70 research outputs found
Perwatakan Tokoh Dalam Novel Putri Komodo Karya Michael Yudha Winarno
Imaginative literary works are the result of the wishful thinking of an author. The author describes a picture of a person's life through a novel. This research is entitled "Characteristics of the Characters in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno". The problems described in this study are: (1) What is the character of the main character, the character of additional characters, (2) How does the author describe the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. This study aims to describe, and analyze: Characteristics in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The author uses the theory of character in prose fiction from Aminuddin (2014) and Burhan Nurgiyantoro (2012). This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data collection technique is hermeneutic technique. The data validity technique used triangulation technique. The data sources used are the entire contents of the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The data taken in this study is the form of words and sentences that describe the character's character. The results of the research on the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno, there is the character of the main character, namely Fanty, which is described by the author analytically (directly) and dramatic (indirectly). Additional characters Laila is described by the author analytically (directly), Rosa is described by the author analytically (directly), Mama is described by the author analytically (directly), Father is described by the author analytically (directly), Camelia, is described by the author analytically (directly), Sister Gracia the author is described analytically (directly), Grandma Ato is described by the author analytically (directly), Udis is described by the author analytically (directly), Pak Haji Sobari is described by the author analytically (directly)
Watak Tokoh dalam Novel Putri Komodo Karya Michael Yudha Winarno
Imaginative literary works are the result of the wishful thinking of an author. The author describes a picture of a person's life through novels. This research is entitled "The Character of the Character in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno". The problems described in this study are: (1) What is the character of the main character, the character of additional characters, (2) How does the author describe the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. This study aims to describe, and analyze: Characteristics in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The author uses the theory of character in prose fiction from Aminuddin (2014) and Burhan Nurgiyantoro (2012). This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data collection technique is hermeneutic technique. The data validity technique used triangulation technique. The data sources used are the entire contents of the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The data taken in this study is the form of words and sentences that describe the character's character. The results of the research on the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno, there is the character of the main character, namely Fanty, which is described by the author analytically (directly) and dramatic (indirectly). Additional characters Laila is described by the author analytically (directly), Rosa is described by the author analytically (directly), Mama is described by the author analytically (directly), Father is described by the author analytically (directly), Camelia, is described by the author analytically (directly), Sister Gracia the author is described analytically (directly), Grandma Ato is described by the author analytically (directly), Udis is described by the author analytically (directly), Pak Haji Sobari is described by the author analytically (directly)
Character Characters in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno
Imaginative literary works are the result of the wishful thinking of an author. The author describes a picture of a person's life through novels. This research is entitled "The Character of the Character in the Novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno". The problems described in this study are: (1) What is the character of the main character, the character of additional characters, (2) How does the author describe the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. This study aims to describe, and analyze: Characteristics in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The author uses the theory of character in prose fiction from Aminuddin (2014) and Burhan Nurgiyantoro (2012). This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data collection technique is hermeneutic technique. The data validity technique used triangulation technique. The data sources used are the entire contents of the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno. The data taken in this study is the form of words and sentences that describe the character's character. The results of the research on the character of the character in the novel Putri Komodo by Michael Yudha Winarno, there is the character of the main character, namely Fanty, which is described by the author analytically (directly) and dramatic (indirectly). Additional characters Laila is described by the author analytically (directly), Rosa is described by the author analytically (directly), Mama is described by the author analytically (directly), Father is described by the author analytically (directly), Camelia, is described by the author analytically (directly), Sister Gracia the author is described analytically (directly), Grandma Ato is described by the author analytically (directly), Udis is described by the author analytically (directly), Pak Haji Sobari is described by the author analytically (directly).Karya satra imajinasi karena hasil dari angan-angan dari seorang pengarang. Pengarang menggambarkan gambaran kehidupan seseorang melalui noevl. Penelitian ini berjudul “Watak Tokoh Dalam Novel Putri Komodo Karya Michael Yudha Winarno”. Masalah yang dideskripsikan dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana watak tokoh utama, watak tokoh tambahan, (2) Bagaimana cara pengarang menggambarkan watak tokoh dalam novel Putri Komodo karya Michael Yudha Winarno. Penelitian ini bertuan untuk mendeskripsikan, dan menganalisis tentang: Perwatakan dalam novel Putri Komodo karya Michael Yudha Winarno. Penulis menggunakan teori watak dalam prosa fiksi dari Aminuddin (2014) dan Burhan Nurgiyantoro (2012). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik hermeneutik. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Sumber data yang digunakan seluruh isi novel Putri Komodo karya Michael Yudha Winarno. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah bentuk kata dan kalimat yang menggambarkan perwatakan tokoh. Hasil penelitian watak tokoh dalam novel Putri Komodo karya Michael Yudha Winarno ini terdapat watak tokoh utama yaitu Fanty digambarkan pengarang secara analiti (langsung), dan dramatik (tidak langsung). Tokoh tambahan Laila digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Rosa digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Mama digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Bapa diganbarkan pengarang secara analiti (langsung), Kamelia, digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Suster Gracia diganbarkan pengarang secara analitik (langsung), Nenek Ato digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Udis digambarkan pengarang secara analitik (langsung), Pak Haji Sobari diganbarkan pengarang secara analitik (langsung)
Perancangan Buku Cerita Bergambar Pengenalan Aksara Jawa untuk Anak Usia 6-8 Tahun
ABSTRAK Winarno, Arif. 2013. Perancangan Buku Cerita Bergambar Pengenalan Aksara Jawa untuk Anak Usia 6-8 Tahun. Skripsi Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: 1) Dr. Moeljadi Pranata M.Pd, 2) Mohammad Sigit S.Sn. Kata kunci: Perancangan, Buku Cerita Bergambar, Aksara Jawa. Aksara Jawa adalah huruf asli yang digunakan oleh Orang Jawa. Namun se-iring perkembangan zaman Aksara Jawa mulai ditinggalkan. Dari tiga provinsi yang menggunakan Bahasa Jawa, hanya provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih menggunakan Aksara Jawa, di Jawa Tengah masih jarang dijumpai dan di Jawa Timur hampir tidak digunakan. Dalam dunia pendidikan pun jam pelajaran Bahasa Daerah (Jawa) yang di dalamnya ada pelajaran Aksara Jawa hanya mendapatkan por-si sekitar dua jam pelajaran dalam satu minggu. Selain itu dari segi sumber belajar pun masih sangat jarang ditemui, kalaupun ada itu kemasannya masih sederhana dan kontennya kurang menarik. Dalam mengenalkan Aksara Jawa lebih baik jika dilaku-kan sejak usia dini yaitu usia 6-8 tahun dimana anak mulai mendapatkan pelajaran tentang Aksara Jawa di sekolahnya. Maka dari itu perlu dilakukan perancangan untuk menghasilkan sumber belajar atau bahan edukasi berupa buku cerita bergambar tenang Aksara Jawa bagi anak usia 6-8 tahun. Tujuan dari perancangan ini adalah menghasilkan buku cerita bergambar pengenalan aksara jawa untuk anak usia 6-8 tahun. Buku berisi beberapa ilustrasi ber-gambar yang membentuk satu rangkaian cerita yang utuh, dalam layout-nya akan ada ilustrasi, narasi dan dialog yang saling mendukung isi cerita. Model perancangan ini menggunakan model perancangan 3D (define, data, design) dalam metode ini menggunakan tiga tahapan. Pertama adalah define yaitu proses penentuan masalah dari perancangan yang akan dilakukan. Kedua adalah Data yaitu pengumpulan data primer dan sekunder sebagai acuan untuk melakukan peran-cangan. Kemudian yang ketiga adalah design, tahap ini dimulai dari pembuatan thum-bnail atau layout, kemudian rought sketch atau sket kasar, dari rought skecth ini akan dikomputerisasi menjadi comprehensive selanjutnya akan dibuat final design dengan memberikan pewarnaan dua lapis gelap terang pada comprehensive, lalu langkah terakhir adalah pembuatan prototype (contoh atau bentuk awal). Perancangan ini menghasilkan sebuah buku cerita bergambar full colour yang didominasi warna-warna cerah, buku berisi materi Aksara Jawa yang disampaikan dengan cerita bergambar yang menggunakan bahasa sederhana dan komunikatif, satu kalimat terdiri dari 3-5 kata. Desain karakter dibuat sederhana seperti anak-anak, se-hingga buku akan lebih menarik bagi target audience. Buku berjumlah 72 halaman dengan dimensi 25 x 19 cm dan ketebalan buku 1,2 cm. Kertas yang digunakan ada-lah kertas art paper 150 gsm yang memiliki kesan sedikit glossy dan buku menggu-nakan teknik penjilidan hard cover.
