1,643 research outputs found
Risalah sejarah perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II
Risalah perjuangan Suitan Mahmud Badaruddin II sebagai pejuang selama hidupnya melawan kekuasaan asing. Risalah ini disusun dalam rangka usaha pengusulan dan menyambut Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai Pahlawan Nasional
Perkembangan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (1823 - 2023)
Penelitian ini membahas tentang Perkembangan Museum SMB II
Palembang (1823-2023). Pokok permasalahan ini, yaitu : [1] Cikal Bakal berdirinya
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, [2] Perkembangan Museum
Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Tahun 1823-2023. Dengan tujuannya
untuk mengetahui Cikal Bakal berdirinya Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
Palembang dan mengetahui bagaimana Perkembangan Museum Sultan Mahmud
Badaruddin II Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode sejarah yaitu: Heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi . Data
pengumpulan dalam penelitian ini melalui Teknik wawancara mendalam dan
Dokumentasi.
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dibangun oleh
Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1823 sebagai Rumah Dinas Residen
Belanda Bernama “ Menir Van Seven Hoven”, Pada tahun 1980 Bangunan ini juga
menjadi Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang. Ditahun 2004
gedung ini resmi menjadi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Penelitian ini menghasilkan informasi Perkembangan Museum Sultan
Mahmud Badaruddin II yang memiliki fase-fase perkembangan museum (1823-
2023) sehingga mengalami kemajuan insfratuktur, koleksi, pengelola museum,
maupun pengunjung
Konsep Dakwah dan Jihad Sulthan Mahmud Badaruddin II
Abstrak:This article explain tentang about dakwah conceptand jihad by Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang. While the main purpose of this paper is to find a correlation between propaganda and jihad Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang. Research would like to know, first, how the thought of preaching Sulthan Mahmud Badaruddin II. Second, how the activity of preaching and jihad Sulthan Mahmud Badaruddin II. Third, the effect of propaganda Sulthan Mahmud Badaruddin II in Palembang. Through this research will benefit obtained. First, to get the information, data, and biographies about Sulthan Mahmud Badaruddin II. Second, gain knowledge about the fight Sulthan Mahmud Badaruddin II in developing a missionary. The influence of propaganda and jihad Sulthan Mahmud Badaruddin II are felt to this day. While the influence of propaganda and jihad Sulthan Mahmud Badaruddin II Palembang, public awareness has spawned Palembang to unite and build a better again
THE FACILITIES OF SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II MUSEUM
THE FACILITIES OF SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II MUSEUM
ABSTRACT
(Fitriyanti Ramdani, 2016, 27 pages)
The purposes of this final report are, to know what facilities of sultan Mahmud
Badaruddin II museum and to know whether Sultan Mahmud Badaruddin II
museum need other supporting facilities or not. The writer use descriptive
qualitative method, where the writer described of museum by observation. After
getting the data, the writer concluded the data and percentage the data into picture.
