296 research outputs found

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VII Siswa MTs Negeri Model Palu

    No full text
    ABSTRAK , 2016. (dibimbing oleh: Nurhikmah dan Muh. Rais). Penelitian ini bertujuan yaitu pertama untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berdasarkan analisis kebutuhan pada proses pembelajaran bahasa Inggris di MTsN Model Palu, kedua mengetahui gambaran prototype media pembelajaran interaktif yang diaplikasikan pada mata pelajaran bahasa Inggris melalui media, materi, dan angket respon guru dan siswa, dan ketiga mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran interaktif dari hasil validasi ahli dan kepraktisan media pembelajaran interaktif sebagai media pembelajaran bahasa Inggris di MTsN Model Palu pada tahapan uji coba. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan metode pengembangan menggunakan model 4D. Pengembangan media pembelajaran interaktif melalui empat tahapan, yaitu: 1) define (pendefinisian) merupakan kebutuhan pembelajaran berupa tujuan dan kendala dari pembelajaran, 2) design (perancangan) merupakan rancangan media pembelajaran berupa prototype, 3) develop (pengembangan) merupakan prototipe media pembelajaran yang telah direvisi para ahli, dan 4) disseminate (penyebaran) merupakan tahapan penggunaan media pembelajaran interaktif yang dilakukan pada sekolah tersebut. Penentuan tingkat kelayakan media pembelajaran interaktif berdasarkan uji validitas para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran interaktif dinyatakan melalui pengujian para ahli dengan kategori valid berarti layak digunakan, sedangkan pada tahapan hasil uji coba media pembelajaran interaktif melalui respon guru dan respon siswa telah memenuhi kategori praktis. ABSTRACT MUH. ZULKARNAIN, 2016. Development of Interactive Learning Media in English Subject in Grade VII at MTsN Model Palu (supervised by Nurhikmah and Muh. Rais) This study aims firstly to develop interactive learning media based on a needs analysis in the process of learning English in MTsN Model Palu, the second to know the description prototype interactive learning media were applied to the subjects of English through media, materials, and questionnaire responses of teachers and students, and the third determine the feasibility of interactive learning media on the results of expert validation and practicality of interactive learning media as a medium of learning English in MTsN Model Palu at trial stage. This type of research is the Research and Development (R & D) by developing methods using the 4D model. The development of interactive learning media through four stages, namely: 1) define (defining) the learning needs in the form of objectives and constraints of learning, 2) design (design) is the design of learning media in the form of prototype, 3) develop (development) was the prototype of instructional media the revised experts, and 4) disseminate (spread) is a stage of interactive learning media use conducted at the school. Determining the feasibility of interactive learning media based on test validity of the experts. The results showed that the eligibility rate media interactive learning is expressed through testing experts with valid category means fit for use, whereas at this stage of the trial results through the interactive learning media response of teachers and students' responses have met the practical category

    PEER REVIEWER

    No full text
    -Determinan Permintaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Kota Gorontalo (Zulkarnain Ilyas Idris, Muhammad Yunus Zain, Muh. Jibril Tajibu

    Qur’anic Models for Social Welfare Policy: Insights from Prophet Yusuf and Zulkarnain in Addressing Indonesian Social Justice Challenges

    No full text
    Indonesia’s diverse society faces persistent challenges from environmental uncertainty and social conflict, which threaten both economic security and social cohesion. Existing welfare initiatives, such as the bantuan sosial (bansos) program and food estate projects, have achieved limited success due to structural weaknesses, inaccurate targeting, and the risk of long-term dependency. These issues point to the need for an ethically grounded and contextually relevant welfare policy framework. This study introduces a normative model of social welfare based on Qur’anic narratives—specifically the stories of Prophet Yusuf and Zulkarnain—interpreted through Paul Spicker’s social welfare theory. Utilizing a qualitative descriptive approach and content analysis of Qur’anic verses, the research identifies core principles aligned with Spicker’s framework: basic needs fulfillment, rights protection, and equitable resource access. This integration of Qur’anic ethics with modern welfare theory offers a novel policy perspective for Indonesia. Key findings show that Prophet Yusuf’s approach to social assistance relied on barter systems to foster independence, complemented by strategies emphasizing job creation, sustainable land use, and active collaboration between government and society. The involvement of social workers as strategic partners strengthens policy implementation and community empowerment. While the conceptual model advances theoretical understanding, further empirical validation in real policy contexts is needed. This research demonstrates that social policies rooted in Qur’anic values and contemporary welfare theory can provide a viable pathway toward a more just and prosperous Indonesian society

