328 research outputs found
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “MY PSYCHOPATH BOYFRIEND” KARYA BAYU PERMANA
Penelitian ini bertujan untuk mengetahui arah campur kode yang terdapat dalam novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana. Penelitian ni menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada wujud campur kode yang terdapat dalam novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana. Langkah -langkah yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu 1) membaca novel secara keseluruhan dan itensif, 2) mengidentifikasi dan mencatat kutipan-kutipan berupa deskripsi pengarang dan kalimat percakapan yang mengandung campur kode dalam novel My Psychopath Boyfriend, 3) mengklafisikasikan data berdasarkan arah campur kode yang ditemukan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana terdapat dialog dan dalam bentuk deskripsi pengarang yang berupa kata maupun frasa yang mengandung campur kode. Pada novel My Psychopath Boyfriend karya Bayu Permana tersebut menunjukan adanya arah campur kode Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris, dan arah campur kode Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Korea
Pengembangan Electronic Book Permainan Bolavoli Pantai Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Ilmu KeolahragaanABSTRAK Bayu Permana, Anggita. 2013. Pengembangan Electronic Book Permainan Bolavoli Pantai Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Fakultas
ABSTRAK Bayu Permana, Anggita. 2013. Pengembangan Electronic Book Permainan Bolavoli Pantai Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan. Skripsi, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Wasis Djoko Dwiyogo, M.Pd., (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd Kata Kunci: Pengembangan, Materi permainan bolavoli pantai, Media pembelajaran Electronic Book, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan. Permainan bolavoli pantai adalah suatu keterampilan yang tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat, sedangkan pada perkuliahan matakuliah bolavoli pantai pada jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan hanya memiliki waktu yang sedikit didalam kelas, sehingga materi yang diterima oleh peserta didik sangatlah kurang. Hal ini mengakibatkan peserta didik mengalami kesulitan dalam menyerap materi yang disampaikan oleh dosen. Maka dari itu dibutuhkan suatu media pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa matakuliah bolavoli pantai secara efektif. Media yang paling cocok dan disukai oleh kebanyakan mahasiswa adalah media yang berbasis komputer, selain berisi penjelasan teknik dasar yang dilengkapi dengan video, media berbasis komputer ini juga menyajikan tentang informasi-informasi yang lain, yang dibutuhkan oleh peserta didik, di sisi lain para mahasiswa peserta matakuliah bolavoli pantai ini kebanyakan memiliki komputer sehingga sangat mendukung sekali terhadap media pembelajaran berbasis komputer ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menggunakan Electronic Book bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Spesifikasi yang digunakan untuk produk yang peneliti buat adalah berupa pengembangan Electronic Book permainan bolavoli pantai sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan. Electronic Book ini menggunakan aplikasi Power Point 2010 yang berisi tentang sejarah bolavoli pantai, sarana dan prasarana, teknik dasar, taktik bermain, peraturan permaianan, perwasitan, latihan fisik, latihan mental, dan kuis. Electronic Book ini dilengkapi dengan video, gambar, musik, serta suara. Metode penelitian ini menggunakan metode pengembangan kemudian untuk rancangan penelitian peneliti mengacu pada model pengembangan (research and development) Borg and Gall. Dari sepuluh langkah yang ada beberapa dimodifikasi oleh peneliti sesuai kebutuhan. Langkah-langkah yang diambil (1) Analisis kebutuhan dan observasi lapangan, (2) pembuatan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 12 subjek, (5) revisi produk awal, (6) uji coba kelompok besar dengan menggunakan 30 subjek, (7) revisi produk akhir dan hasil akhir pengembangan dengan total keseluruhan sampel yang digunakan oleh peneliti dari uji ahli, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar yaitu 45 orang. Dari penelitian dan pengembangan serta prosedur yang dilakukan di