Al-Mishbah (E-Journal)
Not a member yet
106 research outputs found
Sort by
Dakwah Bil Qalam: Analisis Pesan Dakwah dalam Novel Kisah Cinta Insan dan Kamil karya Kinoysan
The development of written media as a means of da'wah communication has become increasingly relevant in the modern era, especially through popular literary works such as novels. One of the novels that contains Islamic values is Kisah Cinta Insan dan Kamil by Kinoysan. This study aims to analyze the forms of da'wah messages in the novel, both in terms of da'wah communication approaches (rational, emotional, and motivational appeals) and from the aspect of Islamic content (morality, worship, and sharia). This research uses a descriptive qualitative approach with content analysis methods. Data is obtained through an in-depth reading of the novel's text, which is then classified based on message categories and types of da'wah appeals. The results of the study show that the most dominant da'wah messages in this novel are conveyed through motivational appeals, followed by rational and emotional appeals. Meanwhile, from the aspect of Islamic content, sharia messages are the most dominant, followed by worship and morality. The da'wah messages are conveyed through the narrative of the characters and the storyline, which resonates with the real-life experiences of the readers, particularly the young Muslim generation. The delivery, which is not preachy yet touches on emotional and spiritual aspects, makes this novel an effective and inspiring media for da'wah bil qalam. In conclusion, Kisah Cinta Insan dan Kamil successfully serves as a contemporary da'wah medium that combines educational and aesthetic values in a communicative narrative form.
Abstrak
Perkembangan media tulisan sebagai sarana komunikasi dakwah semakin relevan di era modern, terutama melalui karya sastra populer seperti novel. Salah satu novel yang memuat nilai-nilai keislaman adalah Kisah Cinta Insan dan Kamil karya Kinoysan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pesan dakwah dalam novel tersebut, baik dari segi pendekatan komunikasi dakwah (imbauan rasional, emosional, dan motivasional) maupun dari aspek substansi isi keislaman (akhlak, ibadah, dan syariah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap teks novel, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kategori pesan dan jenis imbauan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dalam novel ini paling banyak disampaikan melalui imbauan motivasional, diikuti oleh rasional dan emosional. Sementara itu, dari aspek substansi keislaman, pesan syariah muncul paling dominan, disusul oleh ibadah dan akhlak. Pesan-pesan dakwah disampaikan melalui narasi tokoh dan alur cerita yang dekat dengan realitas kehidupan pembaca, terutama generasi muda Muslim. Penyampaian yang tidak menggurui namun menyentuh aspek emosional dan spiritual menjadikan novel ini sebagai media dakwah bil qalam yang efektif dan inspiratif. Kesimpulannya, novel Kisah Cinta Insan dan Kamil berhasil menjadi sarana dakwah kontemporer yang menggabungkan nilai edukatif dan estetis dalam satu bentuk naratif yang komunikatif
STRATEGI DAKWAH ONLINE: MEMANFAATKAN YOUTUBE DAN PODCAST UNTUK PENYEBARAN ISLAM
Adapting da'wah strategies to technological developments is essential to ensure Islamic messages remain relevant and accessible to an increasingly digitally connected audience. By utilizing technology such as social media, YouTube and podcasts, da'wah can reach a wider audience, including the younger generation who are more familiar with digital platforms. Technology also makes it possible to deliver more interactive and interesting da'wah through video, audio and other multimedia content. In addition, technological adaptation allows the spread of da'wah more quickly and efficiently, overcoming geographical and time limitations. With digital analytics, preachers can measure the impact and effectiveness of the content delivered, as well as adjust their strategies based on audience feedback.
Abstrak
Penyesuaian strategi dakwah terhadap perkembangan teknologi sangat penting untuk memastikan pesan-pesan Islam tetap relevan dan dapat dijangkau oleh audiens yang semakin terhubung secara digital. Dengan memanfaatkan teknologi seperti media sosial, YouTube, dan podcast, dakwah dapat menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk generasi muda yang lebih akrab dengan platform digital. Teknologi juga memungkinkan penyampaian dakwah yang lebih interaktif dan menarik melalui video, audio, dan konten multimedia lainnya. Selain itu, adaptasi teknologi memungkinkan penyebaran dakwah yang lebih cepat dan efisien, mengatasi keterbatasan geografis dan waktu. Dengan analitik digital, pendakwah dapat mengukur dampak dan efektivitas dari konten yang disampaikan, serta menyesuaikan strategi mereka berdasarkan umpan balik audiens
Motif Dakwah Punk Hijrah Perspektif Fenomenologi Alfred Schutz
Fenomena punk Hijrah membawa aroma baru pada komunitas sub kultur di Indonesia. Punk yang menjadi subkultur yang lahir dari sifat benci, melawan, tidak puas hati, dan tidak suka pada tempatnya, melahirkan Pribadi yang mendobrak kemapanan masyarakat mayoritas. Sedangkan hijrah adalah tren yang mengedepankan praktik kesalehan. Hal ini menjadi anomali jika diistilahkan pada punk hijrah karena keduanya adalah hal yang bertolak belakang. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gerakan punk hijrah di kota Palu
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif interpretatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz, Fenomenologi dianggap relevan karena melihat fenomena masyarakat melalui kaca mata motif yang intersubjektif.
