63 research outputs found

    Penerapan Metode Bermain Sains Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B TK Laboratorium UM.

    No full text
    ABSTRAK   Mumpuni,  Rizki.  Penerapan  Metode  Bermain  Sains  Untuk  Meningkatkan Keaktifan Dan Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B TK Laboratorium UM.  Skripsi,  Jurusan  Kependidikan  Sekolah  Dasar  Dan  Prasekolah, Fakultas  Ilmu  Pendidikan, Universitas  Negeri Malang.  Pembimbing:  (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si, (II) Drs. Tomas Irianto, M.Pd.   Kata Kunci: Metode Bermain Sains, Kognitif Anak usia prasekolah umumnya merupakan anak yang aktif dan  ingin tahu, namun yang terjadi pada anak kelompok B TK Laboratorium UM masih  sedikit anak  yang  antusias  terhadap \pembelajaran. Selain  itu  kemampuan  kognitif  anak yang  berhubungan  berfikir  teliti, mengingat, membedakan  benda masih  rendah. Hal  ini  karena  anak  tidak  dilibatkan  secara langsung dalam  memecahkan masalah.Mengingat  dunia  anak  adalah  bermain  dan merupakan bagian dariperkembangan  kognitif. Apalagi daya  tangkap  sains  anak  Indonesia berada pada peringkat ke 34 dari 38 negara, maka diperlukan penerapan metode bermain sains untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan kognitif anak. Tujuan   penelitian  ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan penerapan metode bermain  sains    untuk  meningkatkan  keaktifan  dan  kemampuan  kognitif  anak kelompok B  TK  Laboratorium Universitas Negeri Malang,  2) mendeskripsikan  keaktifan  anak  kelompok  B  TK  Laboratorium  Universitas  Negeri  Malang meningkat saat diterapkan metode bermain sains, 3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan  kognitif  anak  kelompok  B  TK  Laboratorium  Universitas  Negeri Malang saat diterapkan metode bermain sains. Penelitian  ini  dilakukan  di  TK  Laboratorium  Universitas  Negeri  Malang mulai  tanggal  28  September  sampai  14  Oktober  2010,  dengan  menggunakan model  Penelitian  Tindakan Kelas  yang  dilakukan  dalam  2  siklus. Dalam  setiap siklus  terdiri dari  beberapa  tahapan  ,  yaitu  perencanaan,  pelaksanaan,  observasi, dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan Guru Kelas B. Berdasarkan  hasil  penelitian  yang  dilakukan  pada  siklus  I  keaktifan  anak sudah meningkat walaupun  ada  satu  anak  yang memiliki skor 12 di bawah  skor minimal,  namun pada  silkus  II  keaktifan  anak  dapat dikategorikan  sangat  aktif. Sedangkan  kemampuan  kognitif  anak  pada  siklus  I  sudah  meningkat  menjadi 65,2% namun masih di bawah standar ketuntasan klasikal yaitu 75%. Pada siklus II meningkat menjadi 91,3%. Dapat  disimpulkan  metode  bermain  sains  dapat  digunakan  untuk meningkatkan  keaktifan  dan  kemampuan  kognitif  anak  kelompok  B  TK Laboratorium Universitas Negeri Malang. Kegiatan bermian sains ini meliputi; 1) mengelompokkan benda melalui mengujicobakan bahan yang  larut dalam air dan yang dapat menyerap air,2) menyebutkan perbedaan dua benda melalui membuat air  gula,  3)  sebab  akibat  melalui  wujud  air  (padat,  cair,  gas),  4)  menjelaskan proses kegiatan atau percobaan melalui proses  terjadinya hujan. Disarankan bagi para pendidik anak usia dini untuk menggunakan kegiatan bermain sains ini dalam meningkatkan  kemampuan  kognitif  anak  dan  juga  dapat  dipakai  sewaktu menjelaskan proses terjadinya hujan pada tema air

    Optimasi Jenis Jamur Pelapuk Putih dan Bahan Lignoselulosik Limbah Pertanian dalam Pembuatan Biokomposit berbasis Miselium

