25 research outputs found

    PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA BATU KUDA GUNUNG MANGLAYANG KABUPATEN BANDUNG

    Get PDF
    ABSTRAK PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA BATU KUDA GUNUNG MANGLAYANG KABUPATEN BANDUNG Penulis Desty Wira Uttami 2010152 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran stakeholder dalam pengelolaan daya tarik wisata Batu Kuda Gunung Manglayang, Kabupaten Bandung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dan tipe penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran stakeholder dalam hal ini pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan daya tarik wisata Batu Kuda Gunung Manglayang. Kerjasama yang sinergis antara pemerintah, pengelola destinasi, masyarakat lokal, pengunjung sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan serta budaya. Oleh karena itu, Batu Kuda dapat terus berkembang sebagai destinasi yang menarik sekaligus berkontribusi positif bagi semua pihak yang terlibat. Kata Kunci : Peran Stakeholder, Pengelolaan, Daya Tarik Wisata, Batu Kuda.   ABSTRACT Author Desty Wira Uttami 2010152 This study aims to determine the role of stakeholders in the management of the tourist attraction of Batu Kuda Gunung Manglayang, Bandung Regency. The type of research used in this study is a qualitative type of research and the type of research used is phenomenology. The data collection techniques used by the researcher are interviews, observations, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The validity of the data uses triangulation. The results of this study show that the role of stakeholders in this case the government and the community in the management of the Batu Kuda Gunung Manglayang tourist attraction. Synergistic cooperation between the government, destination managers, local communities, and visitors is very important to maintain a balance between tourism development and environmental and cultural preservation. Therefore, Batu Kuda can continue to develop as an attractive destination while contributing positively to all parties involved. Keywords: Stakeholder Role, Management, Tourist Attraction, Batu Kud

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS VIDEO TUTORIAL UNTUK LATIHAN KELENTUKAN DAN KEKUATAN OTOT SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menghasilkan produk berupa media pembelajaran PJOK berbasis video tutorial untuk latihan kelentukan dan kekuatan otot sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Utan Kayu Selatan 20 yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan hasil validasi ahli materi mendapatkan persentase sebesar 91,67% (sangat baik), hasil validasi ahli media sebesar 91,67% (sangat baik), dan hasil validasi ahli desain sebesar 96,67% (sangat baik). Untuk uji coba pada perorangan (one to one) diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 93,34%, uji coba pada kelompok kecil (small group) diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 91,34%, dan uji coba pada keseluruhan (field test) diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 91,61%, serta uji coba pada guru diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 94%. Berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video tutorial untuk materi kelentukan dan kekuatan otot ini layak untuk dikembangkan dan digunakan di sekolah dasar. ***** This research aims to develop and produce a product in the form of PJOK learning media based on video tutorials for flexibility and muscle strength training in elementary schools. This research uses research and development (R&D) methods with the ADDIE model. The research subjects were 30 grade IV students at SDN Utan Kayu Selatan 20. The research and development results show that the material expert validation results obtained a percentage of 91.67% (very good), the media expert validation results were 91.67% (very good), and the design expert validation results were 96.67% (very good). For trials on individuals (one to one) very good results were obtained with a percentage of 93.34%, trials on small groups obtained very good results with a percentage of 91.34%, and trials on the whole (field test) very good results were obtained with a percentage of 91.61%, and tests on teachers obtained very good results with a percentage of 94%. Based on the assessment results obtained, it can be concluded that video tutorial-based learning media for flexibility and muscle strength material is suitable for development and use in elementary schools

    Pengaruh Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) dan Model Pembelajaran Inquiry (Inquiry Instruction) Terhadap Hasil Belajar Lompat Jauh

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran langsung dan model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar lompat jauh di sman 9 Bandung. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen one group test dan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui test keterampilan lompat jauh. Penelitian ini menggunakan sampel dengan jumlah 54 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen yaitu kelompok eksperimen model pembelajaran langsung dan kelompok eksperimen model pembelajaran inquiry. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji mann-whitney test dengan hasil nilai sig (0,00) < (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar lompat jauh dengan penerapan model pembelajaran langsung dan model pembelajaran inquiry dimana model pembelajaran langsung lebih signifikan dibandingkan dengan model pembelajaran inquiry

    Gambaran Kebiasaan Makan, Body Image dan Status Gizi Remaja Putri di SMK Negeri 2 Sibolga

