Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
Not a member yet
3235 research outputs found
Sort by
Implementasi K-means untuk Clustering pada Industri Non-Agro di Jawa Tengah
This study aims to segment the non-agro industry in Central Java Province using the K-Means Clustering method. The approach used refers to the Knowledge Discovery in Database (KDD) stages, which include data selection, preprocessing, transformation, data mining, and interpretation/evaluation. Data were obtained from the Central Java Open Data portal, with variables used including district/city, industry type, business scale, marketing reach, and energy use. The preprocessing stage was carried out through data cleaning, integration of several regional files, and normalization using StandardScaler. The data mining process was carried out using the K-Means algorithm and the determination of the optimal number of clusters using the Elbow Method. The results of the study indicate the formation of several clusters that describe market segmentation patterns in the non-agro industry based on similarities in operational characteristics between regions in Central Java
Implementasi K-Means Clustering Dengan Davies-Bouldin Index Evaluation Terhadap Pengelompokan Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Indikator Sosioekonomi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkelompokkan 38 provinsi di Indonesia guna mengidentifikasi pola disparitas pembangunan wilayah berdasarkan tiga indikator sosioekonomi utama yaitu Persentase Penduduk Miskin (PPM), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Indeks Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Metode yang digunakan adalah Data Mining dengan teknik K-Means Clustering sebagai algoritma unsupervised learning. Data yang digunakan dinormalisasi menggunakan Standard Scaler (Z-Score) untuk memastikan akurasi jarak. Penentuan k optimal (k=3) dievaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) yang mengonfirmasi konfigurasi klaster paling kohesif dan terpisah. Hasil klasterisasi berhasil mengelompokkan provinsi ke dalam tiga kategori yang signifikan secara statistik: Klaster Maju (dicirikan oleh IPM tinggi dan PPM rendah), Klaster Berkembang (nilai IPM dan PPM moderat), dan Klaster Tertinggal (IPM sangat rendah, PPM sangat tinggi). Klaster Tertinggal, yang mayoritas berada di wilayah timur Indonesia, mengindikasikan kebutuhan akan intervensi spesifik dan terfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengentasan kemiskinan struktural. Klasterisasi ini memberikan dasar bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran
Rancang Bangun Sistem Informasi Sebagai Media Promosi Dengan Metode RAD Pada UMKM Kopi Bintang Berbasis Website
technology has now penetrated many sector, including the culinary industry. One particularly effective strategy is the use of online technologi through websites. Content displayed on digital pages can make food and beverage products more attractive, while simultaneously opening up business opportunities to reach more customers. Website also provide a more communicative and interactive promotional space. Kopi bintang is one example of a culinary business focused on processed food and beverage products. In the initial stages, the promotional strategy used relied solely on social media, but these efforts did not yield optimal results in attracting consumers, there fore, innovation was needed in the form of a website that no tonly supports promotions but also supports business processes more effectively. This research was conducted using interviews, field observations, and desk research. After data collection, the system was designed using the rapit application development (RAD) approach. System evaluation was conducted through black bos testing to ensure each feature operated as intended and met its objectives. The resulting output was a website design that server a promotional medium for the kopi bintang MSME
Perancangan dan Implementasi Sistem Smart-Refill pada Automatic Liquid Filling Machine Berbasis Arduino dengan Integrasi Multisensor Serta EEPROM Resume : Studi Kasus : CV Napo Indonesia Semarang
Proses pengisian cairan secara manual pada skala industri kecil dan menengah masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan volume, tumpahan cairan, ketergantungan pada operator, serta potensi kegagalan proses akibat gangguan listrik atau kekosongan bahan baku. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi produksi dan konsistensi kualitas hasil pengisian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem smart-refill pada automatic liquid filling machine berbasis Arduino yang mampu meningkatkan akurasi, keandalan, dan keselamatan proses pengisian cairan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembuatan prototipe, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian dan evaluasi kinerja sistem. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan load cell untuk validasi massa cairan, flow sensor untuk pengukuran volume aliran, sensor ultrasonik untuk deteksi ketersediaan level cairan di dalam tangki, rain sensor sebagai pendeteksi tumpahan (spill detection), serta sensor kekosongan cairan (emergency liquid-shortage). Selain itu, diterapkan mekanisme resume berbasis EEPROM yang memungkinkan sistem melanjutkan proses pengisian setelah terjadi gangguan daya tanpa kehilangan data pengisian sebelumnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara stabil dan terintegrasi dengan tingkat akurasi pengukuran yang tinggi serta nilai error rate yang rendah pada seluruh sensor yang digunakan. Implementasi safety logic dan mekanisme smart-refill terbukti efektif dalam meminimalkan tumpahan, mencegah pengisian berlebih atau kurang, serta meningkatkan efisiensi waktu dan konsistensi volume pengisian. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan layak diterapkan sebagai solusi otomatisasi pengisian cairan di CV Napo Indonesia Semarang dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada skala industri yang lebih luas
