145 research outputs found

    EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG TAHUN 2017

    No full text
    EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG TAHUN 2017 Oleh : Afrizal (1021219015) (Dibawah bimbingan : DR, dr, H. Edison, MPH dan dr. Firdawati, M.Kes., PhD) Abstrak Program imunisasi merupakan salah satu program untuk melindungi penduduk secara spesifik terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Pencapaian cakupan target Universal Child Immunization (UCI) di Puskesmas Lubuk Buaya sudah mencapai target 100% pada tahun 2014, namun Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri pada tahun 2015 pada wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya paling tinggi (37,5%). Adanya kesenjangan ini menjadi dasar untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program imunisasi dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif untuk melakukan evaluasi dari pelaksanaan program imunisasi dasar, dengan metoda wawancara mendalam, FGD, telaah dokumen dan observasi. Informan penelitian adalah Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi, Kepala Puskesmas, Penanggung jawab Program Imunisasi Puskesmas, Pelaksana Imunisasi, Camat dan Lurah serta ibu-ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun, validasi data dilakukan dengan triangulasi. Pada hasil penelitian diketahui bahwa ketenagaan untuk pelaksanaan imunisasi sudah memadai namun tenaga pelaksana imunisasi belum pernah mengikuti pelatihan khusus imunisasi, dana untuk pelaksanaan program sudah memadai, sarana dan prasarana sudah mencukupi, SOP pelaksanaan imunisasi sudah tersedia. Perencanaan imunisasi berdasarkan acuan dari dinas kesehatan, pelayanan imunisasi dilakukan di dalam dan di luar gedung, masih ada petugas imunisasi yang belum melaksanakan SOP. Pencatatan dan pelaporan dimulai dari pembina wilayah ke puskesmas kemudian dilanjutkan ke dinas kesehatan. Supervisi dan bimbingan teknis sudah terlaksana dari dinas ke puskesmas, pimpinan puskesmas hanya supervisi secara berkala ke klinik/BPS belum terlaksana supervisi ke posyandu saat pelaksanaan imunisasi. Cakupan imunisasi masih belum mencapai target karena faktor pemahaman masyarakat, dan faktor teknis pelaksanaan program. Dari hasil penelitian masih perlu dilaksanakan pelatihan khusus imunisasi bagi tenaga pelaksana imunisasi di lapangan. Diperlukan koordinasi lintas sektoral yang maksimal dengan pemerintahan kecamatan dan kelurahan dalam mendukung pelaksanaan program imunisasi. Daftar Pustaka : 41 (2005 – 2017) Kata Kunci : Evaluasi, Program Imunisasi Dasar, Puskesma

    Pengaruh Disiplin Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan (studi pada PT. Asuransi Sinar Mas Cabang Jember)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh disiplin kerja dan kompensasi secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif. Populasi didalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Asuransi Sinar Mas Cabang Jember. Sampling teknik dalam penelitian ini menggunakan metode sensus. Teknik yang digunakan untuk melakukan penelitian ini melalui dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sensus 35 karyawan PT. Asuransi Sinar Mas Cabang Jember. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara dan dokumentasi diolah lebih lanjut menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa. (1) disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. (2) kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.xvi Sanjani, Afrizal. 2019. Pengaruh Disiplin Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan (studi pada PT. Asuransi Sinar Mas Cabang Jember). Skripsi. Program Studi Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Jember. Pembimbing: (1) Dr. Toni Herlambang, MM (2) Yusron Rozzaid, SE, Msi. Keywords: work discipline, compensation and employee performanc

    STRATEGI KOLABORATIF PENGASUH DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK ASUH DI LKSA PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH PONOROGO

