14 research outputs found
Internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada pembelajaran kitab mukhtasar ihya ulumiddin di tingkat aliyah dalam pembentukan karakter santri pondok pesantren Salafiyah Pasuruan
Pendidikan saat ini lebih berorientasi mengenai belajar teorinya saja, sehingga banyak yang mengetahui nilai-nilai dari ajaran agama, tetapi perilakunya tidak sesuai dengan ajaran yang diketahui dan dipelajarinya. Pesantren merupakan alternatif yang perluh dikaji dan dijadikan contoh menerapkan pendidikan nilai dalam pembentukan karakter para peserta didik, karena pendidikan didalam pesantren dikenal sebagai pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dalam rumusan masalah yang meliputi : (1) Bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter pada pembelajaran kitab Mukhtasar ihya ulumiddin di tingkat aliyah (2) Bagaimana karakter santri di pondok pesantren Salafiyah pasuruan. (3) bagaimana internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada pembelajaran kitab mukhtasar ihya ulumiddin di tingkat Aliyah dalam pembentukan karakter santri pondok pesantren salafiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Maksudnya adalah dalam penelitian kualitatif data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo dan dokumen resmi lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembelajaran Kitab Mukhtasar Ihya Ulumiddin sarat akan nilai-nilai karakter dan dapat membentuk karakter pada santri, hal ini dilihat dari sikap dan tingkah laku santri sehari-hari didalam pesantren. Dan yang diharapkan santri dapat menjadi suri tauladan dan bermanfaat nanti setelah keluar dari pondok
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Aplikasi Quiziz terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di UPT SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap
Karakteristik Mangga (Mangifera indica L.) Lokal Berdasarkan Ciri Morfologi Dan Anatomi
Mangga (Mangifera indica L), adalah buah yang berasal dari India, mangga memiliki banyak varietas. Buah mangga umumnya dipasarkan dalam bentuk segar, baik untuk tujuan domestik maupun ekspor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi aksesi mangga dodor yang berada di Lembah Parigi Moutong melalui analisis morfologi dan anatomi di Desa Sakinah Jaya dan Desa Kayu Boko Kabupaten Parigi Moutong. Pelaksanaan Penelitian ini dimulai pada Bulan Juni sampai Agustus 2016. Metode Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi pada aksesi secara langsung dengan mengobservasi karakter morfologi tanaman mangga yang dilanjutkan dengan pengamatan karakter anatomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa aksesi yang terpilih dari masing-masing Desa di Kecamatan Parigi Utara dan Kecamatan Parigi Barat berdasarkan karakteristik morfologi, anatomi, batang dan anatomi daun tanaman mangga yang rata-rata diwakili oleh tiga sampai empat aksesi pada setiap Desa. Seperti pada Desa Sakinah Jaya pada jarak 0.7 diperoleh tiga aksesi yang terpilih yaitu Sakinah Jaya15, Sakinah Jaya 1, dan Sakinah Jaya12. Dan di Desa Kayu Boko terdapat tiga aksesi yaitu Kayu Boko2, Kayu Boko10, dan Kayu Boko14. Sedangkan hasil dari penggabungan dari Desa Sakinah Jaya dan Desa Kayu Boko, terdapat tiga aksesi yang terpilih yaitu pada sampel Sakinah Jaya1, Kayu Boko10 dan Sakinah Jaya14
KONTRIBUSI PROSES PELAKSANAAN PELATIHAN SELLING SKILL TERHADAP KINERJA KARYAWAN SALES FORCE PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK.
Penelitian ini mengkaji tentang hubungan proses pelaksanaan pelatihan selling skill berdasarkan aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi terhadap kinerja karyawan sales force PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Selain untuk mengungkap tentang hubungan kedua variabel, hal yang akan diungkap adalah kontribusi yang disumbang oleh proses pelaksanaan pelatihan selling skill terhadap kinerja karyawan sales force PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar kontribusi proses pelaksanaan pelatihan selling skill terhadap kinerja karyawan sales force PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. dilihat dari 3 (tiga) aspek tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini berupa angket dan studi dokumentasi. Sampel yang digunakan adalah peserta pelatihan selling skill pada Marketing Academy Telkom Corporate University yang berjumlah 30 orang yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling.
Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pelatihan selling skill dan kinerja karyawan sales force PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan tingkat hubungan sangat kuat. Besarnya kontribusi proses pelatihan selling skill terhadap kinerja karyawan sales force PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. adalah sebesar 78% sedangkan sisanya 22% merupakan kontribusi dari faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.
Rekomendasi ditujukan untuk Marketing Academy Telkom Corporate University agar menyediakan evaluasi pelatihan yang bersifat praktik, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. agar mengoptimalkan bagian Human Resource untuk memperhatikan kebutuhan pengembangan dan pelatihan, serta untuk karyawan agar mengikuti alur dari pengembangan sumber daya manusia yang diselenggarakan oleh perusahaan.
----------
This research related to correlation to the implementation of selling skill training process based on aspects of planning, implementation and evaluation towards sales force employees performance at PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. In addition to knowing about the correlation between the two variables, another thing that will be revealed is the contribution that contributed by the implementation of selling skill training process towards sales force employees performance at PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
The purpose of this research is to find out how much contribution of implementation of selling skill training process towards sales force employees performance at PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. within three (3) aspects.
This study use a quantitative approach with a descriptive correlational method. Data collecting technique that is used on the research instrument is questionnaire and documentation study. Sample that is used is trainees in selling skill training in Marketing Academy Telkom Corporate University around 30 people taken by using purposive random sampling technique.
The conclusion that is based on this research is the implementation of selling skill training process and sales force employees performance has a significant and positive correlation with the level of relationship is very strong. The amount of the contribution of selling skill training process towards sales force employees performance at PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.is 78% while the remaining 22% is contributed by other factors not examined by researchers.
The reccomendation that is addressed to Marketing Academy for organizes evaluation training that is practice, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. in order to optimize the part of Human Resource for developing and concern in training needs, as well as for employees to follow the flow of human resources development, held by the company
Formulasi Strategi PT. Inti Kharisma Mandiri Riau dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan
Public Daily ofRiau Mandiri Published by PT. Inti Kharisma Mandiri Riau since August 2000. Fast growth of area corporate world of journalistic making company claimed to be able competitive in the middle of tight emulation and can gratify all side by creating product which with quality also can can be adapting the change of environment. Hence that is require to be compiled by good strategy formulation so it can improve competitiveness and give going concern benefits on a long term. This research is focused for studying problem: (l) Factors of externals and internal that influence the position compete company in journalistic area serviceindustries in Riau, (2) What is the better Business Strategy can be applied by company with condition ofand environment and emulation in this time.Target of research which wish is (l) Identifying and also analyze of external factors and internal which influence position compete PT. Inti Kharisma Mandiri Riau in local daily publication in Riau, (2) formulated the strategy that able to applied by PT. Inti Kharisma Mandiri Riau in emulation of Daily publication ofLocal Public in Riau. To reach the target, hence this research using descriptive method with primary and secondary data. Analysis data conducted by using internal factors analysis and external (I-E) and analysis of SWOT. From result of internal factor evaluation which have highest importance is quality factor of product with Wight 0,253 while factor which lowest is leadership style with Wight 0,100. Totalizing internal strategic factor value equal to 3,13 its meaning the company able overcome weakness of company