POLA PERKEMBANGAN KAWASAN BERDASARKAN MORFOLOGI RUANG DI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG
Kecamatan Ngaliyan merupakan kawasan pinggiran barat Kota Semarang yang mengalami pertumbuhan pesat karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan pusat industri serta pengembangan BSB. Pertumbuhan penduduk sebesar 10,45% pada 2015–2019 meningkatkan kebutuhan lahan hunian, yang berdampak pada kondisi fisik dan tata ruang kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola perkembangan kawasan berdasarkan morfologi ruang di Kecamatan Ngaliyan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan spasial. Variabel yang dianalisis meliputi penggunaan lahan, pola jaringan jalan, pola bangunan, serta perkembangan bentuk kawasan selama 10 tahun terakhir. Temuan dalam penelitian ini adalah gambaran perkembangan bentuk morfologi di Kawasan pemukiman Kecamatan Ngaliyan dalam kurun waktu 10 tahun
Pengaruh Penambahan Bubuk Cangkang Telur Terhadap Karakteristik Kimia dan Sensoris Puding Telur Bebas Laktosa
Calcium is one of the essential minerals that plays a vital role in bone and tooth formation and maintenance. The low calcium intake among the Indonesian population, particularly in vulnerable groups, emphasizes the need for food innovations to improve mineral intake. This study aimed to determine the effect of egg shell powder fortification on the chemical and sensory characteristics of lactose-free soy-based egg pudding. The research was carried out at the Food Technology Laboratory, Udayana University, using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: P0 (0%), P1 (3%), P2 (5%), and P3 (7%) egg shell powder. The parameters analyzed included moisture content, ash content, and sensory evaluation involving 30 semi-trained panelists. The results showed that the addition of egg shell powder significantly (p<0.05) affected moisture and ash contents. Treatment P1 produced the lowest moisture content (67.26%) and the highest ash content (2.356%), still complying with the Indonesian National Standard for instant pudding (<3%). Hedonic evaluation indicated that P1 (3%) had the highest overall acceptance score (4.96±0.85), while P3 (7%) had the lowest (3.86±1.30). PCA analysis revealed that P2 and P3 were associated with grittiness, aroma, and distinctive egg flavor attributes, whereas P0 correlated with softness. It can be concluded that the addition of 3% egg shell powder effectively enhances calcium content without reducing sensory quality, making it a promising calcium-fortified functional food product
Review: Tata Kelola Penyelengaraan Makan Bergizi Gratis untuk Mencegah Keracunan Makanan
Sejak program Makan Bergizi Gratis diluncurkan pada 6 Januari 2025, ribuan kasus keracunan makanan dilaporkan terjadi di berbagai daerah di tanah air. Mereka keracunan setelah menyantap menu MBG. Meskipun persentase kasus keracunan terbilang kecil dibandingkan dengan cakupan peserta program MBG yang sudah lebih dari 10 juta orang, kasus keracunan ini tidak bisa dianggap sepele. Badan Gizi Nasional diharapkan segera menyelidiki penyebab setiap kasus keracunan di lapangan. Informasi tentang asal-usul keracunan makanan patut ditelusuri dan dilakukan perbaikan pengelolaannya. Tata Kelola yang baik dan tersedianya prosedur standar operasi atau SOP dapat mencegah keracunan. Masyarakat bisa memahami bahwa menyediakan
makanan yang aman dalam jumlah yang banyak dengan keterlibatan banyak orang di dalamnya adalah sesuatu yang sulit dan kompleks. Penyediaan makanan dalam jumlah banyak memerlukan SOP ketat agar produk MBG aman dan ramah serta layak dikonsumsi, seperti biasa dilakukan perusahaan katering profesional. Profesionalisme ini yang juga kita harapkan demi mewujudkan keamanan pangan program MBG dan mencegah keracunan makanan pada anak usia sekolah. Program MBG secara esensial memiliki tujuan yang baik. Oleh karena itu, tidak boleh dihentikan total, tetapi dihentikan sementara untuk mengevaluasi program. Pemerintah perlu mengambil langkah evaluasi menyeluruh agar program itu tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan. Keterlibatan pakar gizi, pakar kesehatan masyarakat, ahli teknologi pangan dan lembaga berwenang menjadi keharusan agar kandungan gizi makanan sesuai dengan standar dan distribusi aman. Tanpa basis keilmuan dari para ahli dan para pakar yang kuat, MBG berisiko besar salah arah
