411 research outputs found

    Buku pintar budi daya ikan gabus + ajaibnya bagi kesehatan

    No full text
    Sebagai warga Indonesia, Anda tentu mengenal ikan gabus. Sebab, jenis ikan yang satu ini berasal dari Indonesia. Selain rasanya yang lezat, kandungan gizi yang terdapat di dalamnya juga sangat banyak, salah satunya adalah zat albumin yang sangat penting dalam penyembuhan luka pascaoperasi. Saat ini, kebutuhan ikan di pasaran semakin meningkat. Oleh karena itu, budi daya ikan gabus menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan yang mampu bertahan di perairan yang jelek sekalipun. Buku ini membahas tuntas mengenai cara membudidayakan ikan gabus, dilengkapi dengan berbagai penyakit yang bisa menyerang dan beberapa khasiatyang terkandung di dalamnya.120 hal.: ilus.; 24 c

    Paul Tillich, Theology of Culture, edited by Robert C. Kimball, 1959

    No full text
    Gabus Jean-Paul. Paul Tillich, Theology of Culture, edited by Robert C. Kimball, 1959. In: Revue d'histoire et de philosophie religieuses, 40e année n°1,1960. Le Problème de la Tradition. pp. 83-84

    Proses Produksi Bakso Ikan Gabus

    No full text
    Proses Produksi Bakso Ikan Gabus Agus Rahmanto1, Ir. Basito, M.Si2, Siswanti, S.TP3 ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui formulasi terbaik dari proses produksi bakso ikan gabus ditinjau dari karakteristik sensori yang meliputi warna aroma, rasa, tekstur, dan overall, karakteristik kimia meliputi kadar protein dan kadar lemak, serta kelayakan usaha bakso ikan gabus ditinjau dari analisis ekonomi. Bakso ikan gabus terbuat dari tepung terigu, tepung tapioka, daging ikan gabus, garam, merica bubuk, putih telur, dan penyedap rasa. Bakso ikan gabus dibuat menjadi tiga formulasi berdasarkan pada perbedaan perbandingan penambahan tepung terigu dan daging ikan gabus. Formulasi pertama 500 gram tepung terigu : 250 gram daging ikan gabus, formulasi kedua 500 gram tepung terigu : 500 gram daging ikan gabus, formulasi ketiga 600 gram tepung terigu : 200 gram daging ikan gabus. Berdasarkan uji organoleptik metode skoring diperoleh hasil yang berbeda nyata dimana formulasi kedua paling disukai panelis. Berdasarkan analisis karakteristik kimia diperoleh kadar protein sebesar 15,56% dan kadar lemak 0,20%. Hasil analisis ekonomi bakso ikan gabus yaitu kapasitas produksi 1300 kemasan/bulan dengan harga pokok Rp. 6.125/kemasan, harga jual Rp. 7.000/kemasan maka diperoleh laba bersih Rp. 4.182.599/bulan, Break Event Point (BEP) 955 kemasan/bulan, Return of Investment (ROI) sebelum pajak 16,63%, ROI setelah pajak 16,21%. Pay Out Time (POT) 6,16 bulan, Benefit Cost Ratio (Net B/C) 1,14 dan menyatakan bahwa usaha bakso ikan gabus layak untuk dikembangkan karena nilai B/C lebih dari 1. Kata Kunci : Proses Produksi, Pembuatan Bakso Ikan Gabus Keterangan : 1. Mahasiswa Program Studi D-III Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret 2. Dosen Program Studi D-III Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret 3. Dosen Program Studi D-III Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Mare

