10 research outputs found
Pengaruh Latihan Distributed Practice Terhadap Keterampilan Passing Bawah Bagi Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 10 Malang.
ABSTRAK Junianto, Candra. 2016. Pengaruh Latihan Distributed Practice Terhadap Keterampilan Passing Bawah Bagi Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli SMA Negeri 10 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd. (II) Drs. Sugiyanto, M.Pd. Kata Kunci: permainan bolavoli, distributed practice, passing bawah bolavoli. Permainan bolavoli adalah permainan yang menggunakan sebuah bola yang dimainkan oleh dua regu yang saling bertanding untuk berusaha mendapatkan skor tertentu agar bisa memenangkan permainan. Berdasarkan hasil temuan kesenjangan pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 10 Malang kebutuhan akan adanya metode latihan distributed practice dapat memberikan pengaruh terhadap keterampilan passing bawah bolavoli bagi peserta. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh latihan distributed practice terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. (2) Pengaruh latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. (3) Perbedaan pengaruh antara latihan distributed practice dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen (Pretest Posttest Control Group Design). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Teknik pembagian kelompok menggunakan teknik ordinal matching pairing. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes keterampilan passing bawah bolavoli dari AAHPERD. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa teknik analisis paired sample t test dan uji varians satu jalur (ANOVA). Berdasarakan hasil uji hipotesis dapat diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh pada latihan distributed practice terhadap keterampilan passing bawah peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang dengan menghasilkan thitung sebesar (-24,694) dan nilai signifikasi 0,000 0,05. Tetapi jika dilihat dari skor rata-rata (mean) dan persentase peningkatan latihan distributed practice lebih baik pengaruhnya dengan memiliki persentase sebesar 42,5% daripada latihan konvensional dengan memiliki persentase sebesar 26,2% terhadap keterampilan passing bawah bagi peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Berdasarkan hasil perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode latihan distributed practice memiliki pengaruh yang lebih baik daripada penerapan metode latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah bagi peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Oleh sebab itu, disarankan kepada pelatih ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 10 Malang untuk dapat menerapkan metode latihan distributed practice untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bolavoli dikarenakan metode latihan tersebut memiliki pengaruh yang lebih baik daripada metode latihan konvensional
PENDETEKSI SURAT MASUK PADA KOTAK SURAT BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51
Proyek Akhir dengan judul Pendeteksi Surat Masuk Pada Kotak Surat Berbasis
Mikrokontroler AT89S51 merupakan sebuah karya aplikatif IC Mikrokontroler AT89S51. Alat
ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi jika terdapat surat yang masuk pada kotak
surat secara otomatis. Perancangan ini menggunakan mikrokontroler AT89S51 sebagai
pengendali utamanya karena dengan Mikrokontroler ini semua kebutuhan perancangan sistem
telah terpenuhi.
Metode perancangan alat Pendeteksi Surat Masuk Pada Kotak Surat ini menggunakan
metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, (1) Identifikasi kebutuhan, (2)
Analisis kebutuhan, (3) Perancangan perangkat keras (4) Perancangan perangkat lunak, (5)
Perancangan mekanik, dan (6) Pengujian. Untuk metode pengujian ini meliputi pengujian catu
daya, modul ISD1700 sebagai memori suara, rangkaian mikrokontroler sebagai pengolah data,
rangkaian sensor sebagai detektor, dan LCD sebagai penampil informasi berupa teks.
Dari hasil pengujian, secara keseluruhan telah didapat bahwa perangkat keras yang terdiri
dari rangkaian input berupa sensor yang terhubung dengan rangkaian catu daya, lalu masuk ke
pengolah data Mikrokontroler AT89S51, kemudian masuk ke rangkaian output yaitu LCD dan
Modul ISD 1700 sebagai IC suara, yang digunakan untuk membangun alat ini dapat bekerja
dengan baik. Perangkat lunak berupa program dengan menggunakan bahasa pemrograman basic
BASCOM-8051 dapat digunakan sehingga alat ini dapat bekerja secara terprogram. Unjuk kerja
alat ini adalah sensor inframerah sebagai detektor, yaitu jika pada celah kotak surat dimasukkan
benda dalam hal ini surat, maka akan menginformasikan surat yang masuk pada kotak surat.