atas, dihasilkan produk yaitu pengembangan Electroic Book Permainan Bolavoli Pantai Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan: (1) sejarah permainan bolavoli pantai, (2) sarana dan prasarana, (3) teknik dasar, (4) taktik bermaian, (5) peraturan permaianan, (6) perwasitan, (7) latihan fisik, (8) latihan mental, (9) kuis. Berdasarkan hasil uji ahli, uji coba kelompok kecil, dan uji coba kelompok besar disimpulkan pengembangan Electroic Book Permainan Bolavoli Pantai Sebagai Media Pembelajaran Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan ini bermanfaat, menarik dan menyenangkan. Sebagai upaya penyebarluasan produk yang telah dikembangkan ke sasaran yang lebih luas sebaiknya produk yang telah dikembangkan ini dievaluasi kembali kemudian disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada
ANDROGENITAS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL UTARA KARYA BAYU PERMANA: KAJIAN ANDROGINI SANDRA L. BEM
Penelitian ini membahas perilaku androgini dari tokoh utama novel Utara karya Bayu Permana menggunakan teori androgini Sandra L. Bem. Novel tersebut mengisahkan seorang laki-laki bernama Uttam dan seorang perempuan bernama Amanda yang mengalami masalah dengan adanya stereotip peran gender di lingkungan sekolahnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan karakter androgini tokoh utama yang mengandung adjektiva maskulin dan feminim tanpa terbatas pada identitas gender sesuai dengan teori androgini Sandra L. Bem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu novel Utara karya Bayu Permana. Data dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk kutipan teks berupa kegiatan, perbuatan, dan juga dialog antar tokoh yang menunjukkan karakteristik kepribadian Androgini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 perilaku androgini yang ditunjukkan tokoh utama laki-laki dan 15 perilaku androgini yang ditunjukkan tokoh utama perempuan. Perilaku tersebut terbagi ke dalam lima unsur utama. Pada tokoh Uttam, ditemukan sebanyak 7 data dalam unsur sikap, 3 data dalam unsur emosi, 6 data dalam unsur kepercayaan, 4 data dalam unsur kebiasaan dan kehendak, serta 3 data dalam unsur konsepsi diri. Kemudian pada tokoh Amanda, ditemukan sebanyak 2 data dalam unsur sikap, 3 data dalam unsur emosi, 5 data dalam unsur kepercayaan, 1 data dalam unsur kebiasaan dan kehendak, serta 4 data dalam unsur konsepsi diri. Hasil analisis menunjukkan adanya karakteristik androgini dari kedua tokoh berupa penolakan pembatasan stereotip gender untuk mengekspresikan diri mereka secara bebas dan autentik.
Kata Kunci: karya sastra, novel, stereotip gender, androgini.
 
Analisis Id, Ego, dan Superego pada Tokoh Agatha dalam Novel Artha Karya Bayu Permana
Penelitian berjudul “Analisis Id, Ego, dan Superego pada Tokoh Agatha dalam Novel Artha Karya Bayu Permana” mengkaji kepribadian Agatha menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Novel ini menarik diteliti karena menjadi best seller dan bertahan di rak TOP 10 Gramedia, dan meski bertema drama percintaan, novel ini juga mengangkat isu serius yang relevan bagi perkembangan psikologis remaja. Metode yang digunakan deskripsi kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra untuk mendeskripsikan tokoh Agatha, alur, latar serta aspek id, ego, dan superego Agatha. Hasil analisis menunjukkan Agatha adalah siswi kelas dua belas yang hidup dalam keluarga disfungsional. Alur menggambarkan konflik yang dialami Agatha secara kronologis dari awal hingga penyelesaian.
Dominasi aspek superego pada Agatha lebih kuat dibanding id dan ego, yang tercermin dari kecenderungannya menekan dorongan pribadi demi menaati nilai moral, terutama dalam menghadapi konflik keluarga. Superego di sini berperan sebagai kontrol moral yang berasal dari nilai-nilai sosial dan ajaran orang tua, sehingga Agatha lebih mengutamakan kepatuhan dan norma daripada keinginan naluriahnya (id) atau pertimbangan realistis ego. Dengan demikian, novel ini tidak hanya menyajikan kisah remaja biasa, tetapi juga menggambarkan dinamika psikologis yang kompleks melalui tokoh Agatha, khususnya bagaimana ketidakseimbangan antara id, ego, dan superego mempengaruhi perilaku dan perkembangan dirinya dalam konteks keluarga yang tidak harmonis
An Analysis of Techniques and Quality of the Translation of Euphemism in the Subtitle of American Pie 1-8.