Mayoritas informan dari memiliki motif personal yang mendasari mereka berhijrah, yang peneliti kategorikan menjadi empat yaitu kesadaran tentang Tuhan, terbebas dari tekanan dan depresi, dukungan orang sekitar, dan keinginan menjadi lebih baik di masa depan. Informan mengalami perubahan pola komunikasi yang signifikan pada komunikasi keluarga dan komunikasi sosial dalam komunitas. Citra diri informan yang dulu negatif berubah menjadi maknapositif, dan pengaruh positif itulah yang melandasi komunitas melakukan dakwah kepada punk lainnya
KONTRIBUSI PEMIKIRAN BUYA HAMKA ETIKA KOMUNIKASI ANTAR UMAT BERAGAMA
Buya Hamka is one of the Indonesian Muslim scholars and scholars who is known to be very moderate, inclusive, and prioritizes ethics and morality in interfaith communication. However, in reality, harmony and communication between religious communities in Indonesia are still often colored by various frictions and conflicts. This paper aims to explore Buya Hamka's thoughts related to the ethics of communication between religious communities to be used as a guide in caring for religious diversity and harmony in Indonesia. This research uses a qualitative method with an approach to interpretation and hermeneutics. The research data was obtained from the literature review of Buya Hamka's work and thoughts, tolerance between religious communities must be based on mutual respect, dialogue with the positive goal of finding common ground, prioritizing equality over differences, and prioritizing the spirit of universal human brotherhood. The relevance of Buya Hamka's thinking is very great to be implemented in the social life of contemporary existence in order to realize harmony and minimize conflicts in the name of religion. His ideas can be the foundation for efforts to prevent conflicts and social disharmony due to misunderstandings in communication between religious communities.
Abstrak
Buya Hamka adalah salah satu ulama dan cendikiawan muslim Indonesia yang dikenal sangat moderat, inklusif, dan mengedepankan etika serta moralitas dalam berkomunikasi lintas agama. Namun, pada kenyataannya, kerukunan dan komunikasi antar umat beragama di Indonesia masih sering diwarnai berbagai gesekan dan konflik. Tulisan ini bertujuan menggali pemikiran Buya Hamka terkait etika komunikasi antar umat beragama guna dijadikan panduan dalam merawat keberagamaan dan kerukunan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ilmu tafsir dan hermeneutika. Data penelitian diperoleh dari telaah Pustaka terhadap karya dan pemikiran Buya Hamka, toleransu antar umat beragama harus dilandasi dengan sikap saling menghormati, dialog dengan tujuan postif untuk menemukan titik temu, mengutamakan persamaan ketimbang perbedaan, serta mengedepankan semangat persaudaraan kemanusiaan universal. Relevansi pemikiran Buya Hamka sangat besar untuk diimplementasikan dalam kehidupan sosial keberagaan kontemporer guna mewujudkan kerukunan dan meminimalisir konflik atas nama agama. Gagasan beliau dapat menjadi pondasi bagi upaya-upaya pencegahan konflik dan disharmoni sosial akibat kesalapahaman komunikasi antar umat beragam
STRATEGI DAKWAH DIGITAL HANAN ATTAKI DI YOUTUBE
The da'wah strategy used by Hanan Attaki is to approach young people, raising the dominant da'wah content that discusses a lot about the discourse of love, the ease and beauty of marriage, life tests, taaruf and so on. In carrying out his da'wah, he often wears a casual appearance typical of young people, such as plaid shirts, collared shirts, t-shirts covered with batik shirts or jackets. One of the typical styles of Hanan Attaki is his appearance which tends to wear a beanie or kupluk hat, beard, thin mustache and box-rimmed glasses. Hanan Attaki as a preacher who is able to carry out studies with interesting themes in accordance with the problems and what young people need. There are several types of content on Hanan Attaki's youtube channel, including themes about disappointment, patience, love, motivation and many more. The influence of Hanan Attaki's da'wah among young people is that many young people want to migrate by studying through Hanan Attaki's youtube account.