Sistem ini juga dapat menghitung jumlah surat yang masuk dan memutar kembali informasi
suara hingga tombol reset tertekan. Tampilan pada LCD menginformasikan secara visual dan
suara yang keluar dari rangkaian suara menginformasikan secara audi
PENGARUH LATIHAN DISTRIBUTED PRACTICE TERHADAP KETERAMPILAN PASSING BAWAH BAGI PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SMA NEGERI 10 MALANG
Abstract: This research was conducted in order to determine the difference between the effect of exercise distributed practice and conventional excercise against passing skills down on extracurricular participants volleyball SMAN 10 Malang. This research used experimental research design pretest posttest control group design. Subjek much as 20 participants extracurriculer volleyball SMAN 10 Malang. Analysis of the data used in this study is in the form of analytical techniques paired sample t test and variance test one way. Based on the results of data analysis showed that there was no difference between the effects of exercise distributed practice and conventional exercise against passing skills down extracurricular volleyball volleyball participants in SMAN 10 Malang to generate significant value of F 0.349 and 0.562> 0.05. Keywords: volleyball’s game, distributed practice, volleyball’s under passing Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan distributed practice dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen pretest posttest control group design. Subjek sebanyak 20 peserta ekstrakurikuler bolavoli SMAN 10 Malang. Analisis data yang digunakan yaitu berupa teknik analisis paired sample t test dan uji varians satu jalur. Berdasarakan hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh antara latihan distributed practice dan latihan konvensional terhadap keterampilan passing bawah bolavoli pada peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMAN 10 Malang dengan menghasilkan Fhitung 0,349 dan nilai signifikasi 0,562>0,05. Kata Kunci: permainan bolavoli, distributed practice, passing bawah bolavol
The Interdisciplinary Approach and It’s Contribution to the Study of Living Hadith : Pendekatan Interdisipliner dan Kontribusinya dalam Studi Living Hadis
The term "Living Hadith" represents a new variant in Hadith studies. The author will elucidate the interdisciplinary approach that has been employed in Living Hadith studies and its contributions. This research applies literature review methodology. Data is collected from Google Scholar research within the timeframe of 2017-2023. Subsequently, the data is classified and analyzed. This study identifies three interdisciplinary approaches most commonly utilized by Living Hadith researchers: phenomenology, sociology of knowledge, and ethnography. The study also demonstrates the contributions of interdisciplinary approaches in Living Hadith studies, including preventing Living Hadith researchers from falling into subjective judgment and unilateral justifications, as well as avoiding the limitation of Living Hadith studies to the mere description of a tradition subsequently grounded in Hadith. Instead, these approaches make the study more intriguing by drawing diverse conclusions in line with the interdisciplinary approach employed
PERANCANGAN DESAIN UI WEBSITE PENGUMPULAN DAN PENILAIAN TUGAS (TUGAS ON TIME) MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan sangat cepat dari masa ke masa, yang mempermudah manusia untuk menampilkan informasi dan berkomunikasi. Salah satu bidang yang memperoleh dampak yang cukup berarti adalah bidang pendidikan. Media pembelajaran berbasis website seperti e-learning merupakan contoh media dalam dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan perguruan tinggi di Surabaya yaitu UKDC, dengan menghadirkan sebuah website dengan nama e-Learning UKDC yang berfungsi untuk media pemberian materi, pengumpulan tugas, dan ruang diskusi pada proses perkuliahan. Namun berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu dosen dan mahasiswa di UKDC, masih terdapat beberapa tantangan seperti kurangnya transparansi dan komunikasi, kurangnya efisiensi waktu dalam mengumpulkan tugas, dan dosen masih merasa kesulitan dan kebingungan dalam menggunakan fitur-fitur di e-Learning UKDC. Oleh karena itu, perlu dibuat suatu rancangan user interface website untuk pengumpulan dan penilaian tugas dengan tambahan fitur transparansi nilai dan rancangan user interface yang mudah digunakan, ramah pengguna, dan mengutamakan efisiensi waktu. Metode penelitian yang akan dipakai adalah metode design thinking. Hasil yang diperoleh berdasarkan pengujian prototype yang telah dilakukan menunjukan 60% setuju jika rancangan desain user interface yang sudah dibuat mudah digunakan, ramah pengguna, dan transparan.