    MOTIVASI ORANG TUA MENJADIKAN PONDOK PESANTREN SEBAGAI TEMPAT PENDIDIKAN BAGI ANAK (STUDI DI DUSUN KAWARRANG DESA BASSIANG KABUPATEN LUWU)

    No full text
    ABSTRAK Zulkarnain, 2022. "Motivasi orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak di dusun Kawarrang desa Bassiang kabupaten Luwu". Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Perguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Dibimbing oleh (1) Dr. Taqwa, M. Pd, (2) Muh. Agil, S. Pd., M.Pd. Permasalahan yang mendasar dalam skripsi ini adalah apa yang menjadi motivasi orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak di dusun Kawarrang. Adapun tujuan penelitian: 1) Untuk mengetahui bagaimana bentuk motivasi orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak di dusun Kawarrang. 2) Untuk mengetahui faktor apakah yang mendukung dan menghambat orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak di dusun Kawarrang. Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di dusun Kawarrang dan waktu pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Juli sampai pada bulan November 2021. Adapun data dan sumber data terdiri dari: 1) Data primer, yakni data yang diperoleh langsung dari 8 orang tua santri di dusun Kawarrang, 2) Data sekunder yakni data yang diperoleh melalui penelusuran referensi. Instrumen dalam penelitian ini yakni penulis sendiri sebagai Human Instrumen kemudian pedoman wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik pengumpulan data ialah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. pemeriksaan keabsahan data yakni menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah: 1) Motivasi orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak di dusun Kawarrang: a) motivasi intrinsik, yakni orang tua ingin menjadikan anaknya menjadi anak yang sholeh dan sholehah tidak hanya dari segi aspek ibadah khusus tetapi juga dari aspek sosial, serta memiliki akhlakul karimah, b) motivasi ekstrinsik, yakni adanya kekhawatiran orang tua terhadap pengaruh lingkungan hidup yang negatif, kekhawatiran terhadap pengaruh penggunaan media sosial dan rasa kekaguman terhadap ulama yang dikenal luas di tengah masyarakat juga menjadi pemicu munculnya motivasi orang tua. 2) Faktor pendukung dan penghambat orang tua menjadikan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak: a) faktor pendukung, yakni lingkungan pondok pesantren dan pendidikan di pondok pesantren yang lebih mengutakan masalah keagamaan. b) faktor penghambat, yakni faktor biaya pendidikan, kekhawatiran orang tua terhadap anak, pengaruh game online dan pergaulan anak. Kata Kunci: Motivasi, Pendidikan, Orang Tua, Pondok Pesantren