with strength had company in this time. Strategic external factor with the highest importance level was population factor/amount ofresident with Wight 0,287. Lowest population/amount factor is a kind competitor company with Wight 0,138. From result of value and wight of chart obtained total score 2,93, its showing ability of PT. Inti Kharisma Mandiri Riau has respond to strategic external factors is reside above average category that is company can depress threat by exploiting existing opportunity The Result Internal-External Matrix analysis (I-E) indicate that PT. Inti Kharisrna Mandiri Riau reside in cell position of IV that was strategy grow and construct. By combining Matrix of I-E and Matrix of SWOT hence PT. Inti Kharisrna Mandiri Riau obtained alternative strategy, that is : market penetrating strategy, development product and market, pre-eminent quality strategy, preeminent expense strategy, pre-eminent technology strategy and joint venture.Harian Umum Riau Mandiri diterbitkan oleh PT. Inti Kharisma Mandiri Riau sejak Agustus 2000. Pesannya perkembangan dunia usaha dibidang jurnalistik membuat perusahaan dituntut untuk dapat kompetitif ditengah persaingan yang ketat dan dapat memuaskan semua pihak dengan menciptakan produk yang berkualitas serta mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Untuk itu perlu disusun formulasi strategi yang baik sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memberikan kemampu labaan yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Penelitian ini difokuskan membahas masalah : (I) Faktor-faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi posisi bersaing perusahaan dalam industri jasa dibidang jurnalistik di Riau, (2) Strategi bisnis apa yang sebaiknya diterapkan oleh perusahaan dengan kondisi lingkungan dan persaingan saat ini. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah (I) Mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi posisi bersaing PT. Inti Kharisma Mandiri Riau dalam penerbitan harian umum lokal di Riau. (2) Memformulasikan strategi yang dapat diterapkan PT. Inti Kharisma Mandiri Riau dalam persaingan penerbitan Harian Umum lokal di Riau. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis faktor-faktor internal dan eksternal ( I - E ) dan analisis SWOT. Dari hasil evaiuasi faktor internal yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi adalah faktor kualitas poduk dengan bobot 0,253 sedangkan faktor yang terendah adalah gaya kepemimpinan dengan bobot 0,100. Total nilai faktor strategis internal sebesar 3,13 yang berarti perusahaan sudah mampu mengatasi kelemahan perusahaan dengan kekuatan yang dimiliki perusahaan saat ini. Faktor strategis eksternal dengan tingkat kepentingan tertinggi adalah faktor populasi/jumlah penduduk dengan bobot 0,287. Faktor dengan tingkat paling rendah adalah pesaing perusahaan sejenis dengan bobot 0,138. Dari hasil bobot dan nilai peringkat diperoleh skor total sebesar 2,93 yang menunjukkan kemampuan PT. Inti Kharisma Mandiri Riau bereaksi terhadap faktor-faktor strategis eksternal berada pada kategori di atas rata-rata yaitu perusahaan mampu menekan ancaman dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Hasil analisis Matriks Internal-Eksternal (I-E) menunjukkan bahwa PT. Inti Kharisma Mandiri Riau berada di posisi sel IV yaitu strategi tumbuh dan bina Dengan mengkombinasikan Matriks I-E dan Matriks SWOT maka PT. Inti Kharisma Mandiri Riau memperoleh beberapa altematif strategi, yaitu : strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk, strategi unggul mutu, strategi unggul biaya, strategi unggul teknologi dau strategi joint venture.95 HalamanTesis Magiste
Level of Adherence and Its Determinants of Prolanis Attendance in Type 2 Diabetes Mellitus Participants at Five BPJS Primary Health Care in Bekasi 2016
The continuity of the participation in Prolanis is one of the primary health care services indicators of commitment, so finding out the level of adherence and the factors influencing it is very important. The aim of the study is to investigate the adherence level of Prolanis participanst and its determinants in type 2 diabetes patients at five BPJS primary health care in Bekasi. This is a cross sectional study, using questionnare to 220 participants with type 2 diabetes by simple random sampling method proportionally. Adherence level of the participants is 3.59 out of 6 times. Length of illness, perceived benefits, perceived barriers and the implementation of the program guidelines are correlated with the adherence level and the dominant factor is perceived barriers. Factors in individual and provider can be used as evaluation tools for the primary health care in facilitating the participants’ needs so that it would increase the level of adherence