Kata kunci: Pendidikan, Website, e-learning, Design Thinking, User Interface, Prototype
Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim
AbstractThe purpose of this study was to determine the performance of government officials in implementing effective governance in the Gelumbang Subdistrict, Muara Enim Regency. Basically the kelurahan has a goal to provide excellent service to the community. This study uses descriptive analysis method with a qualitative approach. This research was also obtained from the results of interviews, questionnaires, observations, and strengthened by documentation. And by doing data analysis in a structured and systematic manner, according to the focus of the problem using the theory of performance appraisal. The results obtained from this study, namely, the performance of employees in the Gelumbang Village Office, in terms of serving the community has not been running as expected (not yet maximal). The performance of the apparatus is influenced by several factors, as for the main factors that are the cause, namely the lack of discipline level of the Gelumbang Village Office Staff in complying with and implementing the agreed work rules and systems. So that it affects the running of the government which causes a lack of quality services to the community. The suggestions that can be given by the author to Gelumbang Village Staff, are expected to Gelumbang District Office Staff to increase discipline in carrying out the rules and work systems as well as discipline in coming and going home so that service to the community is maximal and the wheels of government run well.Keywords : Performance Analysis, Public ServicesAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja aparatur pemerintahan dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang efektif di Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Pada dasarnya kelurahan memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner, observasi, dan diperkuat dengan dokumentasi. Serta dengan dilakukannya analisis data secara terstruktur dan sistematis, sesuai dengan fokus permasalahan dengan menggunakan teori penilaian kinerja. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Gelumbang, dalam hal melayani masyarakat belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan (belum baik/maksimal). Kinerja aparat yang demikian dipengaruhi oleh beberapa faktor, adapun faktor utama yang menjadi penyebab yaitu kurangnya tingkat kedisiplinan dari Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang dalam mematuhi dan menjalankan aturan dan sistem kerja yang telah disepakati. Sehingga hal tersebut mempengaruhi jalannya roda pemerintahan yang menyebabkan kurangnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Adapun saran yang dapat diberikan penulis terhadap Pegawai Kelurahan Gelumbang, diharapkan kepada Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang agar meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan aturan dan sistem kerja maupun kedisiplinan dalam datang dan pulang kantor agar pelayanan kepada masyarakat maksimal dan roda pemerintahan berjalan dengan baik.Kata kunci : Analisis Kinerja, Pelayanan Publi
LAPORAN MANAJEMEN PROJECT EVENTIFY APLIKASI REMINDER OMK GEREJA PAROKI KRISTUS RAJA SURABAYA
