44 research outputs found

    Fathul Qorib 1

    No full text
    xi, 334 hlm, 20 c

    Fathul Qorib 2

    No full text
    x, 296 hlm, 20 c

    Konsep Pendidikan Islam Dalam Kitab Fathul Baari

    No full text
    The concept of Islamic education is absolutely necessary in forming Muslims who are pious, noble and have good cognitive abilities. For this reason, many Islamic thinkers try to formulate the concept of Islamic education as a whole which can be used as a reference in fostering the younger generation of Islam. Islamic thinkers include: Ibn Hazm, al-Ghazali, an-Nahlawi, Naguib al-Attas and others. In this paper, the author tries to present other nuances from a different perspective, the author tries to uncover the concept of Islamic education According to the hadith scholars, namely Ibn Hajar al-Asqalani in the book Fathul Baari. The research in this paper aims to: (1) To know the concept of Islamic education in the book Fathul Baari, and (2) To find out the differences in the concept of Islamic education in the book Fathul Baari with the concept of other Islamic education. the concept of Islamic education in the book contains the definition of education, the position of science in Islamic education, educators and their duties, and methods of education

    Penafsiran ayat-ayat tentang kebahagiaan menurut Asy-syaukani dalam tafsir Fathul Qadir

    No full text
    Banyaknya pandangan dalam memahami kebahagiaan dalam hidup, yang tidak jarang disalahartikan dengan hal-hal yang sifatnya material atau bahkan dalam mencapai kebahagiaan, tidak sedikit orang yang terjerumus ke dalam lubang kezaliman, misalnya dengan menghalalkan berbagai macam cara untuk mencapai kebahagiaan yang diinginkan. Tentu hal itu dapat menimbulkan dampak negatif bagi diri masing-masing. Maka dalam penelitian ini, penulis akan megkaji ayat-ayat kebahagiaan di dalam Al-Qur’an menurut Asy-Syaukani dalam tafsir Fathul Qadir.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat mengenai kebahagiaan menurut Asy-Syaukani dalam tafsir Fathul Qadir dan untuk mengetahui konsep kebahagiaan menurut Asy-Syaukani dalam tafsir Fathul Qadir.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif yang berfokus pada teknik studi pustaka dalam pengumpulan datanya. Sumber utama yang digunakan pada penelitian ini adalah Kitab Suci Al-Qur’an dan Kitab tafsir Fathul Qadir karya Asy-Syaukani. Didukung oleh sumber sekunder seperti buku, atikel, skripsi dan sumber lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Data-data yang diperoleh akan diinventarisasi untuk selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis isi.Penafsiran as-Syaukani mengenai ayat-ayat kebahagiaan pada term al-sa’ādah yang tercantum dalam QS Hūd [11]: 105 dan 108, dimaknai dengan kebahagiaan hakiki, dimana kebahagiaan tersebut ditujukan untuk orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada-Nya. Lalu pada term aflaḥa tercantum dalam QS. Al-Mu’minūn [23]: 1 dan QS. Āli ‘Imrān [3]: 104, menjelaskan mengenai kebahagiaan dunia dan akhirat disertai cara-cara meraihnya. Kemudian pada term mata’terdapat dalam QS. Al-Ḥadīd [57]: 20 dan QS. Asy-Syura [42]:36 menceritakan tentang gambaran kehidupan di dunia yang semua itu hanyalah kesenangan yang sesaat dan akan hilang pada waktu yang telah ditentukan. Lalu yang terakhir, pada term fauz yang terdapat dalam QS. Ali ‘Imran [3]: 185 dan QS. At-Taubah [9]: 72, kedua ayat tersebut berisi makna tentang kebahagiaan yang hakiki, yaitu kemenangan dan kebahagiaan yang diperuntukkan bagi orang yang bertakwa dan beriman, dan mereka akan mendapatkan ridha dan surga-Nya. Konsep kebahagiaan menurut penafsiran Asy-Syaukani dalam Tafsir Fathul Qadir terdiri dari dua lingkup pembahasan yakni dimensi kebahagiaan dan sumber kebahagiaan. Menurut Asy-Syaukani dimensi kebahagiaan itu ada dua yakni dimensi kebahagiaan dunia dan dimensi kebahagiaan akhirat. Lalu mengenai sumber munculnya kebahagiaan pada diri seseorang terdiri dari beriman kepada Allah, bertakwa, amar ma’ruf nahyi munkar, dan bertaubat

    ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 91/PUU-XVIII/2020 TENTANG PENGUJIAN FORMIL UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP UNDANG-UNDANG DASAR TAHUN 1945 (PERSPEKTIF FIQH SIYĀSAH)

    No full text
    Fathul Khaerullah. NIM : 1908206056, “ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 91/PUU-XVIII/2022 TENTANG PENGUJIAN FORMIL UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945”(PERSPEKTIF FIQH SIYĀSAH), 2023. Pada tanggal 5 Oktober 2020 , Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dalam rangka peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi guna mencapai masyarakat yang sejahtera. dalam pembentukannya menggabungkan sejumlah Undang-undang menjadi satu atau disebut dengan Omnibus Law. Kemudian sejumlah tokoh masyarakat mengajukan permohonan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi, mereka merasa hak konstitusionalnya dirugikan setelah diberlakukannya Undang-Undang tersebut dan beranggapan bahwa proses pembentukan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja melanggar ketentuan tata cara pembentukan peraturan perundang-undangan. Kemudian bebeapa tokoh masyarakat mengajukan Judicial Review pada Mahkamah Konstitusi. Sejak 15 Oktober 2020 yang diterima oleh kepaniteraan Mahkamah Konstitusi, berdasarkan Akta penerimaan berkas Permohonan Nomor 203/PAN.MK/2020 dan elah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi pada 27 Oktober 2020 dengan Nomor 91/PUU-XVIII/2020, yang telah diperbaiki oleh para Pemohon dengan perbaikan Permohonan pada 24 November 2020 dan diterima oleh Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi pada 24 November 2020. Pemohon diajukan oleh Haklimi Irawan Bangkid Pamungkas, Ali Sujito, Muhtar Said, S.H., M.H., Migrant CARE, Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari Sumatera Barat dan Mahkamah Adat Alam Minangkabau. Peneltian ini ditujukan untuk mengetahui apa alasan Pemohon mengajukan permohonan judicial review terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Implikasi dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Serta memahami bagaimana analisa yuridis dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 91/PUU�XVIII/2020 terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Kemudian yang terakhir untuk memahami analisa Fiqh Siyāsah terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.. Metodologi penelitian yang digunakan yakni metodologi penelitian Hukum Normatif/yuridis normative, yang menggunakan metode doktrinal dalam menganalisis prinsip-prinsip dan norma-norma perundang-undangan yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti penafsiran secara formil Undang�Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta yang bersumber dari Putusan Nomor 91/PUU-XVIII/2020 yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan data sekunder, sedangkan apabila dilihat dari sifatnya maka penelitian ini bersifat deskriptif yang berarti menggambarkan atau melukiskan secara rinci tentang pokok masalah yang diteliti. Adapun hasil penelitian ini berdasarkan Analisa, implikasi terhadap putusan Mahkamah Konstiusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 yang menyatakan dalam amar putusannya bahwa Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat meliputi, Pertama, dalam hal yang bersifat straegis dan memiliki dampak untu

    SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI PERPUSTAKAAN DIGITAL PADA SMP IT YAABUNAYYA FATHUL KHAER MAKASSAR: Digital Library Application Usage Training

    No full text
    The training activities carried out are expected to improve the quality of library services at partner schools. The goal to be achieved by the author is that each semester can carry out community service to these partners with different training materials. Especially for this semester the author held training on the use of digital library applications. This training is a competency for the academic community in utilizing information and communication technology in increasing reading interest for the academic community. The target of this service activity program is the entire academic community of SMP IT Yaabunayya Fathul Khaer in Makassar City with a total of 50 students, 10 teachers and 1 librarian. The method used is a lecture method, question and answer, and simulation. The results of this activity show: (1) participants (librarian staff) will have knowledge of book data processing, (2) training participants will have knowledge in the borrowing process and (3) training participants will get book information in the library.Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan diharapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan pada sekolah mitra. Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis adalah setiap semester dapat melaksanakan pengabdian pada masyarakat pada mitra tersebut dengan pelatihan materi yang berbeda-beda. Terkhusus untuk semester ini penulis mengadakan pelatihan tentang penggunaan aplikasi perpustakaan digital. Pelatihan ini merupakan kompetensi bagi civitas akademik dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan minat baca bagi civitas akademik. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah seluruh civitas akademik SMP IT Yaabunayya Fathul Khaer di Kota Makassar dengan jumlah siswa 50 orang, 10 orang guru dan 1 orang pegawai perpustakaan. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan : (1) peserta (pegawai perpustakaan) akan memiliki pengetahuan tentang pengolahan data buku, (2) para peserta pelatihan akan memiliki pengetahuan dalam melakukan proses peminjaman dan (3) para peserta pelatihan akan mendapatkan informasi buku pada perpustakaan tersebut