OBSERVASI PERTUMBUHAN SERTA PEMBENTUKAN TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA SERBUK GERGAJI DAN LIMBAH DAUN KAKAO
he title of this research is The observation of the growth and formation of white oyster mushroom fruit body (Pleurotus ostreatus) on sawsdust and cocoa leaf waste media litter which has been carried out in the Microbiology Laboratory, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences. The aim of this research is to determine mycelium growth and formation. Fruting bodies of white oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) on a basic medium of sawdust substituted with leaf litter cocoa. This research was designed in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of seven treatments and three replications. The treatment media consisted of sawsdust and and cocoa leaf waste (CLW), namely P1 (sawsdust 500g without CLW), P2 (sawsdust 475g + CLW 25g), P3 (sawsdust 450g + CLW 50g), P4 (sawsdust 425g + CLW 75g), P5 (sawsdust 400g + CLW 100g), P6 (sawsdust 375g + CLW 125g), P7 (sawsdust 350g + CLW 150g) 45g rice bran + 5g lime + 500 ml water were added to each treatment. The best growth in observing the mycelium incubation period until it filled the baglog was in treatment (P2) with a time of 43 days, the best growth in the incubation period until pinheads appeared was in treatment (P1) with a time of 53 days, the best treatment for the number or fruit bodies is in treatment (P5) with a value of 8,67, the best treatment for fresh body weight fruit, namely treatment (P5) with a value of 60,67g. The best treatment for fruit body dry weight was treatment (P5) with a value of 11,33g. The media composition corresponds to the best treatment of the seven treatments, namely P5 (400g sawdust + 100g cocoa leaf litter). Because it has the fastest fruit body incubation. The highest number of fruit bodies and the heaviest fresh weight and dry weight
Analisis Kritis Pemikiran Syekh Syauqi ‘Allam Tentang Kehalalan Bunga Bank
Salah satu permasalahan ekonomi Islam yang sampai sekarang masih menjadi perdebatan
adalah terkait bunga bank. Kontroversi ini berkutat pada penafsiran apakah riba yang dimaksud
dalam al-Qur’an dan Hadis itu sama dengan bunga bank atau tidak. Dalam hal ini, mayoritas ulama
kontemporer menyamakan bunga bank dengan riba. Namun, ada satu tokoh yang namanya cukup
jarang disebut ketika terjadi perdebatan mengenai bunga bank, bahkan mungkin tidak pernah.
Tokoh yang dimaksud adalah Syekh Syauqi ‘Allam, Mufti Agung Mesir saat ini, yang berpendapat
bahwa bunga bank hukumnya halal. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
bagaimana sebenarnya pemikiran Syekh Syauqi ‘Allam mengenai bunga bank hingga beliau
menghalalkannya serta bagaimana metode istinbath hukum yang beliau gunakan dalam
merumuskan hukum tersebut.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (legal research),tepatnya
penelitian hukum Islam normatif dengan pendekatan istinbath hukum. Data yang digunakan dalam
penelitian ini berupa kitab Fatwa wa Ahkam al-Mu`malat al-Maliyah Min waqi` Fatawa darul
Ifta Al-Mishriyah dan Fatwa Darul Ifta Mesir No. 7836 Tanggal 18 Mei 2023. Analisis diawali
dengan menerjemahkan kedua data primer kemudian menguraikan secara teratur pemikiran Syekh
Syauqi ‘Allam mengenai bunga bank, mulai dari asumsi dasar pemikiran beliau, sumber/dalil yang
digunakan, argumentasi yang dikemukakan, hingga metode istinbath hukum yang ditempuh.
Semua aspek tersebut kemudian dielaborasi dengan teori-teori yang relevan untuk melihat
keunggulan dan kekurangan pemikiran beliau.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Syekh Syauqi ‘Allam terkait kehalalan
bunga bank dapat dibagi menjadi dua, yaitu bunga simpanan dan bunga pinjaman. Syekh Syauqi
‘Allam menetapkan bunga (simpanan) bank halal karena menganggapnya sebagai keuntungan
yang diperoleh dari akad mudharabah. Menurut beliau, tidak masalah dalam akad mudharabah
menetapkan jumlah keuntungan di awal dalam bentuk persentase (bunga bank), selama penetapan
tersebut dilakukan atas dasar studi dan analisis ekonomi yang mampu menghilangkan unsur
ketidakpastian dan ketidaktahuan dalam mudharabah. Selain itu, bunga bank juga mengandung
unsur mashlahat di dalamnya baik bagi nasabah, bank, maupun pemerintah. Kemudian, Syekh
Syauqi ‘Allam menetapkan bunga (pinjaman) bank halal karena menganggapnya sebagai
keuntungan yang diperoleh dari investasi (mudharabah/musyarakah) dan margin dari murabahah.
