60 research outputs found
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Tunagrahita Kelas II SDLB Idayu 1 Malang
ABSTRACTLestari,Trisna Ayu.2016. Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Tunagrahita Ringan Kelas II SDLB Idayu I Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Mohamad. Efendi. (II) Henry Praherdiono, M.SiKata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video, Kemampuan Membaca Permulaan, Tunagrahita.Tunagrahita (Intelectual Disability) adalah siswa yang kecerdasannya berada dibawah rata - rata . Mengalami gangguan dalam akademik, emosi, mentalnya, gangguan terhadap perilaku adaptif.Skor IQ tunagrahita ringan 69-55. Terkait pengertian tunagrahita tersebut, maka membutuhkan media pembelajaran Interaktif Berbasis Video untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa tunagrahita. Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video adalah media pembelajaran yang menampilkan audiovisual dalam penyampaian materi.Tujuan penelitian : (1) menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa sebelum menggunakan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Video, (2) menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita setelah menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Video, (3) menganalisis pengaruh dari penggunaan media pembelajaran Interaktif berbasis video dan membantu siswa untuk belajar membaca permulaan, khususnya pada siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Quasi Experimental dengan design Time – Series. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 5 siswa kelas II SDLB Idayu I Malang. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif statistik non parametris.Kesimpulan, menunjukkan sebelum penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis video mendapatkan hasil sebesar 65,3 dan setelah penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis video mendapatkan hasil sebesar 79,4. Dari hasil tersebut terlihat ada peningkatan sebesar 2% yang menyatakan bahwa ada pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis video terhadap kemampuan membaca permulaan siswa tunagrahita kelas II SDLB Idayu I Malang
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN NASABAH PADA ASURANSI ALLIANZ
MUTHIA AYU LESTARI. 2010. 8223108305. Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Nasabah pada Asuransi Allianz.
Program Studi DIII Manajemen Pemasaran. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta.
This paper aims to determine the relationship of service quality with customer satisfaction at the Allianz insurance. The authors take the title to find out how closely the relationship of service quality with customer satisfaction. The method used in this study is a descriptive analysis using data gathered through a literature review, a survey (interviews) and questionnaires with the kind of scale that is used is the Likert scale. Random sampling technique. In this study the author uses technical analysis of the data correlation.
From the results of this study can be concluded that there is a strong positive relationship between service quality and customer satisfaction by 0.8393 and the value of the relationship between quality of service that the customer with Allianz to customer satisfaction by 70.46% while the remaining 29.55% is connected by other factors such as the premiums are affordable, appropriate protection values and high investment value. From the calculation of t-count and t-table = 8.1677, with a significance level of 5% for 1-way test (α = 0.05) so that it can be concluded h1 hypothesis is accepted, then there is a significant relationship between service quality and customer satisfaction
Penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus Bullying di Kota Banjarmasin)
Bullying, sebagai salah satu bentuk kekerasan terhadap anak, masih sering terjadi di
lingkungan pendidikan dan menimbulkan masalah serius yang berdampak pada
kondisi fisik dan psikis korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan
Anak dalam menangani kasus bullying di Kota Banjarmasin. Meskipun peraturan
perundang-undangan telah ada untuk melindungi anak, namun masih terdapat
berbagai tantangan dalam penerapannya, termasuk kurangnya kesadaran
masyarakat, terbatasnya akses terhadap laporan, dan kurangnya pengawasan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris berperspektif sosiologi
hukum, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumentasi,
observasi dan wawancara dengan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Unit Pelaksana Teknis Daerah
Perlindungan Perempuan dan Anak, SMP 7 Banjarmasin, dan masyarakat
Banjarmasin. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa meskipun telah memiliki landasan hukum yang kuat, namun
penerapan hukum di Kota Banjarmasin belum sepenuhnya efektif. Hal ini terlihat
dari masih tingginya jumlah kasus perundungan yang dilaporkan maupun yang tidak
dilaporkan.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 di Banjarmasin masih belum berjalan
optimal. Faktor penghambat utama antara lain kurangnya sosialisasi, keterbatasan
sumber daya, dan perlunya pembaruan kebijakan daerah. Penelitian ini
merekomendasikan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga
pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah
anak
PELAKSANAAN PASAL 22 HURUF D PERATURAN DAERAH KABUPATEN MALANG NOMOR 1 TAHUN 2015 TENTANG RENCANA INDUK PEMBANGUNAN PARIWISATA DAERAH
