedom, feelings of being exploited, incongruous and dilemmatic state of mentality, and a newly perceived, happily anticipated, and more truly liberated life
Kajian Mengenai Akta Notaris Tentang Pengangkatan Anak Yang Kemudian Di Sangkal Oleh Salah Seorang Ahli Waris Dihubungkan Dengan Pembagian Harta Warisan
The implementation of Staatsblad 1917 No. 129 is imposed on the Chinese
community that is required to adopt a child with a Notarial deed before requesting
court’s ruling or with only a Notarial deed. The distribution of inheritance is only to
an adopted boy in the Chinese community. Therefore, some heirs deny this
inheritance distribution procedure.
The research used judicial normative method, using secondary data such as
legal materials from laws, books, and library research by analyzing and describing
the implementation in the field and by using the theory of justice.
The conclusion of the research is that legal domicile of adopting a child in
Indonesia has to have Notarial deed as it is stipulated in Article 10 Number 1 of
Staatsblad No. 129/1917. The denial of heirs on an inheritance distributed to an
adopted child has to be made with an authentic deed when the testator or the foster
parents have died. In order to get justice for a valid heir, in the process of
distribution of inheritance by foster parents to their adopted child in the Chinese
community is that the adopted boy’s share is bigger than the biological girl’s
although she is also a valid heir, but he can give part of his share to her as a gift. It is
recommended that legal system of adopting a child in Indonesia should be
reorganized systematically. Heirs should not claim their right in the future and file
denial against the distribution of inheritance. Those who adopt a child should make a
will before a Notary/PPAT (official empowered to draw up land deeds). Distributing
inheritance in the Chinese community should follow a sense of justice by distributing
inheritance equally between adopted child and biological child.Penerapan Staatsblad 1917 Nomor 129 yang diberlakukan bagi golongan
Tionghoa, yang mewajibkan pengangkatan anak dengan akta Notaris sebelum
mengajukan permohonan Penetapan Pengadilan atau cukup dengan akta Notaris saja.
Pembagian Harta Warisan untuk anak angkat bagi golongan Tionghoa hanya didapat
oleh anak laki-laki saja, sementara untuk ahli waris perempuan yang sah tidak
mendapatkan harta warisan. Maka berdasarkan hal tersebut terjadi penyangkalan oleh
ahli waris dalam pembagian harta warisan.
Metode penelitian yang digunakan dalam membahas masalah-masalah
tersebut diatas adalah metode Yuridis Normatif, yaitu penelitian dengan
menggunakan data sekunder berupa bahan-bahan dari Undang-Undang, buku-buku,
studi kepustakaan yang dilengkapi dengan menganalisa dan menggambarkan
implementasinya dilapangan dengan permasalahan yang dikemukakan. Meneliti
masalah tersebut diatas teori yang digunakan adalah Teori Keadilan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diambil kesimpulan yaitu
Kedudukan hukum pengangkatan anak di Indonesia yang dilakukan oleh akta Notaris
diatur didalam Pasal 10 nomor 1 Staatsblad 1917 nomor 129.Upaya penyangkalan
yang dilakukan oleh ahli waris terhadap harta yang diwariskan kepada anak angkat
harus dibuat dengan akta otentik, yaitu pada pewaris atau orang tua angkatnya yang
telah meninggal dunia. Proses pembagian harta warisan orang tua angkat kepada anak
angkatnya agar terdapat keadilan pada ahli waris yang sah yaitu anak angkat laki-laki
pada orang Cina (Tionghoa) adalah lebih besar bagiannya dari anak perempuan
walaupun merupakan ahli waris yang sah. Akan tetapi anak angkat laki-laki tersebut
dapat memberikan harta warisan tersebut kepada saudara perempuannya sebagai
hadiah. Dari hasil penelitian diatas disarankan perlu pembenahan pada sistem hukum
Pengangkatan Anak di Indonesia secara sistematis. Untuk para ahli waris agar tidak
ada saling tuntut-menuntut dikemudian hari atau penyangkalan dalam pembagian
harta warisan terhadap anak angkat yang diadopsi oleh orang tua angkatnya maka
disarankan untuk membuat surat wasiat pada pejabat yang berwenang yaitu
Notaris/PPAT. Dalam pembagian harta warisan bagi golongan Tionghoa agar
terdapat keadilan disarankan untuk membagi sama rata antara anak angkat dengan
anak sah.Tesis Magiste
- …
