34 research outputs found

    TAFSIR LISAN DAN SENSASI KEAGAMAAN MUSLIM URBAN: STUDI TENTANG PENGAJIAN TAFSIR SYATORI ABDUR RAUF

    Get PDF
    Tafsir lisan merupakan keterangan atau penjelasan tentang isi kandungan ayat-ayat Al- Qur’an yang disampaikan secara langsung bertemunya penutur dengan pendengar agar maksud dari isi Al Quran mudah dipahami oleh masyarakat lainnya. Seperti halnya yang dilakukan dalam pengajian tafsir lisan Syatori Abdur Rauf di Masjid Nurul Ashri Deresan. Masjid yang berada di Yogyakarta dekat dengan kampus besar ini cukup ramai oleh jemaat. Beberapa alasan salah satunya karena biografi Syatori. Syatori merupakan seorang pendakwah kelahiran Cirebon. Ia dikenal sebagai seorang tahfiz Al-Qur’an dan pernah menjadi santri di pondok pesantren Pandanaran Yogyakarta. Syatori merupakan pengurus dari pondok pesantren Darus Shalihat yang berada di Pogung Dalangan Yogyakarta, santrinya merupakan kalangan mahasiswi UGM, UNY serta UII. Syatori merupakan pembina jemaat haji dan umroh di Ygyakarta. Otoritas Syatori berdasarkan penelitian terbentuk karena adanya kharisma yang kuat dari dalam dirinya. Selain seorang tahfiz Qur’an, pembina jemaat haji dan umroh, pengasuh pondok pesantren Syatori juga menjadi teladan dengan tingkah laku yang ia terapkan dalam kehidupannya, ia mampu mengarahkan orang lain yang didasarkan atas kepercayaan atau ideologi yang dimilikinya. Unsur kharismatik ini lebih dikedepankan agar orang merasa yakin dan percaya seperti halnya jemaat Syatoi percaya akan kemampuan dalam menafsirkan,keahlian dalam memahami berbahasa Arab, kebijakan atau pemahaman lebih baik dan mampu membawa jemaat kajian menyelami sisi dalam Al-Qur’an secara mudah. Syatori menggunakan media lisan untuk menyampaikan penafsirannya hal itu dikarenakan waktu yang singkat karena kegiatan yang padat seperti mengajar dan berkecimbung di dalam masyarakat. Tafsir lisan dirasa lebih hidup dan mudah bagi masyarakat menyelami sisi dalam Al-Qur’an. Syatori menggunakan dua metoe yaitu tafsir secara beruntut dalam satu surat dan tafsir berdasarkan tema kajian yang di angkat selain itu ia juga menggunakan tadabbur dalam memberikan penafsirannya. Penafsiran Syatori sangat menarik hal itu bisa kita lihat begitu antusias dan banyaknya jemaat kajian. Hal menarik yang ada karena melihat di Yogyakarta merupakan daerah perkotaan atau urban yang kehidupannya sangat sibuk namun mereka menyempatkan waktu untuk mengikuti kajian spiritualitas di dalam nya mengkaji tafsir Al-Qur’an yang menggali kedalaman Al-Qur’an mencapai ketenangan jiwa, jiwa mutmainnah berdasarkan Al Quran serta ada proses doa dan dzikir hingga mencapai tujuan akhir seseorang setelah mengikuti mistik spiritual adalah terciptannya kesalehan ritual dan sosial

    Retorika Ustaz Syatori Abdurrauf dalam kajian rutin jelajah hati: Studi deskriptif di Pondok Pesantren Mahasiswi Darush Shalihat Yogyakarta

