92 research outputs found
ANALISIS KEPUASAN PENGUNJUNG PADA PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL DITINJAU DARI KUALITAS PELAYANAN
FEBRI CHOLID MUHTADI. 2015. 8223128284. Analisis Kepuasan Pengunjung pada PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL Ditinjau Dari Kualitas Pelayanan.Program studi DIII manajemen pemasaran. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta.
This paper has purpose to know about the impact service quality of customer satisfaction in PT Taman Impian Jaya Ancol. The writer take the title to find out how the impact of service quality on satisfaction. The method used is a descriptive analysis with searching trought library,observation and quetioner. Technical analysis used of data is descriptive analysis, the data has been collected will be processed with SPSS. In this study the author used technical data analysis correlation.
From the results of this study it can be concluded that the prence of a positive relationship between service quality on customer satisfaction by 5,293 and the magnitude of impact of service quality to customer PT Taman Impian Jaya Ancol conducted customer satisfaction levels by 29,2% while the remaining 70,8% influenced by other factors
CONVERSATION ANALYSIS ON THE INTERVIEW BETWEEN NEWS REPORTER OF NEW YORK TIMES AND AUTHOR ON BESTSELLER NOVELS
The tesis entitled “Conversation Analysis on the Interview between News reporter of New York Times and Author on Bestseller Novels” is aimed at describing the aspects of conversation found in that interview. Those are opening and closing, adjacency pair, topic management and turn taking. This study uses a descriptive qualitative method to study the problem, because this study has a purpose to describe and analyze the aspects of conversation in an interview. The data were taken from written data of news interview of news reporter and author in Stuart Wood’s (author) official webpage. The speakers are a news reporter and author. The conversation was an English dialogue in formal conversation. The result showed that there is no opening and this interview because the interviewer directly asked question to the author. The closing is indicated by the preclosing” “Anything else you’d like to say to readers?”. Then, it was followed by the answer of the interviewee or the novel’s author. The dominant adjacency pair found in this interview is question-answer. The topic discussed in this interview is only one that is about the novel wriitten by the author. The initiator of the topic is interviewer by asking something to the interviewee. The topic is developed by the interviewee by giving answer to the interviewer. There are 114 turn takings in the conversation: 57 times from the interviewer and 57 times form the interviewee. In this conversation there is no dominant person or less dominant person because both of them gives the same turns. Beside that, the form of the conversation is just question and answer. So, the turn taking just happened when the interviewer gives question to the interviewee
Representasi Perempuan Jawa pada Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto dalam Diskursus Feminisme
ABSTRAK Wardana, Febri Putra. 2017. Representasi Perempuan Jawa pada Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto dalam Diskursus Feminisme. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd. Kata Kunci: perempuan Jawa, novel Canting, domestik dan publik Perempuan Jawa dalam penulisan ini merupakan perempuan yang lahir dalam kultur Jawa dan dididik serta dibesarkan dalam lazimnya masyarakat patriarki. Peran perempuan Jawa yang tercermin pada novel Canting karya Arswendo Atmowiloto cukup menarik. Perempuan Jawa ditampilkan secara dominan dan superior. Perempuan Jawa dapat menguasai ruang domestik dan ruang publik secara bersamaan. Sikap yang ditunjukkan perempuan Jawa dengan sifat sabar, pasrah, hubungan baik kepada masyarakat, serta pekerja keras ditampilkan dan diceritakan dengan baik oleh Arswendo. Adapun fokus penelitian adalah peran perempuan Jawa dalam ruang domestik dan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam diskurus feminis. Tahapan penelitian ini meliputi; (1) memilih dan menentukan buku novel, (2) membaca sumber data yang berupa buku novel, (3) pengolahan data, yang terdiri dari ketegorisasi dan reduksi data, (4) penyajian data (5) interpretasi data, mendeskripsikan dan memaparkan hasil analisis sesuai data yang ditemukan dan fokus penelitian. (6) kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen. Dokumen yang berisikan data-data penelitian. Selanjutnya, prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) penulis menentukan objek kajian berupa novel Canting, (2) membaca kritis novel ‘Canting’ untuk memahami keseluruhan cerita, (3) mengambil kutipan berupa deskriptif, naratif, atau dialog yang sesuai dengan fokus penelitian, (4) mengklasifikasikan data sesuai dengan fokus penelitian, (5) menganalisis dan menafsirkan data untuk menemukan representasi perempuan Jawa. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga simpulan. Pertama, perempuan Jawa dalam novel Canting memegang superioritas pada ruang domestik yang tidak dimiliki laki-laki. Kedua, perempuan Jawa dalam novel Canting memegang ruang publik yang pada umumnya dipandang sebagai wilayah maskulinitas. Ketiga, perempuan Jawa dapat menyelaraskan kedua ruang domestik maupun publik dengan seimbang. ABSTRACT Wardana, Febri Putra. 2017. Representation of Javanese Women in Novel “Canting” by Arswendo Atmowiloto on Discourse Feminism. Thesis, Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd. Keywords: Javanese women, novel Canting, domestic and public Javanese women are women born in Javanese culture and in patriarchal society. The role of Javanese women reflected in novel Canting by Arswendo Atmowiloto is quite interesting. Javanese women are shown to be dominant and superior. Javanese women can control domestic space and public space simultaneously. The attitude shown by Javanese women with patience, submissiveness, good relationships to the community, and hard workers is well presented and told by Arswendo. The focus of this research is the role of Javanese women in domestic and public spaces. This research uses descriptive qualitative research method with feminist discourse. Stages of this research include; (1) selecting and defining novel books, (2) reading data sources in the form of novel books (3) data processing, consisting of data categorization and data collection, (4) data presentation (5) data interpretation, according to the data found and the focus of the study. (6) conclusions. Data collection is done through document studies. Documents containing the research data. Furthermore, the data collection procedure is done by: (1) the author determines the object of the study of the novel Canting, (2) critical reading of the novel Canting to understand the whole story, (3) take descriptive quote, narrative, or dialogue accordingly with a focus on research, (4) classifying data according to the research focus, (5) analyzing and interpreting data to find representations of Javanese women. Based on the data analysis obtained three conclusions. First, the Javanese women in the novel Canting have superiority in the domestic space that men do not have. Second, Javanese women in the novel Canting have no less attitude than men in the public sphere which is the sector of masculinity. Third, Javanese women can harmonize both domestic and public spaces in a balanced way
SEQUENCE OF SERVICE DI SPICE RESTORAN OAKWOOOD HOTEL & RESIDENCE SURABAYA
This final project entitled squence off Service at Spice Restaurant Oakwood
Hotel & Residence Surabaya has the goal of being able to deliver knowledge
about the correct Service squence off at a restaurant. The author made
observations during the Field Work Practice (PKL) as a waitress at the Spice
Restaurant & Deck side Lounge & Bar.
The author can conclude that the sequence of service at Spice Restaurant
Surabaya includes, giving welcome, escorting guests, giving menus, writing guest
orders, up selling, serving drinks, preparing food utensils, serving food, checking
guest satisfaction, how to take dirty plates, cleaning the rest of the food on the
table, serving coffee or tea and how to give the bill
The effect of case hardening treatment on aluminum 7075 toward its hardness and tensile strength
Pengelolaan Makam Sebagai Akibat Keterbatasan Lahan Pemakaman Di Surabaya the Management Tombs as a Result of Limited Burial Land in Surabaya
Pemakaman berdasarkan Pasal 1 Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 13
Tahun 2003 tentang Pengelolaan Tempat Pemakaman dan Penyelenggarakan
Pemakaman Jenazah adalah serangkain kegiatan yang meliputi kegiatan administrasi
pemakaman, pengaturan lokasi makam, pengkoordinasian dan pemberian bimbingan
atau petunjuk serta pengawasan terhadap pelaksanaan pemakaman. Banyak masyarakat
yang memiliki pandangan bahwa makam yang tidak ada gundukannya bukan merupakan
makam, setiap manusia memiliki pandangan dan cara yang dianut untuk memakamkan
jenazah keluarganya, hal ini menjadi persoalan yang sulit diatasi karena pandangan
setiap orang berbeda-beda. Berdasarkan uraian tersebut di atas, menarik untuk dikaji dan
ditelaah lebih lanjut dalam penulisan skripsi tentang pengelolaan makam khususnya di
wilayah Kota Surabaya.
Rumusan masalah dalam hal ini, adalah : (1) Apakah pengelolaan jarak antar
pemakaman sebagai akibat keterbatasan lahan sudah sesuai dengan Peraturan Daerah
Kota Surabaya Nomor 13 Tahun 2003 ? dan (2) Bagaimana bentuk perlindungan hukum
terhadap anggota masyarakat yang hendak melakukan pemakaman terhadap keterbatasan
lahan untuk makam ? Metode penelitian dalam penulisan skripsi ini menggunakan tipe
penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundangundangan.
Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan bahan
non hukum. Analisis bahan penelitian dalam skripsi ini menggunakan analisis normatif
kualitatif.
