60 research outputs found
IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS X DI MAN 1 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Budaya Religius dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas X di MAN 1 Tulungagung” ini ditulis oleh WIDIA APRILIANI, NIM. 12201193014, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung yang dibimbing oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I Kata Kunci: Budaya Religius, Kecerdasan Emosional Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu masalah yang sering terjadi dalam dunia pendidikan yaitu merebaknya kenakalan remaja seperti tawuran, membolos, pencurian, penyalah gunaan obat terlarang, dan perundungan yang menjadi perhatian khusus di kalangan masyarakat. Dimana sebagaian masyarakat berasumsi bahwa ada kesalahan dalam penerapan system pendidikan yang ada di Indonesia, yang menyebabkan perilaku siswa menyimpang dari norma-norma sosial. Berbagai masalah yang muncul menyebabkan dunia pendidikan kurang dalam membentuk kepribadian siswa karena di Indonesia cenderung kurang memperhatikan kecerdasan emosional siswa. Oleh sebab itu, perlu penguatan dan tindak lanjut dalam mewujudkan kecerdasan emosional. Salah satu caranya adalah menanamkan budaya religius di sekolah. Dimana budaya religius merupakan cara berfikir atau bertindak yang didasarkan atas nilai-nilai keberagamaan secara menyeluruh. Budaya religius memiliki peran penting dan menjadi salah satu upaya yang dapat dijadikan alternatif pendukung dalam penguatan dan menindak lanjuti kecerdasan emosional siswa. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti mengambil penelitian di MAN 1 Tulungagung sebagai objek penelitian yang menerapkan budaya religius kepada siswa. Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumuskan fokus penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana penerapan budaya religius pada siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung? 2) Bagaimana kecerdasan emosional siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung? 3) Bagaimana dampak dari penerapan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan budaya religius, kondisi kecerdasan emosional siswa, dan dampak dari penerapan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa khususnya pada kelas X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian case study dan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang dipakai dalam penelitian adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Didalam pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketentuan pengamatan, triangulasi, dan pemeriksaan sejawat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui: 1) Budaya religius yang diterapkan pada siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung terbagi menjadi kegiatan harian (membaca Al-Qur’an, Asmaul Husna, dan shalawat Nariyah di pagi hari, shalat Dhuha dan shalat Dhuhur berjamaah), mingguan (program Tahfidzul Qur’an dan kegiatan hafalan surah-surah pendek serta doa sehari-hari dan shalawat nabi), bulanan (Tahsin Al-Qur’an dan kajian kitab kuning Fiqih Fathul Qorib), tahunan (PHBI, pondok Ramadhan dan manasik haji), dan secara incidental (Istighasah). Ada juga budaya religius 5S yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Dalam penerapan budaya religius siswa kelas X dilaksanakan melalui pembiasaan-pembiasaan yang sudah dilakukan dan keteladanan para guru terkait sikap kedisplinan yang diterapkan di dalam madrasah. 2) Kecerdasan emosional siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung bisa dikatakan baik akan tetapi terdapat beberapa hal yang menghambat jalannya proses tersebut antara lain: Efek pandemi corona yang menyebabkan siswa tidak bisa bersosialisasi secara baik dengan temannya, siswa menjadi mudah tersinggung dengan perlakuan temannya, dan siswa yang secara emosionalnya belum terbiasa dengan lingkungan setelah pandemi corona. Untuk kecerdasan emosional siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung yang lebih menonjol adalah mengelola emosi dan memotivasi diri sendiri. 3) Dampak dari penerapan budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas X di MAN 1 Tulungagung: Terwujudnya siswa yang berakhlak baik terhadap guru dan teman, terwujudnya siswa yang disiplin dan menaati peraturan, terwujudnya siswa yang berperilaku jujur serta tanggung jawab, terbentuknya rasa sabar dikarenakan hati yang tenang
MEKANISME PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR SECARA CEPAT TEPAT MELALUI SAMSAT J’BRET
This final project report was prepared by Widia Khairunnisa with Student Registration Number 1641211022 with the title "The Mechanism of Motor Vehicle Tax Payment Quickly Through Samsat J'bret" This report is compiled based on the results of research conducted by the author at the Sukabumi I District Regional Revenue Management Office Cibadak or better known as the joint office One Roof Single Administration System which is located at Jalan Raya Sukabumi-Bogor KM 20 Downstream People Karang Tengah Village Cibadak District, Sukabumi Regency, West Java Province. Therefore, in this final project the author is interested in taking the title "Mechanism of Motor Vehicle Tax Payment Quickly Through Samsat J’bret".
