196,119 research outputs found
Dinamika sejarah politik NU : studi tentang hubungan NU dan Negara pada masa Dr. KH. Idham Chalid tahun 1956-1984 M
Skripsi ini membahas tentang “Dinamika Sejarah Politik NU : Studi Tentang Hubungan NU dan Negara Pada Masa Dr. KH. Idham Chalid Tahun 1956-1984 M” yang meneliti beberapa permasalahan, diantaranya : (1). Bagaimana riwayat hidup dan perjuangan Dr. KH. Idham Chalid sebagai pemimpin NU dan politisi tahun 1956-1984 M ? (2). Bagaimana hubungan NU dan Negara pada masa Dr. KH. Idham Chalid ? (3). Bagaimana analisa kritis terhadap perilaku politik NU dalam politik kebangsaan Indonesia masa KH. Idham Chalid ?Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode sejarah yang melalui beberapa tahapan, yakni Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Dalam tahap Heuristik, penulis mengumpulkan beberapa sumber primer dan semi primer serta sekunder yang ditulis oleh sarjana modern, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan historis dan teori politik behavioralisme yang didefinisikan oleh John B. Watson yang secara rinci menguraikan masalah-masalah yang berkaitan dengan model analisa politik atau perilaku politik terhadap Dr. KH. Idham Chalid selaku individu maupun NU secara kelompok. Dari penelitian yang dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil oleh penulis bahwa : (1). Idham Chalid adalah seorang ulama dan politisi yang sangat berjaya pada masanya. Dalam bidang keagamaan, Idham Chalid dikenal sebagai ulama besar NU dan politisi yang sangat lihai bagi orang NU. (2). NU dibawah kepemimpinan Idham Chalid mampu memainkan perannya sebagai organisasi Islam yang kritis terhadap kebijakan pemerintah pada masa Orde Lama maupun Orde Baru. Dengan berpedoman pada tradisi Sunni, NU dan Idham Chalid tetap bisa menegakkan syariat Islam tanpa mengurangi kekuatannya dalam pemerintahan. (3). Dalam berpolitik, NU menganut konsep sunnisme yang lebih mementingkan konsep harmoni dan kestabilan sosial. Di sisi lain, pribadi Idham Chalid yang sangat luwes dan moderat sebagai pemimpin, mampu membawa NU bertahan dalam pemerintahan yang silih berganti dan kabinet yang jatuh bangun
IDHAM CHALID DAN PERANNYA PADA MASA DEMOKRASI TERPIMPIN 1959-1966 M
Idham Chalid adalah seorang tokoh politik NU
(Nahdlatul Ulama) yang berkiprah sejak pra-kemerdekaan
sampai pada masa Soeharto. Perannya dalam politik nasional
sangatlah besar karena ia adalah tokoh politik Islam lintas
generasi. Keterlibatannya dalam dunia politik dimulai dari
tingkat lokal sampai dengan nasional. Ada sebuah fase dalam
politik Indonesia yang disebut sebagai Demokrasi Terpimpin
sekaligus fase dimana Idham Chalid menjadi salah satu tokoh
Islam yang disegani pasca munculnya perdebatan mengenai
demokrasi tersebut kepermukaan. Oleh karena itu peneliti
merumuskan beberapa pertanyan, yaitu: siapa Idham Chalid?
Bagaimana perjalanan politik Idham Chalid? Apa peranan
Idham Chalid pada masa Demokrasi Terpimpin?
Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi politik
dan teori peranan politik. Pendekatan sosiologi politik
digunakan sebagai alat untuk melihat proses persinggungan
masyarakat baik individu maupun kelompok dengan politik.
Adapun teori peranan politik digunakan sebagai pisau analisis
terhadap perananan dan partisipasi Idham Chalid dalam
Demokrasi Terpimpin. Metode yang digunakan dalam hal ini
adalah metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik,
verifikasi, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pasca munculnya
perdebatan mengenai sistem demokrasi parlementer
yang dianggap mengganggu atas stabilitas negara, mucullah
gagasan Demokrasi Terpimpin yang membuat tokoh politik
Islam terbelah ada yang mendukung dan ada pula yang
menolak gagasan ini. Sosok Idham Chalid merupakan salah
satu tokoh politik NU (Nahdlatul Ulama) yang mendukung
gagasan ini. Idham Chalid mendukung gagasan ini sebagai
bentuk pengejewantahan nilai-nilai Islam tradisonal yang
dianutnya sekaligus sebagai langkah praktis untuk menyelamatkan
partai NU juga kepentingan politik Islam secara luas.
