56 research outputs found
Errors in Recount Text Written by the Eighth Graders of SMPN 6 Malang
ABSTRAK Ambarwati, Mega. 2017. Errors in Recount Text Written by the Eighth Graders of SMPN 6 Malang. Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: (1) Drs. AndiMuhtar, M.A (2) Dr. E. D. Laksmi, M.Pd, M.A Keywords:Error, Past Tense, Recount TextThe subject of this study was the eighth graders of SMPN 6 Malang. It was found that the students had difficulties in writing recount text. One of the difficulties was the tense used in the text, thus made them tend to make errors. It proved that writing is one of the difficult skills to be acquired by L2 students, because in writing, the students need to have some knowledge. It also proved that analyzing the errors made by the students is an important thing to do. By analyzing the errors, the teacher can use the suitable and the best method or strategy to teach the students, so that they can acquire a better writing.Therefore, the researcher conducted research on the students’ errors in writing recount text written by the eighth graders of SMPN 6 Malang. The subject of the study was31 students of SMPN 6 Malang coming from VIII-7 class. Recount text was chosen because it is one of the English texts that is taught to the students at that time and it is also stated in K13 syllabus for junior high school. The researcher used Surface Strategy Taxonomy proposed by Dulay (1982) to analyze the errors made by the students.The result of this study showed that there were 181 errors found in the students’ recount texts. Those errors were classified into four types of error, i.e. omission, addition, misformation, and misordering. But, in this study, there were only three types of error that were related to recount text. The biggest error found in this study was misformation. Misformation error found in this study was alternating form of verb. It came up to 60.77% and followed by omission with 24.30%. Omission error found in this study were omission of suffix –e/-ed (23.19%) and omission of auxiliary verb (1.10%). The last was addition error that came up to 14.91%. it was the most infrequent error found in this study. Addition errors found in this study were double marking (7.73%), regularization (4.96%), and simple addition (2.20%).In conclusion, the errors found in this study were errors of misformation(60.77%), omission (24.30%)and addition (14.91%). It is suggested that the teacher, has to give further explanation about the material, so that the students can acquire better writing and also better English. It is suggested that future researcher can use the result of this study as the reference to conduct research related to error analysis
KAJIAN BANDINGAN DRAMA MEGA-MEGA KARYA ARIFIN C. NOER DENGAN SEMENTARA MENUNGGU GODOT TERJEMAHAN B. VERY HANDAYANI SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA BANDINGAN BERBASIS WEB DI PERGURUAN TINGGI
Penelitian terkait sastra bandingan naskah drama masih belum banyak dilakukan, sehingga penelitian ini dirasa penting untuk menambah khazanah keilmuan tersebut. Fokus utama dalam penelitian ini yaitu perbandingan antara naskah drama Mega-mega karya Arifin C. Noer dengan Sementara Menunggu Godot terjemahan B. Very Handayani. Hal yang dapat disoroti dari kedua naskah drama tersebut yaitu adanya kesejajaran motif terkait pengangkatan persoalan masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan dalam menantikan sebuah perubahan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur teks naskah drama Mega-megakarya Arifin C. Noer dengan Sementara Menunggu Godot terjemahan B. Very Handayani, persamaan, perbedaan, dan thematology antara kedua naskah drama, serta proses penyusunan bahan ajar sastra bandingan berbasis web di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan menggunakan teknik analisis jalinan yang meliputi tiga komponen, yaitu : 1. reduksi data; 2.sajian data; dan 3. Penarikan simpulan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan kajian sastra bandingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat persamaan pada struktur cerita yang meliputi tema, latar, dan penokohan, perbedaan yang meliputi alur dan amanat, serta thematology yang terdapat pada motif cerita yang mengangkat kehidupan para gelandangan dalam menantikan perubahan hidup. Sumbangan penting penelitian ini yaitu adanya pengadaan bahan ajar sastra bandingan berbasis web sebagai alternatif penyediaan bahan ajar yang dapat dimanfaatkan pada pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran mandiri
STRUKTUR KEPRIBADIAN TOKOH PEREMPUAN DALAM NASKAH LAKON “RUWATAN TEUTEGAL” KARYA ALIN AMBARWATI (Kajian Psikologi Sastra)
Fakhruri, A Ali. 2019. "Perempuan Character Personality Structure in the" Ruwatan Teutegal" Workshop by Alin Ambarwati (Literary Psychology study)". Thesis (S-1). Undip Faculty of Cultural Sciences Semarang. Counselor one Drs. M. Hermintoyo, M.Pd. and two supervisors, Khothibul Umam, S.S., M.Hum.