ABSTRACT Bayu Galih Permana. C0312014. An Analysis of Techniques and Quality of the Translation of Euphemism in the Subtitle of American Pie 1-8. Thesis. English Department. Faculty of Cultural Sciences. Sebelas Maret University. This research focuses on analyzing translation techniques applied in translating euphemism in the subtitle of American Pie 1-8 and their impact on translation quality in terms of accuracy, acceptability, and readability. The objectives of this research are: 1) To describe the ways the translator translates the euphemism into Indonesian language; and 2) To describe the impact of translation technique on the translation quality in American Pie 1-8 in terms of accuracy, acceptability, and readability. This research applied descriptive qualitative research. The data were euphemism in the forms of word, phrase, clause, and sentence. There were 114 data of euphemism in the forms of word, phrase, clause, and sentence found in the data source. The other data were translation quality assessments done by the informants. The data source of this research is the subtitle of American Pie 1-8, its translation in Indonesian and also informants. All of the informants were chosen by purposive sampling technique. The translation techniques analysis shows that there are 12 translation techniques applied by the translator, which are: 1.) established equivalent, 2.) amplification, 3.) modulation, 4.) generalization, 5.) reduction, 6.) variation, 7.) discursive creation, 8.) literal translation, 9.) borrowing, 10.) particularization, 11.) transposition, 12.) adaptation. The translation quality analysis shows that 105 data (92.10%) are accurate, 3 data (2.63%) are less accurate and 6 data (5.26%) are inaccurate. In terms of acceptability, 107 data (93.86%) are acceptable, 7 data (6.14%) are less acceptable and 0 data (0%) is unacceptable. In terms of readability, 107 data (93.86%) are readable, 7 data (6.14%) are less readable and 0 data (0%) is unreadable. Techniques which produce translations with high level of accuracy, acceptability, and readability are established equivalent and amplification. Techniques which produce translations with low level of accuracy, acceptability, and readability are discursive creation and literal translation. Keywords: Euphemism, translation techniques, translation quality, accuracy, acceptability, readability
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 13 TAHUN 2006 TERKAIT PROSES PENCALONAN DAN PENETAPAN ANGGOTABADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA PLUMBON KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
BAYU INDRA PERMANA. E0009073. 2013. IMPLEMENTATION OF
REGIONAL DISTRICT REGULATION NUMBER 13 OF 2006 CIREBON
NOMINATION PROCESS RELATED MEMBERS AND DETERMINATION
OF THE BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DESA PLUMBON
KECAMATAN PLUMBON KABUPATEN CIREBON
This research aims to determine the implementation of Cirebon Regency
Regulation Number 13 of 2006 related to the nomination and confirmation process
members of the Badan Permusyaratan Desa (BPD) in Desa Plumbon Kecamatan
Plumbon Kabupaten Cirebon and constraints.
This research is a descriptive study and when seen from this type of research
including empirical legal research. Types of data used are primary and secondary.
Data collection techniques were used, namely through interviews with parties related
to the election of members of the Badan Permusyaratan Desa (BPD) inPlumbon, and
study the document in the form of journals, books, legislation, literature and research
results in the field of constitutional law, papers and results of the scientific work of
scholars in the field of constitutional law, legal dictionaries, and related records or
documents. Data analysis techniques are interactive data analysis.
Based on this research obtained two conclusions. First, that the
implementation of Cirebon Regency Regulation Number 13 of 2006 concerning the
selection of members of BPD in the Desa Plumbon running well enough, because
when it is based on the theory Bambang Sunggono the effectiveness of the law, then
two of the four elements of effective implementation of the law have been met and that
the enforcement authorities and law enforcement facilities. Two other components,
namely the quality of regulations and supporting individuals unmet. Second, the
constraints faced by members of BPD in the relevant election, Desa Plumbon consists
of juridical constraints and technical constraints. The legal constraints that occur on
legislative drafting errors contained in the Regulations as a rule derived from the
village of regional regulation. While the technical problems that occur are making
rules about BPD village adjacent to the election of members of BPD deliberation
time, the local governments who do not pay attention to financial issues related to the
selection of members of BPD, some Rukun Warga(RW) do not submit candidates for
the election of members chosen in consultation BPD, as well as lack of knowledge of
BPD members elected on the duties and functions of the BPD.
Keywords : Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Local regulation, Desa
Bayu Indra Permana.E0009073. 2013.IMPLEMENTASI PERATURAN
DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 13 TAHUN 2006 TERKAIT
PROSES PENCALONAN DAN PENETAPAN ANGGOTA BADAN
PERMUSYAWARATAN DESA PLUMBON KECAMATAN PLUMBON
KABUPATEN CIREBON.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiimplementasi Peraturan Daerah
Kabupaten Cirebon Nomor 13 Tahun 2006 terkait proses pencalonan dan penetapan
anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Plumbon Kecamatan Plumbon
Kabupaten Cirebon serta kendala-kendalanya.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila dilihat
dari jenis penelitian termasuk penelitian hukum empiris. Jenis data yang digunakan
adalah primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu
melalui wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dengan pemilihan anggota
Badan Permusyawaratan Desa Plumbon, dan studi dokumen baik berupa jurnal, buku,
peraturan perundang-undangan, literatur dan hasil penelitian dibidang hukum tata
negara, makalah-makalah dan hasil-hasil karya ilmiah para sarjana dibidang hukum
tata negara, kamus hukum, dan arsip atau dokumen yang terkait. Teknik analisis data
adalah teknik analisis data interaktif.