Pada masa Demokrasi Terpimpin yang dimulai pada tahun
1959, Idham Chalid terlibat secara aktif dan keterlibatannya
dalam Demokrasi Terpimpin menjadi wakil umat Islam untuk
memperjuangkan kepentingan politiknya sekaligus sebagai
penyeimbang bagi kekuatan politik lain seperti ABRI maupun
Komunis
Study of Islamic Education Thought in the Perspective of KH. Idham Chalid
Initially named Arabische School which was educated by KH. Abdurrasyid, then changed its name to Madrasah Rasyidiyah during the time of KH. Juhri Sulaiman. Furthermore, it changed to Ma\u27had Rasyidiyah during the time of H. M. Arif Lubis and at the time of KH. Idham Chalid changed to Normal Islam and Rasyidiyah Khalidiyah which held the principle of tafaqquh fi ad din (Normal Islam). KH Idham Chalid\u27s efforts as the leader of the Pesantren at Normal Islam were to combine exact lessons and general science as support with a presentation of 60% religious lessons and 40% general lessons using Arabic as an introduction. Context related to the study of Islamic education thought and aspects of advancing Islamic education, especially during the struggle for independence of the Republic of Indonesia. This article uses a literature study with the type of research using qualitative, through this method the facts revealed include heuristic and historigraphy in revealing the history and role of KH. Idham Chalid in the world of education. The purpose of this research is to reveal patterns of thought in the development of Islamic education and the findings obtained are KH. Idham Chalid made reforms in the world of pesantren education related to three aspects, namely improving pesantren institutions, improving the education system, and developing infrastructur
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN IKAN LARANGAN DI JORONG AIR PUTIH KENAGARIAN SARILAMAK KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
ABSTRAK
Nama : M Chalid
NIM : 12040113818
Judul : Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Ikan Larangan Di
Jorong Air Putih Kenagarian Sarilamak Kecamatan Harau
Kabupaten Lima Puluh Kota
Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya partisipasi masyarakat
dalam pengelolaan ikan larangan. Yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana
bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ikan larangan guna memperoleh
hasil yang lebih maksimal. Informan dalam penelitian ini terdiri dari dua informan
kunci dan tiga informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang di gunakan
yaitu Obseravasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Air Putih memiliki partisipasi aktif dalam
pengelolaan ikan larangan. Mereka aktif dalam berbagai bentuk kegiatan terkait
ikan larangan, berupa partisipasi masyarakat dalam bentuk buah pikir, partisipasi
dalam bentuk keterampilan, partisipasi dalam bentuk tenaga dan partisipasi dalam
bentuk harta benda atau uang. Seperti : menghadiri kegiatan diskusi, memberikan
sumbangan ide dan gagasan, mengikuti kegiatan kepanitiaan atau kepengurusan,
mengikuti kegiatan pelatihan, ikut serta dalam pengawasan, mengikuti kegiatan
gotong royong serta memberikan sumbangan berupa uang dan material.
Partisipasi ini memberikan pengaruh yang besar dalam membantu kelancaran
suatu kegiatan agar terus dapat memberikan pengaruh terhadap pengelolaan ikan
larangan.
Kata kunci : Partisipasi, Masyarakat, Pengelolaa
PERAN KH. IDHAM CHALID DALAM MODERNISASI PONDOK PESANTREN RASYIDIYAH KHALIDIYAH AMUNTAI TAHUN 1945-1966 M
Secara historis Lembaga Pendidikan Islam (LPI) tertua di Indonesia adalah
pesantren. Pesantren merupakan produk interaksi dan akulturasi Islam dengan
budaya lokal dalam konteks budaya asli. Pesantren pada abad ke-19 masih
bercorak tradisional. Selanjutnya pada akhir abad ke-20, munculnya madrasah
merupakan counter institution terhadap sekolah klasikal bentukan pemerintahan
Belanda. Madrasah tidak hanya mengajarkan pelajaran agama, tetapi juga
pelajaran umum sebagaimana yang telah dikembangkan oleh berbagai Ormas
Islam saat itu. Pesantren dalam perkembangannya, selalu mengalami perubahan
sesuai dengan perubahan masyarakat pada umumnya. Sebagaimana dialami
Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, Kalimantan Selatan yang
berdiri pada tanggal 13 Oktober 1922, sejak tahun 1945 dalam kepemimpinan
KH. Idham Chalid, pesantren tersebut banyak mengalami perubahan, khususnya
melalui modernisasi pendidikan. Masalah ini hendak diteliti lebih lanjut dalam
hubungannya dengan kepemimpinan dan perubahan pesantren tersebut.
