1,726,740 research outputs found

    DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI SARANA PROMOSI PRODUK ANANTA BALI AROMATIC

    Get PDF
    Ananta Bali Aromatic merupakan salah satu produsen produk spa yang berkembang sejak lama di Bali yang berlokasi di Jalan Pulau Morotai No. 80, Sanglah, Denpasar-Bali. Ananta Bali Aromatic merupakan industri kecil rumah tangga yang menggunakan rempah-rempah sebagai bahan dasar pembuatan produknya. Dalam perkembangannya, perusahaan ini terus berinovasi dan menghasilkan produk baru, antara lain masker untuk wajah dan badan, sabun mandi, bahkan perusahaan ini mendapat kepercayaan dari dinas pertanian dan kelautan untuk membuat body scrub (lulur) dan body butter jenis rumput laut dan lidah buaya. Belum tersedianya desain kemasan dan media promosi menghambat jalannya proses pemasaran. Diperlukan desain komunikasi visual yang tepat agar menghasilkan citra produk baru Ananta Bali Aromatic yang baik dan sesuai dengan karakter yang ingin dicapai perusahaan. Untuk mendukung proses perancangan digunakan metode pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif. Pada perancangan ini didukung oleh beberapa teori-teori, antara lain teori prinsip desain komunikasi visual, unsur desain komunikasi visual, aspek teknik perwujudan, teori psikologi komunikasi, teori budaya, teori desain kemasan, dan branding. Konsep natural tradisional dipilih sebagai konsep dasar perancangan promosi produk Ananta Bali Aromatic, dimana ilustrasi fotografi dan ornamen yang diproses dengan digital ditambahkan, pemilihan warna hijau untuk memberi kesan alami, tipografi yang digunakan adalah huruf arial, optimusprimesemibold, dan parmapetit. Media yang dibuat meliputi label body scrub dan body butter, kemasan masker, kemasan sabun, label shower gel, paper bag, leaflet, folder, iklan majalah, ad-banner dan katalog. Kata kunci : Desain, Kemasan, Spa, Produk, dan Promosi. Ananta Bali Aromatic is one of the manufacturers of the spa products developed since long time ago in Bali, located in Morotai Island Road No. 80, Sanglah, Denpasar-Bali. Ananta Bali Aromatic is a small industry of households using spices as the manufacture of its products. During its development, the company continues to innovate and produce new products, such as masks for the face and body, bath soap, even the company won the trust of the department of agriculture and fisheries to make a body scrub and the type of seaweed body butter and aloe vera. Unavailability of packaging design and media promotion impede the course of the marketing process. Required proper visual communication design in order to produce a new product image Ananta Bali Aromatic good and in accordance with the character of the company to be achieved. To support the design process used data collection methods, such as observation, interviews, literature, and documentation are then analyzed using descriptive qualitative analysis method. In this design is supported by several theories, including the theory of principles of visual communication design, visual communication design elements, technical aspects of the embodiment, communication psychology theory, cultural theory, theory packaging design, and branding. Traditional natural concept chosen as the basic design concept of product promotion Ananta Bali Aromatic, where photography illustrations and ornaments are processed by digital will be added, the green color selection to give an impression of nature, typography used are arial font, optimusprimesemibold, and parmapetit. Media that will be made include labels and body butter body scrub, mask packaging, packaging soap, shower gel labels, paper bags, leaflets, folders, magazine ads, ad-banners and catalogs. Keywords: Design, Packaging, Spa, Products, and Promotion

    Seribu wajah pram dalam kata dan sketsa : Pramoedya Ananta Tur

    No full text
    Buku ini disusun sebagai usaha kecil menggarisbawahi bagaimana Pramoedya Ananta Toer tak pernah habis. Banyak suara dan kesaksian yang terangkum. Ditulis dari pelbagai penjuru pandangan. Pram selalu punya pembaca yang fanatik, pemerhati yang tekun dan sekaligus lawan-lawan teks maupun lawan tas politik kebudayaan yang sudah dipilihnya dengan sikap yang penuh tanggung jawab. Setiap pengarang, dalam posisi itu, mestilah bertanggung jawab atas semua yang ditulisnya. Tak boleh lari. Pengarang yang lari dari tanggung jawab bukan jenis pengarang yang di mauinya-pengarang pesolek yang mencederai irasionalitas pembacanya

    Ananta Kumar Giri (ed.), Pragmatism, Spirituality and Society: Border Crossings, Transformations and Planetary Realizations (Singapore: Palgrave Macmillan, 2021)

    No full text
    A review of the book: Ananta Kumar Giri (ed.), Pragmatism, Spirituality and Society: Border Crossings, Transformations and Planetary Realizations (Singapore: Palgrave Macmillan, 2021

