14 research outputs found

    The Impact of Farmer Exchange Rate on Inflation During Covid 19 in Indonesia

    No full text
    This study aims to determine the impact of farmer exchange rates on the rate of inflation in Indonesia during the Covid 19 period. The independent variable on farmer exchange rates consists of the exchange rate of forestry farmers, horticultural farms, and food crops, while the dependent variable is the inflation rate based on expenditure. The results showed that the exchange rate of plantation farmers had a positive and significant effect or had an impact on the inflation rate, the exchange rate of livestock farmers had a positive and significant effect or had an impact on the inflation rate, the exchange rate of horticultural farmers had a positive and significant effect or had an impact on the inflation rate, the exchange rate of crop farmers. food has a positive and significant effect or has an impact on the inflation rate

    Penyuluhan Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tenun Kain Songket dan Kain Ikat di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok

    No full text
    Kegiatan pengabdian berupa Penyuluhan Tentang Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Tenun Kain Songket Dan Kain Ikat di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan manajemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnhya Tenun kain songket dan kain ikat di desa Sukarara. berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kegiatan penyuluhan dibrikan kepada kelompok pengrajin kain tenun agar mereka dapat menjalankan usahanya denga menerapkan manajemen usaha yang baik dan bena, dengan cara  test pengetahuan tentang pemahaman manajemen dalam bisnis , melalui  penyampaian materi dari tim pengabdian selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan diskusi . Hasil diskusi peserta berjalan dengan baik sehingga anggota kelompok kain tenun  mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahanya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen bisnis, seperti melakukan pencatatan pencatatan biaya-biaya pembelian bahan baku, buku catatan penjualan  usaha dan mengatur pengeluaran seefisien mungkin untuk meningkatkan pendapatan. Hadir dalam penyuluhan manajemen usahatani ketua kelompok UMKM dan anggota kelompok usaha  berjumlah 12 orang peserta dan dihadiri dari staf kelurahan kepala desa, dan sekertaris desa. Hasil dari pengabdian masyarakat setelah dilakukan evaluasi bahwa seluruh peserta anggota UMKM dapat menyerap dan  memahami manajemen usaha bidang UMKM  dan mereka setidaknya dapat menjalankan usahanya dengan melakukan pencatatan pembukuan. Mereka berharap kegiatan ini bisa ditindak lanjuti untuk melakukan pembinaan pada kelompok-kelompok usaha industry kain tenun ikat di desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tenga

    PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN WAKAF TANAH DAN BANGUNAN

    No full text
    The theme of the article is "economy based on the principles of Islam". The research explores how the management and utilization of endowment (waqf) of land and building at Dhompet Amal Ibnu Abbas (DASI) West Nusa Tenggara. Method of theresearch is qualitative using observation, interview and documentation instrument. Result of the research shows that the Nazhir and Wakif’s understanding in the management and utilization of waqf of land and building is still based ontrust management. Waqf management by nazhir is still traditional which the waqf law No. 41 year 2004 is not implemented completely. The Nazhir of waqf only fulfills the moral requirement of managing waqf as a trustworthy institution, but the institution has not yet fulfilled management and business requirement. In term of utilization, the institution is already qualified with the law of waqf which aims helping poor family (dhuafa) and orphans welfare. Therefore, waqf management institution is expected to improve human resources in managing waqf productively in order to attract society to do waqf, support from religious leaders and the government in this case the Ministry of Religion should be more aggressive in mobilizing waqf program, especially in terms of administration of waqf assets. They should socialize and nurture waqf manager (nazhir) actively to grow and provide wide benefits for social welfare, especially dhuafa family and orphans

    Factors Affecting the Low Preference of Culinary Traders in Choosing Sharia Financing in Bima City

    No full text
    This study aims to analyze the factors that influence the low preference of culinary traders in choosing sharia financing in Bima City. This research was conducted using quantitative methods. The type of data in this study is primary data obtained through the distribution of questionnaires to culinary traders in the city of Bima. They have not chosen Islamic financing in Islamic banks. The number of samples in this study was 96 respondents. The analytical tool used is multiple linear regression analysis with the help of SPSS v.24 software. The independent variables of this study are knowledge, promotion, and religiosity, while the dependent variable is low preference. The results showed that knowledge, promotion, and religiosity had a positive and significant effect on the low preference of culinary traders in choosing sharia financing in Bima City. These findings need further research to identify other factors that will encourage the preference of culinary traders to take financing from Islamic banks