Pertanyaan pokok penelitian ini sebagai berikut: 1) Bagaimana latar belakang dan
perkembangan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah? 2) Bagaimana biografi
KH. Idham Chalid? 3) Mengapa KH. Idham Chalid melakukan modernisasi
pendidikan di Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan biografis dan sosiologis.
Pendekatan biografis bertujuan untuk mempelajari dan menelusuri perkembangan
moral, mental, dan intelektual; sedangkan pendekatan sosiologis yang menyoroti
segi-segi sosial dari peristiwa yang dikaji. Kajian ini mengacu kerangka teoritik
berdasarkan konsep-konsep: kepemimpinan, pondok pesantren, dan modernisasi
pendidikan. Adapun metode yang digunakan adalah metode sejarah, yaitu
prosedur dalam penelitiannya ditempuh melalui empat langkah kegiatan: heuristik
(pengumpulan data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan
historiografi (penulisan).
Penelitian ini menghasilkan temuan: 1) Awal berdirinya Pondok Pesantren
Rasyidiyah Khalidiyah yang didirikan oleh KH. Abdurrasyid yang bermula dari
pengajian kemudian berkembang menjadi sekolah yang bernama Arabisch School
(Sekolah Arab). Seiring bergantinya kepemimpinan, nama pesantren ini berubah
menjadi Al-Madrasatur Rasyidiyah (1931-1942), dan Ma’had Rasyidiyah dan Kai
Kjo Gakko (1942-1944); 2) Pesantren tersebut mengalami perubahan pada masa
KH. Idham Chalid. Dia adalah seorang yang masa mudanya sudah mengenyam
pendidikan langsung dari ayahnya dan juga guru-guru agama di sekitar kota
Amuntai hingga ke Pondok Modern Gontor Ponorogo. Dia dipandang sebagai
tokoh pendidik, ulama, pejuang, dan politik, sehingga dia banyak meninggalkan
karya tulis dan diberikan penghargaan terkait aktivitasnya; 3) Hasil yang
dilakukan selama memimpin Pondok Pesantren Rasyidiyah mencakup tiga aspek
pembaharuan: membenahi kelembagaan pesantren, sistem pendidikan, dan sarana
dan prasarana
Dr. Duane M. Jackson, Morehouse College, July 2011
This video is a conversation with Dr. Duane M. Jackson. Dr. Jackson talks about his paper, "Recall and the Serial Position Effect: The Role of Primacy and Recency on Accounting Students' Performance." Jackie Daniel, AUC Woodruff Library, is the interviewer
"Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States" By M. Carey.
"Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States: containing bried sketches of the moral and political character of those states.
By M. Carey, member of the American philosophical, and of the American Antiquarian Society, and author of The Olive Branch, Cindiciae Hibernicae, essays on banking, on political economy, and on internal improvement.