Berdasarkan penelitian ini diperoleh dua kesimpulan. Pertama, bahwa
implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 13 Tahun 2006 terkait
pemilihan anggota BPD di Desa Plumbon sudah cukup berjalan dengan baik, karena
bila didasarkan pada teori Bambang Sunggono mengenai efektifitas hukum, maka dua
dari empat unsur efektifitas pelaksanaan hukum telah terpenuhi yaitu mengenai aparat
penegak hukum dan fasilitas penegakan hukum. Dua komponen lainnya yaitu
mengenai kualitas peraturan dan individu-individu pendukung belum terpenuhi.
Kedua, kendala-kendala yang dihadapi terkait pemilihan anggota BPD di Desa
Plumbon terdiri atas kendala yuridis dan kendala teknis. Kendala yuridis yang terjadi
yaitu mengenai kesalahan legislatif drafting yang terdapat pada Peraturan Desa
sebagai aturan turunan dari Peraturan Daerah. Sedangkan kendala teknis yang terjadi
yaitu pembuatan Peraturan Desa tentang BPD yang berdekatan dengan waktu
musyawarah pemilihan anggota BPD, Pemerintah Daerah yang tidak memperhatikan
masalah keuangan terkait pemilihan anggota BPD, beberapa Rukun Warga (RW)
tidak mengirimkan calonnya untuk dipilih dalam musyawarah pemilihan anggota
BPD, serta kurangnya pengetahuan anggota BPD terpilih mengenai tugas dan fungsi
dari BPD.
Kata Kunci : Badan Permusyawaratan Desa, Peraturan Daerah, Des
Rechtsvacuum in the Capital Market Regulation in Indonesia, A Case: The Embezzlement of Customers Funds by PT. Sarijaya Permana Sekuritas.Tbk.
The activities in the capital market have given an important influence on economic conditions in Indonesia. The capital market is one of the rapidly growing business areas. This resulted in the various crimes in the capital market which come up with diverse strategies. This happened in the case of embezzlement committed by the company in Indonesia. One of which is the embezzlement committed by directors and commissioners of Sarijaya Permana Sekuritas Company. The offense is not spesific regulated in The Act Number. 8 of 1995 about the Capital Market. This condition causes the confusion in the settlement of the case, that there is a rechtsvacuum. The author wants to analyse about how is the juridical analysis of rechtsvacuum in the embezzlement case of customers funds by Sarijaya Permana Sekuritas Company, and how is the law that should be used in the settlement of the case. This research is conducted with the study of documentation, namely collecting and researching of legal materials through a search of legal literatures by analyzing a legal decision from the court about the crime in the capital market, based on the Act and the related rules. In addition, the authors conclude that there is a rechtsvacuum in the case. In the consideration of the judgement, the judges stated that the defendant is proved guilty based on the judgement of the criminal case, but this case is a specific offence in the capital market and should be applied the Act of Capital Market. In Fact, In the Act of Capital Market has not the article about the embezzlement, with the result that in this case should be used the Criminal Code. Depending on these conditions, the regulations of capital market need to be revisited because there are some offenses are unregulated. Furthermore, the supervision by authority is important and needs to be tightened.
Pengaruh kepuasan kerja dan budaya organisasi terhadap komitmen organisasi afektif pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan budaya organisasi dalam mempengaruhi komitmen afektif pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Peneliti menguji variabel kepuasan kerja yang terdiri dari pay, promo, supervision, benefits, contingent rewards, operating procedures, coworkers, nature of work, dan communication, serta budaya organisasi yang terdiri dari dimensi inovasi, orientasi hasil, menghormati individu, orientasi tim, stabilitas, agresivitas, dan perhatian terhadap detail terhadap komitmen afektif pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 132 responden pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi yang dibuat berdasarkan definisi teori Allen dan Mayer, skala kepuasaan kerja yang dibuat berdasarkan aspek kepuasan kerja Spector, dan skala budaya organisasi yang dibuat berdasarkan pada teori O�Really. Validitas skala penelitian ini menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan menggunakan software Lisrel 8.70. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan menggunakan software SPSS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kepuasan kerja (pay, promo, supervision, benefits, contingent rewards, operating procedures, coworkers, nature of work, communication) dan budaya organisasi (inovasi, orientasi hasil, menghormati individu, orientasi tim, stabilitas, agresivitas, dan perhatian terhadap detail) terhadap komitmen afektif organisasi pada Dinas Kesehatan Kota Sumedang dengan nilai signifikansi 0,000 dengan R square sebesar 0,399. Hal ini berarti 39,9% variabel komitmen afektif pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dapat dijelaskan oleh variasi dari ke 9 variabel kepuasan kerja yaitu pay, promo, supervision, benefits, contingent rewards, operating procedures, coworkers, nature of work, dan communication, serta ke 7 variabel budaya organisasi dengan dimensi inovasi, orientasi hasil, menghormati individu, orientasi tim, stabilitas, agresivitas, dan perhatian terhadap detail dengan indeks signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05)