Laporan ini membahas proses manajemen proyek dalam pengembangan aplikasi mobile bernama Eventify, sebuah solusi digital yang dirancang untuk mempermudah pengurus OMK Gereja Katolik Kristus Raja dalam membuat dan membagikan jadwal kegiatan kepada seluruh anggotanya. Aplikasi ini ditujukan khusus untuk digunakan oleh admin atau pengurus organisasi dan tidak bersifat publik. Fitur utama Eventify meliputi kemampuan login atau pendaftaran akun oleh pengurus, penyimpanan otomatis daftar nomor WhatsApp anggota ke dalam basis data, serta pembuatan dan pengiriman jadwal kegiatan secara langsung melalui aplikasi. Setelah jadwal dibuat, aplikasi secara otomatis mengirimkan informasi tersebut ke seluruh nomor anggota yang telah terdaftar. Pengembangan aplikasi ini dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dan dibangun melalui platform Android Studio. Dengan pendekatan ini, diharapkan proses penyebaran informasi internal organisasi dapat dilakukan secara lebih efisien, terstruktur, dan real-time
LAPORAN MANAJEMEN PROJECT EVENTIFY APLIKASI REMINDER OMK GEREJA PAROKI KRISTUS RAJA SURABAYA
Laporan ini membahas proses manajemen proyek dalam pengembangan aplikasi mobile bernama Eventify, sebuah solusi digital yang dirancang untuk mempermudah pengurus OMK Gereja Katolik Kristus Raja dalam membuat dan membagikan jadwal kegiatan kepada seluruh anggotanya. Aplikasi ini ditujukan khusus untuk digunakan oleh admin atau pengurus organisasi dan tidak bersifat publik. Fitur utama Eventify meliputi kemampuan login atau pendaftaran akun oleh pengurus, penyimpanan otomatis daftar nomor WhatsApp anggota ke dalam basis data, serta pembuatan dan pengiriman jadwal kegiatan secara langsung melalui aplikasi. Setelah jadwal dibuat, aplikasi secara otomatis mengirimkan informasi tersebut ke seluruh nomor anggota yang telah terdaftar. Pengembangan aplikasi ini dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dan dibangun melalui platform Android Studio. Dengan pendekatan ini, diharapkan proses penyebaran informasi internal organisasi dapat dilakukan secara lebih efisien, terstruktur, dan real-time
LAPORAN MANAJEMEN PROJECT EVENTIFY APLIKASI REMINDER OMK GEREJA PAROKI KRISTUS RAJA SURABAYA
Laporan ini membahas proses manajemen proyek dalam pengembangan aplikasi mobile bernama Eventify, sebuah solusi digital yang dirancang untuk mempermudah pengurus OMK Gereja Katolik Kristus Raja dalam membuat dan membagikan jadwal kegiatan kepada seluruh anggotanya. Aplikasi ini ditujukan khusus untuk digunakan oleh admin atau pengurus organisasi dan tidak bersifat publik. Fitur utama Eventify meliputi kemampuan login atau pendaftaran akun oleh pengurus, penyimpanan otomatis daftar nomor WhatsApp anggota ke dalam basis data, serta pembuatan dan pengiriman jadwal kegiatan secara langsung melalui aplikasi. Setelah jadwal dibuat, aplikasi secara otomatis mengirimkan informasi tersebut ke seluruh nomor anggota yang telah terdaftar. Pengembangan aplikasi ini dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin dan dibangun melalui platform Android Studio. Dengan pendekatan ini, diharapkan proses penyebaran informasi internal organisasi dapat dilakukan secara lebih efisien, terstruktur, dan real-time
STUDI TENTANG PEMBERIAN JAMINAN UNTUK PENGAJUAN SITA DALAM PEMERIKSAAN KEPAILITAN DI PENGADILAN NIAGA SEMARANG
ABSTRAK
FITRIANA YUNITA PURI, E005169. STUDI TENTANG PEMBERIAN
JAMINAN UNTUK PENGAJUAN SITA DALAM PEMERIKSAAN
KEPAILITAN DI PENGADILAN NIAGA SEMARANG. FAKULTAS
HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET. 2010.
Penulisan hukum ini dilatarbelakangi dapat memberikan jawaban atas
persoalan-persoalan yang menyangkut pemberian jaminan untuk pengajuan sita,
diantaranya mengapa perlu adanya jaminan di Pengadilan Niaga, jaminan tersebut
dapat berupa apa dan berapa besar jaminan tersebut, bagaimana bila kreditor tidak
mempunyai jaminan, siapa yang bertanggung jawab atas jaminan tersebut, apabila
sudah diputus pailit, jaminan tersebut diapakan.
