58 research outputs found
"Heartbeat alone" - Calamine
"Heartbeat Alone" is a song by the Australian artist Calamine and was produced as part of the Indie 100 research intensive project within the Independent Music Project (IMP). The IMP is an ongoing, interdisciplinary research arm within QUT. The song's author is Georgia Potter
Sejarah Status dan Perkembangan Penggunaan Lahan Beberapa Kebun Sawit Swadaya di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.
Perluasan kebun sawit swadaya telah menimbulkan kekhawatiran konversi
hutan secara besar-besaran sehingga dituding oleh banyak pihak sebagai penyebab
deforestasi. Oleh karena itu, diperlukan penelusuran tentang sejarah status dan
penggunaan lahan kebun sawit swadaya. Data dikumpulkan selama bulanMaret sampai
dengan April 2016 melalui analisis dokumen, analisis hasil overlay peta kebun sawit
swadaya dengan TGHK 1986, RTRWP Riau 1994 dan 2014, wawancara, dan studi
pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dijadikan kebun kelapa sawit
swadaya, status lahan tersebut merupakan tanah adat komunal yang dimanfaatkan
untuk perladangan/pertanian lahan kering
TRANSLATION STRATEGIES OF NON- EQUIVALENCE AT WORD LEVEL IN MORRIS AND HARTOG VAN BANDA COMIC LUCKY LUKE GHOST HUNT
Ketoprak dor (Studi Antropoligi Tentang Redupnya Ketoprak Dor di Kalangan Etnis Jawa Deli di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang)
This essay aims to explain the factors that cause the dimming of the ketoprak dor art in Sei Mencirim Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency. The benefit of this research is to broaden the writer's insight in compiling scientific works, and what is highly expected from this research is that the formation of greater attention to the preservation of ketoprak dor which along with the times began to be marginalized.
The research method used in this study is a descriptive qualitative method. In conducting this research, the technique used was observation and in-depth interviews with informants, including the chairman of Sanggar Langen Setio Budi Lestari, members of the studio, and the people living in Sei Mencirim Village.
The results showed that at this time the ketoprak dor had passed its golden age and underwent a dim process. The dimming of the ketoprak dor in Sei Mencirim Village was marked by the reduction in the number of the existing ketoprak dor and began to reduce the number of performances performed by the ketoprak dor, especially Sanggar Langen Setio Budi Lestari. The factors that cause the dim of this art are the aging of the members of the studio, the slow process of regeneration, lack of innovation, lack of utilizing social media to introduce ketoprak dor, changes in lifestyle orientation in the Deli Javanese Ethnic community in Sei Send Village and entertainment dominance modern.Skripsi ini bertujuan menjelaskan faktor yang menyebabkan redupnya kesenian ketoprak dor yang ada di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Manfaat penelitian ini adalah menambah wawasan penulis dalam menyusun karya ilmiah, serta yang sangat diharapkan dari penelitian ini yaitu agar terbentuknya perhatian yang lebih besar terhadap pelestarian ketoprak dor yang seiring perkembangan zaman mulai terpinggirkan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Dalam melaksanakan penelitian ini teknik yang digunakan yaitu observasi serta wawancara mendalam terhadap informan yang diantaranya ketua Sanggar Langen Setio Budi Lestari, anggota sanggar, dan masyarakat yang tinggal di Desa Sei Mencirim.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pada saat sekarang ini ketoprak dor telah melewati masa keemasannya dan mengalami proses redup. Redupnya ketoprak dor di Desa Sei Mencirim di tandai dengan berkurangnya jumlah sanggar ketoprak dor yang ada dan mulai berkurangnya jumlah penampilan yang dilakukan oleh sanggar ketoprak dor terutama Sanggar Langen Setio Budi Lestari. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan redupnya kesenian ini adalah menuanya usia para anggota sanggar, lambatnya proses regenerasi, kurangnya inovasi yang dilakukan, kurangnya memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan ketoprak dor, perubahan orientasi gaya hidup pada masyarakat Etnis Jawa Deli di Desa Sei Mencirim dan dominasi hiburan modern.138 HalamanSkripsi Sarjan
“Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Bolavoli Menggunakan Pendekatan Bermain dan Berlomba Pada Siswa Kelas XI Keperawatan SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika Probolinggo”
Kata Kunci: pendekatan bermain dan berlomba, passing bawah bolavoli. Dari hasil observasi awal dengan jumlah 30 siswa didapatkan persentase tingkat kesalahan pemain pada keterampilan servive sebesar 26,67%, keterampilan passing bawah sebesar 66,67%, passing atas 60%, keterampilan block sebesar 56,67%, dan keterampilan smash sebesar 50%. Data tersebut menunjukkan bahwa siswa masih melakukan banyak kesalahan pada teknik passing bawah. Oleh karena itu, diperlukan suatu alternatif pemecahan, salah satunya dengan menggunakan pendekatan bermain dan berlomba di dalam latihan keterampilan passing bawah permainan bolavoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan passing bawah permainan bolavoli dalam pembelajaran siswa kelas XI Keperawatan SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika Probolinggo menggunakan pendekatan bermain dan berlomba. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa Kelas XI Keperawatan SMK Kesehatan Bakti Indonesia Medika Probolinggo. Hasil dari penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan pemain dalam melakukan passing bawah setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan bermain dan berlomba. Tingkat keberhasilan siswa pada siklus 1, posisi kaki meningkat dari 33,33% menjadi 70%, sikap badan dari 33,33% menjadi 66,67%, posisi lengan dari 40% menjadi 80%, perkenaan bola dari 26,67% menjadi 66,67% dan arah bola dari 30% menjadi 60%. Dan tingkat keberhasilan pada siklus 2, posisi kaki meningkat dari 70% menjadi 93,33%, sikap badan dari 66,67% menjadi 93,33%, posisi lengan 80% menjadi 100%, perkenaan bola dari 66,67% menjadi 90% dan arah bola dari 60% menjadi 86,67%.
Upaya Penyiar Dalam Mengelola Program “Halo Solo” Di Radio Metta Fm Solo 104.7
Radio Metta FM Solo adalah salah satu stasiun radio yang ada di Kota Solo yang menawarkan program-program menarik yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan program “Halo Solo” yang menjadi wadah untuk pemerintah kota solo memperluas jangkauan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakatnya. Program ini mendatangkan Walikota Solo yaitu Bapak FX. Rudi sehingga pendengar Metta FM Solo dapat berinteraksi secara langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya penyiar program “Halo Solo” dalam membawakan program ini supaya menjadi program unggulan dengan menggunakan konsep teori komunikasi yang dikemukakan oleh Ben G Henneke berdasarkan kecakapan penyiar meliputi komunikasi gagasan, komunikasi kepribadian dan proyeksi kepribadian.
Metode dalam penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber dari wawancara yang dilakukan penulis kepada penyiar di program “Halo Solo” di Radio Metta Fm Solo yaitu Titus Yanto berusia 57 tahun dan Tya Surya yang berusia 51 tahun serta data penguat yang disampaikan oleh Maria Delsa seorang program director di radio Solo Radio, Ibu Hesti Widjanarko sebagai CEO Radio Metta Fm Solo dan Ibu Lydia seorang pendengar setia dari program “Halo Solo” yang berdomisili di daerah Mojosongo, Surakarta.