Nanda Ayu Lestari, Lutfi Effendi, S.H. M.Hum, Herlin Wijayati, S.H.M.H Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya Email: [email protected] ABSTRAK Artikel ini membahas mengenai Pelaksanaan Pasal 22 Huruf D Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah terkait strategi pembangunan prasarana umum, fasilitas umum, dan fasilitas pariwisata di Taman Wisata Air Wendit yang belum dilaksanakan dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta UPTD Taman Wisata Air Wendit dikarenakan adanya keterbatasan dana operasional dan kurangnya tenaga professional di Taman Wisata Air Wendit. Melalui penggunaan metode penelitian yuridis empiris sehingga memperoleh kesimpulan bahwa seharusnya Pemerintah Kabupaten Malang segera mencari alternatif pendanaan dengan cara menyelenggarakan perjanjian Build Operate Transfer (BOT) dengan pihak swasta yakni investor apabila ingin merenovasi atau memugar Taman Wisata Air Wendit secara total. Dengan adanya sumber pendanaan dari Investor ini, menurut analisis peneliti strategi pembangunan prasarana umum, fasilitas umum, dan fasilitas pariwisata di Taman Wisata Air Wendit akan dapat berjalan dengan maksimal dan Taman Wisata Air Wendit dapat menjadi objek wisata unggulan Kabupaten Malang yang memberikan kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah. Kata Kunci: Peraturan Daerah, Pembangunan Pariwisata, Fasilitas dan Prasarana Umum ABSTRACT This paper discusses about the implementation of Article 22 letter (d) of the Local Regulation of Malang Regency Number 1 Year 2015 on Master Plan of Regional Tourism Development related to the strategy of public infrastructure development, public facilities, and tourism facilities in Wendit Water Park that are not well implemented by the local government of Malang Regency through Culture and Tourism Service and UPTD of Wendit Water Park due to lack of operational funding and lack of professional staffs in Wendit Water Park. Through empirical legal method, it can be concluded that the government of Malang Regency should look for alternative founding by implementing Build Operate Transfer (BOT) agreement with private companies which are investors if we want to renovate or restore Wendit Water Park totally. By using funding resources from investors, the author analyses that the strategy of public infrastructure development, public facilities, and tourism facilities in Wendit Water Park will be implemented maximally and Wendit Water Park can becomes a potential tourism object of Malang Regency that gives huge contribution for the Local Genuine Income. Keywords: local regulation, tourism development, facilities and public infrastructure
Penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus Bullying di Kota Banjarmasin)
Bullying, sebagai salah satu bentuk kekerasan terhadap anak, masih sering terjadi di
lingkungan pendidikan dan menimbulkan masalah serius yang berdampak pada
kondisi fisik dan psikis korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
efektivitas penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan
Anak dalam menangani kasus bullying di Kota Banjarmasin. Meskipun peraturan
perundang-undangan telah ada untuk melindungi anak, namun masih terdapat
berbagai tantangan dalam penerapannya, termasuk kurangnya kesadaran
masyarakat, terbatasnya akses terhadap laporan, dan kurangnya pengawasan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris berperspektif sosiologi
hukum, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumentasi,
observasi dan wawancara dengan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Unit Pelaksana Teknis Daerah
Perlindungan Perempuan dan Anak, SMP 7 Banjarmasin, dan masyarakat
Banjarmasin. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa meskipun telah memiliki landasan hukum yang kuat, namun
penerapan hukum di Kota Banjarmasin belum sepenuhnya efektif. Hal ini terlihat
dari masih tingginya jumlah kasus perundungan yang dilaporkan maupun yang tidak
dilaporkan.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 di Banjarmasin masih belum berjalan
optimal. Faktor penghambat utama antara lain kurangnya sosialisasi, keterbatasan
sumber daya, dan perlunya pembaruan kebijakan daerah. Penelitian ini
merekomendasikan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga
pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah
anak
PEMBERIAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUP DR.KARIADI SEMARANG
Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang KIAN, Juni 2022Mega Ayu Lestari1), Sudiarto2), Dwi Uswatun Khasanah3) Coresponden author: Mega Ayu LestariEmail peneliti utama:[email protected] TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISADI RSUP DR.KARIADI SEMARANGLatar Belakang: Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa akan mengalami kecemasan terkait dengan tindakan hemodialisa. Kecemasan tersebut jika tidak ditangani akan menyebabkan perasaan tidak tenang dan khawatir, juga akan bersifat lebih cenderung memberikan reaksi yang berlebihan. Keluhan fisik yang lazim adalah tidak dapat tenang, tidur terganggu, kelelahan, sakit kepala, dan jantung akan berdebar-debar. Relaksasi otot progresif dilakukan untuk merelaksasikan otot yang dapat menjadikan otot nyaman dan rileks sehingga skor kecemasan dapat menurun. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui respon pasien pada pemberian relaksasi otot progresif terhadap skor kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Metode: Desain yang digunakan menggunakan studi kasus. Sampel dalam studi kasus ini adalah 3 responden. Responden dilakukan intervensi sebanyak 3x dengan durasi 20 menit. Skor kecemasan diukur menggunakan kuesioner SAI-YHasil Asuhan Keperawatan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami masalah keperawatan ansietas. Setelah di beri perlakuan terdapat penurunan skor kecemasan setelah dilakukan pemberian relaksasi otot progresif secara signifikan. Dari tingkat kecemasan cukup cemas menjadi sudah tidak cemas dan sedikit cemas.Diskusi : Hasil studi kasus ini sejalan dengan penelitian sebelumnnya yaitu dapat menurunkan tingkan kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.Rekomendasi: Diharapkan bagi klien dapat melakukan teknik Relaksasi otot progresif secara mandiri dalam menurunkan kecemasan.Kata Kunci: Relaksasi otot progresif, kecemasan, pasien gagal ginjal kronk yang menjalani hemodialisa.1)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang2)Dosen Poltekkes Kemenkes Semaran