    Get PDF
    Retorika, sebagai seni berbicara persuasif, memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks dakwah. Penggunaan retorika yang efektif menjadi kunci keberhasilan seorang da'i dalam menyampaikan pesanpesan keagamaan. Fenomena ini terlihat pada Ustaz Syatori Abdurrauf, seorang da'i dan pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswi Darush Shalihat Yogyakarta, yang memanfaatkan retorika dalam kajian rutin "Jelajah Hati". Keberhasilan dakwah beliau dalam menyentuh jamaah tidak hanya didasarkan pada substansi materi, tetapi juga pada gaya penyampaian yang persuasif dan adaptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Menganalisis cara Ustaz Syatori membangun ethos (kredibilitas) melalui penguasaan materi dan reputasi; (2) Menganalisis cara Ustaz Syatori menggerakkan pathos (emosi) jamaah melalui cerita dan gaya bahasa ; dan (3) Menganalisis cara Ustaz Syatori menerapkan logos (logika) melalui argumen yang terstruktur dan penggunaan dalil yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap kajian "Jelajah Hati", wawancara mendalam dengan Ustaz Syatori Abdurrauf dan jamaah, serta dokumentasi berupa foto dan video kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pada dimensi ethos, Ustaz Syatori membangun kredibilitas melalui persiapan materi yang matang, pemilihan referensi terpercaya, serta konsistensi antara ucapan dan tindakan; (2) Pada dimensi pathos, beliau berhasil menggerakkan emosi jamaah dengan cerita-cerita reflektif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, didukung oleh intonasi suara yang lembut dan penggunaan alat bantu visual (PPT); (3) Pada dimensi logos, Ustaz Syatori menerapkan argumen yang logis dengan struktur ceramah yang jelas dan sistematis, serta menggunakan dalil agama yang aplikatif dan mudah dipahami. Secara keseluruhan, retorika Ustaz Syatori Abdurrauf dalam kajian rutin Jelajah Hati sangat efektif karena kemampuannya memadukan aspek kredibilitas pribadi (ethos), sentuhan emosional (pathos), dan argumen yang logis (logos) secara seimbang dan adaptif. Namun, dari ketiga dimensi ini, kemampuan Ustaz Syatori dalam menerapkan logos, khususnya melalui penggunaan analogi dan personifikasi kata yang efektif , sangat menonjol sebagai kunci utama dalam memperjelas konsep kompleks dan menghubungkan pesan dakwah dengan realitas hidup jamaah. Dengan demikian, materi dakwah tidak hanya dipahami secara rasional tetapi juga mudah diterima dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

    Sejarah Dakwah di Tengah Pluralisme Agama Pondok Pesantren Dar Al-Tauhid Arjawinangun

    Get PDF
    Dakwah in the midst of religious pluralism brought by K.H. A. Syatori at Dar Al-Tauhid Arjawinangun Cirebon Islamic Boarding School had a positive impact. Social relations between students and the community around both Muslims and non-Muslims into harmony. K.H. A. Syatori in applying the learning method in the cottage is also very well known. In the education system applied in the Dar Al-Tauhid Islamic Boarding School the salafi system was for two, namely the Sorogan and Bandongan models as well as class-class or madrasah classical models with special levels and those that have been determined. In addition to focusing heavily on the process of learning the Qur'an, K.H. A. Syatori also always informs students of the Dar Al-Tauhid Islamic Boarding School to be interconnected among religious communities, while the religious environment of the students diverts this inseparable from this the influence of education applied by K.H. A. Syatori Dar Al-Tauhid Islamic boarding school is the first cottage in Arjawinangun Regency. Cirebon, and one of the places to spread Islamization in Cirebon. The figure who became the pioneer of Islamization in the midst of religious pluralism in Islamic Boarding School, namely K.H. A. Syatori has proven to his people that Islam is a religion that will increase the level of understanding and can unite with other non-Muslims so as to create a beautiful religious harmony in the environment of Dar Al-Tauhid Arjawinangun Islamic Boarding SchoolKeywords: Religion, Dakwah, Pluralism, Histor