    Prinsip dan Aplikasi Bioteknologi

    No full text
    Karya buku Prinsip dan Aplikasi Bioteknologi yang dihasilkan oleh tim penulis ini mengenalkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip sebagai kunci dasar dari berbagai aplikasi bioteknologi dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Buku ini diawali dengan ulasana Karakteristik Bioteknologi, sebagai sebuah teknologi inovatif yang diserti dengan uraian tentang keamanan produk bioteknologi tersebut dan bagaimana prospek perkembangan Bioteknologi dalam Perkembangan Dunia Teknologi fermentasi sebagai perintis dalam perkembangan Bioteknologi menjadi bagian penting yang diuraikan dalam buku ini, meliputi media yang diperlukan untuk proses fermentasi, bagaimana prosedur serta peralatan dan ragam inokula yang digunakan dalam kultur mikroba dalam teknologi fermentasi. Bagian ini diakhiri dengan deskripsi kinetika dan laju pertumbuhan spesifik dan teknik isolasi produk mikroba yang dihasilkn dari proses fermentasi. Eksplanasi selanjutnya sebagai unsur penting dalam bioteknologi adalah terkait teknologi enzim. Sifat dan penerapan pemaanfatan enzim dalam berbagai aspek kehidupan diuraikan berikut contoh implementasi enzim-enzim tertentu. Mekanisme seleksi dan pengembangan strain produsen enzim dikaji secra khusus sebagai bagian dari teknologi produksi enzim untuk dimanfaatkan dalam industri bioteknologi. Teknologi bio-fuel sebagai salah satu teknologi inovatif bioteknologi dalam memenuhi ketersediaan energi serta penanganan pemanasan global dan kritisnya bahan bakar fosil diterangkan secxara khusus pada bagian buku ini. Fotosintesis sebagai sumber energi yang dominan, menyusul Biofuel dari biomassa, Biodiesel, Metana, Hidrogen, bahkan Microbial Fuel Cels dalam konteks produksi bioelektrik dari biomassa bakteri yang memiliki prospek yang menjanjikan juga dijabarkan. Aplikasi Bioteknologi dalam aspek kesehatan juga mengambil bagian khusus pada buku ini, yaitu Teknologi stem-cell yang meliputi prinsip dasarnya hingga rekayasa sel dan jaringan sebagai aplikasi stem-cell dalam penanganan masalah kesehatan. Selanjutnya prinsip teknologi Antibodi Monoklonal yang merupakan protein buatan yang dapat meniru sistem kekebalan tubuh untuk melawan antigen berbahaya seperti virus juga diuraikan pada buku ini, baik menggunakan hewan transgenik maupun menggunakan tanaman transgenik. Dalam bidang pertanian dan peternakan, beberapa teknologi inovasi bioteknologi dieksplikasikan secara detail dalam buku ini. Prinsip teknologi kultur sel, baik sel mikroba, tanaman, hewan dilengkapi dengan ulasan bioetika dalam teknologi masing-masing kultur sel tersebut dibahas secara khusus. Akhirnya, sebagai gerbang menuju kejayaan perkembangan bioteknologi, prinsip-prinsip teknologi DNA rekombinan dijabarkan secara eksplisit pada buku ini mulai ragam enzim dalam teknologi DNA Rekombinan, Konstruksi DNA rekombinan, DNA-Lybrary, transgenik: Insersi DNA rekombinan ke sel inang, Identifikasi Rekombinan, DNA Probes, Teknik Hibridisasi dan DNA Sequensing

    Kontribusi K.H. Muh. Nuh Khaeruddin dalam Pengembangan Pondok Pesantren Al-Furqan Ereng-Ereng Kabupaten Bantaeng Tahun 1986-2004