Abstrak
Strategi dakwah yang digunakan Hanan Attaki adalah dengan melakukan pendekatan terhadap anak muda, mengangkat konten dakwah yang dominan banyak membahas menganai wacana cinta, kemudahan dan keindahan menikah, ujian-ujian hidup, taaruf dan sebagainya. Dalam menjalankan dakwahnya, ia kerap berpenampilan kasual khas anak muda, seperti kemeja kotak-kotak, baju berkerah, kaos dilapisi baju batik atau jaket. Salah satu gaya khas dari Hanan Attaki adalah penampilannya yang cenderung meggunakan topi jenis beanie atau kupluk, berjanggut, berkumis tipis dan berkacama berbingkai kotak. Hanan Attaki sebagai pendakwah yang mampu mengusung kajian dengan tema-tema yang menarik sesuai dengan permasalahan dan apa yang dibutuhkan anak muda. Ada beberapa jenis konten di channel youtube Hanan Attaki diantaranya mengenai tema tentang kecewa, sabar, cinta, motivasi dan masih banyak lagi. Adapun pengaruh dakwah Hanan Attaki di kalangan anak muda yaitu, banyak anak muda yang ingin berhijrah dengan belajar melalui akun youtube Hanan Attaki
Implementasi Pola Komunikasi dalam Kisah Luqmanul Hakim Pada Konteks Keluarga Era Milenial
Komunikasi secara umum ialah penyampaian informasi baik pesan, ide atau gagasan dari satu pihak kepada pihak lain baik dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti. Namun, apabila tidak ada bahasa verbal yang dimengerti masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerakkan anggota badan atau sikap tertentu cara seperti ini disebut dengan nonverbal. Pola komunikasi yang digunakan dalam kisah Lukmanul hakim yaitu melalui contoh teladan, penuh kasih sayang, tegas dan jelas serta cerita dan sejarah yang berlandaskan nilai-nilai islam. Adapun implementasi pada keluarga era milenial saat ini yaitu Memperkuat nilai-nilai moral dan spriritual terhadap anak. Memperkenalkan praktik-praktik ibadah dalam islam, mengajarkan tentang pentingnya menjalankan nilai-nailai islam dalam kehidupan sehari-hari seperti menghindari perbuatan syirik atau menyekutukan Allah SWT dan mengajarkan kepada anak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar anak mempunyai karakter tauhid yang kuat, karena tauhid merupakan pondasi utama dalam islam serta nilai utama dalam Alqur’an
KOMUNIKASI PERADABAN NUSANTARA RAJA WARTABONE
King Wartabone was the face of Indonesian civilization in the 19th century. His diplomatic skills and ability to mobilize defense potential made the Bone Suwawa Kingdom he led have authority in the coastal area of Tomini Bay. Civilization communication as a research method is examined through primary and secondary sources. The Lontara manuscript which explains the administration of the Bone Kingdom government system is a primary source, which is supported by scientific writings and cultural traces as secondary sources. The large Wartabone clan in Indonesia is a continuation of history and the dedication of patriotic figures. The results of the research show that King Wartabone was able to inherit traces of the archipelago's civilization in the Bogani Nani Wartabone National Park.
Abstrak
Raja Wartabone adalah wajah peradaban nusantara pada abad ke-19. Keahlian diplomasi dan kemampuan mengerahkan potensi-potensi pertahanan, menjadikan Kerajaan Bone Suwawa yang dipimpinnya memiliki kewibawaan di wilayah pesisir kekuasaan Teluk Tomini bahkan menyeberang di Selat Sulawesi menghadapi penjajahan Spanyol di Filipina.
Komunikasi peradaban sebagai metode penelitian mengemukakan tentang timbul tenggelamnya sebuah kekuasaan disebabkan oleh kekuatan peradaban negeri itu. Ketika peradaban sudah melemah, lalu negeri itu mengalami kekacauan dalam negeri, lalu mendapatkan intervensi kekuatan dari luar, berhentilah negeri itu. Digantikan kekuasaannya oleh kekuatan lain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerajaan Bone yang mengutus Raja Wartabone ke wilayah timur Nusantara, telah banyak mendapati kerajaan-kerajaan yang membutuhkan payung perlindungan dari pihak-pihak penyerang. Kehadiran perwakilan Kerajaan Bone di Kerajaan Bone, Kerajaan Suwawa, dan Kerajaan Bintauna telah mampu memberikan perlindungan kepada para penduduk untuk aman dalam bekerja memenuhi kebutuhan hidup mereka
PERAN KOMUNITAS ARUS INFORMASI SANTRI DALAM MODERASI BERAGAMA DI MEDIA SOSIAL
The digital era has led us to participate in the flow of pucliv conversation that is not certain. A lot of content is produced, but we cannot confirm the truth of the content. In addition, the existence of a religious moderation framework must be implemented, especially on media social. AIS Nusantara as a community of sudent who concentrate in the digital space takes this role in implementing religious moderation in the digital spacae. This study uses netnographic reseacrh, namely planning reseaerch implementation, compiling problem formulation and study object from sosial media, data collection, data interpretation which includes data classification and coding. AIS Nusantara has a strategic role to easetensions and clear up various discourses and issues that are carried freely in the digital space with the existence of the AIS Nusantara community with many accounts that have milions of followers able to construct discourses on sosial media.
