162 research outputs found

    THE RELATIONSHIP BETWEEN PUBLIC RELATIONS OF SOLO GRAND MALL AND MASS MEDIA

    No full text
    This final project report is written based on the job training done at Solo Grand Mall within a month. The writer did some jobs with the supervisor of Public Relations of Solo Grand Mall by helping the supervisor to finish her job like written press release, attending events, etc. to gain the information reported in this report. The objectives of this report are: 1) to describe the job description of public relation, 2) to describe the relationship between Public Relations and mass media. The following job description of Public Relations of Solo Grand Mall are forming and keeping reputation for company, managing company functions, covering information to the public, arranging and distributing press release. The relationship between Public Relations of Solo Grand Mall and mass media such as newspaper, radio, television is realized in special program held in several mass media or press release. Solo Grand Mall has a program called “Gerai Metta bersama Solo Grand Mall” in radio Metta FM Solo as one of the radio partners of Solo Grand Mall. Another program is “PROSPEK” conducted in TATV as one of the television partners of Solo Grand Mall. The programs with the media work well. It can be seen by the raising trust of public to Solo Grand Mall and the rising number of visitor in Solo Grand Mall. In conclusion, as a big shopping center, Solo Grand Mall should maintain the relationship well, because mass media has many important roles in business world especially to raise public awareness in modern lifestyle necessity

    Konstruktivisme Re-branding Balai Pengobatan Bunda Asri

    No full text
    Peranan reputasi merupakan hal yang paling penting dalam membangun sebuah citra. Penurunan citra mengharuskan adanya tindakan yang diambil untuk mengantisipasi permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Situasional Crisis Communication Theory dan Image Restoration Theory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mempertahankan reputasi dalam re- branding Balai Pengobatan Bunda Asri Natar dan untuk mengetahui apa saja yang dapat menurunkan reputasi Balai Pengobatan Bunda Asri. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa dalam rangka Rebranding Balai Pengobatan Bunda Asri Natar pemulihan nama baik yang dibangun selama bertahun-tahun terlihat dari data jumlah customer atau pasien yang menigkat disetiap tahunnya. Kata Kunci: Komunikasi, Re-Branding, Image, Komunikasi kesehata

    Peran Kepemimpinan Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Kopirejo Pada Pokdarwis Alam Asri Desa Bambang Kecamatan Wajak.