    No full text
    This is a writing of the contributions of KH. Muh. Nuh Khaeruddin in the development of the Al-Furqan Ereng-Ereng Islamic Boarding School, Bantaeng Regency, from 1986 to 2004. The main objectives of this research are to detail the biography of KH. Muh. Nuh Khaeruddin, trace the history of the founding of the Al-Furqan Ereng-Ereng Islamic Boarding School, and analyze the contributions of KH. Muh. Nuh Khaeruddin to the school's development. This research employs a qualitative descriptive analysis method, utilizing both library and field data. The primary field data source was obtained through interviews, while the library data were collected from various relevant sources. The research approach encompasses historical, educational, religious, and anthropological perspectives. The research steps include heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of this research are as follows: First, KH. Muh. Nuh Khaeruddin was born in the village of Ereng-Ereng, Bantaeng, on June 6, 1940. His notable works include the book "Al-Tashrif," the book "Mahu Al-Ibadah," and guidelines for Zakat and Fasting. Second, the history of the Al-Furqan Ereng-Ereng Islamic Boarding School began with the return of KH. Muh. Nuh Khaeruddin to his hometown to promote Islamic education. In 1986, he founded the Al-Furqan Ereng-Ereng Islamic Boarding School. Third, KH. Muh. Nuh Khaeruddin's focus on deepening religious knowledge had a positive impact on the students, leading to the development of a cadre of preachers to continue his missionary efforts. Implications: The author hopes that this thesis will be useful for readers to learn about KH. Muh. Nuh Khaeruddin, a scholar who significantly influenced the development of Islamic education, particularly at the Al-Furqan Ereng-Ereng Islamic Boarding School in Bantaeng Regency. Future researchers are recommended to discuss in more detail the development of Islamic boarding schools influenced by KH. Muh. Nuh Khaeruddin's thinking.Tulisan ini adalah studi mengenai kontribusi KH. Muh. Nuh Khaeruddin dalam pengembangan pondok pesantren Al-Furqan Ereng-ereng Kabupaten Bantaeng tahun 1986-2004. Dengan masalah pokok yang menjadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui biografi pendidikan KH. Muh. Nuh Khaeruddin, untuk mengetahui sejarah pendirian pesantren Al-Furqan Ereng-ereng, serta menganalisis kontribusi KH. Muh. Nuh Khaeruddin dalam pengembangan Pesantren Al-Furqan Ereng-ereng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif dengan data pustaka dan data lapangan. Sumber utama data lapangan diperoleh melalui wawancara. Sedangkan data data pustaka diperoleh melalui penulusuran sumber-sumber pustaka terkait. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan historis, pendidikan, agama, dan antropologi. Langkah-langkah penelitian ini adalah heuristik, ktirik sumber, interspretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini diperoleh pertama, KH. Muh. Nuh Khaeruddin lahir di kampung Ereng-Ereng Bantaeng pada tanggal 06 Juni 1940, dengan karya-karyanya ialah kitab Al-Tashrif kitab Mahu Al-Ibadah, Pedoman Zakat dan Puasa. Kedua, sejarah Pesantren Al-Furqan Ereng-Ereng dimulai dengan kembalinya KH. Muh. Nuh Khaeruddin ke kampung halamanya untuk mengembangkan pendidikan Islam hingga pada tahun 1986 KH. Muh. Nuh Khaeruddin mendirikan Pesantren Al-Furqan Ereng-Ereng. Ketiga, pengembangan pendidikan dengan memfokuskan untuk memperdalam ilmu agama yang diterapkan KH. Muh. Nuh Khaeruddin berdampak positif terhadap santri sehingga mampu melahirkan kader muballigh sebagai penerus perjuangan dakwahnya. Implikasi, Penulis berharap agar skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk mengetahui salah satu ulama yakni KH. Muh. Nuh Khaeruddin yang memberikan pengaruhnya terhadap pengembangan pendidikan Islam terutama pada Pesantren Al-Furqan Ereng-ereng Kabupaten Bantaeng. Juga disarankan bagi peneliti selanjutnya membahas lebih detail mengenai perkembangan pesantren yang dipengaruhi pemikiran KH. Muh. Nuh Khaeruddin

    al-Misbāh fī al-Nahw By Nāsir al-Dīn al-Mutarrizī al-Nahwī (d. 610/1213) A Critical Edition of the Text with the Life History of the Author