    Get PDF
    Melimpahnya ketersediaan  bahan lignoselulosik berupa limbah ampas tebu dan batang tanaman jagung serta kemampuan jamur pelapuk putih Ceriporia lacerata dan Auricularia auricula mendegradasi lignoselulosik dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan biokomposit berbasis miselium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara jenis jamur pelapuk putih dengan komposisi bahan lignoselulosik limbah pertanian terhadap kualitas produk biokomposit yang dihasilkan serta mendapatkan jenis jamur pelapuk putih dan jenis substrat bahan lignoselulosik limbah pertanian yang optimal dalam pembuatan biokomposit berbasis miselium. Penelitian ini menggunakan metode experimental Rancangan Acak Lengkap dengan 10 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas berupa jenis bahan lignoselulosik limbah pertanian dan jenis jamur pelapuk putih, sedangkan variabel terikat yaitu kualitas biokomposit berbasis miselium yang dihasilkan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini yaitu parameter utama dan parameter pendukung. Parameter utama yaitu pertumbuhan jamur pada bahan komposit, kerapatan komposit, kadar air, pengembangan tebal komposit, modulus elastisitas dan modulus patah komposit. Parameter pendukungnya berupa biodegradabilitas komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur pelapuk putih dan komposisi bahan lignoselulosik yang berbeda berpengaruh secara nyata terhadap kualitas biokomposit yang dihasilkan kecuali pada parameter kadar air dan modulus patah. Hasil penelitian untuk parameter pertumbuhan miselium, kerapatan komposit, kadar air, pengembangan tebal, modulus elastisitas, dan modulus patah secara berturut-berturut berkisar antara 9,38-18,49 mm/hari, 0,11-0,21 g/cm3,  8,34%-16,19%, 3,01%-10,93%, 1188,33-14873,33 MPa, dan 1,76-25,11 MPa. Berdasarkan hasil skoring biokomposit yang dilakukan, perlakuan C. lacerata dengan komposisi pada ampas tebu 100% menghasilkan kualitas biokomposit terbaik

    LKP : Rancang Bangun Aplikasi Buku Tamu pada Divisi CSR PT HM Sampoerna Tbk.

    Get PDF
    Corporate Social Responsibility atau yang biasa disebut CSR adalah divisi yang dibentuk sebagai tanggung jawab sosial PT HM Sampoerna Tbk. terhadap aspek sosial dari pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan perusahaan tersebut, diantaranya adalah kalangan buruh, masyarakat lokal dan lingkungan. Dalam teorinya, CSR merupakan bagian dari Public Relations. CSR Sampoerna memiliki dua sub divisi, yaitu Sampoerna Enterpreneurship Training Center (SETC) yang bergerak dalam bidang pelatihan kewirausahaan dan juga Sampoerna Rescue Training Center (SARTC) yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana dan pelatihan penanggulangan bencana. Sebagai divisi yang cukup banyak menerima kunjungan dari Pemerintah, Akademisi, dan juga Komunitas, CSR Sampoerna memerlukan sistem manajemen buku tamu yang mumpuni, sementara saat ini CSR Sampoerna masih menggunakan excel dalam pencatatan buku tamu. Permasalahan yang timbul adalah rawannya kehilangan, dalam segi pencatatan kurang praktis dan menarik, dan juga masih menggunakan cara input manual untuk menghitung laporan statistik maupun grafik. Dengan berdasarkan permasalahan diatas, dibuat Aplikasi Buku Tamu yang dapat membantu divisi CSR Sampoerna dalam melakukan pencatatan maupun pelaporan kunjungan

    IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PGMI STIT MUHAMMADIYAH BOJONEGORO

    Get PDF
    Keterampilan berpikir kreatif menjadi hal yang penting di era abad 21. Keterampilan berpikir kreatif dapat dikembangkan seiring dengan pengembangan potensi pada diri mahasiswa. Mahasiswa merupakan calon guru yang harus memiliki pengetahuan yang mumpuni, sehingga calon guru tersebut kedepannya mampu menciptakan kegiatan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan inovatif bagi peserta didiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan yaitu; (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah STIT Muhammadiyah Bojonegoro tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 12 mahasiswa. Teknik analisis data melalui observasi dan tes. Hasil penelitian ini adalah (1) aktivitas mahasiswa selama kegiatan pembelajaran menunjukkan hasil berkategori baik pada aspek yang diamati; (2) pelaksanaan pembelajaran yang menerapkan model pemaknaan pada kegiatan pembuka, isi, dan penutup adanya peningkatan dari pelaksanaan tiap siklus yang dilakukan; (3) tes keterampilan berpikir kreatif yang dianalisis secara individu dan klasikal menunjukkan hasil rata-rata siklus 1 yakni 45, siklus 2 menjadi 60, dan siklus 3 meningkat menjadi 77