    No full text
    Afrizal. 2024. Strategi Kolaboratif Pengasuh dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Asuh di LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Ponorogo. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing: (1) Dr. Ayok Ariyanto, M.Pd.I; (2) Azid Syukroni, M.Pd.I Strategi yang di terapkan di LKSA Panti asuhan Muhammadiyah Ponorogo dalam meningkatkan kemandirian anak asuh ialah melalui adanya program harian panti asuhan. Menariknya selain dari pengasuh juga adanya kolaboratif dengan pihak luar, yang dimana adanya dukungan juga dari pihak luar dalam memberikan edukasi untuk meningkatkan kemandirian anak asuh. Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak, terutama bagi mereka yang tinggal di panti asuhan yang sering kali menghadapi tantangan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Kolaboratif Pengasuh dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Asuh di LKSA Panti Asuhan Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan metode wawancara kepada 5 narasumber, observasi serta dokumentasi. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan model Miles dan Hubberman. Hasil temuan peneliti ini adalah: (1) Strategi kolaboratif pengasuh dalam meningkatkan kemandirian anak asuh dimulai dengan adanya perencanaan ialah dengan kolaboratif dengan pihak eksternal yaitu Polres, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Adapun dari internal ialah dengan membuat program harian, yang dilakukan oleh pengasuh. (2) Pelaksanaan strategi kolaboratif pengasuh dalam meningkatkan kemandirian anak asuh ialah pihak eksternal yaitu pihak Polres memberikan edukasi tentang kedisiplinan, tata tertib. Dinas sosial memberikan edukasi tentang meningkatkan kepercayaan diri, bersosial. Dinas Kesehatan memberikan edukasi tentang menjaga kesehatan diri, pola makan hidup sehat. Sedangkan dari internal ialah pengasuh melalui program harian, tata tertib dan nasehat atau motivasi. Anak anak menjalankan program harian tersebut dengan rasa tanggung jawab seperti membersihkan anak anak membersihkan asrama dan lingkungan panti asuhan, memasak, mencuci pakaian dan juga dilakukan pendampingan oleh pengasuh dan kakak kelas. (3) Hasil strategi kolaboratif pengasuh dalam meningkatkan kemandirian anak asuh ialah terbukti adanya perubahan yang signifikan sehingga anak asuh mampu untuk mengaplikasikan ilmu yang disampaikan oleh pihak eksternal yaitu polres, dinas sosial dan kesehatan dengan program yang diberikan oleh pengasuh di panti asuhan

    Nilai Religius Dalam Novel Dzikir Hati Sang Rocker Karya Afrizal Luthfi Lisdianta : Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di Sma

    No full text
    This study aims to (1) describe the building structure in the novel Dzikir Hati Sang Rocker by Afrizal Luthfi Lisdianta. 2) describes the religious values contained in the novel Dzikir Hati Sang Rocker by Afrizal Luthfi Lisdianta. 3) reveal the relevance of this research as a literature teaching material in high school. This study uses a qualitative method. The source of the data obtained from the novel Dzikir Hati Sang Rocker by Afrizal Luthfi Lisdianta. opens 336 pages. Data collection techniques using library techniques, listening and note-taking techniques. The data analysis technique in this study was carried out using the dialectical method. The results of this study are: 1) The plot used in the novel Dzikir Hati Sang Rocker is a forward plot. There are eleven characters presented in the novel Dhikr Hati Sang Rocker, with the main character being Ervin Pratama Putra. Next for the supporting characters are Kirana Najmi Savitri, Elang, Randa, Andri, Lulu, Sasa Salsabiela, Faris, Ustad Yunus, Bu Ningrum, and Alif. The time setting described is in January 2010. The events described in the novel Dzikir Hati Sang Rocker occurred in the campus environment. 2) The religious values contained in the novel Dzikir Hati Sang Rocker are divided into five dimensions. The five dimensions are a) the dimension of belief which consists of believing in the existence of God. b) the dimension of worship which consists of: reading the Koran, praying, fasting, and praying. c) dimensions consisting of: reminding each other, greeting, and politeness to parents. d) the dimension of knowledge which consists of: prohibited from approaching adultery and the intention to preach. e) the dimension of appreciation which consists of: sincere, and grateful. 3) The novel Dzikir Hati Sang Rocker can be used as teaching material in SMA class XI odd semester KD 3.11 and KD 4.11. The conclusion of this research is that the novel Dzikir Hati Sang Rocker can be used as a relevant material for teaching in SMA class XI odd semester with KD 3.11 and KD 4.11. Keywords : religious values, novel, dzikir hati sang rocker

