OJS Bajang Institute
Not a member yet
4234 research outputs found
Sort by
PENGAWASAN PEMANFAATAN TANAH KAS DESA DI WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Village Owned Land is land that used to support the implementation of the village government. Its use must pay attention to the principle of origin, principle of government effectiveness, and the principle of utilizing local wisdom. As the value of land increases, to maximize profits, in the provision of land for development often using procedures that do not comply with the rules, one of them uses village land without complying with the provisions. In this article, using normative legal research methods, an analysis is carried out to determine are there any existing regulations relating to the supervision of the use of Village Owned Land in the Special Region of Yogyakarta has been adequat
EKSPLORASI MIKROBA: ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI AMILOLITIK DARI ULAT KELAPA SEBAGAI SUMBER ENZIM AMILASE
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bakteri amilolitik dari ulat kelapa (Rhynchophorus ferrugineus) sebagai sumber potensial enzim amilase. Isolasi dilakukan menggunakan metode pengenceran serial pada media selektif agar pati, disusul dengan pewarnaan iodin untuk mendeteksi zona bening sebagai indikator aktivitas enzim. Lima isolat bakteri (AL1–AL5) berhasil diperoleh dan dikarakterisasi secara morfologis, baik makroskopik maupun mikroskopik. Dua isolat, yaitu AL3 dan AL4, menunjukkan aktivitas amilolitik paling tinggi dengan indeks masing-masing 31,8 mm dan 29,0 mm. Mayoritas isolat merupakan Gram negatif dengan bentuk sel basil dan kokus. Temuan ini menunjukkan bahwa ulat kelapa dapat menjadi sumber mikroba penghasil enzim amilase yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk pangan, tekstil, dan bioenergi
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM PARIWISATA DALAM MENDORONG EKONOMI KREATIF BERKELANJUTAN
Digitalization in the tourism sector's MSMEs plays a crucial role as a key driver in accelerating the development of the creative economy and enhancing competitiveness. This study aims to analyze how digitalization can support the development of the creative economy in the MSME sector, highlighting the challenges and opportunities faced by business owners. The research employs a qualitative approach through a literature study, examining various secondary sources, such as academic journals, books, and relevant articles. The findings of this study reveal that while digitalization offers significant benefits in expanding markets and improving operational efficiency for MSMEs in the tourism sector, several challenges remain, such as limited access to technology, lack of digital skills, and insufficient market understanding. Therefore, this research recommends providing digital capacity-building training for MSME actors and implementing policy support to facilitate the adoption of technology in the tourism secto
PERANCANGAN DAN PENGUJIAN STATIK PROTOTIPE LOWER LIMB PROSTHETIC
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain dan prototipe lower limb prosthesis yang lebih sederhana, ringan, terjangkau, dan aman digunakan oleh penderita amputasi kaki di Indonesia. Salah satu permasalahan pada produk lokal yang ada adalah kegagalan pada komponen adapter pylon. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan menggunakan perangkat lunak Autodesk Inventor Professional 2013, pembuatan prototipe skala 1:1 menggunakan proses permesinan konvensional, serta pengujian statik sesuai standar ISO 10328 pada kategori beban P3 (pengguna dengan berat hingga 60 kg). Material yang digunakan dalam prototipe meliputi Aluminium ANSI/AA 443.0 untuk socket adapter dan ankle adapter, komposit karbon fiber untuk socket dan pylon, serta silikon RTV 52 untuk komponen kaki (foot). Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe mampu menahan beban hingga 160 kg dengan defleksi maksimum sebesar 0,11 mm. Nilai ini jauh di bawah batas maksimum defleksi yang ditentukan ISO 10328, yaitu 5 mm. Dengan demikian, kaki palsu ini dinyatakan aman dan sesuai standar, serta memiliki potensi sebagai solusi kaki palsu lokal yang lebih ekonomis dan fungsional bagi pengguna di Indonesia
UNCOVERING CULTURAL REPRESENTATION IN AN INDONESIAN EFL TEXTBOOK: A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS FOR PROFESSIONAL COMMUNICATION COMPETENCE
The growing prominence of English as a global lingua franca in professional settings raises concerns about the adequacy of English as a Foreign Language (EFL) textbooks in representing the diversity of World Englishes. This study aims to assess the representation of World Englishes and intercultural awareness in an Indonesian junior high school English as a Foreign Language (EFL) textbook, with a focus on its contribution to enhancing students' professional communication competence. The study employed Critical Discourse Analysis (CDA) to analyze both textual and visual components, alongside the broader social context, to uncover embedded ideologies and power dynamics. The study revealed a primary focus on Inner Circle cultures and Level 1 (Basic Cultural Awareness), with insufficient representation of other English Circles and limited opportunities for critical intercultural engagement. The textbook provides fundamental cultural knowledge but fails to cultivate the intercultural competence required for diverse professional environments. The study signals implications that are examined in relation to textbook developers and teaching practices aimed at enhancing professional communication in a global contex
APPLICATION OF DJIKSTRA’ALGORITHM FOR SEARCHING OF THE SHORTEST ROUTE THE JELAJAH JOGJA APPLICATION
