251 research outputs found
KONSTRUKSI PASANGAN CALON DALAM PILGUB JATENG 2008 OLEH MEDIA MASSA (KASUS PEMBERITAAN JAWA POS RADAR SEMARANG DAN SUARA MERDEKA)
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable.
Pilgub Jateng 2008 adalah pemilihan kepala daerah langsung pertama yang
terjadi di Jawa Tengah. Ada lima pasangan yang mencalonkan diri sebagai
gubernur-wakil gubernur. Mereka adalah Bambang Sadono-M. Adnan (Partai
Golkar), Agus Soeyitno-Kholiq Arif (PKB), Sukawi Sutarip-Sudharto (Partai
Demokrat-PKS), Bibit Waluyo-Rustriningsih (PDI-P) dan HM. Tamzil-Rozaq
Rais (PPP-PAN). Mekanisme pemilihan langsung berakibat jarak antara pasangan
calon dengan pemilih menjadi semakin dekat sehingga setiap pasangan calon
dituntut untuk memanfaatkan media dalam membangun citra positif. Dalam hal
ini peran media sebagai sarana komunikasi politik menjadi cukup vital. Bagi
pasangan calon, media adalah sarana strategis untuk menyebarluaskan pesan
politik kepada khalayak. Media sebagai salah satu sumber informasi bagi
masyarakat harus mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berpegang
pada netralitas. Namun, dalam operasionalnya media selalu dipengaruhi faktor
internal dan eksternal yang membuat mereka tidak dapat sepenuhnya objektif.
Media bukanlah institusi yang bebas nilai. Isi media tidaklah merefleksikan
realitas yang ada namun mengkonstruksikan serangkaian fakta yang terjadi.
Metode triangulasi digunakan untuk mengetahui bagaimana harian Jawa
Pos Radar Semarang dan Suara Merdeka mengkonstruksikan masing-masing
pasangan calon. Juga untuk mengetahui kecenderungan pemberitaan serta politik
redaksional masing-masing media. Objek penelitian yang dipilih adalah beritaberita
tentang pasangan calon di harian Jawa Pos Radar Semarang dan Suara
Merdeka pada halaman satu dan rubrik khusus selama 26 Maret-22 Juni 2008.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harian Jawa Pos Radar Semarang
berusaha responsif dengan isu-isu politik memberikan konstruksi yang favorable
kepada pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif, Bibit Waluyo-Rustriningsih dan
HM. Tamzil-Rozaq Rais. Sebaliknya, mereka memberikan konstruksi
unfavorable kepada pasangan Bambang Sadono-M. Adnan dan Sukawi Sutarip-
Sudharto. Sedangkan Suara Merdeka memilih gaya pemberitaan yang aman dan
tidak tendesius kepada masing-masing pasangan calon. Hasilnya, mereka
cenderung mengkonstruksikan pasangan Bambang Sadono-M. Adnan, Bibit
Waluyo-Rustriningsih dan HM. Tamzil-Rozaq Rais dengan bingkai yang
favorable. Sedangkan pasangan Agus Soeyitno-Kholiq Arif dan Sukawi Sutarip-
Sudharto dalam bingkai unfavorable
Perbedaan Denyut Jantung Pasien Wanita Usia 25-39 Tahun Dan Usia 40 Tahun Keatas Setelah Pemberian ANESTETIKUM Lokal Yang Mengandung VASOKONSTRIKTOR:(Penelitian Eksperimental Klinis)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa denyut jantung pasien usia 25-39 tahun dan pasien usia 40 tahun keatas sesudah pemberian lokal yang mengandung vasokonstriktor lebih besar dari pada sebelum pemberian anestelikum lokal yang mengandung vasokonstriktor peningkatan denyut jantung pasien usia 40 tahun ke atas lebih besar dibandingkan dengan peningkatan denyut jantung pasien usia 25-39 tahun
Indonesian Photo: To Be Different
Buku ini berisi artikel-artikel yang menginspirasi tentang fotografi dari para tokoh yang hobi fotografi maupun dari para fotografer Indonesia separti Djoni Darmodihardjo, Anton Ismael, Jimmy Yuwono, Pinky Mirror, Robby Agus, Rahardi Ramelan, H.Budiardjo. Temanya mulai dari The Mystical of Bali Wild Life, teknik memotret panggung hingga fotografi infra red. Isi buku ini juga dilengkapi dengan berbagai karya foto-foto tematik tersebut. Selain tulisan tentang teknik fotografi, artikel yang dimuat juga menceritakan bagaimana pandangan para tokoh tentang dunia fotografi
Simulasi Dispersi Gas Polutan SO2, H2S, dan CO dengan Menggunakan Program Computational Fluid Dynamics (CFD)