ANALISIS PENGARUH PRIVASI TERHADAP MINAT PENGGUNAAN SISTEM E-COMMERCE DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DAN PENGGUNAAN MODEL TAM YANG DIMODIFIKASI
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh konstruk Privasi terhadap
Kepercayaan, serta konstruk Kepercayaan, Persepsi Kegunaan, dan Persepsi
Kemudahan terhadap Minat Penggunaan Sistem E-Commerce. Data diperoleh
dengan menggunakan metode random sampling. Metode pengumpulan data
menggunakan metode survei, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan
ada teknik kuesioner secara online. Populasi pada penelitian ini adalah anggota
Kaskus Regional Jember. Total sampel didapatkan sebesar 105 responden dari
total 163 kuesioner yang disebar. Kemudian data dianalisis dengan metode Partial
Least Square (PLS) dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS Versi 2.0
M3. Hasil analisis data menunjukkan bahwa konstruk privasi berpengaruh positif
terhadap kepercayaan, konstruk kepercayaan berpengaruh positif terhadap minat
penggunaan sistem e-commerce, konstruk persepsi kegunaan berpengaruh positif
terhadap minat penggunaan sistem e-commerce, dan persepsi kemudahan
berpengaruh positif terhadap minat penggunaan sistem e-commerce. Hasil
penelitian ini relevan bagi organisasi bisnis e-commerce dan pengembang sistem
untuk mempertimbangkan privasi, kepercayaan, persepsi kegunaan, dan persepsi
kemudahan dalam menerapkan dan mengembangkan transaksi e-commerce
Analisis Minat Penggunaan Mobile Banking Dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Yang Telah Dimodifikasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi persepsi mahasiswa tentang minat penggunaan mobile bankinguntuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari, dengan menggunakan pendekatan TAM (Technology Acceptance Model). Faktor tersebut diantaranya persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, minat perilaku penggunaan. Serta menambahkan beberapa variabel external yaitu pengalaman, kerumitan, dan gander.
Penelitian ini dilakukan dengan metode survey terhadap minat mahasiswa akan mobile banking di Universitas Jember. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Clustered Random Sampling. Kuesioner dari 120 mahasiswa yang mendapat penawaran layanan mobile banking yang memenuhi syarat sebagai sampel dianalisis dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM) pada program AMOS 22,0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengalaman berpengaruh terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness); (2) Kerumitan berpengaruh terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness). (3) Gender tidak berpengaruh terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness); (4) Gender tidak berpengaruh terhadap persepsi kemudahan (perceived ease of use); (5) Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness); (6) Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh terhadap minat perilaku pengguna mobile banking; (7) Persepsi kegunaan (perceived usefulness) berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan mobile banking. Implikasi dari hasil penelitian ini relevan bagi mahasiswa yang berminat menggunakan mobile banking agar lebih memperhatikan faktor pengalaman dan kemudahan penggunaan. Pengguna mobile bankingdiharapkan untuk lebih yakin dengan menggunakan mobile banking dapat mempermudah aktivitas perbankannya serta mencoba lebih berani untuk mencoba hal yang baru khususnya dalam hal ini mobile banking
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DENGAN MESIN INFERENSI FORWARD CHAINING BERBASIS WEB
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT TANAMAN BAWANG
MERAH MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR DENGAN
MESIN INFERENSI FORWARD CHAINING BERBASIS WEB
Kristianto Eko Winarno (1418079)
Program Studi Teknik Informatika S-1
Fakultas Teknologi Industri
Institut Teknologi Nasional Malang
Jalan Raya Karanglo km 2 Tasikmadu, Malang
Email : [email protected]
ABSTRAK
Bawang merah adalah salah satu varietas tumbuhan berumbi yang dapat
hidup di dataran rendah. Bawang merah termasuk salah satu di antara tiga
anggota Allium yang populer dan mempunyai nilai ekonomi tinggi selain bawang
putih dan bawang bombay. Gangguan penyakit pada bawang merah sering
dikeluhkan para petani bawang merah karena dapat menimbulkan menurunnya
jumlah produksi bawang merah, keterlambatan penanganan terhadap serangan
penyakit disebabkan minimnya pengetahuan petani tentang pengendalian
penyakit.
Aplikasi sistem pakar ini menerapkan metode Forward Chaining sebagai
penentu rule untuk menghasilkan suatu kesimpulan dan Certainty Factor (CF)
sebagai metode perhitungan berbasis web. Sistem ini bertujuan untuk
memudahkan petani dan masyarakat untuk mendiagnosis penyakit tanaman
bawang merah. Pakar dari sistem pakar adalah Arif Kurniadi, SP. MM Seksi
Perlindungan Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten
Probolingggo.