Abstrak
Era digital menggiring kita untuk ikut dalam mengikuti arus perbincangan publik yang tidak tentu arah. Banyak konten diproduksi namun kita tidak bisa memastikan kebenaran dari konten tersebut. Selain itu adanya kerangka moderasi beragama harus diimplementasikan terutama di media sosial. AIS Nusantara sebagai komunitas santri yang concent di ruang digital mengambil peran tersebut dalam mengimplementasikan moderasi beragama di ruang digital. Penelitian ini menggunakan penelitian netnografi yakni, perencanaan pelaksanaan riset, penyusunan rumusan masalah dan obyek kajian dari media sosial, pengumpulan data, penafsiran data yang meliputi klasifikasi dan pengkodean data. AIS Nusantara mempunyai peran strategis untuk meredakan ketegangan serta menjernihkan berbagai wacana maupun isu yang terbawa bebas di ruang digital dengan adanya komunitas AIS Nusantara dengan banyaknya akun yang memiliki jutaan pengikut mampu mengkontruksi wacana yang ada di media sosial
THE RELEVANCE OF HUMANIST DA'WAH IN STRENGTHENING EQUALITY AND HUMAN RIGHTS IN ISLAM
This study aims to examine the relevance of humanist da'wah in the Islamic context as a solution to strengthen equality and human rights in the religious context. This study uses literature study research methods with an integrative literature analysis approach to obtain a comprehensive understanding. The results of this study stated that humanist da'wah in Islam has significant relevance in strengthening equality and human rights. Humanist da'wah, focusing on human values, justice, and compassion, opens the door to applying the principles of gender equality and human rights in the Islamic context. The role of humanist da'wah in promoting gender equality and human rights is recognized as a driving force for positive social change. However, there are still some challenges, including cultural and social issues that still support gender inequality and human rights violations, as well as technological and environmental challenges. However, there are still many important opportunities to strengthen equality and human rights, such as the role of social media and inclusive education in strengthening equality and promoting human rights awareness.
Abstrak
Kajian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi dakwah humanis dalam konteks Islam sebagai solusi untuk memperkuat kesetaraan dan hak asasi manusia dalam konteks agama tersebut. Kajian ini menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan pendekatan analisis literatur secara integratif yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian ini menyatakan bahwa dakwah humanis dalam Islam memiliki relevansi yang signifikan dalam memperkuat kesetaraan dan hak asasi manusia. Dakwah humanis, dengan fokus pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kasih sayang, membuka pintu bagi penerapan prinsip-prinsip kesetaraan gender dan hak asasi manusia dalam konteks Islam. Peran dakwah humanis dalam mendorong kesetaraan gender dan hak asasi manusia diakui sebagai motor penggerak perubahan sosial positif. Namun, masih terdapat beberapa tantangan, termasuk isu-isu budaya dan sosial yang masih mendukung ketidaksetaraan gender dan pelanggaran hak asasi manusia, serta tantangan teknologi dan lingkungan. Meskipun begitu, masih ada banyak peluang penting dalam upaya memperkuat kesetaraan dan hak asasi manusia, seperti peran media sosial dan pendidikan yang inklusif dalam memperkuat kesetaraan dan mempromosikan kesadaran akan hak asasi manusia
Implementasi Digital Project Based dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Datokarama Palu Sebagai Konten Kreator Dakwah
This study aims to investigate the impact of implementing digital-based projects in improving students' public speaking skills as da'wah content creators. A digital-based project approach was adopted to explore students' potential in public speaking with creativity and effectiveness in the context of delivering da'wah messages. Mixed methods were used to combine qualitative and quantitative data, through participatory action research (PAR)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari implementasi proyek berbasis digital dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa sebagai konten kreator dakwah. Pendekatan proyek berbasis digital diadopsi untuk menggali potensi mahasiswa dalam berbicara di depan umum dengan kreativitas dan efektivitas dalam konteks penyampaian pesan dakwah. Metode campuran digunakan untuk menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif, melalui Participatory Action research (PAR