Studi simulasi dispersi gas polutan dari sebuah cerobong merupakan upaya pengembangan sektor industri yang ramah lingkungan. Prediksi sebaran emisi gas polutan terhadap udara ambien dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan dari suatu kegiatan industri. Studi simulasi dispersi gas polutan dilakukan dengan menggunakan program Computational Fluid Dynamics (CFD). Studi simulasi ini dilakukan untuk melihat simulasi dispersi dan sebaran konsentrasi gas polutan (SO2, H2S, dan CO) dari cerobong ke lingkungan dengan menggunakan program CFD yang akan dibandingkan dengan model Gaussian. Model simulasi yang digunakan untuk menentukan nilai konsentrasi gas polutan di suatu titik tertentu adalah model persamaan dispersi Gaussian dengan menggunakan program visual basic dan model Navier-Stokes yang direpresentasikan oleh software Solidworks Office 2007 dengan menggunakan metode finite volume. Parameter input simulasi yaitu laju emisi gas yang diemisikan dari cerobong, kecepatan udara di sekitar sumber emisi atau ambien, faktor stabilitas atmosfer hingga titik acuan, dan sifat karakteristik kimia gas polutan. Sedangkan parameter output yang diharapkan adalah visualisasi sebaran konsentrasi gas polutan berupa bidang 2 dimensi yang dilengkapi dengan nilai persamaan konsentrasinya terhadap jarak dari sumber emisi. Program CFD digunakan sebagai support simulator atau tools untuk mendapatkan visualisasi sebaran gas terdispersi dari hasil perhitungan. Sotfware yang digunakan adalah sotfware Solidworks Office 2007 yang memiliki kemampuan untuk membuat model geometri, batasan lingkungan simulasi atau domain, meshing model geometri yang akan disimulasikan, solver atau pencarían solusi dengan menyediakan fleksibilitas mesh automatis berbentuk tetahedral yang dapat diatur mudah kerapatan meshnya. Software ini menghitung persamaan fluida dinamik dengan menggunakan metode finite volume, sehingga dapat mempresentasikan data dan memvisualisasikan berbagai kasus aplikasi dinamika fluida secara detail. Representasi hasil visualisasi simulasi dengan program CFD memberikan gambaran bahwa gas polutan yang paling besar memberikan dampak pencemaran terhadap permukaan tanah di lingkungan sekitar adalah gas SO2, dimana nilai konsentrasi yang paling tinggi terdapat pada jarak 60 m dari ceobong, yaitu sebesar 10721,6 ppm. Sedangkan gas CO mencemari permukaan tanah pada jarak di atas 300 m dari cerobong dan gas H2S dari hasil simulasi tidak mencemari permukaan tanah karena bergerak ke atmosfer. Adapun perbandingan hasil simulasi dispersi gas polutan dengan menggunakan model Gaussian sangat berbeda jauh dengan hasil dari model EFD yang menggunakan basis persamaan Navier-Stokes. Dalam model Gaussian tidak ada parameter sifat kimia atau karakteristik bahan material fluida yang mempengaruhi proses dispersi, bahkan diabaikan. Sedangkan simulasi dispersi dengan model EFD sangat dipengaruhi oleh faktor internal dari material fluida yaitu karakteristik kimiawinya
Pengaruh anggaran berbasis kinerja terhadap pengelolaan keuangan daerah di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat
INDONESIA:
Salah satu unsur yang terdapat dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) adalah Belanja yang secara defenitif berarti semua pengeluaran yang dikeluarkan dari Rekening Kas Umum Daerah yang mengurangi ekuitas dana lancar, yang merupakan kewajiban daerah dalam satu tahun anggaran yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh daerah. Melalui penyusunan laporan realisasi anggaran dapat dihasilkan informasi realisasi dan anggaran entitas pelaporan. Dan dari informasi tersebut dapat dilakukan perbandingan antara anggaran dan realisasinya. Perbandingan tersebut ditujukan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pencapaian target-target yang telah disepakati antara eksekutif dan legislatif serta bagaimana proses penyerapan anggaran yang terjadi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui anggaran berbasis kinerja terhadap pengelolaan keuangan daerah pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat.
Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu anggaran berbasis kinerja, sebagai variabel independen dan pengelolaan kleuangan daerah sebagai variabel devenden.
Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Abdul Halim (2007:178) dan Sony Yuwono (2005:58). Teori dari Abdul Halim menggunakan 5 dimensi yaitu : (1) akuntabilitas dan transparansi anggaran , (2) disiplin anggaran, (3) keadilan anggaran (4) efisiensi dan efektifitas anggaran (5) pendekatan kinerja dan teori dari Sony Yuwono menggunakan 3 dimensi yaitu (1) Transparansi (2) akuntabilitas (3) value for money. penelitian ini menggunakan metedologi kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian adalah ditemukannya bahwa terdapat hubungan positif dan signitifkan antara anggaran berbasis kinerja dengan pengelolaan keuangan daerah yang dinyatakan dalam bentuk koefesien regresi uji signifikan di peroleh hasil t hitung sebesar 8,973 dan t tabel sebesar 1,692 (8,973>1,692) maka Ha diterima dan Ho di Tolak, artinya secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara anggaran berbasis kinerja terhadap pengelolaan keuangan daerah pada dinas perindustriajn dan perdagangan provinsi jawa barat
ENGLISH:
One of the elements contained in the Budget Realization Report (LRA) is Expenditures which definitively means all expenditures incurred from the Regional General Cash Account which reduce the equity of current funds, which are regional obligations within a fiscal year that will not be repaid by the region. Through the preparation of budget realization reports, information on realization and budget reporting entities can be generated. And from this information a comparison can be made between the budget and its realization. The comparison is intended to determine the extent of achieving the agreed targets between the executive and legislative branches and how the budget absorption process occurs.
The purpose of this study was to determine the performance-based budget for regional financial management in the industry and trade service of West Java Province.
This study consists of two variables, namely performance-based budgeting, as an independent variable and regional financial management as a devendent variable.
the theory that the author uses in this study is the theory of Abdul Halim (2007: 178) and Sony Yuwono (2005: 58). Abdul Halim's theory uses 5 dimensions, namely: (1) budget accountability and transparency, (2) budget discipline, (3) budget fairness (4) budget efficiency and effectiveness (5) performance approach and theory from Sony Yuwono use 3 dimensions, namely ( 1) Transparency (2) accountability (3) value for money. This research uses quantitative methodology with a simple linear regression analysis technique.
Based on the results of the study, it was found that there was a positive and significant relationship between performance-based budgeting and regional financial management expressed in the form of a significant regression test coefficient obtained by t count of 8.973 and t table of 1.692 (8.973> 1.692) then Ha was accepted and Ho in Reject, meaning that partially there is a significant influence between performance-based budgeting on regional financial management in the industry and trade services of West Java Provinc
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI VERBAL, GAMBAR, MATEMATIS, GRAFIK, DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan tempat penelitian
ditentukan menggunakan metode purposive sampling area. Penelitian ini
dilaksanakan di SMAN 4 Jember. Sampel penelitian ditentukan setelah dilakukan uji
homogenitas terhadap populasi. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode
cluster random sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only
control group design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes,
observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan untuk
menguji hipotesis penelitian 1 dengan menggunakan Independent-Sample T-test
dengan bantuan SPSS 20.