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pencarian rute terpendek dengan Algoritma Dijkstra pada destinasi wisata alam dan budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Aplikasi ini dirancang untuk membantu wisatawan menemukan rute tercepat berdasarkan jaringan jalan utama, tanpa mempertimbangkan kondisi lalu lintas secara real-time. Dengan adanya fitur ini, wisatawan dapat memperoleh rekomendasi jalur terbaik untuk mencapai tujuan wisata dengan lebih efisien. Pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan Waterfall Model, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan dan penyempurnaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi geografis dan jaringan jalan utama di Yogyakarta serta studi literatur terkait Algoritma Dijkstra dan sistem pencarian rute berbasis navigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Algoritma Dijkstra dapat secara efektif menentukan rute optimal berdasarkan jarak terpendek yang dihitung dalam bentuk graf. Dengan penerapan algoritma ini, aplikasi Jelajah Jogja diharapkan dapat meningkatkan pengalaman wisatawan dalam menjelajahi destinasi wisata di Yogyakarta serta mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah
PERANAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM PENGEMBANGAN WISATA KULINER DI KAWASAN BOROBUDUR KABUPATEN MAGELANG JAWA TENGAH
Makanan tradisional Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah tidak begitu banyak disajikan di industri hotel dan restoran. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh data-data tentang peranan makanan tradisional dalam pengembangan wisata kuliner di Kawasan Borobudur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik Pengumpulan Data adalah Observasi, Wawancara, Angket/Kuesioner. Populasi Penelitian ini adalah para pengunjung makanan tradisional di Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah, sedangakan Sampel Penelitian yang diambil berjumlah 35 responden. Dalam pengolahan data hasil penelitian ini dilakukan dengan mempergunakan prosedur; Seleksi data, Klasifikasi data, Tabulasi data, Pengolahan dan Analisis Data. Hasil penelitian ini adalah Makanan tradisional memiliki peran dalam pengembangan wisata kuliner Di Kawasan Borobudur kabupaten Magelang Jawa Tengah serta dalam rangka pelestarian budaya daerah dan Strategi pengembangan makanan tradisional dapat dilakukan melalui beberapa langkah diantaranya ialah review historis, kajian zat gizi dan non gizi makanan tradisional, pendokumentasian produksi makanan tradisional, sistem bimbingan dan pengawasan efektif, pendidikan konsumen dan promosi wisat
PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Breast cancer is one of the most common cancers in women and can be prevented or treated early through early detection. It is important to introduce breast self-examination (SADARI) as early as adolescence to increase awareness of changes in the breast and encourage healthy living behaviors early on. Objective: To analyze the effect of video media on the level of knowledge of adolescent girls about breast self-examination (SADARI) at SMAN 1 Taebenu, Kupang Regency. Methods: This study is a quantitative research with pre-experiment research design with one group pre-post test design without control group. The sample size was 76 respondents. This research was conducted at SMAN 1 Taebenu, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. The sampling technique used was stratified random sampling and analysis using the Wilcoxon test. Results: There is an effect of video media on the level of knowledge of adolescent girls about breast self-examination (SADARI) in adolescent girls at SMAN 1 Taebenu, Kupang Regency. after being given education with video media about SADARI, there was an increase in the knowledge of 72 respondents in the good category (95%), while as many as 4 people (5%) were in the category of moderate knowledge level. Respondents who have sufficient knowledge about SADARI after being given education with video media, due to various factors, one of which is that respondents do not pay good attention when given educatio
PENGGUNAAN APLIKASI DALAM MEMONITOR DAN MENCEGAH STUNTING
Stunting is a fairly serious public health problem,especially developing countries including Indonesia.Data from Indonesian Ministry of Health (2018) shows the prevalence stunting in Indonesia is 30.8%.Stunting is a condition when a child has height shorter than average height of children the same age. Stunting usually occurs in children who do not get enough nutrition during the first thousand days of their lives,namely from pregnancy to the age of 2 years.As many as 23% of babies are born with stunting conditions in NTT and the remaining 77% become stunted after birth or postnatal.In efforts to prevent stunting in infants,the role information technology can utilized to conduct surveillance and monitoring of infants' diet and health conditions such as morbidity,vitamin A consumption,additional food,immunization and neonatal visits can be obtained in real time.Objectives Reducing stunting rates in West Kupang District NTT.This activity expected to beneficial mothers who have babies less than 1 year old,in helping to prevent stunting their babies.This research also useful for health workers obtaining data on the practice Viding 1 year old babies,infections experienced by babies and the health facilities.The results of the data obtained there were 7 pregnant women with 3 of them included in the KEK category with an average of pregnant women weighing less than 50 kg,the irregular eating patterns of pregnant women,and also unhealthy lifestyle that always ignores eating on time during pregnancy.For dental health, pregnant women are categorized as quite good because their OHIS still relatively good.Conclusion The occurrence of LBW or stunting in West Kupang District is not due to lack of sufficient food supplies but is due to the lifestyle pregnant women who are lazy to eat because they are always disturbed by nausea and vomiting every day so that they decide not to eat,or eat only once a da
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA RAI KECAMATAN RUTENG KABUPATEN MANGGARAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pembangunan infrastruktur di Desa Rai, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Creswell dan bantuan aplikasi NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan prinsip good governance hanya tujuh yang sudah diterapkan, antara lain: prinsip aturan hukum, daya tanggap, berorientasi konsensus, berkeadilan, efisiensi dan efektifitas, akuntabilitas dan visi strategis. Sedangkan prinsip yang belum optimal diterapkan yaitu prinsip partisipasi dan transparansi. Kondisi ini menggambarkan bahwa penerapan good governance di Desa Rai belum sepenuhnya ideal, meskipun sebagian besar prinsip telah diimplementasikan dengan cukup baik