The material object of this study is the drama script "Ruwatan Teutegal" by Alin Ambarwati. This study uses qualitative methods based on structural theory and literary psychological theory. The purpose of this study is to reveal intrinsic elements which include characterization / characterization, plot/plot, background, strokes, conversations, and themes. In addition, the author also uses psychological theory, namely the structure of personality according to Allport, the purpose of which is to reveal and explain the personality structure of Perempuan characters.
The results of the structural analysis of the drama on the drama script "Ruwatan Teutegal" are characterizations, there are three main characters and 6 additional characters. characterization analysis is the main ingredient, while plot/plot, background, typing, conversation, and theme are additional material. The results of the analysis of personality structure in Perempuan characters in the drama script "Ruwatan Teutegal" by Alin Ambarwati. Personality, Character, and Temperament of Perempuan; Traits as individual traits and general characteristics; Intention, history or past of the Perempuan character; Proporium activities carried out by typical Perempuan figures; Functional autonomy as an action carried out continuously by Perempuan leaders; Unity of personality of Perempuan figures who have hard thoughts, especially in preserving tradition.
Keywords: Drama script, structural, literary psychology, personality structure, Allport
Pengaruh Metode Pengupasan, Lama Hot Waterblanching Dan Proporsi Tapioka Terhadap Sifat Kimia,Fisikokimia Dan Sensori Chips Koro Pedang
Koro pedang (Canavalia ensiformis L.)berpotensi sebagai sumber protein untuk bahan pangan pengganti kedelai karena keseimbangan asam aminonya yang baik.Salah satu upaya pemanfaatan koro pedang adalah dengan pembuatan chips koro pedang. Akan tetapi, saat ini masyarakat belum memanfaatkannya secara optimal karena karakteristik fisiknya yang mempunyai kulit luar dan daging kacang yang sangat keras serta adanya zat antigizi. Perlakuan metode pengupasan menggunakan NaOH dan CaCO3 serta hot water blanching merupakan upaya dalam mengurangi permasalahan tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh perbedaan metode pengupasan kacang koro dengan larutan NaOH dan CaCO3, 2) Menetapkan waktu hot water blanching yang optimal, 3) Menetapkan proporsi tepung koro dan tapioka yang sesuai untuk pembuatan chips, 4) Menetapkan kombinasi perlakuan terbaik terhadap sifat kimia, fisikokimia dan sensori chips yang dihasilkan.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK ). Faktor yang diteliti yaitu metode pengupasan (M ): M1= larutan NaOH 3% panas selama 7 menit, M2= perendaman larutan CaCO3 15% selama 1 jam, lama hot water blanching (H ): H1= 30 menit dan H2= 40 menit serta proporsi tepung koro-tapioka b/b (P ): P1= 60 : 40, P2= 70 : 30, P3= 80 : 20. Perlakuan disusun secara faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengupasan dengan larutan CaCO3 menghasilkan kadar air yang lebih rendah dan tekstur chips lebih renyah dibanding pengupasan dengan larutan NaOH. Lama hot water blanching yang baik adalah 30 menit yang menghasilkan kadar air dan absorbsi minyak yang lebih rendah pada chips koro pedang. Proporsi tepung koro-tapioka yang menghasilkan tekstur renyah, flavor enak dan tingkat kesukaan yang tinggi adalah 60:40%b/b. Kombinasi perlakuan terbaik chips koro pedang adalahM2H1P1 (pengupasan dengan larutan CaCO3, hot water blanching 30 menit, dan proporsi tepung koro-tapioka 60:40 b/b)yang memiliki absorbsi minyak 7,77 %, derajat pengembangan 26,82 %, kadar air 8,31 %bb, kadar abu 4,02%bb (4,38%bk), kadar protein 11,89%bb (12,97%bk), lemak 0,92%bb (1%bk), karbohidrat (by difference ) 74,86%bb (81,64%bk), nilai rasa kacang 3,32 (agak terasa ), tekstur 4,13 (renyah ), flavor 3,87 (enak), dan kesukaan 3,84 (suka )
