1,720,971 research outputs found
Pengaruh Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Listrik PT. PLN di Banjarmasin
Muhammad Redha Anshari. 2014. Pengaruh Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Listrik PT. PLN di Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Ekonomi Syariah. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (1) Dr. H. Fathurrahman Azhari, MHI (2) Hariyanto, SE, MM,.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya PT. PLN (Persero) sebagai satu-satunya perusahaan milik Negara yang menyuplai listrik bagi kehidupan masyarakat. Sebagai satu-satunya perusahaan yang menyediakan aliran listrik untuk masyarakat, tentulah PT. PLN (Persero) harus memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan para pelanggannya. Namun dalam penerapannya masih ditemukan pelanggan yang merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh PT. PLN (Persero) Banjarmasin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari kualitas pelayanan yang terdiri dari tangibles (bukti fisik), reliabilities (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan emphaty (empati) terhadap kepuasan pelanggan listrik PT. PLN Banjarmasin, dan untuk mengetahui diantara kelima variabel kualitas pelayanan tersebut variabel mana yang mempunyai pengaruh paling kuat terdahap kepuasan pelanggan.
Jenis penelitian ini adalah field research, adapun sifat penelitan ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelanggan listrik PT. PLN kota Banjarmasin. Dalam penelitian ini tidak seluruh populasi diambil, melainkan hanya sebagian dari populasi. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan Probability Sampling, dan metode pengambilan sampelnya menggunakan Accidental Sampling. Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 100 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner.
Berdasarkan analisis pada penelitian ini maka dihasilkan kesimpulan berupa: (1) kelima variabel kualitas pelayanan secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan, (2) diantara tiga variabel yang mempunyai korelasi positif, variabel assurance yang paling kuat pengaruhnya secara parsial terhadap kepuasan pelanggan, (3) pelayanan yang diberikan oleh PT. PLN sudah sesuai dengan pandangan ekonomi islam
Zakat Sebagai Pengurang Pajak Dalam Hukum Indonesia
Zakat dan pajak, meskipun keduanya merupakan kewajiban dalam bidang harta, namun keduanya mempunyai falsafah yang khusus dan keduanya berbeda sifat dan asasnya, berbeda sumbernya, sasaran, bagian serta kadarnya, di samping berbeda pula mengenai prinsip, tujuan, dan jaminannya, tetapi ada pula sisi kesamaannya.Zakat dan pajak merupakan dua hal yang dapat ditinjau dari aspek semantik dan tujuan memliki perbedaan. Pajak merupakan sebuah keharusan yang telah ditetapkan oleh negara sebagai kewajiban warga negara. Pembayaran pajak dengan berbagai jenis dan ragamnya adalah murni urusan duniawi yang tidak terkait dengan dimensi spritual dan dilakukan oleh warga negara (muslim maupun non muslim).Dalam sejarahnya ketentuan atau regulasi yang mengatur tentang zakat yang menjadi pengurang pajak dalam hokum Indonesia terbagi menjadi 2 periode, yaitu : Pertama, Periode undang-undang tentang pengelolaan zakat no. 38 tahun 1999. Kedua, Periode undang-undang tentang pengelolaan zakat no. 23 tahun 2011. Dari kedua periode tersebut terdapat beberapa kesamaan serta terdapat juga beberapa perbedaan yang mengatur tentang mekanisme zakat sebagai pengurang pajak dalam hokum Indonesia
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Implanting of Religious Character on Learners at SDN 3 Tangkiling Palangka Raya City
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja guru agama dalam membangun karakter religius di SD Negeri 3 Tangkiling. Sekolah itu memiliki tiga ajaran agama: Islam, Kristen dan Hindu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter religius siswa SD Negeri 3 Tangkiling menggunakan tiga metode pembinaan karakter religius yaitu keteladanan, disiplin, dan pembiasaan. Selain itu, beberapa aspek karakter religius yang digunakan adalah: 1) cinta damai, 2) toleransi, 3) menghargai perbedaan agama, 4) teguh pendirian, dan 5) menolak perundungan dan kekerasan.Beberapa faktor pendukung tersebut adalah: 1) lingkungan sekolah, 2) rencana pembelajaran, 3) lingkungan rumah
Application of Digital-Based Video Media in Improving Learning Outcomes in Madrasah in Central Kalimantan
This study investigates the effectiveness of video-based digital media in enhancing student learning outcomes in Central Kalimantan madrasahs. Using a quantitative approach with a sample of 20 students from MAN Palangka Raya and MAN East Kotawaringin, data were collected through observation, questionnaires, interviews, and documentation. Statistical analysis shows a significant improvement in learning outcomes, with an increase of 14.9% from pre-test to post-test scores, achieving an average learning outcome of 82.8%. These findings indicate that video-based media can positively impact student engagement and understanding, suggesting its potential for broader application in digital learning environments within Indonesian madrasah
CAMP PROGRAM BAHASA MELAYU SEBAGAI UPAYA MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA ISLAM DI MA’HAD AL-IRSYAD LIL BANAT, YALA, THAILAND (MALAY LANGUAGE CAMP PROGRAM AS AN EFFORT TO MAINTAIN ISLAMIC CULTURAL IDENTITY AT MA'HAD AL-IRSYAD LIL BANAT, YALA, THAILAND)