    Pengaruh Motivasi Belajar dan Partisipasi Siswa terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Akidah Akhlak Kelas VII di MTs Ma'arif Balong Tahun Pelajaran 2022/2023

    No full text
    Mulyawati, Yuan Rizki. 2023. Pengaruh Motivasi Belajar dan Partisipasi Siswa Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Akidah Akhlak Kelas VII di MTs Ma’arif Balong Tahun Pelajaran 2022/2023. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Ju’subaidi, M.Ag. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Partisipasi Siswa, Kemampuan Berpikir Kritis Berpikir kritis adalah kemampuan menganalisis permasalahan dan gagasan melalui keterampilan kognitif yang dimiliki dengan terfokus pada tujuan yang dituju. Adanya kemampuan berpikir kritis itu sangat penting dalam Pendidikan karena memungkinkan siswa benar-benar mendapatkan pemahaman yang komplek dari informasi yang disajikan. Pada realita sekarang, masih banyak ditemukan permasalahan yang ditimbulkan karena rendahnya kemampuan berpikir kritis. Dari hasil observasi awal yang diperoleh melalui wawancara dengan Bapak Junaidi salah satu guru Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong bahwa kemampuan berpikir siswa di MTs Ma’arif Balong yang rendah pada aspek kognitifnya. Rendahnya kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Akidah Akhlak disebabkan karena berpikir kritis belum terbangun dalam diri siswa dan kualitas SDM kelas VII belum mumpuni untuk berpikir kritis, dimana terlihat beberapa siswa lebih mengingat mainan yang ada dirumah, kurangnya motivasi dalam diri siswa dan guru kurang memberikan soal yang mengembangkan aspek berpikir kritis anak. Rendahnya kemampuan berpikir kritis itu tidak boleh dibiarkan begitu saja karena akan berdampak pada pemahaman siswa yang kurang fleksibel pada permasalahan yang terdapat di dalam pembelajaran. Sehingga kemampuan berpikir kritis harus dilatih, diasah, dan dibangun kebiasaan berpikir kritis pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menjelaskan pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong, (2) menjelaskan pengaruh partisipasi siswa terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong, (3) menjelaskan pengaruh motivasi belajar dan partisipasi siswa terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan ex post facto yang dilaksanakan di MTs. Ma’arif Balong. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Ma’arif Balong dengan jumlah 81 siswa yang diambil dengan teknik jenuh, karena jumlah populasi kurang dari 100, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Adapun instrumen datanya dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji asumsi dan uji hipotesis. Berdasarkan analisis data di peroleh bahwa: (1) motivasi belajar berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong yang ditunjukkan oleh hasil regresi linier sederhana bahwa Fhitung (7,376 ) lebih besar dari Ftabel (3,11) dengan nilai determinasi (R2) yang berpengaruh sebesar 8,5%, (2) partisipasi siswa berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong yang ditunjukkan oleh hasil regresi linier sederhana bahwa Fhitung (14,083) lebih besar dari Ftabel (3,11) dengan nilai determinasi (R2) yang berpengaruh sebesar 15,1%, (3) Motivasi belajar dan partisipasi siswa secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis Akidah Akhlak kelas VII di MTs Ma’arif Balong yang ditunjukkan oleh hasil regresi linier berganda bahwa Fhitung (8,806) lebih besar dari Ftabel (3,11) dengan nilai determinasi (R2) yang hanya memberikan pengaruh sebesar 18,4%

    PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM KARYA CIPTA SINEMATOGRAFI PADA APLIKASI TIKTOK DI INDONESIA

    Get PDF
    Intellectual property rights are rights that originated and are born from the creation of a creation. One form of intellectual property rights is copyright, and one form of copyrighted work is cinematography. Cinematography itself is protected by the rights contained in the copyright. Then, as the time evolves, technology also has a function that can distribute a work of cinematography, as for the creators, this also has a negative impact. Some problems that arise are related to the piracy of copyrighted works or the distribution of cinematographic works without a license or permission. Therefore, the author of the journal intends to discuss concerning the efforts that have been made through the existing legal provisions in Indonesia to protect cinematographic copyrighted works for unauthorized distributions, one of which is through Tiktok media. This research was conducted with normative juridical methods, namely conducting literature studies and studies through laws and regulations

    TIPOLOGI DAKWAH NABI MUSA ‘ALAIHISSALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR TEMATIK)