PENGARUH REPUTASI UNDERWRITER, DEBT TO EQUITY RATIO DAN PENGGUNAAN DANA INITIAL PUBLIC OFFERING INVESTASI TERHADAP UNDERPRICING SAHAM SYARIAH (Studi Pada Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2016-2020)
ABSTRAK
Underpricing merupakan suatu fenomena dimana harga
saham pada pasar perdana lebih rendah dibandingkan dengan harga
saham pada pasar sekunder di hari pertama. Rumusan masalah pada
penelitian ini adalah apakah pengaruh reputasi underwriter, debt to
equity ratio, dan penggunaan dana initial public offering investasi
terhadap underpricing saham syariah pada perusahaan yang terdaftar
di indeks saham syariah indonesia yang masuk kedalam daftar efek
syariah tahun 2016-2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh reputasi underwriter, debt to equity ratio, dan penggunaan
dana initial public offering investasi terhadap underpricing saham
syariah secara simultan dan parsial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data
prospektus perusahaan dan laporan keuangan yang diperoleh dari situs
Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan terdapat dalam Daftar Efek
Syariah. Teknik yang digunakan untuk pemilihan sampel pada
penelitian ini adalah Purposive Sampling serta terdapat 54 sampel
yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang terdaftar di Indeks
Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada tahun 2016-2020. Penelitian ini
menggunakan analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji
simultan dan parsial dengan pengolahan data menggunakan program
SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel
Reputasi Underwriter, Debt to Equity Ratio , dan Penggunaan Dana
Initial Public Offering Investasi berpengaruh terhadap underpricing
Saham Syariah. Sedangkan hasil penelitian secara parsial
menunjukkan bahwa variabel Reputasi Underwriter berpengaruh
positif terhadap underpricing saham syariah, Debt to Equity Ratio
berpengaruh positif terhadap underpricing saham syariah, dan
Penggunaan Dana Initial Public Offering Investasi tidak berpengaruh
terhadap underpricing saham syariah.
Kata Kunci: Underpricing Saham Syariah, Reputasi Underwriter,
Debt to Equity Ratio , dan Penggunaan Dana Initial Public
Offering Investasi.
ABSTRACT
Underpricing is a phenomenon where the share price on the
primary market is lower than the share price on the secondary market
on the first day. The formulation of the problem in this study is
whether the effect of underwriter reputation, debt to equity ratio, and
the use of initial public offering investment funds on underpricing of
Islamic shares in companies listed on the Indonesian sharia stock
index which are included in the list of sharia securities in 2016-2020.
The purpose of this study was to determine the effect of underwriter
reputation, debt to equity ratio, and the use of investment initial public
offering funds on underpricing of Islamic stocks simultaneously and
partially.
The method used in this research is quantitative method using
secondary data in the form of company prospectus data and financial
reports obtained from the Indonesia Stock Exchange website
(www.idx.co.id) and contained in the Sharia Securities List. The
technique used for selecting samples in this study was Purposive
Sampling and there were 54 samples selected based on certain
criteria listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) in 2016-
2020. This study uses multiple linear regression analysis, classical
assumption test, simultaneous and partial tests with data processing
using the SPSS 25 program.