    No full text
    RINGKASAN RAIHAN RIZKY WIRATAMA. 195040107111080. Peran Kepemimpinan Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Kopirejo Di Pokdarwis Alam Asri Desa Bambang Kecamatan Wajak. Di bawah bimbingan Dr. Setiyo Yuli Handono, SP., MP., MBA., dan Vi’in Ayu Pertiwi, SP., MP. Kelompok Sadar Wisata Alam Asri (Pokdarwis Alam Asri) merupakan kelompok yang dibentuk untuk mengembangkan wisata Kopirejo di Desa Bambang, Kecamatan Wajak. Peran kepemimpinan dalam Pokdarwis menggerakkan kelompok untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan kesiapan masyarakat sekitar objek wisata untuk menjadi tuan rumah yang baik. Masyarakat lokal sebagai tuan rumah harus berpartisipasi dan mendapatkan manfaat dari pengembangan pariwisata. Penelitian ini mengkaji peran kepemimpinan dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata Kopirejo. Tujuan penelitian adalah: 1. Mendeskripsikan peran Pokdarwis Alam Asri dalam pengembangan wisata Kopirejo di Desa Bambang; 2. Untuk mengetahui peran kepemimpinan Pokdarwis Alam Asri terhadap pengembangan wisata Kopirejo di Desa Bambang; 3. Untuk mengetahui partisipasi masyarakat terhadap program yang dilakukan Pokdarwis Alam Asri untuk mengembangkan wisata Kopirejo di Desa Bambang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dan desain penelitian menggunakan penelitian studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, dengan pertimbangan Pokdarwis Alam Asri saat ini sebagai perintis dan pengembangan wisata Kopirejo di Desa Bambang. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan jenis judgement sampling. Informan yang berjumlah lima orang terdiri dari dua orang pengurus dan tiga orang anggota. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi terlebih dahulu untuk mengamati dan mempelajari kondisi lapangan. Wawancara terstruktur terhadap lima informan dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai kegiatan Pokdarwis Alam Asri dan Pokdarwis Alam Asri. Peneliti menggunakan teknik Miles dan Huberman dalam menganalisis data yang terdiri dari empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan tiga teknik triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan triangulasi waktu. Partisipasi diukur menggunakan skala likert dengan teknik sensus terhadap 27 anggota Pokdarwis Alam Asri. Peran kepemimpinan yang dimiliki oleh ketua Pokdarwis Alam Asri adalah peran penghubung, peran pemimpin, peran wirausaha, dan peran pengalokasi sumber daya. Peran penghubung yang dimiliki oleh Ketua Pokdarwis Alam Asri dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah sebagai sumber kekuatan pengembangan wisata desa. Peran pemimpin dilakukan dengan memberikan motivasi kepada anggota yang berguna untuk menjaga kinerja anggota dalam kelompok. Ketua Pokdarwis Alam Asri berperan sebagai wirausaha dengan mengidentifikasi ide-ide untuk mendorong pengembangan Kopirejo dan menciptakan lapangan kerja. Peran pengalokasi sumber daya pimpinan Pokdarwis Alam Asri dilakukan dengan menempatkan anggota sesuai kompetensi atau minat masing-masing. Anggota Pokdarwis Alam Asri ikut serta dalam pengembangan pariwisata Kopirejo. Tingkat partisipasi 18 responden berkategori sangat tinggi dan 9 responden berkategori tinggi. Tahap perencanaan mendapatkan kategori partisipasi sangat tinggi sebanyak 19 responden dan kategori tinggi sebanyak 8 responden. Itu vii tahap pelaksanaan mendapat kategori sangat tinggi sebanyak 20 responden dan kategori tinggi sebanyak 7 responden. Tahap monitoring dan evaluasi mendapatkan kategori sangat tinggi sebanyak 15 responden dan kategori tinggi sebanyak 12 responden. Tingginya partisipasi dalam pengembangan Kopirejo menandakan bahwa anggota Kopirejo mempunyai komitmen untuk mengembangkan Kopirejo menjadi wisata yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menyarankan agar ketua Pokdarwis Alam Asri meningkatkan peran pimpinan untuk mendorong Pokdarwis mempromosikan Kopirejo, peran wirausaha untuk melibatkan masyarakat setempat dalam produksi oleh-oleh, dan meningkatkan peran untuk menggerakkan kelompok untuk mempromosikan Kopirejo. Pokdarwis Alam Asri perlu meningkatkan partisipasi anggota dalam tahap monitoring dan evaluasi karena sebagian anggota memiliki partisipasi yang rendah. Peningkatan partisipasi pada tahap ini dilakukan agar anggota Pokdarwis Alam Asri mempunyai rasa tanggung jawab dalam mengembangkan Kopirejo.

    KLASIFIKASI CITRA TEKSTUR MENGGUNAKAN k-NEAREST NEIGHBOUR BERDASARKAN EKSTRAKSI CIRI METODE MATRIKS KOOKURENSI

    No full text
    Seiring dengan berkembangnya teknologi pengolahan citra digital, manusia menginginkan agar mesin (komputer) dapat mengenali citra seperti layaknya penglihatan manusia. Salah satu cara untuk mengenali citra adalah dengan membedakan tekstur citra tersebut. Citra dikatakan memiliki tekstur apabila pola citra terjadi secara berulang-ulang memenuhi semua bidang citra. Citra yang berbeda memiliki ciri-ciri yang berbeda. Ciri-ciri inilah yang menjadi dasar dalam klasifikasi citra berdasarkan tekstur. Salah satu metode untuk memperoleh ciri-ciri citra tekstur adalah dengan menghitung probabilitas hubungan ketetanggaan antara dua piksel pada jarak dan arah tertentu. Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk sebuah matriks kookurensi dari data citra. Ciri-ciri tekstur dapat diperoleh dari entropi, ASM (angular second moment), kontras, homogenitas, rerata, simpangan baku, energi dan dissimilarity. Pada program simulasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Delphi, hasil ciri-ciri tersebut kemudian digunakan untuk klasifikasi dengan menggunakan k-Nearest Neighbour (k-NN) yang menentukan hasil klasifikasi berdasarkan jumlah tetangga terdekat. Objek yang diuji adalah citra tekstur dari basis data Vistex yang terdiri dari 6 kelas yaitu anyaman, daun, kulit kayu, logam, pasir dan ubin. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa citra-citra tekstur dari basis data Vistex yang diujikan memiliki nilai-nilai koefisien matriks kookurensi sebagai ciri tekstur yang bervariasi satu dengan yang lain. Ciri-ciri tersebut mempengaruhi hasil klasifikasi sehingga dapat menyebabkan kesalahan klasifikasi. Hasil pengujian terhadap citra uji dari citra belajar menghasilkan tingkat pengenalan sebesar 100% untuk nilai k = 1 dan hasil pengujian terhadap citra uji di luar citra belajar menghasilkan tingkat pengenalan sebesar 55,557% untuk nilai k =3. Kata kunci : tekstur citra, ekstraksi ciri, matriks kookurensi, klasifikasi, k-NN