Secara fungsional sistem ini dapat berjalan dengan baik dibeberapa web
browser yaitu Google Chrome dan Mozilla Firefox. Pada pengujian yang
dilakukan terhadap 10 user didapatkan hasil rata-rata dari 5 aspek yang
ditanyakan menjawab 68% setuju, 18% sangat setuju, dan 12% tidak setuju. Jadi
mayoritas user menilai bahwa sistem pakar diagnosis penyakit tanaman bawang
merah baik. Pada pengujian pakar pengguna aplikasi penerapan metode certainty
factor untuk sistem pakar diagnosis penyakit bawang merah menghasilkan data
dari sistem sama dengan hasil yang didiagnosis oleh pakar.
Kata kunci: Sistem Pakar, Diagnosis Bawang Merah, Certainty Factor, Forward
Chainin
KAJIAN PENGELOLAAN TANAH UNTUK TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L) DI DESA PLUMBON KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR
Arif Kurniawan S. NIM H 0203030. Study of Soil Management for
Batata Plantation (Ipomoea batatas L) at Plumbon Village, Tawangmangu
District, Karanganyar Regency. Under supervision of Drs. Joko Winarno, MSi.,
Hery Widijanto, SP.,MP. Agriculture faculty, Sebelas Maret University of
Surakarta. The research is carried out at Plumbon village, Tawangmangu district,
Karanganyar regency, from April 2007 to October 2007 the research intends to
identify the indication land management by the farm, to evaluate management
action and to give input about the best land management action altenative of
batata plantation.
The research reduces the land condition, where we appoach the variable by
surveyung the field and laboratory analysis. Purposive sampling used to appoint
the sample based on homogeneity concept of land characters (they are land use,
sloping, soil, land utilization unit). Interviews the farmer used to identify the kind
of land management. The respondent was decided by purposive, based on their
land propertie.
The research concludes that Plumbon village can be classified as 9 land unit.
The soil management by farmer had according to the condition of batata.
cultivation system use intercrop and the result less maximal. There not correct
dose and right time in fertilization. Fertilization with organic matter is not used at
all of land unit. The alternative soil of management cultivated land by planting the
end of rain season. Require to be conducted by lining to increase saturation of
basa, and require to be made by bench terrace, core to overcome inclination of
slope.
Key word: soil management, batatas, land uni
FILOSOFI KEHIDUPAN RUMAH JAWA SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS
Seni memiliki definisi yang tidak tetap dan sangat dinamis. Latar belakang sosial, budaya dan politik
suatu lingkungan didaerah berpengaruh dalam menentukan definisi seni tersebut. Di dalam praktiknya
seni rupa merupakan bagian dari lingkup seni yang memiliki keterkaitan cukup erat dengan latar
belakang pengalaman seorang seniman, hal ini mempengaruhi setiap proses pengerjaannya. Penulis
menjadikan rumah sebagai tema dan ruang yang melatarbelakangi penulis dalam menciptakan karya
seni lukis. Dari rumah penulis dapat menggali nilai dan filosofi kehidupannya untuk dijadikan sebagai
ide gagasan dalam karya seni lukis yang diciptakan. Penulis menceritakan pengalaman aktivitas diri
penulis didalam rumah yang dirasa memiliki nilai dan menjadi titik balik dalam pendewasaan mental
kehidupan penulis sebagai manusia. Nantinya karya seni Lukis yang diciptakan merupakan bagian dari
arsip rangkaian perjalanan pertumbuhan hidup penulis. Proses kreatif yang kerjakan ini menggunakan
metode penciptaan practice based research, Medium yang dipilih yaitu kanvas dengan bahan cat
acrylic yang di mixed dengan bollpoint. Karya dibingkai dalam bentuk format lukisan dua dimensi
melalui tahapan deformasi bentuk dan pengolahan warna. Objek yang diolah antara lain anatomi
tubuh manusia, hewan, benda, bidang ruangan yang tidak jauh dari lingkungan didalam rumah.
Penulis berharap karya seni lukisnya dapat di tempatkan didalam ruang pamer yang dapat dinikmati
dan ditonton oleh pengunjung dengan fokus dalam satu sisi tampilannya.