    DAKWAH DALAM PLURALISME BERAGAMA

    No full text
    This journal wants to explain about Da'wah in the midst of religious pluralism brought by KH.A Syatori at the Dar Al-Tauhid Arjawinangun Islamic Boarding School in Cirebon bringing positive positive social relations between students and the community, both Muslim and non-Muslim. In addition to focusing heavily on the process of learning the Qur'an, KH A Syatori also always informs students of the Dar Al-Tauhid Arjawinangun Islamic Boarding School to be interconnected between religious communities, while the religious environment of the students diverts this matter inseparable from the influence of education applied by KH. A Syatori The results of the study said that the figure who was the pioneer of Islamization in the midst of religious pluralism in the Dar Al-Tauhid Arjawinangun Islamic Boarding School was KH. A Syatori has proven to his people that Islam is a religion that will increase the level of understanding and can unite with other non-Muslims to create a beautiful religious harmony in the environment of Dar Al-Tauhid Arjawinangun Islamic Boarding School. And the da'wah pluralism has brought influence in the fields of Economy, Social, Politics, and Culture

    Preanger Stelsel: Kisah Tentang Bisnis Kopi Belanda di Tanah Cirebon-Priangan

    Get PDF
    Pada hakekatnya, VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie) didirikan dengan tujuan tidak lain kecuali berdagang. Demi kepentingan usaha dagangnya, hal yang paling esensial adalah upaya intervensi VOC terhadap penguasa lokal (raja dan bupati), pertama-tama lewat jalur politik dengan menggunakan kewenangan dan kekuasaan mereka. Lalu, meminjam tangan penguasa lokal itu untuk menguasai sektor-sektor ekonomi adalah pilihan yang paling masuk akal. Untuk kepentingan ini, karenanya politik yang dijalankan VOC adalah mengalihkan dan memindahkan kekuasaan para penguasa lokal dan loyalisnya kepadanya. Demikianlah, pengaruh yang mula-mula disemai lewat perjanjian dengan sultan-sultan Cirebon merupakan strategi pembukanya. Melalui perjanjian-perjanjian ini, di samping melakukan intervensi kebijakan politik, VOC juga mulai menguasai dan mendominasi sektor-sektor penting perekonomian Kesultanan Cirebon, seperti bea cukai, ekspor impor dan yang paling strategis adalah proses produksi dan penyerahan hasil produksi pertanian sebagai komoditas utama

    Pesan sosial dalam foto Jurnalistik : Analisis Semiotika foto cerita berjudul "Riak Gadis Lembayung" karya Fajri Aulia Syatori pada media Online Photosspeak.net

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Pesan Sosial Dalam Foto Jurnalistik (Analisis Semiotika Foto Cerita berjudul "Riak Gadis Lembayung" Karya Fajri Aulia Syatori Pada Media Online Photosspeak.net), yang bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam foto jurnalistik tersebut. "Riak Gadis Lembayung" menggambarkan perjalanan hidup seorang anak perempuan bernama Gayatri, yang harus menghadapi tantangan hidup setelah kehilangan figur ayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam setiap elemen visual. Pada tataran denotatif, foto-foto ini menunjukkan potret kehidupan sehari-hari Gayatri yang tampak kesepian, dengan latar belakang yang menekankan keterasingannya dalam ruang-ruang kosong. Namun, pada tataran konotatif, foto tersebut menggambarkan lebih dari sekadar kehidupan fisik; ia menyiratkan dampak emosional yang mendalam dari perpisahan orang tua, yang mengarah pada keterasingan emosional dan kehilangan. Perasaan ini tidak hanya tercermin dalam ekspresi Gayatri, tetapi juga dalam komposisi visual yang menonjolkan suasana yang hening dan sunyi. Selain itu, penelitian ini juga menggali mitos sosial yang terkandung dalam foto cerita tersebut. Foto ini membawa pesan tentang pentingnya peran ayah dalam keluarga, terutama dalam pembentukan identitas anak. Kehilangan figur ayah dalam kehidupan Gayatri menciptakan gambaran tentang bagaimana ketiadaan sosok penting ini dapat mengganggu kesejahteraan emosional anak dan menyoroti pentingnya keutuhan keluarga. Melalui analisis mitos, foto ini juga menyampaikan bahwa keutuhan keluarga dianggap sebagai fondasi utama bagi perkembangan psikologis seorang anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa foto jurnalistik bukan sekadar visualisasi realitas, melainkan media yang kuat untuk menyampaikan pesan sosial yang mendalam. Karya seperti "Riak Gadis Lembayung" menunjukkan bagaimana fotografi jurnalistik dapat menggugah kesadaran publik terhadap isu-isu penting, seperti keluarga dan kesejahteraan anak, serta menyentuh emosi audiens melalui penceritaan visual yang kuat