    Pemanfaatan minyak ikan Gabus terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan Gabus (Channa striata)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak ikan gabus yang berbeda pada pakan terhadap sintasan dan pertumbuhan pada benih ikan gabus.  Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi tentang pengaruh konsentrasi minyak ikan gabus pada pakan buatan terhadap sintasan dan pertumbuhan benih ikan gabus.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2019. Penelitian ini dilakukan di Hatchery Air Tawar Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan yaitu pengkayaan minyak ikan gabus pada pakan pellet, masing-masing dengan konsentrasi 10% (A), 15% (B), 20% (C) dan tanpa penambahan minyak ikan gabus (kontrol). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 12 unit percobaan.   Variabel penelitian terdiri dari tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gabus.  Hasil penelitian menunjukkan penambahan minyak ikan gabus berpengaruh signifikan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih ikan gabus. Demikian pula dengan pertumbuhan mutlak, penambahan minyak ikan gabus berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan.  Hasil uji lanjut menunjukkan penambahan minyak ikan gabus 15% meningkatkan kelangsungan (96%) dan pertumbuhan (0.12 g) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan dosis lainnya. Dengan demikian maka penambahan minyak ikan gabus dosis 15% merupakan konsentrasi terbaik untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele

    Penentuan Suhu Optimum Untuk Pemeliharaan Larva Ikan Gabus Channa Striata

    No full text
    Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu ikan spesifik lokal air tawar Indonesia. Permasalahan pada larva ikan gabus yaitu jumlahnya terbatas, overfishing, sintasan yang rendah, dan budidaya belum berkembang. Suhu yang optimum dapat meningkatkan sintasan dan pertumbuhan larva ikan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh suhu optimum untuk pemeliharaan larva ikan gabus. Ikan uji adalah larva ikan gabus dengan rata-rata bobot dan panjang tubuh awal 0,0086±0,0001 g dan 0,7±0,05 cm. Ikan dipelihara dalam bak plastik berukuran (40x25x20) cm sebanyak 500 ekor/bak (34 fish/L) dan diberi pakan cacing sutera cacah secara restricted dengan feeding rate 15%. Heater yang digunakan yaitu heater otomatis RH9000 dengan daya 100W. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Perlakuan terdiri dari suhu 25 °C, 27 °C, 29 °C, dan 31°C setiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Sintasan larva ikan gabus terbaik diperoleh pada suhu 25 °C dengan nilai 57,80%. Pertumbuhan larva ikan gabus terbaik diperoleh pada suhu 31 °C dengan nilai 10,76%

    Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Gabus (Channa striata) di Lahan Gambut

    No full text
    Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pemanfaatan ikan gabus berbagai ukuran dari kecil sampai besar menyebabkan kebutuhan ikan gabus semakin meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan strategi budidaya untuk memenuhi kebutuhan ikan gabus. Ikan gabus yang mampu bertahan hidup dalam kondisi yang kurang memadai adalah pilihan jenis ikan yang cocok untuk dibudidayakan. Khususnya pada lahan gambut untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lahan gambut melalui budidaya ikan gabus teknik pemijahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui studi literatur (literature review) dari berbagai sumber seperti artikel jurnal, artikel prosiding, buku dan sumber lain yang valid. Strategi yang harus dilakukan, yaitu melakukan pemijahan semi alami untuk mempercepat perkembangbiakan ikan gabus dan penambahan vitamin C untuk meningkatkan pertumbuhan dari ikan gabus

    Formulasi Kerupuk Ikan Gabus yang Disubstitusi dengan Tepung Sagu

    No full text
    Diversifikasi produk perikanan salah satunya adalah kerupuk ikan gabus (Channa striata) yang di substitusi dengan tepung sagu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula bumbu kerupuk ikan gabus yang disubtitusi dengan tepung sagu. Perlakuan formula tepung sagu dan ikan gabus yaitu A (50:50), B (70:30) dan C (30:70). Kerupuk ikan gabus yang disubstitusi dengan tepung sagu tidak memberikan pengaruh nyata terhadap uji organoleptik skala hedonik kenampakan, aroma dan warna tetapi memberikan pengaruh nyata (

    Efek Ekstrak Minyak Ikan Gabus (Channa striata) Pada Penyembuhan Luka Diabetes Mencit Jantan Galur BALB/c

