3,631 research outputs found
IMPROVING STUDENTS' SKILL IN WRITING RECOUNT TEXTS THROUGH PICTURE SERIES
This research aimed to describe how picture series improved students’ skill in writing recount text. This research was conducted to Year-8 students of SMPN 01 Semparuk in Academic Year 2023/2024. The students in class VIII B that consist of 23 students were the subject of this research. The method used in this research was Classroom Action Research which has been conducted in two cycles. The researcher used observation checklist table, field notes and writing test as the tools of data collection in this research, and the data has been analyzed both qualitatively and quantitatively by referring to the result of tools of data collection. The finding showed that the use of picture series improved students’ skill in writing recount text. Students’ participation, students’ mastery of writing recount text, students’ writing test score and class situation had a better improvement from the first cycle to the second cycle. It could be concluded that students’ skill in writing recount text through picture series improved
In pursuit of 1 Sri Lanka: Lessons from a Malaysian counterpart
The quest for national unity has become a leadership challenge for successive leaders of both Malaysia and Sri Lanka. While the two countries record significant differences in contexts and background, the similarities are equally striking. The following is an article that is based on a two-country study undertaken by the author to unpackage and explore the "1Malaysia" Programme that was launched in 2009 following the election of Malaysian Prime Minister's, Tun Najib Razak into his first term in office. The author spent a two week resident attachment at the 1Malayisa Foundation in Malaysia in the summer of 2012 to study further the facets of the governance programme that had been formulated with the intention of resolving the ethnic tensions that have plagued Malaysia since it gained independence, or Merdeka. The purpose of the endeavour was three-fold: First, to identify and extract aspects of the 1Malaysia Programme as relevant to the Sri Lankan context so as to formulate a potential 1Sri Lanka programme that is cognizant of the variables at stake. Secondly, the article seeks to critique the already existent framework of the 1Malaysia Programme by providing recommendations for improvement where necessary. Third, to begin dialogue and deliberations on the rich learning and exchange that can be cultivated between the two countries by providing a framework for bilateral cooperation between the Governments of Malaysia and Sri Lanka
PERBEDAAN HASIL BELAJAR KELAS KONTROL DAN KELAS EKSPERIMEN MENGGUNAKAN MEDIA KUIS ADOBE FLASH CS6
This study aims to determine the differences in learning outcomes of the control class and the experimental class using the Adobe Flash CS6 quiz media. Thel type ofl research usedl is a Quasil Experiment Designl type of Nonequivalentl Control Groupl Design. Data collection techniques used are tests, observations, interviews, and documentation. The data collection instruments in this study were test sheets, observation sheets, guidelines and documentation sheets. The results of this study indicate that there are differences in the learning outcomes of students who are taught using Adobe Flash CS6-based quiz media with students who are not taught using Adobe Flash CS6-based quiz media
Promoting growth in Sri Lanka : lessons from East Asia
Sri Lanka's weak economic performance, although compounded by the civil war and budgetary imbalance, largely reflects the following: 1) a stop-and-go pattern of policy reform, because of political constraints - even though the results of reform were generally positive; 2) weak economic management, resulting in high inflation and a high fiscal and balance of payments deficit; 3) poor management of public spending; 4) mixed performance in exchange-rate management, with periods of substantial overvaluation; 5) financial policies that (despite recent improvements) hamper efficient financial intermediation; 6) prolonged trade protection, followed by selective trade liberalization; 7) continued distortion in agricultural policies; 8) inflexible labor markets and, despite Sri Lanka's outstanding track record on human development, problems with the quality of the labor force. To address a substantially unfinished policy agenda, Sri Lanka needs to intensify efforts to peacefully resolve civil conflict. There is also a need to squarely address its macroeconomic imbalances, involving a sharp reduction in the fiscal deficit, a cutback on public spending and redefinition of spending priorities, improvement of cost recovery for public services, and continuing to improve the management of the exchange rate. In trade policy, eliminate most quanitative restrictions, further reduce tariff protection, simplify the tariff structure, and, possibly, reform customs (to reduce leakage and abuse). Rationalize employment, exit, and bankruptcy regulations and procedures. The authors recommend improvement in communications between government and the private sector. It is necessary for the financial sector to become more competitive by legislating banking reform, giving state-owned banks more autonomy and putting private commercial banks on an equal footing with the two state banks, with the ultimate