    No full text
    Nāsir al-Dīn al-Mutarrizī al-Nahwī (d.610/1213) was one of the most renowned figures in the field of Arabic Grammar. He has left an indelible mark on the world of Arabic language and literature. He is also known as the successor of al-Zamakhsharī. He wrote a number of books but his al-Misbāh fī al-Nahw gained prominence at a level that no other book in this field could claim to achieve. For this reason, a great number of commentaries have been written in every age, of which the most famous are al-Daw and Khulāsat al-I‘rāb written by Tāj al-Dīn al-Isfrā’īnī and ‘Abd al- Karīm al-Tūsī (better known as Hājjī Bābā) respectively. Moreover, its translation into other languages also demonstrates its value as a useful book. Although al-Misbāh has been edited on more than one occasion, the published editions do not fulfil the needs and requirements of modern academic research criteria. The basic aim of this thesis is to present this book with a current modern research style so that the students, teachers and ordinary readers of Arabic language and literature may benefit from this work. This thesis is divided into two parts. The first part deals with the life history of the author and his other works. A brief note of the environment under which he grew up (generally referred to as the ‘Seljuk’ period) is also included in this part. The second part consists of a text edition that deals with the derivation (Takhrīj) of syntactical issues together with the differing opinions of grammarians on syntactical/grammatical issues. This part also proffers the idiomatic English translation of al-Misbāh

    Designing Information System To Support Business Process Improvement In A Small-Mid Size Bottled Drinking Water Industry

    No full text
    Due to inefficiencies of the business processes in small-mid size of bottled drinking water industries, it is necessary to improve them. The improvements are carried out in business processes of production, warehouse, delivery, marketing, and finance departments. The main causes of the inefficiencies are the inefficiencies of the business process itself and that the business processes of those departments were not integrated. This paper is concerned with designing information system to support for the integration of those departments. First, we mapped the business process of each department using flow diagram. Then analyze the inefficiencies of each department. Next, we redesign the business processes and standardize them. The next step is integrating the business processes by designing the information system. We design the information system modular. The modules are marketing module, production module, logistic module and finance module. Data Flow Diagram (DFD) is used to model the system. Relational database management system (RDBMS) is used to design the database. User interfaces are built to ease in using the program application. The outputs of the information system are reports and documents in monitor screen view and in printing. The validation showed that the information system designed can support the business process improvements. Keywords: business process improvement, integration, information system, small-mid size of bottled drinking water industr

    EKSISTENSI DAN REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM ARAB DALAM FILM-FILM ARAB

    No full text
    Ketidaksetaraan peran laki-laki dan perempuan menimbulkan munculnya gerakan feminisme, tak terkecuali di dunia Arab. Dalam menyuarakan visi-visinya, perempuan muslim Arab menggunakan berbagai media salah satunya adalah film. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap eksistensi perempuan muslim Arab melalui media film dan representasi perempuan muslim Arab di dalam film-film mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah simak dan catat melalui studi pustaka (library reserach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan muslim Arab salah satunya dituangkan melalui media film. Beberapa sutradara perempuan muslim Arab antara lain Nadine Lebaki Assia Djebar, Moufida Tlatli, dan Haifaa Mansour. Dari beberapa film garapan sutradara muslim perempuan, tokoh-tokoh wanita dalam film direpresentasikan sebagai tokoh yang melawan paradigma patriarki. Selain itu terdapat upaya sutradara perempuan untuk keluar dari tokoh-tokoh selain perempuan yang mendominasi dan mengopresi wanita dalam kostruk sosial kemasyarakatan

    Redesain Pasar Sentral dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular di Takalar

    No full text
    Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam mengolah tapak perlu mempertimbangkan keadaan tapak dan fungsi bangunan. Berikut adalah proses transformasi tapak dari analisis yang dilakukan di awal hingga akhir dan menghasilkan sebuah hasil desain tapak. Pada analisis awal terdapat 8 massa bangunan diantaranya 4 bangunan khusus ruko, lalu dilakukan bebrapa analisis. Sehingga analisis akhir pada tapak dan tata massa bangunan terdapat 7 massa bangunan yang sesuai dengan standar dan tampilan yang menarik dengan menerapkan konsep arsitektur Neo-Vernakule
    corecore