To which are now added the English editor's comments on the subject; together with Important Advice to Emigrants, and Cautions Against Impositions Practiced in the Outports
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KINERJA KONTRAKTOR TERHADAP CAPAIAN MUTU PRESERVASI JALAN SECARA LONG SEGMENT DI PROVINSI ACEH
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KINERJA KONTRAKTOR TERHADAPCAPAIAN MUTU PRESERVASI JALAN SECARA LONG SEGMENT DI PROVINSI ACEH v Oleh:Abd. Chalid NIM. 1509200060115Komisi Pembimbing: 1. Dr. Ir. M. Isya, MT2. Dr. Hafnidar A. Rani, ST, MM ABSTRAK Jalan nasional di Provinsi Aceh sering dihadapkan pada permasalahan kerusakansebelum desain umur rencana atau capaian mutunya tidak terpenuhi. Dampak darikerusakan jalan ini sangat berhubungan erat antara kinerja kontraktor dengan capaianmutu. Kerusakan jalan tersebut dapat diakibatkan kurang tepatnya strategi preservasijalan. Program preservasi yang tepat pada suatu jalan, dapat melayani penggunanyasesuai dengan umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungandan pengaruh antara faktor-faktor kinerja kontraktor terhadap capaian mutupreservasi jalan, serta mengindentifikasi faktor dominan pada kinerja kontraktoryang mempengaruhi capaian mutu preservasi jalan di Provinsi Aceh. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner,dimana respondennya ditujukan pada 15 PPK, 15 general superitendent dan 13 siteengineer dengan total sebanyak 43 responden. Pihak tersebut mempunyaiketerlibatan langsung dalam pekerjaan preservasi jalan mulai dari tahun 2016-2017.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor kinerja kontraktor yangterdiri dari faktor tenaga kerja, material, peralatan, metode kerja, dan standar ujimutu, sedangkan varibel terikatnya adalah capaian mutu preservasi jalan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja, material, peralatan, dan standaruji mutu mempunyai hubungan yang rendah, sementara faktor metode kerjamempunyai hubungan yang cukup terhadap capaian mutu preservasi jalan di ProvinsiAceh. Faktor-faktor kinerja kontraktor secara simultan berpengaruh signifikanterhadap capaian mutu preservasi jalan di Provinsi Aceh sebesar 56,3%. Faktordominan pada kinerja kontraktor yang mempengaruhi capaian mutu preservasi jalandi Provinsi Aceh, adalah faktor standar uji mutu. Hal ini menunjukkan bahwa bilafaktor standar uji mutu dapat ditingkatkan oleh kontraktor, maka capaian mutupreservasi jalan akan semakin meningkat.Kata Kunci: Kinerja kontraktor, preservasi jalan, long segment, Provinsi Aceh THE EFFECT OF CONTRACTOR PERFORMANCE FACTORS ON THEQUALITY OF PRESERVATION LONG SEGMENT IN ACEH PROVINCE vi By:Abd. Chalid Student Reg. No. 1509200060115Committee of Supervisor: 1. Dr. Ir. M. Isya, MT2. Dr. Hafnidar A. Rani, ST, MM ABSTRACT National roads in Aceh Province are often faced with damage problems beforedesign age or quality plans are not met. The impact of this road damage is closelylinked between contractor performance and quality performance. Damage to the roadcan be caused precisely the strategy of road preservation. Proper preservationprogram on a road, can serve its users according to the age of the plan. This studyaims to analyze the relationship and influence between contractor performancefactors to the achievement of road preservation quality, and to identify the dominantfactors on contractor performance that influence the achievement of roadpreservation quality in Aceh Province. This study used qualitative and quantitativemethods through questionnaires distribution, where the respondents addressed to 15KDP, 15 general superitendent and 13 site engineer with a total of 43 respondents.The party has direct involvement in road preservation work from 2016-2017. Theindependent variables in this research are contractor performance factors whichconsist of labor factor, material, equipment, work method, and quality test standard,while the dependent variable is the achievement of road preservation quality. Theresults showed that labor force, materials, equipment, and quality assurancestandards have low relation, while work method factors have a sufficient relation toroad preservation quality achievement in Aceh Province. Contractor performancefactors simultaneously have a significant effect on the achievement of roadpreservation quality in Aceh Province by 56.3%. The dominant factor in contractorperformance affecting road preservation quality achievement in Aceh Province is thefactor of quality standard test. This suggests that if the standard factor of the qualitytest can be improved by the contractor, then the achievement of road preservationquality will increase.Key words: Contractor performance, road preservation, long segment, Aceh Provinc
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
Dr. Glendon Swarthout
Hosted by Roger M. Busfield, MSU Assistant Professor of Speech and Theater, Meet the Author is designed to introduce a general audience to a contemporary author and their work through in-depth interviews. This episode features a conversation between Dr. Glendon Swarthout, prolific author and English professor at MSU, and assistant professors Sam S. Baskett and Theodore B. Strandness
- …