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN SCRABBLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD SWASTA HKBP TOMUAN PEMATANGSIANTAR PADA MATA PELAJARAN IPAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Scrabble terhadap hasil belajar siswa kelas III SD Swasta HKBP Tomuan Pematangsiantar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa khususnya mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen tipe one group pretest-postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III, dengan sampel berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dengan 10 butir soal essai sebelum dan sesudah perlakuan. Data diolah dengan menggunakan uji N-Gain sehingga dapat disimpulkan bahwa uji N-Gain skor dengan hasil 0,7425. Pada hasil uji normalitas hasil yanga diperoleh yaitu 0,344 dengan nilai 0,344 > 0,05 maka dapat disimpulkan data penelitian hasil belajar terdistribusi normal. Pada uji hipotesis (uji-t) diperoleh thitung 18,868 > ttabel 2,05954 maka dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Scrabble terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas III SD Swasta HKBP Tomuan Pematangsianta
NILAI MORAL DALAM TIGA NOVEL KARYA TERE LIYE DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan ajar sastra di SMA dengan memanfaatkan novel karya Tere Liye. Penelitian ini melakukan kajian terhadap novel-novel yang sesuai dengan latar belakang siswa. Penelitian ini akan mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel-novel karya Tere Liye. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatis dan struktural serta analisis deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui pembacaan semiotik yaitu pembacaan heuristik. Data dianalisis dengan menggunakan hermeneutika. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa tiga novel karya Tere Liye mengandung nilai moral, yaitu nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, nilai moral hubungan manusia dengan dirinya sendiri,nilai moral hubungan manusia dengan keluarga serta nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya. Nilai moral yang memiliki hubungan antara manusia dengan Tuhan meliputi religius, berprasangka baik kepada tuhan, bersyukur, dan jujur.Nilai moral yang memiliki hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri yang meliputi bersikap bijak, bekerja keras, kerendahan hati, menghargai waktu, kreatif, tangguh, cermat, pantang menyerah, kerja keras , sabar, bersahaja, berinovasi, tidak merusak diri sendiri, pemaaf, menerima masa lalu, percaya diri, mawas diri, pengendalian diri, bersikap optimis, bersabar, berbuat kebaikan. Nilai moral hubungan antara manusia dengan manusia yang lainnya meliputi kejujuran, memotivasi orang lain, solider, bertanggung jawab, tidak menolong orang lain, rela berkorban, kepercayaan, rendah hati dan bersahaja, setia kawan, peduli terhadap sesama, tolong menolong ramah-tamah, berpegang pada prinsip, berempati, sopan-santun, dapat diandalkan, berbagi kepada sesama, kejujuran, membantu orang lain, tegas, peduli terhadap sesama, bergotong-royong, amanah, rela berkorban, tidak mau orang membalas budi (ikhlas), ketulusan hati, adil, tolong menolong, terbuka, bersikap bijak, toleransi, ramah-tamah, peduli terhadap orang lain, sopan-santun, berbagi kepada orang lain, berpikir positif, dapat diandalkan, menghargai orang lain, berempati, sikap keberanian, bersilaturahmi, saling menghormati, bertanggung jawab. Nilai moral hubungannya dengan keluarga meliputi bertanggung jawab, rasa kasih sayang, berjiwa besar, berbakti kepada suami, menghargai, setia, berbakti kepada orang tua, menepati janji, patuh kepada orang tua, rasa kasih sayang, rasa kasih sayang, setia, sabar dan tetap mencintai serta pemaaf. Maka dapat disimpulkan bahwa ketiga novel karya Tere Liye bisa digunakan sebagai pilihan bahan ajar sastra di SMA.
Kata Kunci : nilai moral,novel,kelayakan, bahan aja
PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN, PROMOSI JABATAN DAN KONDISI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT MUTIFA MEDAN
This study aims to analyze the influence of job characteristics, job promotions and working conditions on employee performance at PT. Mutifa Medan. This study was conducted using a quantitative approach with a survey method where the sampling technique used saturated or census sampling techniques with a sample size of 50. The results of the study stated that job characteristics partially have a positive and significant effect on employee performance at PT. Mutifa Medan. This can be seen from the t test that job characteristics (X1) have a significance level of 0.004 <0.05; Job promotions partially have a positive and significant effect on employee performance at PT. Mutifa Medan. This can be seen from the t test that job promotions (X2) have a significance level of 0.002 <0.05; Working conditions partially have a positive and significant effect on employee performance at PT. Mutifa Medan. This can be seen from the t test that working conditions (X3) have a significance level of 0.000 <0.05; Job characteristics (X1), job promotion (X2) and working conditions (X3) simultaneously have a positive and significant effect on employee performance (Y) at PT. Mutifa Medan. This can be seen from the F test that F count > F table is 36.037 > 2.81 and the significance level is 0.000 < 0.05. From the results of the discussion that has been presented, it can be concluded that job characteristics have a positive and significant effect on employee performance, job promotion has a positive and significant effect on employee performance, working conditions have a positive and significant effect on employee performance. Employee performance can be explained by the influence of job characteristics, job promotion and working conditions by 70.20%.