Kesimpulan penelitian yang diperoleh antara lain adalah, Pertama, Pengelolaan
jarak antar pemakaman sebagai akibat keterbatasan lahan sudah sesuai dengan Peraturan
Daerah Kota Surabaya Nomor 13 Tahun 2003, dimana dalam hal ini bertujuan untuk
pemerataan lahan makam sehingga dapat dipergunakan dengan baik dan adil sesuai
dengan peruntukannya. Pelayanan Pemakaman merupakan salah satu bentuk layanan
Pemerintah Daerah yang sangat penting kepada masyarakat, sebab kematian merupakan
hal yang alami, tidak dapat dipercepat juga tidak dapat ditunda oleh manusia, yang
selalu dan pasti terjadi setiap saat, sehingga Pemerintah Daerah harus dapat
menyediakan layanan tersebut terutama dalam hal penyediaan petak makam yang
diperlukan oleh masvarakat. Kedua, Bentuk perlindungan hukum terhadap anggota
masyarakat yang hendak melakukan pemakaman terhadap keterbatasan lahan untuk
makam, bahwa sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 13
Tahun 2003 tersebut, banyak sekali permasalahan menyangkut keberadaan pemakaman
tersebut. Mulai dari lahan yang terbatas, pengaturan, sampai pada peruntukan dan
masalah-masalah lainnya. Dalam kenyataannya, pelaksanaan ketentuan tersebut di atas
masih terjadi penyimpangan dan pelanggaran.
Saran yang diberikan bahwa, Hendaknya masyarakat pada umumnya dan
masyarakat di wilayah kota Surabaya dapat memahami dan menyadari bahwa lahan dan
tanah untuk pemakaman sudah semakin terbatas, sehingga masyarakat yang keluarganya
meningal dan akan dimakamkan dapat menggunakan lahan secara baik, tepat dan efektif
sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Pengelolaan Tempat Pemakaman dan Penyelenggaraan Pemakaman Jenazah.
Hendaknya penegakan hukum dan penerapan sanksi atas pelanggaran Peraturan Daerah
Kota Surabaya Nomor 13 Tahun 2003 tentang Pengelolaan Tempat Pemakaman dan
Penyelenggaraan Pemakaman Jenazah dapat ditegakkan dan dilaksanakan dengan baik
kepada siapa saja dengan adil. Dengan demikian peraturan yang telah dibuat tidak sia-sia
belaka namun mampu diterapkan dengan baik demi tegaknya penyediaan lahan
pemakaman yang baik. Pada kenyataannya banyak penggunaan makam yang meyalahi
luas dan ukuran yang ditetapkan, sehingga merugikan kepentingan umum
KAJIAN PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. PRIMA KENCANA BOXINDO SIDOARJO
Indonesia adalah sebuah negara berkembang yang memiliki potensi besar di bidang industri. Kekayaan alam yaug melimpah dan banyaknya tenaga buruh yang masih relatif murah merupakan salah satu aset berharga di bidang investasi dan permodalan. Seiring itu pula hubungan antara buruh dan majikan mendapat tempat dan perhatian tersendiri terutama yang berkaitan erat dengan masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seperti banyak di ulas di berbagai media, bahwa angka kecelakaan kerja di perusahaan-perusahaan lndonesia tergolong cukup besar.
Setiap kali terjadi kecelakaan kerja akan menimbulkan suatu kerugian yang amat besar, baik bagi perusahaan maupun bagi tenaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja. Kerugian ini bisa berupa kerusakan pada mesin-mesin, peralatan produksi, bahan baku produksi atau bahkan instalasi pabrik, sekaligus cacat atau luka-luka tubuh yang diderita oleh pekerja yang menjadi korban pada kecelakaan tersebut. Belum lagi biaya untuk merenovasi kerusakan fisik pabrik dan biaya untuk pengobatan kepada korban atau kompensasi kepada pekerja yang cedera atau bahkan meninggal dunia yang relatif besar. Selain itu kerugian waktu kerja yang hilang menyebabkan waktu proses produksi terganggu dan menurunkan jumlah produksi sehingga akan menurunkan produktivitas perusahaan yang pada gilirannya pencapaian target pemasukan bagi perusahaan tidak berjalan dengan baik.
Permasalahaan yang akan dibahas oleh penulis dalam skripsi ini adalah bagaimanakah Kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Prima Kencana Boxindo Sidoarjo serta bagaimanakah pelaksanaan Keselamtan dan Kesehatan kerja di PT. Prima Kencana Boxindo Sidoarjo. Tujuan pcnyusunan skripsi ini adalah untuk menjawab permasalahan yang telah disebutkan dalam skripsi ini.
Sebagai hasil pembahasan dari permasalahan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan hal yang penting dan harus dilakukan oleh sebuah perusahaan. PT. Prima Kencana Boxindo Sidoarjo dalam hal ini telah melaksanakan hal tersebut dengan baik. Terbukti dengan dilaksanakannya penyuluhan, pengarahan dan berbagai macam pelatihan terhadap para pekerja dan anggota Badan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (BK3) mengenai masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selain itu PT. Prima Kencana Boxindo Sidoarjo juga menyosialisasikan program K3 ini melalui berbagai media lainnya
BENTUK CAMPUR KODE DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA
This article discusses the phenomenon of code mixing in the novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata. Code mixing is the use of language or style of language that mixes two or more different language codes. The purpose of this study is to analyze and explain the form of code mixing used in the novel and to identify the reasons for using code mixing by the author.