The results showed that simultaneously the variables of
Underwriter Reputation, Debt to Equity Ratio , and Use of Investment
Initial Public Offering Funds had an effect on the underpricing of
Islamic stocks. While the partial research results show that the
Underwriter Reputation variable has a positive effect on underpricing
of Islamic stocks, Debt to Equity Ratio has a positive effect on
underpricing of Islamic stocks, and the Use of Investment Initial
Public Offering Funds has no effect on underpricing of Islamic stocks.
Keywords: Islamic Stock Underpricing, Underwriter Reputation,
Debt to Equity Ratio , and Use of Investment Initial Public Offering
Funds
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA DIGITAL TERHADAP SISWA SDN LEMAHKARYA II
Kuliah Kerja Nyata adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pengimplementasian nilai-nilai pancasila sangat penting diajarkan kepada semua orang terutama sekolah, merupakan salah satu konsep pendidikan yang berfungsi untuk membentuk siswa sebagai warga negara yang Pancasialis. Dengan menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan studi dokumen dan wawancara, sumber data yang digunakan yaitu sekunder dan primer dengan melakukan wawancara dan observasi maka dapat diperoleh bahwa siswa-siswi SDN Lemahkarya II sebagian besar sudah mampu mengimplementasikan nilai-nilai pancasila pada kehidupan sehari-hari dengan bantuan pembelajaran menggunakan media digital. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran melalui pendidikan sangat penting karena pendidikan nasional pada dasarnya berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi anak didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KELILING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN SELF DIRECT LEARNING PESERTA DIDIK SMA
Alternative learning that is applied to improve mathematical representation skills is round club cooperative learning method. The purpose of this study is to find out whether the type round club cooperative learning method can improve senior high school mathematical representation ability, compered student who got discovery learning method knowing students self direct learning ability. To student who round club cooperative learning method. The method is quasi exsperiment method will pretest-postets control design group. The population of this risearch wer, class x SMA PGRI Rancaekek student’s will the exsperiment class is X IPA 1 and control class is X IPA 2. The class exsperiment is given type a round club cooperative learning method and control class is given type discovery learning ability. The instrument that was mathematical representation ability test, questionnaire, and observation sheets for students and educators. The research of the study, conclusion is that the round club cooperative learning method, the experimental and control class the self direct learning ability of students in the good category and the response of students to the type of round club cooperative learning method positive interpretation valu
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH SIMPANAN WADI’AH PADA LAKU PANDAI (LAYANAN KEUANGAN TANPA KANTOR DALAM RANGKA KEUANGAN INKLUSIF)
Program Branchless Banking sebagai penerapan sistem Laku Pandai terwujud dalam bentuk tabungan berkarakteristik BSA (Basic Saving Account) dengan menggunakan akad wadi’ah pada produk Perbankan Syariah. Permasalahan pertama mengenai hubungan hukum para pihak dalam akad wadi’ah pada layanan keuangan inklusif „Laku Pandai‟ dan permasalahan kedua mengenai pihak yang bertanggung gugat atas dana simpanan wadi’ah pada Laku Pandai. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan hukum para pihak dalam akad wadi’ah pada Laku Pandai. Menganalisis pihak yang bertanggung gugat atas dana simpanan wadi’ah pada Laku Pandai. Metode penelitian hukum untuk mencari pemecahan atas isu hukum yang dihadapi dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach). Hubungan hukum Perbankan Syariah dengan Agen merupakan hubungan hukum berdasarkan akad wadi’ah dalam bentuk perjanjian kerjasama secara tertulis. Hubungan hukum Perbankan Syariah dan Agen dengan Nasabah merupakan hubungan hukum berdasarkan akad wadi’ah dalam bentuk tabungan berkarakteristik BSA (Basic Saving Account). Maka, hubungan hukum tersebut merupakan hubungan keperdataan, dimana pihak Perbankan Syariah dan Agen merupakan pihak yang bertanggung gugat atas dana simpanan wadi’ah pada Laku Pandai apabila timbul kerugian yang menimpa Nasabah. Agen yang merupakan kuasa dari pihak Perbankan Syariah bersama-sama dengan Agen dalam hal mempertanggungjawabkan kerugian-kerugian yang diderita oleh Nasabah, serta Lembaga Perbankan Syariah dapat dicabut ijin usahanya sebagai bentuk tanggung gugat Bank. Dengan demikian, perlindungan hukum bagi Nasabah simpanan wadi’ah pada Laku Pandai dapat memberikan kepastian hukum kepada Nasabah sebagai pihak yang memiliki peluang besar dalam mengalami kerugian
APLIKASI PERENCANAAN LABA UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK MENGGUNAKAN METODE TARGET BIAYA PADA SOUTHER INDUSTRIES YOGYAKARTA
Aplikasi ini dapat merencanakan laba untuk menentukan harga jual produk, menghitung biaya produksi untuk setiap unit pesanan, mengetahui laba yang didapatkan untuk setiap pesanan dan membuat laporan laba atau rugi untuk setiap pesanan juga mencatat kegiatan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas seperti pembelian bahan baku dan pengeluaran beban untuk menghitung realisasi biaya produksi untuk setiap pesanan. Setiap hari Souther Industries melakukan transaksi yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas seperti pembelian bahan baku yang dibeli dan pembayaran atas pesanan yang dicatat di dalam buku. Laba yang diharapkan dari setiap pesanan sekitar Rp 5.000 sampai dengan Rp 15.000 per unit. Souther Industries juga memfasilitasi pelanggannya dengan negosiasi harga dengan mengurangi laba. Pengurangan harga yang dilakukan dengan perkiraan dan tidak menghitung biaya yang harus dikurangi, sehingga tidak mendapatkan laba yang diinginkan. Metode target biaya akan membantu dalam perhitungan biaya dan penetapan harga dalam penjualan, karena metode ini akan menentukan biaya produksi yang harus dikeluarkan berdasarkan harga pasar kompetitif, sehingga perusahaan dapat memperoleh laba yang diharapkan dalam harga jual yang diinginkan. Fungsionalitas dari aplikasi ini adalah dapat mengelola master data, penetapan target biaya dan harga jual, pemesanan pakaian, pelunasan pembayaran, perencanaan laba untuk harga jual, produksi, pembelian bahan baku, pengeluaran beban dan pencatatan laporan akuntansi. Aplikasi ini dibuat berbasis web dengan teknik berorientasi objek dengan metode pengerjaan system development life cycle metode waterfall. Perancangan dalam pembuatan aplikasi menggunakan Unified Modeling Language (UML). Perancangan untuk basis data menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) pembuatan kode menggunakan bahasa pemrograman PHP framwork codeigniter dan menggunakan MySQL untuk database management.
Kata Kunci : Aplikasi berbasis web, Laba, Biaya, Perencanaan Laba, Metode Target Biaya
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA LARANGAN KABUPATEN SIDOARJO DALAM MENYUSUN PERATURAN DI DESA
Desa mempunyai kewenangan untuk mengatur dan mengurus otonominya sendiri. Salah satu kewenangannya adalah pembentuk peraturan di Desa. Dalam pembentukan peraturan di Desa wajib mempedomani Permendagri 111. Kepala Desa dan BPD sebagai salah satu elemen aparatur desa mempunyai kewenangan untuk menyusun peraturan di Desa sehingga harus mengetahui dan memahami Permendagri 111. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Aparatur Desa Larangan terkait teknis dan prosedur penyusunan peraturan di Desa sesuai Permendagri 111. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi melalui ceramah, dialog dan diskusi. Adapun sasaran kegiatan ini adalah seluruh Aparatur Desa Larangan Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini sukses dilaksanakan dibuktikan dengan memperoleh respon positif dari peserta. Selama ini Aparatur Desa Larangan belum sepenuhnya mempedomani Permendagri 111 dalam penyusunan peraturan di Desa sebab belum maksimalnya proses penyebarluasan sehingga masyarakat tidak dapat memberikan masukan dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan peraturan di Desa
- …