    Gaya Bahasa Dalam Kepengarangan Puisi: Kajian Perbandingan Stilistik Penerima S.E.A Write Award Malaysia (Usman Awang) Dan Indonesia (Afrizal Malna): Language Styles In Poetry Authors: A Stylistic Comparison Study Of Recipients S.E.A Write Award Malaysia (Usman Awang) And Indonesia (Afrizal Malna)

    No full text
    Teknik penulisan dalam sesebuah karya sastera adalah cerminan dari legasi pemikiran dan keperibadian seseorang penulis. Pengungkapan melalui tema, persoalan dan langgam bahasa yang dihasilkan penulis meletakkan diri mereka dalam kategori yang tertentu. Puisi merupakan antara genre dianggap sukar untuk dimergertikan dari aspek penggayaan bahasa yang digunakan. Diksi yang minima tetapi sarat dengan perjuangan falsafah, menuntut pembaca untuk mentafsir dari pelbagai sudut persepsi. Tokoh penyair Malaysia seperti Usman Awang, A. Samad Ismail, dan Baha Zain antara penyair yang mempunyai identiti tersendiri dalam mewadahkan bahasa kreatif mereka. Begitu juga dengan negara Indonesia seperti Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, dan Afrizal Malna turut mempunyai kredibiliti tersendiri dalam teknik penulisan puisi. Justeru itu, kajian ini dijalankan sebagai merungkai persoalan tentang proses penulisan sajak dari aspek teknik gaya bahasa yang disampaikan penyair. Pemilihan dua tokoh sastera nusantara iaitu Usman Awang dan Afrizal Malna yang juga penerima Anugerah S.E.A Write terawal dan mutakhir dalam skop kajian adalah bagi memperlihat identiti gaya bahasa yang diguna pakai mereka ketika proses pengkaryaan dijalankan. Kedua-dua tokoh ini begitu terkenal dengan aliran perjuangan kemanusiaan yang menjadikan penulisan sajak sebagai medan menyedarkan sikap kemanusiaan. Meskipun begitu, mereka mempunyai cara tersendiri dalam penyampaian karya. Kaedah kajian ini dijalankan secara kualitatif dengan menganalisis dokumen teks. Teori stilistik dijadikan sebagai sandaran untuk merungkaikan setiap teknik gaya bahasa, unsur kesamaran, bauran kiasan dan simbolisme bagi membuktikan falsafah gaya penyampaian pengkarya. Hasil kajian perbandingan ini mendapati bahawa kedua-dua tokoh penyair ini mempunyai keunikan tersendiri dalam menyempurnakan tanggungjawab sebagai pejuang kemanusiaan. Rentak implisit, satira dan simbolisme yang digarapkan tokoh penyair Malaysia dan Indonesia ini adalah cerminan terhadap nilai falsafah keintelektualan mereka berkarya, di samping memberi kesedaran kepada masyarakat terhadap keunggulan sastera dalam memperjuangkan hak kemanusiaan yang tertindas. ABSTRACT The writing technique in a literary work is a reflection of the legacy of a writer\u27s thoughts and personality. Expressions through themes, questions and language expressions produced by the author place themselves in a certain category. Poetry between genres is considered difficult to understand from the aspect of language styling used. Minimal but full of philosophical struggles requires the reader to interpret from various angles of perception. Malaysian poets such as Usman Awang, A. Samad Ismail, and Baha Zain are among the poets who have their own identity in conveying their creative language. Similarly, the Indonesian nation such as Sapardi Djoko Damono, Chairil Anwar, and Afrizal Malna also have their own credibility in poetry writing techniques. Therefore, this study was conducted to unravel the question of the process of writing poems from the aspect of language style techniques presented by poets. The selection of two nusantara literary figures, namely Usman Awang and Afrizal Malna who are also the recipients of the earliest and most recent S.E.A Write Award in the scope of the study is to show the identity of the language style used by them during the creative process. These two figures are so famous for the flow of humanitarian struggles that make poetry writing a platform to awaken the humanitarian attitude. Even so, they have their own way of delivering work. The method of this study was conducted qualitatively by analyzing the text documents. Stylistic theory is used as a basis to unravel every technique of language style, elements of ambiguity, fusion mixing and symbolism to prove the philosophy of the artist\u27s delivery style. The results of this comparative study found that the two poets have their own uniqueness in fulfilling their responsibilities as humanitarian fighters. The implicit rhythm, satire and symbolism employed by Malaysian and Indonesian poets are a reflection of the philosophical value of their intellectualism in their work, while giving awareness to the community on the superiority of literature in fighting for oppressed human rights