    PENGARUH KERELASIAN PEMASARAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT ASRI PANCAWARNA

    No full text
    The phenomenon that occurs today is the dissatisfaction of customers of PT. Asri Pancawarna / APW, became the basis or purpose of this study. This study aims to determine the content of relation (X1) and product quality (X2), either partially or simultaneously to customer satisfaction (Y).In order to achieve the objectives of the study, this study used questionnaire instruments developed and arranged in Likert Scale. The sample in this study was taken with simple random sampling amount of 67. While the data analysis technique is multiple linear regression.The results showed that Marketing Relationship Against Customer Satisfaction, as well as Product Quality of Customer Density Properties. Marketing Relation Variables and Product Quality can cause 98.2% of Customer Satisfaction

    Strategi Komunikasi Pembangunan Dalam Pengembangan Masjid Al Muhajjirin Bumi Asri

    No full text
    An independent mosque is a mosque program that aims to prosper the mosque and the environment around the mosque. In managing and developing independent mosques, of course, we must pay attention to the right strategy in managing independent mosques. Independent mosque management requires proper communication as a channel for conveying information and its development. The communication needed is development communication. According to Peterson, development communication is an organized effort to use communication processes and media to improve the social and economic level that generally takes place in developing countries. This study aims to determine how development communication in the development of an independent mosque at Masjid Al-Muhajjirin Bumi Asri. This research uses qualitative research methods. Qualitative research is descriptive research and tends to use analysis. Process and meaning are highlighted in qualitative research. The theoretical basis is used as a guide so that the research focus is in accordance with the facts on the ground. The data collection method is by observing the Al-Muhajjirin Bumi Asri Mosque, interviews with mosque administrators, and devotion at the Al-Muhajjirin Bumi Asri Mosque. So the author can draw the conclusion that the development communication strategy used in the development of an independent mosque at the Al-Muhajjirin Bumi Asri Mosque is a strategy of using media, marketing, and also participatory

    Inovasi elektronik dan digitalisasi administrasi di UMKM Asri Malang

    No full text
    Abstrak Pemilik UMKM sering kali menghadapi beragam tantangan dalam menjalankan usahanya. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan dalam aspek keuangan dan manajerial, yang menyebabkan mereka kesulitan dalam mempersiapkan modal kerja yang memadai dan memenuhi kewajiban jangka pendek. Selain itu, kurangnya kemampuan dalam memperkirakan ketersediaan kas untuk kebutuhan operasional sering menjadi kendala yang signifikan. Hambatan-hambatan ini dapat menghambat perkembangan usaha dan menurunkan daya saing UMKM di pasar. Salah satu hambatan utama yang dihadapi oleh pemilik UMKM adalah minimnya kemampuan dalam hal keuangan dan manajerial. Keterbatasan ini membuat UMKM kesulitan dalam mempersiapkan modal kerja yang cukup serta memenuhi kewajiban jangka pendek mereka. Akibatnya, banyak UMKM yang mengalami kesulitan dalam menjaga kelancaran operasional dan kestabilan finansial, terutama dalam menghadapi tuntutan bisnis sehari-hari. UMKM juga mengalami kesulitan untuk memperkirakan ketersediaan kas dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional dan kewajiban jangka pendek. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan kas bagi UMKM Asri Kota Malang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah ceramah dan dialog aktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan UMKM Asri Kota Malang mengenai manajemen kas. Metode yang digunakan mencakup pelaksanaan pre-test di awal kegiatan, dengan nilai rata-rata 78,67, dan post-test di akhir kegiatan, yang menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 89,36, memberikan bukti adanya peningkatan pengetahuan sebesar 10%. Namun, kegiatan sosialisasi ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan kepada UMKM tersebut agar pengelolaan kas yang digunakan semakin baik dan efektif. Kata kunci: onthok yuyu; tepung ketan; Asri UMKM; jangka pendek; manajerial. Abstract Owners of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often face various challenges in running their businesses. Some of these include limitations in financial and managerial aspects, which make it difficult for them to prepare adequate working capital and meet short-term obligations. Additionally, the lack of ability to estimate cash availability for operational needs often becomes a significant obstacle. These barriers can hinder business growth and reduce the competitiveness of MSMEs in the market. One of the main challenges faced by MSME owners is the limited financial and managerial skills. These limitations make it difficult for MSMEs to prepare sufficient working capital and meet their short-term obligations. As a result, many MSMEs struggle to maintain smooth operations and financial stability, especially when dealing with the daily demands of business. They also face difficulties in estimating cash availability to meet operational needs and short-term obligations. This community service activity was conducted to enhance knowledge about cash management for "Asri" MSME in Malang City. The method used in the outreach was a combination of lectures and active dialogue. The results of this activity showed an increase in the knowledge of "Asri" MSME regarding cash management. The method involved conducting a pre-test at the beginning of the activity, with an average score of 78.67, and a post-test at the end, showing an increase to an average score of 89.36, demonstrating a knowledge improvement of 10%. However, this outreach activity should be carried out continuously, with ongoing mentoring to ensure that the cash management practices used become better and more effective Keywords: onthok yuyu; glutinous rice flour; Asri MSME; short-term; managerial