    Tasawuf di antara Relasi dan Relevansi

    Get PDF
    Kajian ilmiah ini didalamnya memuat berbagai ulasan tentang penjelasan seputar ruang lingkup ilmu tasawuf dan ilmu-ilmu keislaman lainnya. Dalam uraian pembahasannya tidak hanya membahas tentang satu sisi atau satu hal saja dari ilmu tasawuf, akan tetapi juga membahas tentang berbagai sisi dan hal lain yang ada hubungan keterkaitan dan keterikatan dengan ilmu tasawuf. Paradigma tasawuf dalam kajiannya tidak bisa terlepas dari sudut pandang yang ada dalam kajian keislaman lainnya. Di  mana sudut pandang tasawuf orientasinya lebih menitik beratkan pada sisi dimensi dalam dari nilai-nilai ajaran Islam secara substantive dan esensial, sedangkan sudut pandang keislaman lainnya secara umum lebih menitik beratkan pada bentuk-bentuk sisi dimensi keilmuan secara lahir. Namun demikian, secara prinsip antara sisi dan sudut pandang yang berbeda tersebut tetap memiliki hubungan relasi dan kedekatan antara keterkaiatan dan keterikatan yang saling mengikat antara dengan yang lain. Oleh sebab itu, dalam memahami ilmu tasawuf dapat difahami dengan berbagai pendekatan dan sudut pandang yang luas sesuai dengan relevansi yang ada dalam kaca mata keilmuan

    Strategi wartawan dalam pencarian berita politik: Studi deskriptif pada wartawan portal

    Get PDF
    Mencari berita merupakan salah satu kegiatan jurnalistik yang berisi proses wartawan dalam melakukan penelusuran informasi sehingga menjadi berita utuh di suatu media masa. Salah satu jenis berita yang diminati oleh masyarakat adalah berita politik. Berita politik merupakan jenis berita yang mencakup isu kehidupan berbangsa dan bernegara yang memiliki pengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat. Dalam mencari berita tersebut, wartawan memerlukan strategi yang efektif sehingga menghasilkan berita yang berkualitas dan berkuantitas. Radar Garut sebagai media lokal di Kabupaten Garut menyediakan informasi berita politik melalui website radargarut.jabarekspres.com untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat luas. Wartawan Radar Garut mempunyai strategi dalam melakukan pencarian berita yang dinamakan proyeksi liputan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji strategi pencarian berita politik yang diterapkan oleh wartawan Radar Garut. Penelitian ini berfokus pada proses pelacakan, penilaian, umpan balik dan jaringan komunikasi dalam startegi yang digunakan oleh wartawan Radar Garut. Kajian teoritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Management Control System (MCS) yang pertama kali diperkenalkan oleh Robert Anthony. MCS berfungsi untuk membantu individu atau kelompok dalam merancang strategi dan menetapkan sasaran dengan melibatkan penguraian langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data informasi penelitian dihasilkan melalui proses wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima orang informan, yaitu satu orang pemimpin redaksi, satu orang redaktur dan tiga orang wartawan lapangan Radar Garut. Sehingga dapat menggambarkan strategi peliputan berita politik yang dilakukan oleh wartawan Radar Garut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa wartawan Radar Garut mempunyai strategi proyeksi liputan untuk mendapatkan berita politik. Strategi ini berisi serangkaian target yang harus dicapai oleh wartawan Radar Garut, yaitu isu berita, sudut pandang berita dan narasumber berita. Isu berita politik didapat melalui beberapa cara yaitu melalui pencarian pribadi wartawan terhadap isu viral di sekitar; melalui aduan masyarakat; dan undangan pejabat atau politisi pada kegiatan converensi pers atau kegiatan politik pemerintahan yang diperlukan liputan oleh wartawan. Sudut pandang berita ditentukan melalui beberapa pertimbangan seperti sensitivitas nilai berita dan pemilihan narasumber berita. Narasumber berita politik ditentukan berdasarkan isu liputan yang dipilih dengan mempertimbangkan aspek relevansi, popularitas dan kedudukan atau jabatan yang dimilikinya. Sehingga, wartawan Radar Garut memiliki kerangka kerja yang digunakan sebagai pengendalian liputan