    IQTHINA' ATH-THALABAH BI KHIDMATI QISMI TA'LIM AL-LUGHAH AL-ARABIYAH FI KULIYYATI ULUM AT-TARBIYAH WA AT-TADRIS BI JAMI'ATI WALISONGO AL-ISLAMIYAH AL-HUKUMIYYAH SEMARANG

    No full text
    يهدف هذا البحث العلمي لمعرفة مستوى اقتناع الطلبة بخدمة قسم تعليم اللغة العربية منظررا من الخدمة المشروعة</jats:p

    FUNGSI MANAJEMEN DALAM PELATIHAN DAKWAH DI PONDOK PESANTREN FATHUL HUDA CANDI REJO KECAMATAN WAY PENGUBUAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

    No full text
    ABSTRAK Pelatihan dakwah merupakan suatu kegiatan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan yang mengandung ajakan atau seruan untuk mengetahui dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Teori yang digunakan oleh peneliti pada skripsi ini yaitu teori tentang fungsi manajemen meliputi pengertian manajemen, fungsi manajemen, unsur-unsur manajemen dan prinsip manajemen, pelatihan dakwah meliputi pengertian pelatihan dakwah dan komponen pelatihan dakwah, pondok pesantren meliputi pengertian pondok pesantren, serta fungsi dan tujuan pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi manajemen Pondok Pesantren Fathul Huda dalam melakukan pelatihan dakwah. Penelitian ini bersifat deskriptif, pengumpulan data menggunakan sampling 7 orang dari 222 pupulasi yang ada. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian dalam skripsi ini penulis mengangkat mengangkat permasalahan tentang fungsi manajeman dal am pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Fathul Huda dan subfokus yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Fathul Huda Candi Rejo Way Pangubuan. Berdasarkan hasil penelitian di pondok pesantren Fathul Huda, upaya untuk mengembangkan keterampilan para santri dalam berdakwah diterapkan melalui kegiatan pelatihan dakwah yang dimulai dari perencanaan dengan cara menentukan metode, adapun metode yang dilakukan yaitu santri berlatih di kamar masing-masing dengan tugas yang sudah ditentukan dan seminngu sekali para santri ditampilkan untuk membaca khutbah dan berpidato tanpa teks, kemudian pengorganisasian, dimana yang mengorganisasikan kegiatan pelatihan dakwah adalah pengurus dari seksi dakwah, untuk pelaksanaan pelatihan dakwah yaitu ada berpidato, khutbah, kajian ilmu Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab klasik Islam, Syi’ar santri yang dilaksanakan setiap tahun pada hari-hari besar Islam, seperti peringatan Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj, dan satu Muharram, dan pengawasan yang dilakukan yaitu dengan mengawasi santri untuk mencegah santri dari bermain-main dan tidak mendengarkan penjelasan ustadz di Pondok Pesantren. Berdasarkan hasil yang di kumpulkan dari analisis data yang ditarik, di simpulkan bahwa fungsi manajemen mengenai perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam melakukan pelatihan dakwah sudah baik. Kata kunci: Fungsi Manajemen, Pelatihan dakwah, Pondok Pesantren iii ABSTRACK Da'wah training is an activity to develop and improve abilities that contain an invitation or call to know and practice Islamic teachings in everyday life. The theory used by the researcher in this thesis is the theory of management functions including the notion of management, management functions, management elements and management principles, da'wah training includes the notion of da'wah training and components of da'wah training, Islamic boarding schools include the notion of Islamic boarding schools, as well as the functions and objectives Islamic boarding school. This study aims to determine how the management function of the Fathul Huda Islamic Boarding School in conducting da'wah training. This research is descriptive, data collection using sampling 7 people from 222 existing population. The method of data collection in this study used the methods of observation, interviews, and documentation. The focus of the research in this thesis, the author raises the issue of the management function in da'wah training at the Fathul Huda Islamic Boarding School and the sub-focus, namely planning, organizing, implementing and supervising the da'wah training at the Fathul Huda Islamic Boarding School Candi Rejo Way Pangubuan. Based on the results of research at the Fathul Huda Islamic boarding school, efforts to develop the skills of the students in preaching are applied through da'wah training activities starting from planning by determining the method, while the method used is that students practice in their respective rooms with predetermined tasks and weekly. Once the students are shown to read sermons and give speeches without text, then organize, where the organizers of the da'wah training activities are the administrators of the da'wah section, for the implementation of da'wah training there are speeches, sermons, studies of the knowledge of the Qur'an, Hadith, and books. the classic book of Islam, Syi'ar santri which is held every year on major Islamic holidays, such as the commemoration of the Prophet's Birthday, Isra' Mi'raj, and one Muharram, and supervision is carried out by supervising students to prevent students from playing and did not listen to the explanation of the cleric at the Islamic Boarding School. Based on the results collected from the analysis of the data drawn, it is concluded that the management functions regarding planning, organizing, implementing and supervising in conducting da'wah training are good. Keywords: Management Function, Da'wah Training, Islamic Boarding Schoo