It could be concluded that from facility is not going well at the Sultan Mahmud
Badaruddin II Museum in Palembang
SULTANKU, MAHMUD BADARUDDIN II
Abstract: Figure of Sultan Mahmud Badaruddin II ( SMB II ) is widely known especially after he was named National Hero and painting his picture made picture at Rp 10,000 bills by Bank Indonesia is the year 2005 , apparently the picture above just imagination . Was created as one of the requirements to be the leader of the Palembang Darussalam Sultanate was awarded the title of national hero . Masterpiece of a painter Palembang . SMB II , Born in Palembang on Sunday night , hours 9.00 ( 1 H Rejeb 1181 / February 9, 1768 AD ) . He \u27s boyhood named Raden Hasan bin Soeltan Moehammad Bahaoeddin , later designated as the heir to the title of Prince of Palembang Sultanate Queen . After he was crowned the Sultan of Palembang on December 22, 1218 H Zulhijjah dated 4 April 1803 coincided title of Sultan Mahmud Badaruddin the Queen or the Prince known as SMB II . In addition to the Sultan of Palembang He is Al - Hafiz ( Ulama ) in Palembang Darussalam Sultanate . Keywords : Sultan Mahmud Badaruddin II . Palembang Darussalam Sultanat
SULTANKU, MAHMUD BADARUDDIN II
Abstract: Figure of Sultan Mahmud Badaruddin II ( SMB II ) is widely known especially after he was named National Hero and painting his picture made picture at Rp 10,000 bills by Bank Indonesia is the year 2005 , apparently the picture above just imagination . Was created as one of the requirements to be the leader of the Palembang Darussalam Sultanate was awarded the title of national hero . Masterpiece of a painter Palembang . SMB II , Born in Palembang on Sunday night , hours 9.00 ( 1 H Rejeb 1181 / February 9, 1768 AD ) . He \u27s boyhood named Raden Hasan bin Soeltan Moehammad Bahaoeddin , later designated as the heir to the title of Prince of Palembang Sultanate Queen . After he was crowned the Sultan of Palembang on December 22, 1218 H Zulhijjah dated 4 April 1803 coincided title of Sultan Mahmud Badaruddin the Queen or the Prince known as SMB II . In addition to the Sultan of Palembang He is Al - Hafiz ( Ulama ) in Palembang Darussalam Sultanate . Keywords : Sultan Mahmud Badaruddin II . Palembang Darussalam Sultanat
Citra Gerbang Pada Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang
AbstrakBandara merupakan sebuah sarana transportasi udara yang menghubungkan antara daerah yang satu dengan yang lain, baik itu antar provinsi maupun antar negara. Oleh karena bandara merupakan sebuah gerbang transportasi yang penting maka bandara perlu menunjukan citranya sebagai gerbang daerah. Gerbang dalam fungsinya dapat terbagi menjadi gerbang kontekstual dan gerbang fungsional. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2 sebagai bandara internasional yang berada di provinsi yang memiliki aspek lokal yang kuat maka pada tulisan ini akan ditelaah lebih dalam bagaimana aspek lokal Palembang membentuk citra gerbang. Metode yang digunakan adalah dengan metode deskriptif eksploratif pada elemen-elemen pembentuk bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2 untuk menemukan nilai positif dan negatif dalam pembentukan citra gerbang. Dengan penelitian ini diharapkan ditemukan aspek-aspek yang mempengaruhi citra gerbang pada bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2 yang dapat dijadikan masukan desain.Kata kunci: Citra Gerbang, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang, Aspek Lokal. Abstract Airport is an air transport facility which connecting one region with the other province or even states. Because an airport is a transportation gate, its important to show the image as gate of that region. Gate in function classified as contextual gate and functional gate. Sultan Mahmud Badaruddin 2 international airport is located in a province which have strong local aspect, so in this research will be investigate how local aspect of Palembang can create image as a gate. Descriptive explorative method will be used in elements of Sultan Mahmud Badaruddin 2 International Airport to find positive and negative value in creating gate image. This research is expexted to find all the aspect which effect gate image at Sultan Mahmud Badaruddin 2 Iinternational Airport so that aspect can be use as design suggestion.Keyword: Gate Image, Sultan Mahmud Badaruddin 2 International Airport, Palembang, Local Aspect
SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II DAN PERANANNYA DALAM PERANG PALEMBANG 1819-1821
Sultan Mahmud Badaruddin II adalah putra dari Sultan Mahmud Badaruddin I yang lahir pada malam Minggu tanggal 1 Rajab 1811 (1767 M) dengan nama asli Raden Hasan Pangeran Ratu merupakan Raja Palembang ke VII memerintah dari tahun 1803-1821. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengkaji mengenai asal usul Kesultanan Palembang dan mengetahui perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II. Dalam skripsi ini juga membahas tentang bentuk perlawanan
Sultan Mahmud Badaruddin II terhadap Belanda pada tahun 1819-1821.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah sebagai berikut: Pertama, heuristik yaitu mengumpulkan sumber-sumber baik berupa arsip di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta mencari buku-buku pendukung di berbagai perpustakaan. Kedua, kritik
sumber yaitu mengkaji otentisitas dan kredibilitas sumber-sumber yang diperoleh baik segi fisik maupun isinya. Ketiga, interpretasi dilakukan dengan menafsirkan, menganalisis dan menghubungkan antara fakta-fakta sejarah yang diperoleh, Keempat, penulisan yaitu
menyampaikan sintesis yang diperoleh dalam bentuk tulisan sejarah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asal usul Kesultanan Palembang didirikan oleh Pangeran Ario Kusumo pada tahun 1659. Perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam mempertahankan Kesultanan Palembang dilakukan bersama-sama rakyatnya dengan menggunakan taktik perang gerilya di daerah pedalaman. Perlawanan Sultan Mahmud
Badaruddin II dalam melawan Belanda tahun 1819-1821 begitu sengit karena taktik dan strategi yang digunakan Sultan Mahmud Badaruddin II berhasil memenangkan pertempuran pada tahun 1819. Pada tahun 1821 Kesultanan Palembang berhasil dikuasai Belanda dan pada tanggal
6 Juli 1821 Sultan Mahmud Badaruddin II dibawa ke Batavia kemudian pada tanggal 28 Juli 1821 Sultan Mahmud Badaruddin II di asingkan ke Ternate.