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNAN MASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD DR.GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANG
Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program ProfesiPoltekkes Kemenkes SemarangKarya Ilmiah Akhir Ners,Juni 2022Diah Ayu Putri Anggraini 1) ,Anny Fauziyah 2), Kurniati Puji Lestari 3) Coresponden author: Anny FauziyahEmail Penulis utama: [email protected] PENGARUH TERAPI AKUPRESUR DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENURUNANMASALAH MENYUSUI TIDAK EFEKTIF PADA IBU POST PARTUM DI RSUD dr. GONDO SUWARNO KABUPATEN SEMARANGLatar Belakang: Masa nifas atau post partum merupakan masa pasca persalinan dimana hormone prolaktin dan oksitosin dilepaskan untuk produksi ASI. Secara nasional, pada bayi usia 0-6 bulan di Jawa Tengah hanya 33 % sedangkan target renstra yang diharapkan mencapai 40%. Sehingga angka menyusui ASI eklusif belum mencapai target. Permasalahan pada kondisi payudara ibu, pengetahuan yang rendah, produksi ASI yang terlalu sedikit. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut maka dilakukan tindakan non-farmakologi yaitu terapi akupresur dengan media booklet. Akupresur merupakan terapi dengan melakukan pemijatan yang dilakukan pada titik-titik tertentu pada permukaan tubuh yang merangsang reflek prolaktin dalam produksi ASI. Terapi ini membutuhkan media booklet agar ibu post partum dapat memahami terapi yang diajarkan. Tujuan : Untuk meningkatkan produksi ASI dengsn pemberian terapi akupresur dengan media booklet dalam mengatasi masalah menyusui tidak efektif pada ibu post partumMetode: Desain yang digunakan dalam karya tulis ini adalah studi kasus yang melibatkan 3 responden ibu post partum sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan berupa lembar asuhan keperawatan, lembar kuesioner dan observasi produksi ASI, booklet. Dilakukan 4 kali dalam waktu 2 hari setiap pagi dan sore.Hasil Asuhan Keperawatan: Setelah dilakukan intervensi terapi akupresur terjadi peningkatan sekresi produksi ASI Ny.J jumlah ASI 5 ml menjadi 75 ml, Ny.A jumlah ASI 10 ml menjadi 120 ml, Ny.P jumlah ASI 15 ml menjadi 185 ml. Masing-masing responden mempunyai nilai produksi ASI skala 5 (meningkat). Tingkat pengetahuan dalam kategori baik. Rekomendasi: Karya ilmiah akhir ners ini dapat menjadi refensi intervensi bagi perawat. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengkombinasikan dengan terapi yang lain untuk mengatasi masalah menyusui tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI. Kata Kunci: Akupresur, ASI, Booklet, Ibu post partum.1)Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners Program Profesi Poltekkes Kemenkes Semarang2)Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang
Apakah Materi Lingkungan serta Materi Teks Penting Diajarkan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Guru Menggunakan Mod Kreatif dan Inovatif?
Based on the results of research conducted by the author, it can be concluded that the enviromental materials in learning Indonesian is very important
POTRET EKSPLOITASI PEREMPUAN OLEH PENULIS PEREMPUAN DALAM SUSASTRA ANGKATAN 2000-AN: KAJIAN FEMINISME DALAM SUSASTRA INDONESIA
Research about exploitation of female author toward woman on 2000s period litterature is so important for mapping of litterature history, reading refereces, and refereces for teacher litterature. This reseacrh will reveal how does the form of female author exploitation toward woman, all at once to reveal a track record of the author life. The approach used on this research is receptive approach in litterature. Receptive approach is one of approcah that use teh reader point of view to get some reseach datas. The sources of the research are litterature texts produced by female author on 2000s period and litterature readers that contain woman exploitation by female author on 2000s period. Several litterature that represented delegation of female author has been decided to limit the extent of data source. They are Ayu Utami (Saman), Dewi Lestari (Supernova: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh), Fira Basuki (Jendela-jendela), dan Djenar Mahesa Ayu (Jangan Main-main (Dengan Kelaminmu)). Based on the result, according to the reader reception, female authors who exploit woman, on average have a way of exposure vulgar story, put?é?á woman life on the hedonic sphere, have a denotative style of language (use a less conotative), so brave to expose female vital organ, and not hesitate to talking about ?óÔé¼?£vagina?óÔé¼Ã”äó and breast. Whereas the conclustion from the author?óÔé¼Ã”äós life track record, those female authors on average are within biologically productive age. About their education, those authors are educated people and have a job in political sector. However, they often againt such of problem with family, especially the problem of divorce. ?é?á Key words: woman exploitation, female author, 2000s period litterature, feminisme
- …