    No full text
    Komplikasi diabetes yang sering terjadi adalah luka diabetes. Kadar gula darah tinggi mengakibatkan tahap inflamasi dalam proses penyembuhan luka diabetes berlangsung kronis dimana terjadi peningkatan mediator pro inflamasi yang berlebihan. Hal tersebut menimbulkan respon yang menyimpang dengan pertumbuhan berlebih dari fibroblas dan sel endotel sehingga mengakibatkan jaringan granulasi berlebihan. Ikan gabus (Channa striata) secara empiris digunakan untuk penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai efek ekstrak minyak ikan gabus terhadap penyembuhan luka diabetes mencit jantan galur BALB/c. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan desain penelitian post test only control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 24 sampel dan dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok dosis 2,6 mg/20g BB, dosis 1,3 mg/20g BB, dosis 3,9 mg/20g BB dan kelompok kontrol negatif tanpa perlakuan minyak ikan gabus dengan simple random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah ekstrak minyak ikan gabus berpengaruh menurunkan kadar gula darah (p=0,000), skor inflamasi (p=0,039), skor granulasi (p=0,049) dan diameter luka (p=0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak minyak ikan gabus mempunyai efek terhadap penyembuhan luka diabetes dengan menurunkan kadar gula darah, skor inflamasi, skor granulasi dan diameter luka. Kata Kunci: ekstrak minyak ikan gabus, penyembuhan luka diabetes, inflamasi, proliferasi, hipergranulas

    Pengaruh Lama Penggorengan terhadap Uji Organoleptik dan Kandungan Albumin Abon Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus)

    No full text
    Hasil penelitian menunujukkan bahwa hasil terbaik dari uji organoleptik pada kriteria warna abon ikan gabus terdapat pada abon perlakuan B, kriteria rasa abon ikan gabus terdapat pada abon perlakuan B dan C, kriteria aroma abon ikan gabus terdapat pada abon perlakuan C dan kriteria tekstur abon ikan gabus terdapat pada abon perlakuan B. Sedangkan hasil uji kandungan albumin menyatakan bahwa kandungan albumin yang tertinggi terdapat pada abon perlakuan C dengan lama proses penggorengan 45 menit yaitu 1,509%

    Analisis Pendapatan Dan Pemasaran Usaha Kue Telur Gabus Di Kota Medan

    No full text
    Tujuan penelitian ini antara lain : 1. Untuk mengetahui pendapatan usaha kue telur gabus di Kota Medan. 2. Untuk mengetahui bagaimana kelayakan usaha kue telur gabus di Kota Medan. 3. Untuk mengetahui saluran pemasaran kue telur gabus di Kota Medan. Proses pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari 2019. Lokasi penelitian dipilih karena menjadi salah satu usaha yang berkembang di Kota Medan. Responden dalam penelitian ini diperoleh dengan metode nonprobability sampling dengan teknik snowball sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 3 orang produsen telur gabus. Untuk menjawab tujuan penelitian yaitu (1) Pendapatan usaha telur gabus; (2) Analisis usaha kue telur gabus dan (3) Saluran pemasaran usaha telur gabus. Pendapatan selama satu bulan usaha telur gabus di Kota Medan yaitu sebesar Rp. 128.184.133. Analisis pendapatan usaha kue telur gabus dilakukan dengan beberapa metode yaitu : (R/C, B/C, BEP). Untuk analisis finansial usaha kue telur gabus diketahui bahwa R/C 1,91 > 1, BEP Harga : 15.110, BEP Produksi : Rp. 3,01 dan BEP Penerimaan : 41.869, sehingga dapat diambil kesimpulan usaha telur gabus di lokasi penelitian dapat memenuhi ukuran kelayakan. Sementara B/C Ratio 0,91 < 1 tidak dapat memenuhi ukuran kelayakan. Saluran pemasaran yang diteliti menghasilkan dua saluran pemasaran, saluran I : Produsen – Konsumen dan saluran II : Produsen – Pedagang Pengecer – Konsumen. Saran yang dapat diajukan antara lain produsen kue telur gabus diharapkan mampu lebih meningkatkan produksi telur gabus agar pendapatan usaha tersebut lebih besar. Kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan usaha home industri telur gabus di Kota Medan yang belum memiliki usaha yang besar agar produsen bisa mendapatkan bantuan seperti pinjaman dana maupun diadakannya pelatihan untuk meningkatkan produksi
    corecore