Permasalahan yang akan dikaji oleh penulias adalah bagaimana
pelaksanaan pemberian jaminan untuk mengajukan sita dalam sengketa kepailitan
di Pengadilan Niaga Semarang, apa saja permasalahan pelaksanaan pemberian
jaminan untuk mengajukan sita dalam sengketa kepailitan di Pengadilan Niaga
Semarang dan solusinya.
Dari jenisnya penelitian ini termasuk penelitian empirik yang bersifat
deskriptif, dalam penelitian ini penulis menggunakan data primer yang berupa
hasil wawancara dan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan,
sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis
kualitatif.
Adapun hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dari hasil wawancara
dengan Hakim Pengadilan Niaga Semarang, Bapak Junianto, selaku Hakim
Pengadilan Niaga Semarang mengenai pelaksanaan pemberian jaminan untuk
mengajukan sita dalam sengketa kepailitan di Pengadilan Niaga Semarang dapat
dijelaskan sebagai berikut sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat
(
3
)
UndangUndang
Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban
Pembayaran Utang, semua permohonan pernyataan pailit yang disertai permintaan
sita jaminan harus dilengkapi jaminan, namun dari hasil penelitian bahwa dalam
suatu permohonan pernyataan pailit yang disertai permohonan sita, tidak harus
ada jaminan, tetapi hakim dapat menentukan jumlah uang
jaminan.Permasalahanya kreditor pemohon tidak mempunyai uang sebagai
jaminan, pemohon tidak mau menyerahkan uang sebagai jaminan, nilai uang
sebagai jaminan yang diberikan tidak sesuai dengan yang ditetapkan pengadilan.
Solusi pemecahan terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam
praktek sita jaminan diantaranya kreditor pemohon diberi kesempataan oleh
hakim untuk seluas-luasnya untuk mencari pinjaman uang yang dapat digunakan
sebagai jaminan pengajuan sita.
Kata kunci : Sita Jaminan, Kepailitan, Pengadilan Niaga
FITRIANA YUNITA PURI, E005169. STUDY ON THE PROVISION OF
SECURITY FOR SUBMISSION SITA EXAMINATION IN COURT IN
BANK SEMARANG BANKRUPTCY. FACULTY OF LAW UNIVERSITY
MARCH ELEVEN 2010.
Writing is emphasized by the law can provide answers to questions
concerning the granting of guarantees for the submission of confiscation,
including why the need for security in the Commercial Court, the guarantee will
be in the form of what and how much the guarantee is, what if a creditor has no
collateral, who is responsible the guarantee is, if the bankruptcy had been severed,
the guarantee is what to do with.
Problems that will be reviewed by penulias is how the implementation of
guarantees for the confiscation of a dispute filed for bankruptcy in the
Commercial Court of Semarang, whatever problems the implementation of
guarantees to file for bankruptcy in foreclosure in the dispute Commercial Court
of Semarang and solutions. Of its kind this research, including empirical research
and descriptive, in this study the author uses primary data containing results of
interviews and secondary data obtained through the literature, while the technique
of data analysis in this study using qualitative analysis techniques.
The research results can be known that from the interview with the
Commercial Court of Semarang, Mr Junianto, as the Commercial Court of
Semarang on the implementation of guarantees for the confiscation of a dispute
filed for bankruptcy in the Commercial Court of Semarang can be explained as
follows in accordance with the provisions of Article 10 paragraph
(
3
)
of Law
Number 37 Year 2004 on Bankruptcy and Suspension of Payment, all declare that
accompanied the request shall be provided collateral confiscation, but from the
research that in a bankruptcy petition, accompanied by confiscation, there should
be no guarantees, but judge can determine how much money creditors
jaminan.Permasalahanya applicant does not have the money as collateral, the
applicant did not want to hand over the money as collateral, value for money as a
guarantee given is not in accordance with established court. Problem-solving
solutions to problems that occur in practice such confiscation were given
kesempataan applicant creditor by a judge for the widest for seeking a loan of
money that can be used as collateral foreclosure filing.
Keywords: Confiscation, Bankruptcy, Commercial Cour