goal of privatizing the state banks, and also strengthen the supervision of banking. Also in the financial sector the authors have identified a need for privatization in insurance and pension funds to strengthen the capital market. Several aspects of the agricultural sector need to be revamped. Primarily, privatization of the estate plantations, perhaps through long-term management contracts and the gradual sale of share in assets; reduced trade protection; implementation of land reform; strengthen agricultural support; and possibly support rural financing institutions. Lastly, the authors suggest an end to government controls on hiring, firing, and wage setting as well as rationalization in civil service employment decisions.Labor Policies,Economic Theory&Research,Environmental Economics&Policies,Decentralization,Banks&Banking Reform,Banks&Banking Reform,Economic Theory&Research,Environmental Economics&Policies,Achieving Shared Growth,Inequality
PENDAMPINGAN ASPEK MANAJEMEN DAN ADMINISTRASI PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SRI REZEKI Kp. SAMBIDONGKO KELURAHAN CIKERAI KECAMATAN CIBEBER KOTA CILEGON
Salah satu masalah yang dihadapi Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki adalah kurangnya produktifitas, sehingga organisasi belum dapat memberikan kontribusi banyak kepada para anggota kelompok untuk meningkatkan pendapatan keluarga mereka. Selain itu, belum adanya administrasi dan pembukuan yang rapi baik dari aspek keuangan maupun inventarisasi barang. Masalah lainnya yakni manajemen organisasi yang belum tertib sehingga anggota belum mengetahui secara pasti tugas dan tanggungjawabnya. Tujuan pelaksanaan KKM Kelompok 40 dalam bidang pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk mendorong ketertiban organisasi Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki dari segi manajemen dan organisasi. Dengan menjadikan KWT Sri Rezeki sebagai subjek pelaksana, maka pendampingan secara partisipatif dilakukan. Sesuai dengan jenis masalah yang dihadapi organisasi, pendampingan difokuskan pada tiga bidang: administrasi keuangan, administrasi inventarisasi barang, dan manajemen organisasi. Solusi yang ditawarkan adalah: (1) Pelatihan administrasi dan manajemen organisasi; (2) Pendampingan administrasi keuangan; (3) Pendampingan administrasi inventarisasi barang; dan (4) Pendampingan manajemen organisasi. Melalui pendampingan ini, anggota KWT Sri Rezeki telah memperoleh pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dalam membuat administrasi dan mengelola organisasi. Mereka memiliki program kerja untuk tiga tahun ke depan mulai dari penanaman, perawatan, pemanenan dan penjualan yang terdokumentasi dengan bai
Kajian Poskolonial dalam Novel Babad Kopi Parahyangan Karya Evi Sri Rezeki dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMA
Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra, dapat berkembang dari bentuk-bentuk naratif nonfiksi, misalnya surat, biografi, atau sejarah. Novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki merupakan salah satu novel yang ditulis berdasarkan sejarah, yakni sejarah penjajahan Belanda ketika praktik tanam paksa di Parahyangan. Kekejaman dunia tanam paksa yang ada dalam cerita novel Babad Kopi Parahyangan berwujud dominasi dan pembatasan akses oleh golongan superior. Di samping itu, kaum subaltern juga melakukan resistensi sebagai bentuk respon terhadap dominasi yang dialami. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah: (1) bagaimanakah dominasi terhadap kelompok subaltern dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki? (2) bagaimanakah bentuk resistensi kelompok subaltern dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki? (3) bagaimanakah pemanfaatan hasil penelitian Novel Babad Kopi Parahyangan Karya Evi Sri Rezeki sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di SMA kelas XII? Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif interpretatif. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan poskolonial sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki dan jurnal yang berkaitan dengan sejarah tanam paksa kopi di Priangan. Data penelitian ini berupa kutipan peristiwa dalam bentuk kata-kata, kalimat, dan paragraf yang mengindikasikan adanya dominasi dan resistensi kaum subaltern yang terdapat dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki. Metode pengumpulan data menggunakan tabel pemandu pengumpul data. Metode analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dominasi tidak hanya dilakukan oleh pihak Belanda, tetapi juga dilakukan oleh pejabat pribumi. Dominasi terhadap kelompok subaltern dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki tetap bertahan karena didukung dengan kerjasama para bupati di Parahyangan. Dominasi politik dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki dilakukan melalui penyiksaan secara fisik, kerja paksa, dan pembatasan akses. Praktik dominasi tidak hanya diterima oleh petani, tetapi juga Raden Arya yang memiliki jabatan sebagai Patih di Parahyangan. Hasil penelitian ini menunjukkan keberanian kaum subaltern untuk melawan dominasi dan tekanan yang diterima. Perlawanan yang dilakukan kaum subaltern tidak hanya melalui resistensi aktif yang memberikan dampak revolusioner. Namun, juga melalui resistensi pasif. Resistensi aktif dilakukan tokoh Karim diawali dengan menentang Mandor Satria, hingga mengalihkan kerjasama dagang agar tidak memberikan keuntungan bagi Belanda. Selain itu, ada pula tokoh Euis yang melakukan perlawanan dengan memberikan racun kepada Mandor Satria. Resistensi pasif juga dilakukan kaum subaltern dalam bentuk menyimpan dendam. Dendam dalam hati subaltern menjadi sebuah bentuk perlawanan yang tidak menimbulkan dampak besar tetapi membawa kesadaran untuk merdeka dan berdaulat di atas tanah sendiri. Hasil penelitian tentang dominasi dan resistensi dapat digunakan sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di SMA kelas XII pada kompetensi dasar 3.3 kurikulum 2013 revisi 2018, yaitu mengidentifikasi informasi dalam teks cerita sejarah.Dr. Akhmad Taufiq, S.S., M.Pd (Dosen Pembimbing I)