    Perencanaan Sarana dan Prasarana Penanganan Bencana Kebakaran pada Wilayah Pemukiman Padat Penduduk di Kota Mataram

    No full text
    Penelitian sebelumnya mengenai perencanaan sarana dan prasarana penanganan bencana kebakaran  masih bersifat parsial, belum komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kepadatan penduduk dan tingkat risiko kebakaran dan perencanaan sarana dan prasarana penanganan bencana kebakaran yang bersifat komprehensif meliputi alat pemadam api ringan, hidran, personil pemadam kebakaran, mobil pemadam kebakaran, dan pos pemadam kebakaran.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kepadatan penduduk memiliki hubungan signifikan dengan tingkat risiko kebakaran dimana semakin tinggi kepadatan penduduk, diikuti dengan tingkat risiko kebakaran yang semakin tinggi. Dari sisi perencanaan, keberadaan kondisi sarana dan prasarana penanganan bencana kebakaran di Kota Mataram masih jauh dari kebutuhan ideal. Oleh karena itu, untuk mencapai kebutuhan ideal, maka setiap tahun perlu dilakukan perencanaan yang dituangkan dalam rencana kerja Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram.               

    Pengelolaan Koperasi Pesantren untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat: Telaah Surah al-Hasyr Ayat 7

    No full text
    Al-Qur’an with its verses becomes the economic foundation that has given the principles of life in relationships between man and his fellowmen. It contains rules and guidance to do good things and tyranny. Al-Qur’an which is foundation of the whole teachings of Islam is not just about rules and prohibitions, but provides assurance for the realization of economic prosperity of the community. The writer intends to reveal the clarity of the concept of pesantren cooperative management for the economic welfare of community in the perspective of surah al-Hashr verse 7. Al-Qur’an believes that economic welfare is not only the problem of economic distribution materially but also concerning non material and other felds. Therefore, to achieve growth and development materially and spiritually, Islamic economics has characteristics in its growth, which is all-round, balanced, realistic, fair, responsible, suffcient, and focusing on human beings in accordance with their right as khalifah. These characteristics indicate that the goal of growth and economic development in Islam is the opportunity of all members of any community of race, religion, and character to gain prosperity, so that everyone can experience the blessings and grace of Allah. Al-Qur’an demands all to carry out the whole teaching of Islam in all aspects of their life. Therefore, economic welfare should be viewed as the embodiment of God’s command to his servants. Then, economic welfare would be a continuous effort of mankind to do the best, both to God and fellow human beings based on the guidance of al-Qur’an

    Penyuluhan Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram

    No full text
    Kegiatan pengabdian berupa Penyuluhan Tentang Manajemen Usaha Bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram  , tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan manajemen usaha terutama kepada kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Karangpule Kecamatan Sekarbela, berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Awal dari kegitan melakukan test pengetahuan tentang pemahaman manajemen dalam bisnis , selanjutnya dilakukan penyampaian materi dari tim pengabdian selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan diskusi . Hasil diskusi peserta berjalan dengan baik sehingga anggota kelompok UMKM mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahanya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen, seperti melakukan pencatatan transaksi hasil penjualan, pencatatan   biaya-biaya usaha seefisien mungkin untuk meningkatkan pendapatan. Hadir dalam penyuluhan manajemen usahatani ketua kelompok UMKM dan anggota kelompok usaha  berjumlah 15 orang peserta dan dihadiri dari staf kelurahan kepala desa, dan sekertaris desa ,pemuka agama dan pemuda. Hasil dari pengabdian masyarakat setelah dilakukan evaluasi bahwa seluruh peserta anggota UMKM dapat menyerap dan  memahami manajemen usaha bidang UMKM  dan mereka sangat berharap kegiatan ini bisa ditindak lanjuti untuk melakukan pembinaan pada kelompok-kelompok usaha yang berada di kelurahan Karangpule agar usaha mereka dapat berkembang dan maju dalam pengelolaan usahanya di era digitalisasi yang memanfaatkan media sosilal (sosmed)