Hasil penelitian ini yaitu (1) Komunikasi Gagasan, kecakapan penyiar dengan penyampaian ide ataupun gagasan dari komunikator kepada komunikan. (2) Komunikasi Kepribadian, kecakapan penyiar dalam peristiwa sosial yang terjadi saat individu bertemu atau berinteraksi dengan individu lain dengan memahami tingkah laku, perasaan dan pemikiran. (3) Proyeksi Kepribadian merupakan tenaga yang dikeluarkan oleh seorang penyiar berupa suara yang diupayakan untuk menghasilkan kesan profesionalitas saat didengarkan oleh pendengar dengan memperhatikan keaslian suara, kelincahan berbicara, keramahtamahan, dan kemampuan beradaptasi
ANALISA TARIF ANGKUTAN SEKOLAH (ABUDEMEN) BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN, ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY
Kota Bandar Lampung sebagai pusat pendidikan dimana banyak sekolah masihsedikit pihak sekolah yang menyediakan jasa layanan angkutan sekolah. Pada penelitianini dilakukan kajian pada Sekolah Dasar Kartika II-5 Bandar Lampung dimana sekolah inimerupakan salah satu sekolah yang menyediakan layanan angkutan sekolah di BandarLampung.Ada hal kontras yang perlu diperhatikan bahwa penentuan tarif yang diberlakukandisekolah ini belum sesuai dengan biaya operasional kendaraan. Hal ini dikarenakankurangnya pemahaman mengenai masalah penentuan tarif berdasarkan analisis biayaoperasional kendaraan itu sendiri. Berangkat dari permasalahan tersebut maka perludiadakan suatu penelitian mengenai Biaya Operasional Kendaraan (BOK), dimana hasildari penelitian tersebut akan disesuaikan dengan nilai kemampuan membayar (Abiliy ToPay) dan kesediaan membayar (Willingness To Pay) pengguna angkutan sekolah tersebut.Hasil penelitian yaitu tarif abudemen yang diperoleh berdasarkan Biaya OperasionalKendaraan (BOK) rata-rata sebesar Rp. 353.471/bulan, untuk tarif abudemen berdasarkanAbiliy To Pay (ATP) rata-rata sebesar Rp. 441.770/bulan. Kemudian untuk tarif abudemenberdasarkan Willingness To Pay (WTP) alternatif satu atau sebelum penambahan biayapeningkatan pelayanan rata-rata sebesai 353.417/bulan dan tarif abudemen berdasarkanWillingness To Pay (WTP) alternatif 2 atau sesudah penambahan biaya peningkatanpelayanan rata-rata sebesar Rp. 379.433/bulan, dengan 63% responden bersedia membayarlebih untuk peningkatan pelayanan.Kata kunci : Analisis, Biaya Operasional Kendaraa
Digital Preservation Appliance Based on OpenBSD
The LOCKSS program has developed and deployed in a world-wide test a system for preserving access to academic journals published on the Web. The fundamental problem for any digital preservation system is that it must be affordable for the long term. To reduce the cost of ownership, the LOCKSS system uses generic PC hardware, open source software, and peer-to-peer technology. It is packaged as a ``network appliance'', a single-function box that can be connected to the Internet, configured and left alone to do its job with minimal monitoring or administration. The first version of this system was based on a Linux boot floppy. After three years of testing it was replaced by a second version, based on OpenBSD and booting from CD-ROM.
We focus in this paper on the design, implementation and deployment of a network appliance based on an open source operating system. We provide an overview of the LOCKSS application and describe the experience of deploying and supporting its first version. We list the requirements we took from this to drive the design of the second version, describe how we satisfied them in the OpenBSD environment, and report on the initial
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PADA Ny. M G5P4A0 DENGAN FAKTOR RISIKO USIA DAN PARITAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) MARIANI KOTA BENGKULU
Angka Kematian Ibu di Indonesia mengalami peningkatan, salah satu penyebab
peningkatan AKI adalah risiko Empat Terlalu (4T) salah satunya kehamilan pada
usia lanjut (usia >35 tahun) dan paritas ( >3 anak) dianggap sebagai faktor risiko.
Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan kebidanan COC pada Ny. M
usia 37 tahun G5P4A0 dengan faktor risiko usia dan paritas melalui pemberian
edukasi dan pendampingan di PMB Mariani Kota Bengkulu. Penulisan studi
kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik yang meliputi observasi,
wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaaan.
Asuhan kebidanan COC yang diberikan ialah konseling tentang faktor risiko usia
dan paritas, konseling tanda bahaya, pengaturan pola nutrisi dan hidrasi,
menyiapkan P4K. Menolong persalinan sesuai APN dan perawatan BBL serta
konseling tanda bahaya dan nutrisi masa nifas. Proses pendampingan dari masa
kehamilan berjalan baik, persalinan berjalan secara spontan, dan masa nifas
berjalan lancar. Ny. M usia 37 tahun P5A0 mendapatkan konseling dini keluarga
berencana dan berencana memilih KB Suntik 1 Bulan.
Simpulan dari asuhan kebidanan berkesinambungan adalah asuhan yang diberikan
sesuai dengan kebutuhan klien yang didukung teori dan evidence based dalam
kebidanan. Asuhan selama 6 minggu berjalan lancar dan normal
Kata kunci : Edukasi, Faktor Risiko, Pendampinga
- …