Fitri Nura Murti, S.Pd., M.Pd (Dosen Pembimbing II
TREND KOMUNIKASI DARK JOKES PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 67 JAKARTA
ABSTRAK
Sri Rezeki, Trend Komunikasi Dark Jokes pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 67 Jakarta. Skripsi : Jakarta, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2023. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 67 Jakarta dengan tujuan untuk mengetahui trend komunikasi dark jokes yang terdapat pada siswa SMP Negeri
67 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap Bu Nova dan siswa kelas VIII. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Siswa SMP Negeri 67 Jakarta menggunakan komunikasi dark jokes dalam kehidupan sehari-hari dengan topik yang banyak digunakan adalah kepercayaan orang lain,
fisik dan orang tua (2) Siswa menggunakan dark jokes karena dipengaruhi oleh teman sebaya di lingkungan sekolah dan media sosial yang kemudian siswa mengimitasinya ke dalam kehidupan sehari-hari dengan melibatkan perasaaan
emosional (3) Dampak positif dari hal tersebut terbagi menjadi dua yakni positif dengan meningkatnya solidaritas dan interaksi antar siswa sedangkan dampak negatif membuat interaksi siswa dengan guru menjadi kurang baik serta siswa
yang tertarik untuk terus menggunakan dark jokes karena tidak ada teguran akan hal tersebut.
Kata Kunci : trend, dark jokes, komunikasi, siswa
ABSTRACT
Sri Rezeki, Trends in Dark Jokes Communication in Grade VIII Students of SMP Negeri 67 Jakarta. Essay : Jakarta, Social Sciences Study Program, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023. The research was conducted at SMP Negeri 67 Jakarta with the aim of knowing the trend of dark jokes communication found among students at SMP Negeri 67 Jakarta. The method used is qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation. Interviews were conducted with Mrs. Nova and class VIII students. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion. The results of the study showed: (1) Students at SMP Negeri 67 Jakarta use dark jokes communication in everyday life with topics that are widely used are the trust of other people, physical and parents (2) Students use dark jokes because they are influenced by peers in the school environment and social media which
students then imitate them into everyday life by involving emotional feelings (3) The positive impact of this is divided into two, namely positive by increasing solidarity
and interaction between students while the negative impact makes the interaction between students and teachers less good and students who are interested in continuing to use dark jokes because there is no warning about it.
Keywords : trend, dark jokes, communication, studen
ALGORITMA STEMMING BAHASA MALAYSIA
AUDINA SRI REZEKI (2021) : ALGORITMA STEMMING BAHASA MALAYSIA
Malaysia merupakan salah satu negara tetangga yang memiliki kemiripan
bahasa dengan Indonesia. Kata yang terdapat di dalam kamus adalah kata dasar.
Hal ini menyulitkan pencarian arti kata yang telah berimbuhan karena pada kamus
kata diurutkan sesuai abjad kata dasar, bukan berdasarkan imbuhan. Algoritma
stemming adalah inti dari teknik natural language processing untuk mendapatkan
informasi kembali (Information Retrieval) yang efektif dan efesien dan secara luas
dapat diterima oleh pengguna (users). Pada pengujian white box terhadap 50 kata
yang terdiri dari kata berimbuhan berhasil dijalankan sesuai dengan hasil yang di
inginkan. Sedangkan pada pengujian akurasi terhadap 500 kata berimbuhan
dilakukan dengan 6 kombinasi. Kombinasi 1 menghasilkan 95,2%, kombinasi 2
menghasilkan 92,2%, kombinasi 3 menghasilkan 95,2%, kombinasi 4
menghasilkan 53,6%, kombinasi 5 menghasilkan 54,4%, dan kombinasi 6
menghasilkan 51,8%
Kata Kunci: Bahasa Malaysia, Algoritma Stemming, Natural Language
Processing, White Box, Akurasi
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK PEDAS BAGI KELOMPOK TANI SUMBER REZEKI
Kelompok Wanita Tani Sumber Rezeki Dusun 1 RT 01 Desa Sri Bintan merupakan bagian dari dusun yang terletak di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Kelompok Wanita Tani Sumber Rezeki memiliki unit produk usaha salah satunya adalah keripik singkong pedas dan original. di alam dedikasi dibuat dalam lokasi ini, tim menggunakan metode pemberdayaan masyarakat dengan cara praktek langsung bersama anggota Kelompok Wanita Tani Sumber Rezeki dalam membuat keripik singkong pedas dan original di rumah. Hasil pengabdian kepada masyarakat khususnya Kelompok Wanita Tani Sumber Rezeki dapat meningkat produk keripik singkong pedas dan original yang memiliki kadar minyak rendah hasil keripik bisa lebih bagus dan tahan lama
- …