Tingkat Prolifikasi Induk Domba Garut Berdasarkan Paritas Di Balai Perbibitan Ternak Domba Margawati Kabupaten Garut
penelitian dilaksanakan di balai pengambangan dan perbibitan ternak domba dan kambing (uptd-bpptdk), margawati kabupaten garut provinsi jawa barat. penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 maret 2019 sampai dengan 16 maret 2019. balai pengembangan perbibitan ternak domba dan kambing margawati merupakan salah satu unit pelaksana teknis dinas di lingkungan dinas ketahanan pangan dan peternakan provinsi jawa barat yang mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan teknis operasional atau kegiatan teknis penunjang tertentu di bidang pengembangan perbibitan ternak domba dan kambing meliputi pembibitan serta distribusi dan informasi. materi penelitian yang digunakan yaitu induk domba garut paritas pertama, kedua dan ketiga serta cempe domba yang lahir pada paritas pertama, kedua dan ketiga. metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan cara purposive sampling. data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan analisis nested classification (pola tersarang) variable yang diukur yaitu paritas pertama, kedua dan ketiga serta tingkat prolifikasi induk yakni low, medium dan high. hasil analisis variansi (anava) penelitian ini ternyata paritas tidak berpengaruh nyata (p>0.05) terhadap tingkat prolifikasi. namun grade dalam paritas berpengaruh sangat nyata (p< 0.01) terhadap tingkat prolifikasi. disimpulkan bahwa rataan tingkat prolifikasi induk domba untuk grade low, medium dan high adalah 1.14 ± 0.21, 1.93 ± 0.14 dan 2.75 ± 0.40 ekor
Pengaruh Penambahan Tepung (Muh) Manure Ulat Hongkong (Tenebrio Molitor ) Dalam Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam Petelur
Penelitian pengaruh penambahan tepung manure ulat hongkong (MUH) dalam pakan terhadap penampilan produksi ayam petelur terhadap penampilan produksi ayam petelur ini dilaksanakan pada tanggal 1 April sampai tanggal 9 Mei 2015 di peternakan milik Bapak Supi’i yang beralamat di Dusun Kunci Desa Wringin Anom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Analisis proksimat bahan pakan dilaksanakan di Laboraturium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penggunaan MUH dalam pakan ayam petelur terhadap penampilan produksi ayam petelur yang meliputi Konsumsi Pakan, HDP (Hen Day Production), Konversi Pakan serta IOFC (Income Over Feed Cost) Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur Lohmann Brown berumur 76 minggu yang berjumlah 100 ekor yang diamati selama 35 hari. Kandang yang digunakan untuk penelitian adalah kandang battery yang telah disekat dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi = 30 x 30 x 40 cm/kotak, setiap unit kandang di isi oleh 1 ekor ayam. Tiap kotak battery dilengkapi dengan tempat minum dan tempat pakan yang disekat. Pakan basal yang digunakan adalah campuran dari 50% jagung, 30% konsentrat, dan 20% bekatul. Konsentrat yang digunakan adalah layer komersial yang di produksi oleh PT. Cargill Indonesia (TOP-36), sedangkan MUH didapatkan dari Bapak Supi’i. Metode yang digunakan adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan, dengan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam petelur umur 76 minggu. MUH yang ditambahkan sebanyak 0% dalam pakan P0, 3% dalam pakan P1, 6% dalam pakan P2, dan 9% dalam pakan P3. Variabel yang diamati adalah Konsumsi Pakan, HDP (Hen Day Production), Konversi Pakan, dan IOFC (Income Over Feed Cost). Data diolah dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dari Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan MUH pada pakan memberikan peningkatan terhadap Konsumsi Pakan, HDP (Hen Day Production), IOFC (Income Over Feed Cost) dan menurunkan Konversi Pakan. Dimana konsumsi tertinggi pada P2 (139,13 ± 0,67) g/ekor/hari, HDP P2 (79,29 ± 2,14), IOFC P2 (42373 ± 25,01) Rp/ekor/bulan dan Konversi Pakan terbaik pada P0 (2,18 ± 0,04).Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan MUH dalam pakan ayam petelur pada level penambahan 6% memberikan hasil yang paling bai
- …