Kata kunci: Sultan Mahmud Badaruddin II, Perang Palembang, Kesultanan Palemban
PROMOTION MEDIA APPLIED AT SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II MUSEUM
PROMOTION MEDIA APPLIED AT
SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II MUSEUM
ABSTRACT
(PutriAndriani, 2015, 36 pages, 14 photos)
This research entitled “Promotion Media Applied at Sultan Mahmud Badaruddin II Museum”. The problem of this research were: “what kinds of promotion media are applied at Sultan Mahmud Badaruddin II Museum?” ; and “ what are the obstacles faced by the authority in promoting Sultan Mahmud Badaruddin II Museum?”. The method that the writer used was descriptive method to investigate the problems above. The subject of this research were three officers of Sultan Mahmud Badaruddin II Museum and one staff of Tourism and Culture Office of Palembang city. Meanwhile, the object if this research was the archive in the form of photographs and other written data. The writer collected the data by doing interview, observation and documentation. The writer used descriptive method to analyze the data. The results of the study, showed that Sultan Mahmud Badaruddin II Museum has some promotion media to promote museum to the society. The promotion media used by museum were promotion by using printed media (banner, brochure, booklet, and guide book), social media (website, blog, and facebook) and other media (joining exhibition, and selling souvenir). Meanwhile, in doing promotion, museum has two problems, they are budgeting and operational facilities
Sultan Mahmud Badaruddin II, Wira Masyarakat Palembang
Makalah ini bertujuan membincangkan kejayaan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam teks Syair Perang Menteng dalam mempertahankan Palembang daripada dikuasai oleh Belanda. Kejayaan yang diperolehi oleh beliau dalam peperangan ini mewajarkan beliau dinobatkan sebagai wira masyarakat Palembang. Bagi memperdalamkan perbincangan berkaitan keperwiraan Sultan Mahmud Badaruddin II, makalah ini bersandarkan kepada teori wira yang diperkenalkan oleh Bowra.C (1966). Bowra meletakkan empat ciri yang harus ada pada seorang wira. Pertama wira haruslah mempunyai kekuatan fizikal yang berbeza dengan manusia di sekitarnya. Kedua, kelahiran wira dengan berlakunya peristiwa aneh. Ketiga, seorang wira harus terlibat dengan peperangan dan keempat ialah keelokan fizikal seperti rupa paras. Selain itu, konsep wira yang diutarakan oleh Shaharuddin Maaruf (2014) juga diselitkan bersama. Berdasarkan empat ciri wira yang dikemukakan oleh Bowra hanya tiga ciri sahaja yang bersesuaian dengan makalah ini iaiatu wira haruslah mempunyai kekuatan fizikal, kedua terlibat secara fizikal di medan peperangan dan yang terakhir ialah keelokan fizikal iaitu rupa paras. Berdasarkan analisis dilakukan membuktikan bahawa Sultan Mahmud Badaruddin II wajar di angkat sebagai wira masyarakat Palembang berdasarkan pencapaian dan kejayaan yang diperoleh
- …