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, CITRA PRODUK, DAN MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK MUAMALAT KCP BLITAR

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan, Citra Produk, Dan Manajemen Hubungan Pelanggan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Muamalat KCP Blitar” yang ditulis oleh Mohamad Fikri Afrizal NIM. 17401163431, Pembimbing Dr. Syafrudin Arif Marah Manunggal, M.S.I. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemajuan teknologi sebagai sarana pelayanan harus dapat bersaing dalam ketatnya dunia industry perbankan syariah agar tidak tertinggal, hal ini dikarenakan masyarakat menginginkan pelayanan yang totalitas dari bank syariah agar mereka dapat memberikan imbal balik yang baik kepada bank syariah tersebut. adanya loyalitas menjadikan nasabah tertarik melakukan investasi maupun pembiayaan secara berulang kemudian memberikan testimoni produk atau jasa yang digunakan sehingga dengan adanya Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Pembantu Blitar guna membuktikan dan diharapkan mampu menjaga kualitas layanannya dan mempertahankan loyalitas nasabahnya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 100 responden yaitu nasabah Bank Muamalat Indonesia Tbk Cabang Pembantu Blitar. Teknik sampling yang digunakan adalah metode sampling incidental yang termasuk dalam non probability sampling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Kualitas Pelayanan, Citra Produk, Dan Manajemen Hubungan Pelanggan berpengaruh Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Muamalat KCP Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kualitas Pelayanan, Citra Produk, Dan Manajemen Hubungan Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Di Bank Muamalat KCP Blitar. Kemudian juga diketahui bahwa secara simultan variabel Kualitas Pelayanan, Citra Produk, Dan Manajemen Hubungan Pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Nasabah Di Bank Muamalat KCP Blitar. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Citra Produk, Dan Manajemen Hubungan Pelanggan dan Loyalitas Nasabah

    PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI TORAKS DENGAN KLINIS EFUSI PLEURA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

    No full text
    Proyeksi pemeriksaan radiografi toraks pada klinis efusi pleura menurut Bontrager (2018) menggunakan proyeksi PA tegak, Lateral tegak, dan AP lateral decubitus. Akan tetapi prosedur pemeriksaan toraks pada pasien Ny. X dengan klinis efusi pleura di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta hanya menggunakan anteroposetrior setengah duduk dan lateral duduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi toraks, dan mengetahui alasan hanya digunakan proyeksi anteroposetrior setengah duduk dan lateral duduk pada pemeriksaan radiografi toraks pada klinis efusi pleura di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi klinis. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode triangulasi sumber yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah 1 pasien, dan 3 radiografer. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan teknik interatif model dan diubah dalam bentuk transkrip dan dilakukan reduksi data. Setelah itu data disajikan dalam bentuk koutasi. Berdasarkan data yang diperoleh dan studi literatur, peneliti kemudian menarik suatu kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan toraks pada pasien Ny. X dengan klinis efusi pleura di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta menggunakan proyeksi AP dan Lateral. Alasannya yaitu sudah sesuai dengan SOP di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta, sudah dapat menampakkan air-fluid level sehingga dapat menegakkan diagnosa, mengurangi dosis radiasi yang diterima pasien, mencegah cairan efusi berpindah tempat pada klinis efusi pleura post torasentesis

    Uji Efektivitas Beberapa Insektisida Nabati Dalam Mengendalikan Hama Rayap (Coptotermes Curvignathus H.) Di Laboratorium