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang Dakwah Nabi Musa ‘Alaihissalam dari segi tipologi dakwah beliau, baik bersama penguasa di zaman beliau, saudara dan beliau sendiri yang menjadi mad’u. Nabi Musa termasuk manusia yang tegas dalam berdakwah, meskipun beliau kurang fasih dalam lisannya, semangat berdakwahnya tidak berkurang. Semua peristiwa yang dialami Nabi Musa dalam berdakwah merupakan contoh dalam kehidupan para da’i zaman modern ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat tentang kisah Dakwah Nabi Musa Alaihissalam dalam Al-Qur’an, mengetahu tipe Dakwah Nabi Musa Alaihissalam terhadap Masyarakat, mengetahui implementasi Dakwah Nabi Musa pada da’i zaman modern. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan (library research) dan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi tematik. Data-data yang terkait dengan studi ini dikumpulkan melalui studi pustaka dan disajikan dengan teknis analisis deskriptif , yaitu dengan menjelaskan ayat perayat yang berhubungan, dengan merujuk pada al-Qur’an dan tafsir sebagai data primer dan buku-buku literatur yang berkaitan sebagai data sekunder. Adapun hasil penelitian ini bahwa Nabi Musa berdakwah dengan berbagai tipe, diantaranya: Tipe pertama, berdakwah akidah (teologi)., kedua, berdakwah dengan tipe teokrasi., ketiga, berdakwah dengan sabar., keempat, berdakwah dengan mengedepankan optimis., kelima, berdakwah dengan ilmu yang mumpuni., keenam, berdakwah dengan tipe asertif. Implementasi Dakwah Nabi Musa terhadap da’i zaman modern, diantaranya: Pertama, akidah sebagai prioritas utama., kedua, implimentasi individu, keluarga dan masyarakat., ketiga, implementasi kemampuan berkomunikasi para da’i., keempat, implementasi berdakwah dengan sarana prasarana, dan kelima, implementasi strategi seorang da’i. Kata Kunci: Dakwah, Tipe, Nabi Mus

    BIMBINGAN PERILAKU PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI RUMAH SINGGAH IBNU KHOLDUN MAJENANG CILACAP

    No full text
    Anak berkebutuhan khusus ialah anak yang memiliki ketidaknormalan baik dari segi fisik maupun psikis. Ketidaknormalan ini yang kemudian membuat anak berkebutuhan khusus membutuhkan bimbingan individu terkait sikap dan perilaku dalam kesehariannya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana bimbingan perilaku pada anak berkebutuhan di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif. Adapun metodenya ialah deskriptif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bimbingan perilaku pada anak berkebutuhan khusus di Rumah Singgah Ibnu Kholdun Majenang dilakukan secara terstruktur dengan adanya jadwal kegiatan harian. Adapun kegiatan yang dilakukan ialah bimbingan ibadah (cara berwudhu dan sholat berjamaah), bimbingan adab makan dan minum, kemudian bimbingan sikap keseharian yakni adab berpakain dan menghormati orang tua. Hal yang kemudian dilakukan guru pembimbing yakni dengan cara modelling dan pembiasaan. Meskipun berangkat dari latar belakang guru pembimbing yang bukan pendidikan SLB namun bimbingan ini dinilai berhasil oleh orang tua ABK. Keberhasilan ini dilihat dari adanya perubahan perilaku dari yang semula tidak beraturan, kurang beradab dan beretika, kini perilaku ABK lebih sopan santun. Dalam kesehariannya, ABK mampu makan minum dan berpakaian sesuai ajaran agama Islam, meskipun tidak secara keseluruhan. Keberhasilan ini tak lepas dari adanya hambatan yang dirasakan oleh guru pembimbing. Adapun hambatan yang terjadi yakni 1) Kurangnya pengetahuan yang mumpuni terkait pendidikan ABK pada guru pembimbing 2) Kurangnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan bimbingan 3) Kurangnya kerjasama dari orangtua

    MANAJEMEN SEKOLAH DI SMK-SMAK BOGOR (Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor / SMAKBO)