Kata Kunci : Seni, Seni Lukis, Kontemplasi, Ruma
PENGARUH PEMASANGAN INTERCOOLER PADA MOTOR DIESEL MERCEDEZ BENZ OM 422 A TURBOCHARGER TERHADAP DAYA MOTOR
ABSTRAK Pramesti, Listiana. 2009. Profil Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini Tunas Harapan Purwosari Pasuruan. Skripsi. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: Prof. Dr. H. Mundzir, M. Pd, Pembimbing II: Drs. Urib Urbiyanto, M. S Kata Kunci: Profil Pembelajaran, Pendidikan Anak Usia Dini Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini Tunas Harapan, metode dan media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini Tunas Harapan, dan penilaian perkembangan anak yang digunakan oleh pendidik di Pendidikan Anak Usia Dini Tunas Harapan. Lokasi penelitian yang dipilih adalah PAUD Tunas Harapan yang terletak di JL. Kemantren Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Metode yang dipakai peneliti adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2009. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada paud tunas harapan bahwa materi yang diberikan dalam kegiatan pembelajaran di PAUD ini untuk anak usia dini dikembangkan merujuk pada pencapaian kemampuan anak usia dini sesuai dengan tahap perkembangannya dalam “menu pembelajaran generik”. Pendidik memberikan kegiatan pembelajaran yang dapat mencakup aspek (1) perkembangan moral dan nilai-nilai agama,(2) pengembangan fisik, (3) pengembangan bahasa, (4) pengembangan kognitif / daya pikir, (5) pengembangan sosio-emosional, dan (6) pengembangan seni pada anak. Kegiatan pembelajaran yang diberikan pada anak usia 2-3 tahun dan 3-4 tahun pada dasarnya sama, namun kegiatan pembelajaran yang diberikan untuk usia 2-3 tahun lebih sederhana dan dilakukan dengan bermain yang bertujuan untuk pembiasaan moral, melatih bahasa anak, melatih keberanian dan kemandirian anak serta kedisiplinan dan tanggung jawab anak didik.. Metode pembelajaran di PAUD Tunas Harapan ini dilaksanakan secara sederhana, manarik dan bervariasi sehingga materi mudah diterima anak didik sesuai dengan kebutuhan, minat dan kemampuannya. Adapun metode yang digunakan di PAUD meliputi: (a) Metode bernyanyi, (b) metode bercakap-cakap/ tanya jawab, (c), metode bermain peran, (d) metode bercerita, (e) metode karyawisata, (f) metode demonstrasi, (g) metode pemberian tugas. Pada PAUD metode pembelajaran yang diterapkan berdasarkan atas perkembangan anak secara tepat, bertahap, berulang dan terpadu yang dilakukan dengan suasana bermain, karena pada dasarnya bermain adalah dunia anak-anak.. Pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidik membutuhkan media pembelajaran yang efektif dan efisien untuk menarik minat belajar anak didik. Media yang digunakan adalah media yang ada disekitar PAUD, yaitu benda-benda, gambar-gambar yang ditempel didinding, buku cerita, buku gambar, majalah sampai alat-alat yang secara baku digunakan dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan materi tertentu. Media pembelajaran anak didik adalah sederhana, mereka terbiasa bermain dengan apa yang ada disekitarnya. Segala macam benda, seperti hewan-hewan plastik, boneka, balok, dekak-dekak, lego, puzzle yang dapat menjadi media bermain untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan anak didik. Pendidik PAUD Tunas Harapan menilai anak usia dini dengan observasi, baik secara individu maupun kelompok dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan anak usia dini dan membantu orang tua dalam memberikan dorongan pada anak usia dini untuk belajar. Penilaian ini dilakukan oleh pendidik mulai dari anak didik awal masuk sampai kegiatan belajar berakhir, yang dilakukan berdasarkan aktivitas pembelajarannya. Penilaian tersebut melalui rapot dalam bentuk narasi diberikan tiap semester sekali, sedangkan melalui buku penghubung dalam bentuk narasi diberikan tiap ada kegiatan. Adapun aspekaspek yang akan dinilai setiap harinya pada buku penilaian adalah: norma / agama, kognitif atau daya pikir anak usia dini, psikomotorik, dan afektif. Alat penilaian kegiatan pembelajaran yang digunakan pada PAUD Tunas Harapan, yaitu melalui pengamatan, pemberian tugas dan hasil karya anak usia dini yang diberikan secara narasi atau deskripsi. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan tambahan informasi dan keilmuan dibidang PAUD, khususnya kegiatan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, adanya metode pembelajaran yang beragam dan bersifat fleksibel, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima oleh anak usia dini sesuai dengan kebutuhan, minat dan kemampuannya sehingga dapat mencakup semua aspek pengembangan pada anak usia dini
- …