The background of the author takes the title above is the mechanism of payment of motor vehicle tax quickly right through samsat j’bret. Samsat j'bret is an innovation that makes it easier for people to pay motor vehicle tax in the jurisdiction of West Java Regional Police through minimarkets such as Indomaret, Alfamaret, Alfamini, Tokopedia, Bukalapak and Kaspro, can also be via Bank Bank Jabar Banten tellers and PPOB (Payment Point Online Bank )
The research used by the author in the research was descriptive method. This descriptive research aims to describe objectively the actual situation. This research also uses data collection techniques in the form of interviews, observation and literature.bank
Based on the research being done, it can be concluded that the mechanism of motor vehicle tax payments through the new innovation Samsat J'bret (West Java Samsat Ngabret) aims to facilitate taxpayers in paying annual motor vehicle tax in the West Java Regional Police, taxpayers can pay taxes with easy, fast and right. Payment of Motor Vehicle Taxes Through Samsat J'bret can be done through Bank Jabar Banten, minimarkets such as Indomaret, Alfamaret, Alfamidi and PPOB (Payment Point Online Bank) and through Fintech such as Bukalapak, Tokopedia and KasPro to validate Vehicle Number Signs. conducted in Samsat in West Java and Bank Jabar Banten
Kandungan Nutrisi Pakan Ternak Dan Degradabilitas In Sacco Jerami Sorgum (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Hasil Iradiasi Gamma
PENERAPAN BUDAYA RELIGIUS PADA SISWA KELAS X DI MAN 1 TULUNGAGUNG
Religious culture is a way of thinking or acting that is based on overall religious values. It can also be said that religious culture is manifested from the values ??of religious teachings which are used as traditions in behavior and are followed by school members. Religious culture has an important role and is one of the efforts that can be used as an alternative support in supporting education in Indonesia. The focus of this research is to determine the application of religious culture in first grade at Islamic High School 1 Tulungagung. This research uses a qualitative research approach and the type of research used is case study and descriptive research. In this research, data collection was based on three parts, namely person, place and paper. The data collection techniques used participant observation, in-depth interviews and documentation. The results of this research found that the religious culture applied to class, weekly (Tahfidzul Qur'an program and activities for memorizing short surahs as well as daily prayers and the prophet's blessings), monthly (Tahsin Qur'an and study of yellow book of Fiqh Fathul Qorib), annual (PHBI, Islamic Boarding School and Haji rituals), and incidentally (Istighasah). There is also a 5S religious culture, namely Smiling, Egards, Greet, Be polite and Courteous. In implementing the religious culture of first grade students, it is implemented through the habits that have been carried out and an example of the teachers regarding disciplinary attitudes implemented in madrasah.
KREATIFITAS DALAM PEMBELAJARAN PAI: STRATEGI KOOPERATIF BERBASIS MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI SISWA
Mind Mapping is considered a suitable instructional approach for elementary education, as it aligns with the natural tendencies of young learners who are more engaged in interactive and enjoyable activities. In the context of Islamic Religious Education (PAI), a cooperative learning strategy integrated with Mind Mapping has been shown to enhance students’ concentration during lessons. This study aims to examine the effectiveness of this approach in improving students’ focus at SD TAQUMA Surabaya. Employing a qualitative research design through a literature review method, data were gathered using observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that implementing a cooperative Mind Mapping strategy fosters active student participation and encourages the development of collaborative skills, a sense of solidarity, and group responsibility. The subjects of this study were students at SD TAQUMA Surabaya. Furthermore, this strategy positively influences students’ learning motivation, as they feel more engaged and involved in the classroom process. Overall, the application of this method not only deepens students’ understanding of Islamic teachings but also supports the cultivation of religious character, piety, and the ability to embody moral values in everyday life
Evaluasi Jerami Sorgum Varietas Samurai 2 Hasil Iradiasi Gamma secara In Sacco
Studi in sacco dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh iradiasi gamma terhadap degradasi dan produk fermentasi rumen dari substrat jerami sorgum varietas Samurai 2. Dosis iradiasi yang digunakan sebesar 0, 100 dan 150 kGy bersumber dari cobalt-60. Metode yang digunakan adalah evaluasi secara in sacco dengan titik pengambilan parameter pada jam ke-0, 12, 24, 48 dan 72. Variabel yang diamati adalah degradasi Bahan Kering (BK), karakteristik degradasi BK, degradasi Bahan Organik (BO), karakteristik degradasi BO dan produk fermentasi rumen. Produk fermentasi rumen yang diamati meliputi kondisi pH, konsentrasi amoniak (NH3) dan produksi volatile fatty acid (VFA) total. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode inkubasi ke-72 jam, dosis iradiasi 150 kGy mampu meningkatkan degradasi BK sebesar 21,66% dibandingkan kontrol dan 12,09% dibandingkan dosis 100 kGy (P<0,05). Perlakuan iradiasi gamma dapat meningkatkan nilai degradasi maksimum (a+b) BK pada jerami sorgum varietas Samurai 2 (P<0,05). Perlakuan iradiasi gamma dosis 150 kGy juga mempengaruhi karakteristik degradasi BO yaitu peningkatan parameter degradasi efektif (DE) pada nilai k 0,02 (P<0,05). Perlakuan iradiasi gamma dapat meningkatkan kondisi pH dan konsentrasi NH3 (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Iradiasi gamma dosis 100 dan 150 kGy mampu meningkatkan degradasi BK dan BO. Dosis radiasi 150 kGy merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan degradasi BK maksimum (a+b)