    Evaluasi Kualitas Berbagai Jenis Pakan dan Efisiensi Bentuk Pakan untuk Transportasi Laut

    No full text
    Penggunaan rumput kering ataupun hay jerami padi selama trasportasi ternak melalui jalur laut adalah hal yang tidak mungkin, karena kualitas nutrisi yang rendah dan dapat menurunkan berat badan ternak. Hay jerami padi memiliki nilai keaambaan yang tinggi, sehingga efisiensinya rendah. Penambahan konsentrat dan pemilihan jenis serta bentuk pakan yang tepat sangat diperlukan untuk meningkatkan penyimpanan selama transportasi laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, rancangan acak kelompok, dan independent t test dengan 5 ulangan. Penelitian ini menggunakan dua tahap penelitian, tahap pertama adalah perbedaan berbagai jenis pakan (A): hay jerami padi (A0), pelet Australia (A1), dan pakan formulasi (A2) untuk mengukur kualitas fisik, kimia, dan biologis pakan. Tahap kedua yaitu perbedaan berbagai bentuk pakan dari pakan Australia dan pakan formulasi: mash (B1), pelet (B2), dan wafer (B3) untuk menentukan kualitas fisik, palatabilitas, dan peningkatan efisiensi penyipanan pakan. Penelitian tahap pertama menunjukan bahwa kandungan nutrisi pada pakan formulasi adalah yang terbaik dibandingkan jenis pakan lainnya, dapat dilihat dari protein, energi, dan kecernaannya, sedangkan pemberian hay jerami padi sebagai pakan tunggal adalah hal yang tidak mungkin karena kualitas nutrisi serta kecernaan yang rendah. Pakan B2 secara fisik adalah yang terbaik dapat dilihat dari berat jenisnya yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penyimpanan sampai 91.79%. Pakan B3 berupa wafer lebih disukai oleh ternak. Kesimpulannya pakan formulasi bentuk pelet dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi penyimpanan selama transportasi ternak di laut

    ANALISIS KETAKLANGSUNGAN EKSPRESI DALAM LIRIK LAGU KALAFINA

    No full text
    ABSTRACT Pramessisie, Nur Asri Faisalia. “Analisis Ketaklangsungan Ekspresi dalam Lirik Lagu Kalafina”. Thesis. Departement of Japanese Studies Faculty of Humanities. Diponegoro University.The first advisor. Drs. Hermintoyo, M.Pd. The second advisor. Nur Hastuti, S.S., M.Hum. Song lyric is a form of poetry literature because there are elements of poetry such as diction, rhyme, imagery, and rhetoric. Poetry as a literature explains something indirectly. According to Riffaterre in his book Semiotics of Poetry (1978), this indirect is caused by: displacing meaning, distorting meaning, and creating of meaning. Therefore, the author realized that the lyric of a song is a medium that is used to deliver a message when the audience can clearly understand the meaning behind it. In this research, the author tried to analyze the kind of the indirect expression and theme contained in Kalafina’s lyric. As mentioned above, poetry explains something indirectly; therefore the author intends to analyze the meaning behind every lyric. The method that is used to analyze this research is Riffaterre’s semiotic method that includes indirect expression, heuristics, and hermeneutics. As the result of the analysis, the author found three classifications of indirect expression: displacing meaning, distorting meaning, and creating of meaning that are contained in the lyrics. Kalafina’s lyrics often use private symbols as well. The theme lyrics are hope, better changes, hardship, happiness, and religion. Each of the lyric tells about life and its relation to God. There are a lot of message indicating that God takes big part in every aspect of human life. Keywords: heuristic, hermeneutic, indirect expression, semioti

    Indonesia shopping centers

    No full text
    189hlm.;bib.;ill.;31cm
    corecore