    Taḥlīlu Ṭuruqi al Tarjamati fī Kitābi Fatḥil Qarībi li al Syaikh Syamsi al Dīni Abū ‘Abdillah (Dirāsatun fī ‘Ilmi al Tarjamati)

    No full text
    The author discusses the translation method used in the Fathul Qorib translation book. The formulation of the problem is: 1. What are the translation methods used in the Fathul Qorib translation book? 2. What method is suitable for translating the book of fathul qorib? The purpose of this study is to describe and find out: 1. What translation is used by the translator in the book of Fathul Qorib. 2. What kind of translation is suitable for translating the book of Fathul Qorib. The method used in this research is a qualitative descriptive literature research. And the technique used is by reading, writing and studying as well as analyzing the data with documentation. It can be concluded from the results of this study, namely: the translation used in translating the book of fathul qorib is a literal translation of 3 sentences, a faithful translation of 91 sentences and a free translation of 38 and the translation that is suitable to be used in translating this Fathul Qorib book is the Faithful Translation. With the description of Setia's translation, that is the translation that is focused on the intent of the original translation so that it is right on target and easy to understand

    Konstruksi Sosial-Teologis Ritual Ijazah Asma' Artho (Uang Azimat) di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Pare Kediri

    No full text
    This article scrutinizes social and theological constructions of the practice of ijazah Asma Artho or Uang Azimat (money blessing tradition) in Fathul Ulum Islamic Boarding School. Asma Artho is not a practice of doubling money. It is only money blessed by kiai. There is a symbol contained in the post-blessing money, the kiai, through his team, writes the word Bāsiṭ, one of Asmā’ al-Ḥusnā, on the blessed money. Socially, the practice, which is routinely implemented every year, is not only sought by the santri, but also the general public and businessmen. If santri and the general public wishes the blessing of their rejection from this ritual process, then it is different from the perspective of the business community, where they believe this money (Asma Artho) has enough impact on the increase in the business’s current good. For them, the more blessed the money is, the more fortune it earns. In understanding the theological construct of this blessed money, the author examines the meaning of the Bāsiṭ, one of Asmā’ al-Ḥusnā, and the interpretation of this word in the Qur’an which is contained in the money and how to read the rajah. This bleesed money is based on the thought of Abū Ḥāmid al-Ghazālī, Abū Bakr Muḥammad Shatā al-Dimyātī, and Ma‘rūf al-Karkhī. Al-Karkhī said has even said that anyone who reads the mawlid upon the Prophet Muhammad on some silver or gold-plated dirhams and then mix the dirhams with other dirhams, these dirhams will then get a blessing
    corecore