    r al-Qudsiyah dan Teknik CBT Made Simple Nina Josefowitz)

    Get PDF
    CBT (Cognitive Behavioral Therapy) techniques are widely applied in the treatment of depression sufferers, as well as dhikr is believed to have a therapeutic function in addition to other functions that are more popular. This study aims to compare the CBT technique Made Simple by Nina Josefowitz and the concept of remembrance by Imam al-Sya'rani in the book al Anwar al-Qudsiyyah regarding its function as a therapy for treating depression. Based on the results of analysis using inductive, content analysis and comparative methods, this study found similarities and differences in the concept of tarekat remembrance in the book al-Anwar al-Qudsiyyah with the CBT Made Simple technique as a treatment for depression. Among them is the optimization of both in terms of both relying on the quality of communication, but communication in mind orders tend to be more complex, formed between pupils and murshids continued to the sheikhs-sheikhs in the lineage of the order, to the Prophet of God Saw., until it reaches God, while communication in the CBT Made Simple technique is only formed between the client and the therapist who handles it. Thus the dhikr with a predetermined technique has more effect on people with depression compared to the CBT Made Simple technique, although in several ways this technique has advantages.Teknik CBT (Cognitive Behavioral Therapy) banyak diterapkan dalam penanganan penderita depresi, demikian pula zikir diyakini memiliki fungsi terapi selain fungsi-fungsi lain yang lebih populer. Penelitian ini bertujuan mengkomparasikan teknik CBT Made Simple Nina Josefowitz dan konsep teknik zikir Imam al-Sya’ra>ni> dalam kitab al Anwa>r al Qudsiyyah tentang fungsi keduanya sebagai terapi penanganan depresi. Berdasarkan hasil analisa dengan metode induktif, konten analisis dan komparatif, penelitian ini menghasilkan temuan adanya persamaan dan perbedaan konsep teknik zikir tarekat dalam kitab al-Anwa>r al-Qudsiyyah dengan teknik CBT Made Simple sebagai terapi penanganan depresi. Diantaranya ialah optimalisasi keduanya dalam hal sama-sama mengandalkan kualitas komunikasi, namun komunikasi dalam zikir tarekat cenderung lebih kompleks, terbentuk antara murid dengan murshid berlanjut kepada para shaikh-shaikh dalam jalur silsilah tarekat, kepada Rasulullah Saw. hingga sampai kepada Allah, sedangkan komunikasi dalam teknik CBT Made Simple hanya terbentuk antara klien dan terapis yang menangani saja. Dengan demikian zikir dengan teknik yang telah ditentukan lebih berpengaruh terhadap penderita depresi dibandingkan dengan teknik CBT Made Simple, meskipun dalam beberapa hal teknik ini memiliki kelebihan
    corecore