Berdasarkan nilai n-gain diperoleh bahwa kemampuan representasi verbal,
gambar, matematis, dan grafik adalah -4,17, -5,37, 15,56, 9,57. Dan hasil belajar
kelas eksperimen sebesar 81,12 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh angka 60,73.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh, maka kesimpulan dari penelitian ini
adalah: (1) Kemampuan representasi verbal siswa dengan menggunakan model
pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA mengalami penurunan, (2) Kemampuan
representasi gambar siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri
terbimbing di SMA mengalami penurunan, (3) Kemampuan representasi matematis
siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA
mengalami peningkatan, (4) Kemampuan representasi grafik siswa dengan
menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA mengalami
peningkatan, (5) Model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh signifikan
terhadap hassil belajar siswa di SM
Kedudukan Potongan Pajak Pribadi Terhadap Zakat Yang Telah Dibayarkan
Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas dan menganalisa kedudukan potongan pajak pribadi terhadap zakat yang telah dibayarkan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana kedudukan potongan pajak pribadi terhadap zakat yang telah dibayarkan berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat dan permasalahan yang timbul atas potongan pajak pribadi terhadap zakat yang telah dibayarkan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan potongan pajak pribadi terhadap zakat yang telah dibayarkan berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat adalah bahwa zakat yang telah dibayarkan akan mengurangi penghasilan bruto atas pajak pribadi, bukan mengurangi nominal pajak pribadi. Permasalahan yang timbul atas potongan pajak pribadi terhadap zakat yang telah dibayarkan adalah masih kurangnya pengetahuan masyarakat terkait adanya peraturan mengenai pemotongan pajak pribadi atas zakat yang dibayarkan. Hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi mengenai peraturan tersebut terhadap masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu upaya mensosialisasikan mengenai zakat sebagai pengurang penghasilan bruto yang dilakukan secara terintegrasi bagi dari lembaga keagamaan maupun lembaga perpajakan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI VERBAL, GAMBAR, MATEMATIS, GRAFIK, DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA
Fisika merupakan ilmu yang bersifat empiris, artinya setiap hal yang dipelajari
dalam fisika didasarkan pada hasil pengamatan terhadap gejala-gejala alam.
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan beberapa guru fisika SMA di
kabupaten Jember, peneliti memperoleh informasi bahwa guru biasanya hanya
menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran fisika yaitu
model pembelajaran kooperatif dengan mengelompokkan siswa. Didapatkan pula
bahwa komponen pengetahuan siswa dari hasil belajar fisika siswa tergolong rendah.
Dimana komponen pengetahuan dari hasil belajar siswa berupa kemampuan
representasi verbal, gambar, matematis, dan grafik. Hal ini disebabkan metode
ceramah, merupakan tahapan model pembelajaran kooperatif yang dilakukan dengan
bantuan media papan tulis, seolah menegaskan bahwa guru hanya mengajarkan
konsep-konsep fisika berupa rumus matematis dan verbal. Hal ini menyebabkan
siswa tetap terpacu pada matematis dan verbal saja. Selain komponen pengetahuan
dari hasil belajar, keterampilan proses sains dari siswa juga tergolong rendah hal ini
dikarenakan guru jarang menggunakan kegiatan eksperimen di kelas maupun
laboratorium. Berkaitan dengan hal tersebut, maka berbagai upaya dalam rangka
meningkatkan pencapaian tujuan pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas
(SMA) perlu dipikirkan. Salah satunya adalah dengan variasi penggunaan model
pembelajaran berdasarkan kemampuan multirepresentasi siswa yaitu dengan model
inkuiri terbimbing. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan
peningkatan kemampuan representasi verbal siswa dengan menggunakan model
pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika di SMA, (2)mendeskripsikan peningkatan kemampuan representasi gambar siswa dengan
menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika di
SMA, (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa
dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran
fisika di SMA, (4) mendeskripsikan peningkatan kemampuan representasi grafik
siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada
pembelajaran fisika di SMA, (5) mengkaji pengaruh model pembelajaran inkuiri
terbimbing terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika di SMA.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan tempat penelitian
ditentukan menggunakan metode purposive sampling area. Penelitian ini
dilaksanakan di SMAN 4 Jember. Sampel penelitian ditentukan setelah dilakukan uji
homogenitas terhadap populasi. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode
cluster random sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only
control group design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes,
observasi, dokumentasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan untuk
menguji hipotesis penelitian 1 dengan menggunakan Independent-Sample T-test
dengan bantuan SPSS 20.