Ini berlaku bagi pinjaman produktif. Sedangkan pada pinjaman konsumtif untuk individu, bunga
bank juga bukan merupakan riba karena; 1) riba hanya berlaku pada emas dan perak, bukan uang
kertas (fulus), dan 2) bank posisinya sebagai badan hukum yang mewakili negara, dan tidak ada
riba dalam hubungan antara negara dengan warganya. Dalam konteks negara Mesir pemikiran Syekh Syauqi ‘Allam ini mungkin sudah cukup tepat, namun kurang relevan jika diterapkan di
negara lain karena argumen-argumen yang dikemukakan masih sangat bisa diperdebatkan,
Metode istinbath yang digunakan Syekh Syauqi ‘Allam dalam menetapkan kehalalan
bunga bank adalah metode ta’lili dan metode istishlahi. Adapun sumber/dalil hukum yang
digunakan Syekh Syauqi ‘Allam meliputi al-Qur’an, hadis, kitab fikih, kaidah fikih, fatwa ulama,
qiyas, istihsan, dan mashlahah mursalah. Selain itu, Syekh Syauqi ‘Allam juga menggunakan
hukum positif Mesir seperti Undang-Undang Perbankan Mesir Nomor 88 Tahun 2003 dan
Undang-Undang Bank Sentral dan Sistem Perbankan Nomor 194 Tahun 202
Budaya Masyarakat setelah Masuknya BRIlink di Desa Labaraga Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara
This study aims to find out and describe the culture of the community after the culture of the community after the entry of BRILink in Labaraga Village, North Wakorumba District, North Buton Regency. This study uses the theory of Cultural Interpretation of Clifford Geertz in Erlan Tedio Fawas by using a qualitative descriptive method. The data collection technique used is using observation and in-dept interviews. The results of this study indicate that the culture of the community after the inclusion of BRILink in Labaraga Village. With the development of science and technology, BRILink user in Labaraga Village have experienced changes. This change started with following the trend, thus motivating people to become BRILink agents as a service for the BRILink user community, where initially transactions at BRILink were still very minimal. However, as time goes by, transactions at BRILink are increasingly being used by the people of Labaraga Village and now it has become a habit for the community because transactions and other systems have become more practical
Eksistensi Du’a Mo’an Watu Pitu dalam Melestarikan Budaya Kula Babong pada Masyarakat Etnis Krowe di Kabupaten Sikka
Melestarikan budaya menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat adat karena identik dengan gaya hidup yang masih berpedoman pada adat istiadat setempat. Proses pelestarian budaya pada masyarakat adat tidak terlepas dari peran penting Du’a Mo’an Watu Pitu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Du’a Mo’an Watu Pitu dalam melestarikan budaya Kula Babong (demokrasi) dan apa saja nilai-nilai budaya yang terdapat pada budaya Kula babong (demokrasi) di Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua adat, sekretaris adat, dan tokoh budayawan pada masyarakat etnis Krowe Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah peran Du’a Mo’an Watu Pitu dalam melestarikan budaya Kula Babong (demokrasi) dilakukan secara langsung yaitu menjaga integritas lembaga adat, melakukan ritual adat, menyelesaikan konflik sosial, dan menegakan keadilan. Nilai-nilai budaya yang terdapat pada budaya Kula Babong (demokrasi) adalah nilai religius, nilai musyawarah-mufakat, nilai kebersamaan, dan nilai keterbukaan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Du’a Mo’an Watu Pitu sudah menjalankan perannya secara maksimal.Melestarikan budaya menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat adat karena identik dengan gaya hidup yang masih berpedoman pada adat istiadat setempat. Proses pelestarian budaya pada masyarakat adat tidak terlepas dari peran penting Du’a Mo’an Watu Pitu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Du’a Mo’an Watu Pitu Dalam Melestarikan Budaya Kula Babong (demokrasi) dan Apa saja Nilai-nilai budaya yang terdapat pada budaya Kula babong (demokrasi) di Desa Baomekot Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Adat, Sekretaris Adat, dan Tokoh Budayawan pada masyarakat Etnis Krowe Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah peran Du’a Mo’an Watu Pitu dalam melestarikan budaya Kula Babong (demokrasi) dilakukan secara langsung yaitu menjaga integritas Lembaga Adat, Melakukan Ritual Adat, Menyelesaikan konflik social dan menegakan keadilan. Nilai-nilai budaya yang terdapat pada budaya Kula Babong (demokrasi) adalah Nilai Religius, Nilai Musyawarah mufakat, Nilai Kebersamaan dan Nilai Keterbukaan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Du’a Mo’an Watu Pitu sudah menjalankan perannya secara maksimal