    Get PDF
    ABSTRACT Research on School Management at Bogor Vocational High Schools (SMAKBO), aims to determine the extent of the quality of education, especially in the regions, because schools and communities do not need to wait for orders from the center, but can develop an educational vision that is in accordance with local conditions and implement the vision of education. independently, effectively and efficiently in accordance with the POAC management function which is implemented into school management. This research method uses descriptive qualitative methods. The results of this study are that the SMK-SMAKBogor get the predicate of being superior in assessing school accreditation because their management is above the average standard set by the government. With qualified school management and supporting learning activities, this is reflected in the graduates who are 95% absorbed by the industry. Keywords : School of management, POAC, Management function, SMAKBO. ************* ABSTRAK Penelitian tentang Manajemen Sekolah di SMK-SMAK Bogor (SMAKBO), bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pendidikan terutama di daerah, karena sekolah dan masyarakat tidak perlu menunggu perintah dari pusat, tetapi dapat mengembangkan suatu visi pendidikan yang sesuai dengan kondisi daerah dan melaksanakan visi pendidikan secara mandiri, efektif dan efisien sesuai dengan fungsi manajemen POAC yang diimplementasikan kedalam manajemen sekolah. Metode penelitian ini menggunaka metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah SMK-SMAK Bogor mendapat predikat unggul dalam penilain Akreditasi sekolah karena pengelolaannya yang diatas rata-rata standar yang di tetapkan oleh pemerintah. Dengan manajemen sekolah yang mumpuni dan menunjang kegiatan pembelajaran sehingga tercermin dari lulusan yang 95% terserap oleh industri. Kata-kata Kunci: Manajemen Sekolah, POAC, Fungsi Manajemen, SMAKBO

    Pelatihan Drama Bagi Siswa SMP Negeri 1 Songgom

    Get PDF
    AbstrakSiswa SMP Negeri 1 Songgom tergolong aktif. Tetapi, keaktifan siswa belum terakomodir dengan baik. Meskipun terdapat beberapa ekstrakulikuler, belum sepenuhnya menampung minat siswa. Khususya ekstrakulikuler drama tidak ada. Faktor tidak adanya teater/drama karena minimnya tenaga pengajar bahasa Indonesia. Lanjut, terkait dengan keaktifan anak, khususnya di kelas VII perlu didalami terlebih dahulu. Didalami dalam arti diselidiki, keaktifan tersebut mengarah pada bakat kemampuan berakting untuk mendukung kegiatan drama, atau mengarah pada kegiatan lain. Selain itu, belum pernah dilaksanakan pelatihan drama. Oleh karena itu, perlu dilakukannyakegiatan sosialisasi dan pelatihan drama bagi siswa SMP N 1 Songgom. Sasaran dan luarannya adalah tersalurnya minat dan bakat siswa serta memiliki kemampuan dasar berdrama. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Metodenya berupa ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Tahap implementasi meliputi pemberian materi terkaitkonsep dasar,unsur-unsur dan latihan dasar berdrama serta praktik.Secara umum, peserta menunjukan hasil yang cukup baik. Hal inimembantu siswa meningkatkan pemahaman tentang drama dan mengetahuipotensi/bakatnya. Hasil Kesimpulan dari kegiatan ini kongkrit bermanfaat bagi para siswa dalam memahami konsep dasar dramadan dapat mempengaruhi minat siswa dalam melaksanakan kegiatan drama. Disarankan kegiatan ini dilanjutkan untuk berlatih menulis naskah.Kata Kunci: Pelatihan, Drama, Siswa SMPAbstractState Junior High School Student 1 Songgom is classified as active. However, the activeness of students has not been well accommodated. Although there are some extracurriculars, it has not fully accommodated the interests of students. Especially extracurricular dramas do not exist. The factor of the absence of theater / drama due to the lack of Indonesian language teaching staff. Furthermore, related to the activeness of children, especially in class VII need to be explored first. In the sense of being investigated, such liveliness leads to the talent of acting ability to support drama activities, or leads to other activities. In addition, there has never been drama training. Therefore, it is necessary to conduct socialization and drama training for junior high school students N 1 Songgom. The target and externality is the channeling of students' interests and talents and having basic ability to preach. The stages of activities include socialization, training, and evaluation. The methods are lectures, discussions, and demonstrations. The implementation phase includes the provision of material on basic concepts, elements and basic practice of rhythm and practice. In general, participants showed quite good results. This helps students improve their understanding of drama and know their potential/ talents. The conclusion of this activity is concretely beneficial for the students in understanding the basic concepts of drama and can affect the interest of students in carrying out drama activities. It is recommended that this activity be continued to practice writing the script.Key Word:Training, Drama, Junior High School Studen
    corecore