    EKRANISASI PADA NOVEL ANANTA PRAHADI KARYA RISA SARASWATI DENGAN FILM ANANTA KARYA RIZKI BALKI

    No full text
    Karya sastra merupakan karya imajinasi yang lahir bukan atas kekosongan jiwa namun juga atas realitas yang terjadi di sekeliling pengarang. Hal ini tentu tidak lepas dari unsur yang membangun karya sastra tersebut yang meliputi unsur intrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari dalam dan unsur ekstrinsik, unsur yang membangun karya sastra dari luar. Ekranisasi adalah pelayar putihan atau pemindahan atau pengangkatan sebuah novel ke dalam film. Dalam proses ekranisasi tentu akan menimbulkan berbagai perubahan. Proses perubahan tersebut misalnya terjadi pada perubahan alat-alat yang dipakai yakni mengubah dunia kata-kata menjadi dunia gambar-gambar yang bergerak secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Transformasi Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati menjadi film Ananta karya Rizki Balki. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penciutan, penambahan, dan perubahan atau variasi yang terdapat pada film Ananata karya Rizki Balki yang diangkat dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kesamaan dan perbedaan berupa unsur intrinsik pada Novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki.Teknik pengumpulan data yakni membaca, menonton, mencatat, dan menganalisis. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Adapun hasil dari penelitian yang sudah peneliti lakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif bahwa ekranisasi dari novel Ananta Prahadi karya Risa Saraswati dan film Ananta karya Rizki Balki terdapat penciutan pada latar, dan penciutan pada alur. Sedangkan penambahan terdapat pada penambahan tokoh penokohan, dan penambahan pada alur. Dan perubahan atau variasi yang ditemukan terdapat pada perubahan tokoh penokohan, dan perubahan pada alur

    FEMINISM AND THE LITERATURE OF PRAMOEDYA ANANTA TOER

    Get PDF
    Feminism refers to the social ideological trends that women ask for equal rights as well as the results of ideology when women know the world, the ego, and the sexual relationship in their process of seeking self-liberation. This paper starts with describing the periods in which Indonesian women acknowledged and was associated with western feminism as well as analyzing its period of development. This paper aims at researching the feminism idelology of Pramoedya Ananta Toer, a leading Indonesian writer, including the factors which affect his opinion on women and the expression of his feminism, which is richly displayed throughout his works. The finding of this research shows that in Pramoedya Ananta Toer’s perspective, equality between men and women is manifested in the partnership between men and women, that this partnership is applied in every aspect of lives, which is advanced-throught in Indonesian’s patriarchal society

    Prefazione

    No full text
    Introduzione al romanzo dello scrittore indonesiano Pramoedya Ananta Toer, Il fuggitivo, tradotto dallo stesso autore del contributo in oggetto

    Pramoedya ananta toer dan sastra realisme sosialis

    No full text
    “Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis” merupakan buku pertama yang ditulis oleh salah satu penulis kenamaan Indonesia, Eka Kurniawan. Awalnya, buku ini merupakan tugas akhir kuliahnya dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Karyanya tersebut kemudian diterbitkan dalam bentuk buku pertama kali pada tahun 1999.Pembahasan dalam buku setebal 224 halaman ini sangatlah runut. Pada bab-bab awal, penulis menyuguhkan cerita kehidupan Pramoedya Ananta Toer. Penjabaran selanjutnya ialah mengenai makna dari realisme sosialis. Selanjutnya, penulis mengkaji tentang peran realisme sosialis dalam karya sastra sang maestro. Buku “Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis” ini sangat direkomendasikan bagi pembaca yang ingin memahami tentang filsafat realisme sosialis, terutama dalam karya-karya ciptaan Pramoedya Ananta Toer

    Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

    No full text
    Labrousse Pierre. Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia. In: Archipel, volume 26, 1983. pp. 230-232

    KAJIAN KRITIS TERHADAP ROMAN LARASATI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER

    Get PDF
    ABSTRACT This study examines the Larasati romance by Pramoedya Ananta Toer based on critical studies or Critical Discourse Analysis (AWK). The objectives of the study are to describe (a) macro structure (theme), (b) author’s cognition in creating romance, (c) ideology contained in the Larasati romance by Pramoedya Ananta Toer, and (d) plans for its implementation in Indonesian Language learning in High School. The form of this research is qualitative research with descriptive method. The data used in this research are the quotations of sentences and paragraphs taken from romance. The source of data is Larasati romance by Pramoedya Ananta Toer, the 5th print in 2010. The technique for data obtaining is documentary study and the tool is a note card. Techniques to test the data validity is triangulation and discussion with colleagues. Data analysis is done by analyzing the contents of the text. Based on data analysis, it can be concluded that: (1) Macro structure (theme) is revolution after independence; (2) Author cognition reflected in the Larasati novel by Pramoedya Ananta Toer are: a) artist, b) imprisoned, and c) the names of several characters in a romance such as (a) Chaidir who is meant as Chairil Anwar, (b) Prime Minister who is meant as Soetan Sjahrir or Amir Sjarifuddin Harahap (c) Jassir who is meant as HB Jassin. (3) Political ideology found in the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer are a) racist ideology and b) class conflict ideology. There are three things that present the existence of racist ideology, that are: a) Japan as an invader and Indonesia as colonized; (b) The Dutch as invaders and Indonesia as colonized; and (c) Nica versus Republikein. (4) Considering the curriculum, the purpose of literary learning, how to choose materials, and aspects of readability, the Larasati romance by Pramoedya Ananta Toer can be implemented in Indonesian Language learning in high school especially in XII grade. Recommendation: Larasati romance can be used as material for Indonesian Language learning in high school. Keywords: Critical Analysis, romance, macro structure, author cognition, political ideolog
    corecore