    Get PDF
    Remaja seringkali mengalami masalah terhadap status gizinya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain penerapan mengenai kebiasaan makan yang buruk tanpa mengetahui zat gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsinya, pemahaman gizi yang keliru yang dipicu oleh keinginan remaja memiliki tubuh yang langsing, kesukaan yang berlebihan terhadap jenis makanan tertentu sehingga kebutuhan gizinya tidak dapat terpenuhi dengan baik. Penelitian ii bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasan makan, body image, dan status gizi remaja putri di SMK N 2 Sibolga. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel adalah 90 orang yang merupakan remaja putri. Penelitian ini dilakukan dengan menilai frekuensi makan dengan kuesioner, jenis makanan, menghitung asupan gizi dengan menggunakan metode food recall 24 jam. Status gizi dihitung dengan IMT/U. Body image diukur dengan menggunakan metode Figure Rating Scale (FRS). Berat badan siswi diukur menggunakan timbangan dan tinggi badan siswi menggunakan microtoise. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagin besar kebiasaan makan dalam kategori baik sebanyak 98,0%, jenis makanan siswi 63,3% tidak beragam, konsumsi energi 95,6% tidak sesuai AKG, konsumsi protein 71,1% tidak sesuai AKG, konsumsi lemak 87,8% tidak sesuai AKG, dan konsumsi karbohidrat 91,1% tidak sesuai AKG. Body image negatif sebesar 56,7%.  Status gizi siswi kurus 5,6%, gemuk 14,4%, dan obesitas 5,6%. Siswi diharapkan lebih memerhatikan kebiasaan makannya dengan cara menerapkan pola makan sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang. Sekolah sebaiknya bekerjasama dengan puskesmas untuk melakukan penyuluhan mengenai berat badan dan tinggi badan yang normal sesuai umur,  sehingga siswi tidak salah merepresentasikan status gizinya sendiri, yang menyebabkan siswi memiliki persepsi body image negatif.Kata Kunci: Kebiasaan Makan, Body Image, Status Gizi, Remaja Putr

    PERAN GURU DAN KEJADIAN OBESITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA MEDAN

    Get PDF
    Saat ini banyak sekali ditemukan anak-anak yang mengalami obesitas Obesitas termasuk pada siswa sekolah dasar. Obesitas menjadi permasalahan yang sangat serius bagi siswa sekolah dasar karena akan dapat memicu terjadinya berbagai penyakit degeneratif kedepannya. Salah satu yang memiliki peran penting dalam pencegahan obesitas pada siswa sekolah dasar adalah guru, hal ini disebabkan guru memiliki waktu yang lama bersama siswa sekolah dasar di sekolah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dan kejadian obesitas siswa sekolah dasar di kota Medan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah anak sekolah dasar di Kota Medan dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar sebanyak 309 siswa kelas lima sekolah dasar di Kota Medan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kepada siswa sekolah dasar untuk menilai peran guru dan pengukuran antopometri IMT/U untuk tingkat obesitas. Analisis data yaitu univariat, bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru tidak berhubungan dengan kejadian obesitas anak sekolah (p=0,713). Terdapat hubungan antara perang orangtua dengan kejadian obesitas (p=0,016). Diharapkan kepada guru untuk memperhatikan siswa sekolah dasar yang obesitas dengan mengawasi kebiasaan makan anak yang berlebihan dan meningkatkan aktivitas fisik anak. Guru diharapkan dapat berkoordinasi dengan orangtua siswa sekolah dasar untuk menerapkan sarapan sehat dirumah agar mengurangi konsumsi jajan di sekolah

    Peran Tenaga Pendidik dalam Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 33 Surabaya

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji peran tenaga pendidik dalam implementasi program sekolah ramah anak di SMP Negeri 33 Surabaya. Tujuan utama adalah untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan holistik peserta didik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tenaga pendidik di SMP Negeri 33 Surabaya memainkan peran penting dalam (1) mengintegrasikan metode Kompetensi Sosial Emosional (KSE) ke dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler, (2) melibatkan peserta didik dalam pengambilan keputusan terkait program sekolah, dan (3) mengembangkan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, guru juga berperan dalam mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam penerapan program sekolah ramah anak, seperti memastikan lingkungan sekolah yang kondusif, mengidentifikasi dan menangani kasus kekerasan, serta menemukan dan mendukung kebutuhan khusus peserta didik. Penelitian ini juga mengeksplorasi strategi penerapan sukses program sekolah ramah anak di SMP Negeri 33 Surabaya, yang meliputi pelatihan dan pengembangan profesional tenaga pendidik, monitoring dan evaluasi program, serta evaluasi efektivitas program. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang peran krusial tenaga pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh

    A Job Training Report as an English Teacher at SMP Negeri 3 Tutur From 27th of January-27th of February 2014

    Get PDF
    Teaching English was not easy because English lesson is one of the lesson that student did not like. There are many things that teacher should do before teach the student. The author had done the internship at SMP Negeri 3 Tutur SATAP in a month as an English Teacher. During the internship the author could apply what she gets in the English Diploma Department. In addition, the experiences in a working place put the writer on the right view of the future. The author is able to apply and use English language teaching in the real school and make a good English test for the student

    Penerapan Aplikasi Game Wordwall dalam Pembelajaran untuk Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan deskripsi serta menyusun kajian tentang penerapan aplikasi game Wordwall dalam pembelajaran untuk menumbuhkan karakter disiplin siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis deskirptif dengan studi literatur. Pada penelitian ini ada beberapa tahapan untuk mendeskripsikan data dengan melakukan pengumpulan data melalui berbagai macam sumber seperti artikel penelitian, buku, dan literatur lain yang relevan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa penerapan teknologi digital seperti aplikasi game Wordwall pada pembelajaran bisa sebagai alternatif menumbuhkan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Pembelajaran akan menyenangkan dan menarik sehingga siswa bisa mendapatkan pembelajaran yang bermakna. Dengan siswa  mencapai pembelajaran yang bermakna maka siswa juga akan terbiasa untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, mematuhi peraturan, tepat waktu, dan tertib melaksanakan sesuatu. Sehingga dengan hal tersebut akan membentuk karakter disiplin pada siswa. Untuk itu, sekolah terutama guru harus  terbuka terhadap perubahan serta permasalahan yang ada dengan contoh menggunakan teknologi digital seperti Wordwall untuk menumbuhkan karakter disiplin siswa . Guru harus bisa untuk berinovasi dengan fitur yang ada sebagai alternatif mencapai tujuan pembelajaran salah satunya adalah pembentukan karakter siswa

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SBdP MATERI KERAJINAN IKAT CELUP DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang bepusat pada siswa. Dalam model ini, siswa diberikan sebuah proyek yang dikerjakan secara nyata. Model PjBL bisa diterapkan kepada mata pelajaran yang mempunyai materi mengenai kehidupan sehari-hari, salah satunya pelajaran Seni, Budaya, dan Prakarya (SBdP). Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana penerapan model PjBL dalam pembelajaran SBdP salah satunya pada materi Kerajinan Ikat Celup. Kerajinan Ikat Celup merupakan kerajinan yang menghasilkan motif di atas permukaan kain.  Apakah model PjBLini efektif diterapkan dalam pembelajaran materi tersebut atau tidak bisa dilihat dari hasil penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif, yaitu studi kepustakaan atau literature research. Data yang diambil bersumber dari penelitian-penelitian yang sudah ada di internet. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dalam pembelajaran SBdP memberikan banyak manfaat positif untuk siswa maupun guru. Dengan kata lain model PjBL ini dapat mengoptimalkan pembelajaran SBdP di sekolah dasar, salah satunya pada materi Kerajinan Ikat Celup

    Pengembangan Media Pembelajaran PJOK Berbasis Video Tutorial untuk Latihan Kelentukan dan Kekuatan Otot Sekolah Dasar

    Get PDF
    Di zaman modern ini, guru diarahkan mampu memanfaatkan teknologi khususnya untuk menghasilkan media pembelajaran yang kreatif dan menarik sehingga pembelajaran dapat berpusat pada siswa. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan serta menghasilkan produk berupa media pembelajaran PJOK berbasis video tutorial untuk latihan kelentukan dan kekuatan otot sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Utan Kayu Selatan 20 yang berjumlah 30 siswa.  Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan hasil validasi ahli materi mendapatkan persentase sebesar 91,67%, hasil validasi ahli media sebesar 91,67%, dan hasil validasi ahli desain sebesar 96,67%. Untuk uji coba perorangan (one to one) diperoleh hasil dengan keterangan sangat baik persentase 93,34%, uji coba kelompok kecil (small group) diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 91,34%, dan uji coba keseluruhan (field test) diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 91,61%, serta uji coba pada guru diperoleh hasil sangat baik dengan persentase 94%. Berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video tutorial untuk materi kelentukan dan kekuatan otot ini layak untuk dikembangkan dan digunakan di sekolah dasa
    corecore