Konsep Pendidikan Ideal Prespektif Ikhwan Al-Shafa: Relevensinya pada Pendidikan Islam di Indonesia
Penelitian ini ditulis untuk mengetahui konsep pendidikan ideal prespektif Ikhwan al-Shafa serta relevansinya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library research. Peneliti berupaya dengan cara mengumpulkan data pustaka berupa buku, jurnal, dan artikel kemudian diolah dan dianalisis, serta disimpulkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan ideal prespektif Ikhwan al-Shafa sangat relevan dengan pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam tujuan membentuk individu yang bermoral dan berakhlak mulia. Pendidikan dikatakan berhasil jika peserta didik mampu menjaga hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam, yang sejalan dengan tujuan pendidikan Islam. Kurikulumnya mencangkup ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum serta pengajaran Ikhwan al-Shafa berfokus pada pemahaman dari hal yang konkrit menuju sesuai dengan standar yang diterapkan dalam pendidikan Islam di Indonesia. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan kurikulum dan metode pendidikan Islam di Indonesia, dengan menekankan pada keseimbangan pengajaran antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum
KREATIFITAS DALAM PEMBELAJARAN PAI: STRATEGI KOOPERATIF BERBASIS MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI SISWA
Mind Mapping is a learning approach that is suitable to be applied at the elementary school level because it is in line with the characteristics of students who like active and enjoyable learning activities. In Islamic Religious Education (PAI) subjects, Mind Mapping-based cooperative strategies play a role in increasing students' focus and concentration in learning. This study aims to analyze cooperative strategies in increasing students' concentration at SD TAQUMA Surabaya. The method used is a qualitative approach through literature review with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The findings show that application of Mind Mapping-based cooperative strategies in PAI learning can increase student involvement actively, while fostering values of cooperation, solidarity, and responsibility in groups. The subjects of study were students of SD TAQUMA Surabaya. This approach also has a positive impact on learning motivation, because students feel more involved and active in the learning process. Overall, this strategy not only strengthens students' understanding of religious material but also contributes to the formation of religious characters, noble morals, and is able to apply religious values in everyday life
Analisis Pola Identifikasi Zero Knowledge Proof dengan Algoritma Feige Fiat Shamir, Guillou Quisquater dan Schnorr pada Sistem Keamanan Informasi
Protokol Zero Knowledge Proof merupakan salah satu protokol dalam Kriptografi yang memiliki tingkat keamanan yang cukup baik, karena menerapkan konsep “Truly Zero Knowledge Proof” yaitu tidak membocorkan informasi apapun. Protokol ini digunakan pada Algoritma Feige Fiat Shamir, Guillou Quisquater dan Schnorr, ketiganya merupakan Algoritma Kriptografi dengan menggunakan kunci privat dan kunci publik. Pada kunci Publik, ketiga Algoritma ini menggunakan pembangkit bilangan prima acak pada nilai p dan q untuk mendapatkan kunci publik. Untuk memastikan bilangan yang dipilih merupakan bilang prima, maka digunakan metode Rabin Miller untuk melakukan pengetesan. Pada penelitian ini, penulis akan melakukan pengujian pembangkitan kunci publik dengan menggunakan CPRNG (Cryptographically-secure Pseudo-Random Number Generator) dengan algoritma Blum Blum Shub. Pengujian akan dilakukan pada Algoritma Feige Fiat, pembentukan kunci akan menggunakan Algoritma Blum Blum Shub, namun Protokol Identifikasi tetap menggunakan Algoritma Feige Fiat Shamir. Sebelum dilakukan pengujian ini, penulis telah terlebih dahulu membandingkan dan melakukan analisa pada Algoritma Feige Fiat Shamir, Guillou Quisquater dan Schnorr. Hasil penelitian ini akan menunjukkan keberhasilan pengujian ini.Protocol Zero Knowledge Proof is one of the protocols in Cryptography that has a fairly good level of security, because it applies the concept of "Truly Zero Knowledge Proof" which is not leaking any information. This protocol is used in the Fiat Shamir, Guillou Quisquater and Schnorr Feige Algorithms, all of which are Cryptographic Algorithms using private keys and public keys. In the Public key, all three of these Algorithms use a random number generator at the values p and q to get the public key.
In this study, the author will generate a public key generation test using CPRNG (Cryptographically-secure Pseudo-Random Number Generator) with the Blum Blum Shub algorithm. The test will be conducted on the Fiat Feige Algorithm, the formation of the key will use the Blum Blum Shub Algorithm, but the Identification Protocol still uses the Fiat Shamir Feige Algorithm. Before this test is done, the authors have first compared and analyzed the Feige Shamir, Guillou Quisquater and Schnorr Algorithms. The results of this study will show the success of this test.61 HalamanTesis Magiste
- …