    No full text
    Afrijal Irfan “ Uji Efektivitas Beberapa Insektisida Nabati Dalam Mengendalikan Hama Rayap (Coptotermes curvignathus H.) Di Laboratorium” dengan ketua komisi pembimbing bapak Ir. Lahmuddin Lubis, M.,P dan anggota komisi pembimbing Dr. Radite Tistama S.SI., M.,SI. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penelitian Sungei Putih, Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara dari Desember 2018 sampai Februari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas beberapa insektisida nabati dalam mengendalikan hama rayap tanah Coptotermes curvignathus Holmgren di laboratorium. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial yang terdiri dari satu faktor dan empat ulangan. Faktor yang di uji adalah jenis insektisida nabati (P), P0 (Kontrol), P1 ekstrak serai wangi 150 ml/l, P2 ekstrak daun mengkudu 150 ml/l, P3 ekstrak daun belimbing wuluh 150 ml/l, P4 ekstrak daun salam 150 ml/l. Parameter yang diamati adalah persentase mortalitas, waktu kematian, pengamatan gejala kematian secara visual. Hasil menunjukan bahwa semua insektisida nabati yang di uji efektif terhadap mortalitas rayap, dan yang lebih efektif adalah ekstrak serai wangi, pada pengamatan 1 hari setelah aplikasi persentase mortalitas rayap oleh ekstrak serai wangi sebesar 51,52%,. Pengamatan waktu kematian tercepat mencapai 100% pada perlakuan serai wangi pada 4 hari setelah aplikasi. Setelah kontak dengan insektisida pergerakan rayap lebih lambat, kurangnya nafsu makan, tubuh semakin melemah dan setelah kematian tubuh akan berubah warna menjadi coklat kehitaman

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN GIZI PADA PASIEN YANG MENDAPATKAN MAKANAN BIASA DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2017

    No full text
    Tujuan Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dimensi mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pelayanan gizi pada pasien yang mendapatkan makanan biasa di ruang rawat inap RSUD dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2017. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi adalah pasien yang telah dirawat ≥ 3 hari dengan sampel sebanyak 49 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling insidental. Data dikumpulkan oleh peneliti menggunakan kuesioner serta dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil Hasil penelitian dari 49 responden yang menyatakan puas terhadap pelayanan gizi sebesar 70,4 %, kehandalan 51,0 %, daya tanggap 59,2 %, jaminan69,4 %, empati79,6 %, bukti fisik 53,1 %. Terdapat hubungan yang bermakna antara kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik dengan tingkat kepuasan. (p<0,05) Kesimpulan Terdapat hubungan yang bermakna antara kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik dengan tingkat kepuasan.Disarankan kepada pihak instalasi gizi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittingggi untuk mempertahankan mutu pelayanan dan melakukan survey kepuasan pasien rawat inap secara berkala. Daftar Pustaka :59 (1996 – 2016) Kata Kunci :kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, bukti fisik, dan tingkat kepuasa

    Analisis Nilai Perjuangan Sosial Tokoh Utama dalam Novel Hang Perkasa Karya Afrizal Cik

    No full text
    This research aims to analyze the intrinsic elements and values of social struggle contained in the novel Hang Perkasa by Afrizal Cik. The main topic of discussion in this research is how the structural study of the novel Hang Perkasa includes themes, characters and characterization, plot, setting and point of view as well as the value of struggle contained in the novel. The approach used in analyzing this study is a structural study and literary sociology by looking at the sociological essence of the work. This research uses a descriptive qualitative method that focuses on novel texts as primary data sources and other research reports as secondary sources. The text symptoms reviewed are related to what the main character does for the common good in family and social life towards wise values and are based on Malay philosophy. The results of this research describe the structure of the novel Hang Perkasa as follows: the main character is played by Hang Perkasa eyebrows Panglima Hitam. There are five protagonists and one antagonist. The plot used by the author in the novel Hang Perkasa is a progressive plot with the peak of the story's conflict occurring when the main character is slandered by the antagonist and then imprisoned. Setting: Pulau Manggung Village, Kuala Malaka, Bandar Malaka, Tanjung Jati, Tanjung Pulau Merbau or Kampung Centai. Time setting: end of the month of Safar, tenth day, and one night. Social setting: place of study, palace circles, villagers or Kuala Panggung village. The point of view contained in the novel Hang Perkasa is an omniscient third person perspective which is represented by the author through a character named Hang Perkasa, the mighty Black Panglima Ali eyebrows. In fighting for social values in social life from when we were young to having a family. The values of this struggle are summarized in willingness to sacrifice, unity, respect, patience and a spirit of never giving up, as well as good cooperation.90 HalamanSkripsi Sarjan
    corecore