AbstractMalay Language Camp Program as An Effort to Maintain Islamic Cultural Identity At Ma'had Al-Irsyad Lil Banat, Yala, Thailand. This study aims to examine the improvement of Malay language skills through the Malay Language Programme Camp at Ma'had Al-Irsyad Lil Banat in order to strengthen the Islamic cultural identity of the participants. The main problem is the lack of appreciation and understanding of the Malay language among the younger generation, which makes them prefer foreign languages. Therefore, the Malay language program camp was designed to increase the participants' interest and understanding of the language through an interactive and contextual learning approach. The research method used was a qualitative approach with a phenomenological design where data was collected through interviews and participant observation. The results showed that the program significantly improved participants' Malay language skills and cultural awareness. In addition, activities involving Malay cultural traditions successfully strengthened the participants' sense of identity as Muslims. This research is expected to contribute positively to the development of similar programs in the future to preserve Islamic cultural identity.Keywords: Malay language camp, Islamic education, language teaching.AbstrakCamp Program Bahasa Melayu sebagai Upaya Mempertahankan Identitas Budaya Islam Di Ma’had Al-Irsyad Lil Banat, Yala, Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan keterampilan berbahasa Melayu melalui camp program bahasa Melayu di Ma’had Al-Irsyad Lil Banat terhadap penguatan identitas budaya Islam di kalangan santri. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya apresiasi dan pemahaman terhadap bahasa Melayu di kalangan generasi muda, yang membuat mereka cenderung lebih memilih bahasa asing. Oleh karena itu, camp program bahasa Melayu dirancang untuk meningkatkan minat dan pemahaman santri terhadap bahasa tersebut dengan pendekatan belajar interaktif dan kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berbahasa Melayu santri dan kesadaran budaya mereka. Selain itu, kegiatan yang melibatkan tradisi budaya Melayu berhasil memperkuat rasa identitas santri sebagai umat Muslim. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan program serupa di masa depan dalam rangka pelestarian identitas budaya Islam.Kata-kata kunci: Camp Bahasa Melayu, Pendidikan Islam, Pengajaran Bahasa
Pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi dan hasil belajar PAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi dan hasil belajar PAI siswa. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2021. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode expost facto. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik proportonate strafied random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dengan bentuk skala likert dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini korelasi product moment, korelasi rank spearman, dan koefisien determinasi. Hasil perhitungan ini adalah dengan program SPSS 25 Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari data perhitungan, disimpulkan bahwa: (1) Pembelajaran daring siswa dengan nilai rata-rata dengan nilai 3,358 termasuk kategori tinggi. (2) Motivasi siswa dengan nilai rata-rata dengan nilai 3,790 termasuk kategori tinggi. (3) Hasil belajar PAI siswa dengan nilai rata-rata dengan nilai 84,9 termasuk kategori tinggi. (4) Ada pengaruh yang signifikan antara pembelajaran daring terhadap motivasi siswa dengan nilai uji koefisen determinasi yaitu 11,8%. Jadi, Ho ditolak dan Ha diterima (5) Tidak ada pengaruh antara pembelajaran daring terhadap hasil belajar PAI siswa. Hal ini terbukti dari koefisen determinas
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Application of the Problem Posing Learning Model in Enhancing Ego Control in PAI (Islamic Religious Education) Learning
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran problem posing dalam meningkatkan ego control siswa di SMAN 3 Palangka Raya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini mengadopsi metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis dan Taggart. Proses penelitian ini melibatkan siklus berulang yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi kritis.. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi langsung, dan analisis kualitatif serta kuantitatif. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas siswa dan guru dari siklus pertama ke siklus kedua. Penilaian terhadap aspek-aspek ego control, seperti pengendalian emosi, kedisiplinan, interaksi sosial, dan pengendalian impuls, mengindikasikan perbaikan, meskipun tantangan dalam pengembangan keterampilan ini masih ada. Pada siklus pertama, pengendalian emosi dan kedisiplinan mencapai 70%, sementara interaksi sosial dan pengendalian impuls sedikit lebih rendah, yaitu 73%. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik semata, melainkan juga pada pembudayaan karakter positif dan peningkatan kompetensi sosial siswa. Penerapan problem posing menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan ego control, yang penting bagi pengelolaan emosi dan perilaku siswa di sekolah. Studi ini memberikan sumbangan berharga dalam inovasi metode pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif dalam konteks pendidikan
- …