 
Metode Ceramah KH. Raden Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin pada Masyarakat Situbondo
KH. Raden Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin adalah seorang tokoh pendakwah dengan menggunakan beberapa metode dakwah. Penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah metode ceramah Kyai Kholil meliputi teknik pembukaan, pengaturan suara, dan teknik penutupan ceramah. Tujuan penelitian ini adalah ingin memberikan deskripsi tentang metode ceramah yang digunakan oleh Kyai Kholil pada masyarakat Situbondo. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti melakukan pengamatan tiga video ceramah dengan fenomena berbeda. Hasil penelitian ini adalah Kyai Kholil berdasarkan teknik membuka ceramah paling dominan dengan penyampaian topik yang akan dibahas secara langsung, menggunakan suara yang bervariasi dan sesuai yang dibutuhkan, Kyai Kholil menutup ceramah sering dengan mengulang-ulang kata penekanan yang bersifat pesan dakwah dan ditutup dengan mengutip dari Al- Qur’an dan Hadits. Peneliti berharap di penelitian selanjutnya dapat meneliti dengan ketepatan metode dakwah lainnya, utamanya kepada masyarakat yang sangat kurang dan jauh ingatannya dari ilmu Agama Islam
IMPROVING READING COMPREHENSION ACHIEVEMENT OF GRADE 11 THROUGH DIRECTED ACTIVITIES RELATED TO TEXT (DART) METHOD AT SMAN 3 JEMBER IN THE 2008/2009 ACADEMIC YEAR
Regarding the interview done with the eleventh grade English teacher of SMA
Negeri 3 Jember, it was found that most of students were not successful in grasping
idea presented in reading text. Some factors caused the failures that were they lack of
motivation and concentration on reading English text. Besides, the monotonous
activity made the students get bored in teaching and learning process especially in
reading. Being aware the importance of the students’ reading comprehension
achievement in reading comprehension, therefore, a classroom action research was
conducted.
This classroom action research was intended to improve the grade XI
students’ reading comprehension achievement by using DART method. The students
of class IPA 1 at SMA Negeri 3 Jember was chosen as the subjects due to their
difficulties in comprehending the reading text. Their average score was the lowest
among four existing classes that was 63. It was below the standard score that used in
that school (65).
This classroom action research was done in cycles in which each cycle
covered the stages of planning, implementation, observation and evaluation, and
reflection. Then, each cycle was conducted in two meetings. The data about the
students’ reading comprehension achievement were collected through reading
comprehension test done after the action in each cycle. Observation was used to
monitor the process of teaching reading through DART method and the students’
participation. The percentage of the students’ reading comprehension score in Cycle I was
67.57%. Further, there were 25 students of 37 students having reading comprehension
achievement score
≥ 65. It means that the targeted percentage 75% of the total
students obtaining the score at least ≥ 65 could not be achieved. Besides, based on the
classroom observation that was done in Cycle I, it was found that the students’
participation in teaching learning process of reading through DART method was
67.57%. So, the percentage of the students’ active participation in the process of
teaching reading through DART method less than the targeted percentage that was
75%. Therefore, the actions were proceeded to the second cycle by revising the way
of the students doing the activities from doing the DART activities in a time into
doing the DART activities one by one before moving to the next activities to make
the students more focus in doing each activity, so that they could concentrate on
reading the text to get the idea of the text using DART activities. Besides, the teacher
also gave clues to make them easier in doing the activities.
The percentage of the students who got
≥ 65 in reading test in Cycle II was
better (78.38%) than in Cycle I (67.57%). This percentage had fulfilled the targeted
percentage that 75% of the students had to achieve the standard score that was ≥ 65.
Besides, the students’ participation in reading comprehension teaching learning
process also improved from 67.57% in Cycle I up to 81.08% in Cycle II. Thus, the
percentage of students’ participation in the teaching and learning process of reading
through DART method had achieved the targeted percentage
≥ 75%. This means that
both the students reading comprehension test and the students’ participation in
reading comprehension teaching learning process through DART method improved
in Cycle II and fulfilled the target of this research.
Based on the results, it could be concluded that DART method can improve
the students’ reading comprehension achievement in two cycles. Then, it is suggested
to the English teacher to use DART method as an alternative method in teaching
reading comprehension, since it can increase the students’ reading comprehension
achievement
- …