Berdasarkan nilai n-gain diperoleh bahwa kemampuan representasi verbal,
gambar, matematis, dan grafik adalah -4,17, -5,37, 15,56, 9,57. Dan hasil belajar
kelas eksperimen sebesar 81,12 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh angka 60,73.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh, maka kesimpulan dari penelitian ini
adalah: (1) Kemampuan representasi verbal siswa dengan menggunakan model
pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA mengalami penurunan, (2) Kemampuan
representasi gambar siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri
terbimbing di SMA mengalami penurunan, (3) Kemampuan representasi matematis
siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA
mengalami peningkatan, (4) Kemampuan representasi grafik siswa dengan
menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing di SMA mengalami peningkatan, (5) Model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh signifikan
terhadap hassil belajar siswa di SM
Pengantar konsep dasar design thinking : what, why, where, when, who and how
Satu-satunya hal yang abadi di dunia ini adalah perubahan. Setiap manusia, siapa pun dia, bagaimana pun kehidupan dan profesinya, pasti mempunyai permasalahan dan design thinking menjadi kunci atas permasalahan manusia tersebut. Berpusat pada manusia, mencari akar penyebab masalah, kemudian menerapkan pemikiran kritis kreatif, secara berulang (iterative), serta melakukan aksi nyata menerapkan solusi yang efektif dan efisien. Berpijak dari Empathize, Define, Ideate, Prototype, serta Test, sampai pada ujungnya yakni terselesaikannya permasalahan yang dihadapi manusia. Dalam design thinking lebih banyak melaksanakan atau menerapkan dibanding dengan proses berpikir itu sendiri. Berpikir (thinking) secara rasional yang tidak terlalu lama, kemudian menghasilkan sesuatu (design) karena berfokus pada pengguna. Jadi kebutuhan pengguna (user) digabungkan dengan teknologi terbaru dan kemampuan berpikir yang sesuai kemudian menghasilkan solusi dalam menyelesaikan masalah perusahaan ataupun organisasi
EFEKTIFITAS TEKNIK PENCUCIAN TERHADAP PENURUNAN JUMLAH TELUR NEMATODA USUS PADA SAWI
Kotoran hewan dan tinja manusia mengandung mematoda usus dan dapat mengkontaminasi tanaman jika digunakan untuk menyuburkan mentah Sayuran sebaiknya tidak dimakan mentah, kalaupun harus mentah
perlu dicuci berkali-kali demikian halnya dengan sayur sawi karena banyak mengandung telur cacing. Teknik atau cara pencucian sayauran yang dilakukan oleh masyarakat bervariasi dan beragam. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektifitas teknik sawi terhadap menurunanjumlah telur nematoda usus pada sawi. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pre post test. Menggunakan teknik air kran, air kran, air dalam wadah dan air larutan pencuci, pengulangan pencucian 6 kali membutuhkan sampel 18 dengan konrol 1. Analisis data menggunakan uji Oneway Anova. Hasil penelitian menunjukkan sebelum pencucian jumlah telur nematoda usus rata-rata 13,66 Teknik pencucian dengan air kran 96,41%, air dalam wadah 79,06% dan air larutan pencuci 98,38%. Nilai p=0,0001 maka ada perbedaan rata-rata penurunan jumlah telur nematoda usus pada sawi berdasarkan teknik pencucian. Kesimpulan penelitian adalah semua teknik pencucian dapat menurunkan jumlah telur nematoda usus. Saran penelitian adalah masyarakat yang akan mengkonsumsi sawi hendaknya mencuci sawi terlebih dahulu dengan baik dan benar, mencuci sawi yang paling efektif adalah dengan teknik pencucian menggunakan air larutan pencuci terutama bila mencuci sawi dalam jumlah yang banyak.
Kata Kunci: Teknik Pencucan, Telur Nematoda Usus, Saw
- …