    Penyuluhan Pengelolaan Penjualan Pupuk Bersubsidi Kepada Kios Pengecer Pupuk Binaan CV. Sasak Agrotani Di Wilayah Kabupaten Lombok Barat

    No full text
    Kegiatan pengabdian berupa Penyuluhan penglolaan penjualan pupuk bersubsidi kepada kios pengecer pupuk binaan CV. Sasak Agrotani di wilayah Kabupaten Lombok Barat . Penyaluran pupuk bersubsidi oleh kios pengecer pupuk dimana dalam penjualan dan pendistribusian pupuk bersubsidi harus mengikuti petunuk teknis yang telah ditetapkan oleh Produsen pupuk yaitu PT. Pupuk Indonesia. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan kepada kios pengecer pupuk tentang pengelolaan dalam penjualan dan pendistribusian pupuk bersubsidi kepada petani melalui kelompok tani di wilayah  kabupaten Lombok Barat yaitu meliputi kecamatan Lingsar dan kecamatan Kuripan . Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan yang direncanakan dengan melibatkan para pemilik kios pengecer pupuk dan ketua kelompok tani.  Kegitan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian pengetahuan tentang pemahaman mengelola penjualan pupuk dan pendistribusian pupuk bersubsidi ditingkat kios pengecer sampai kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani. Penyampaian materi dari tim pengabdian dan didampingi oleh distributor pupuk bersubsidi wilayah CV. Sasak Agrotani kabupaten Lombok Barat. Penyajian materi  selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan diskusi . Dalam penjualan dan penyaluran pupuk diperlukan petunjuk teknis yang sudah ada  yaitu pupuk dijual kepada petani mengikuti e-RDKK, sesuai jumlah dan jenis, petani membawa KTP , dan tidak dapat diwakilkan . Hasil diskusi peserta berjalan dengan baik sehingga pengusaha kios pupuk mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahanya dengan menerapkan prinsip-prinsip tepat waktu, tepat jenis, tepat jumlah dan tepat harga dalam penjualan pupuk bersubsidi dan melakukan pendistrbusian sesuai dengan pesanan. Penuluhan bertempat di kantor CV. Sasak Agrotani di  Graha Permata Kota Blk CH 12 Desa Gegutu Lingsar  Lombok Barat, dihadiri oleh 11 pengelola kios pengecer pupuk bersubsidi yaitu 5 kios pengecer dari kecamatan Kuripan  dan 6 kios pengecer dari kikecamatan Lingsar.. Peserta penyuluhan memahami dengan baik proses penjualan pupuk dari mulai penebusan sampai ke pendistribusian pupuk ke petani serta melaporkan hasil penjuala pupuk secara online ke PT. Pupuk Indonesia selaku produsen pupuk bersubsidi

    Manajemen Usaha Berbasis Digital pada UD. Arif Tani Pengecer Pupuk Bersubsidi di Desa Kekeri Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat

    No full text
    Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan tentang Manajemen Usaha Berbasis digital pada  UD. Arif Tani Pengecer Pupuk Bersubsidi Di Desa Kekeri Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2023 bertempat di Kios pengecer UD. Arif Tani Desa Kekeri Kecamatan Gunungsari Lombok Barat.  Keberhasilan suatu usaha selain dipengaruhi oleh faktor alam dan lingkungan , juga dipengaruhi oleh kemampuan dalam melaksanakan manajemen usaha. Oleh karena itu dalam menjalankan suatu usaha sangat diperlukan pengetahuan dalam mengelolanya, karena manajemen mendasari setiap kegiatan yang akan dilakukan dalam setiap usaha, seiring perkembangan jaman di era digitalisasi ,manajemen mutlak dibutuhkan pada setiap usaha yang akan datang maupun yang sudah dijalankan , namun tidak semua kios tani dan kelompok tani  dapat melaksanakan dengan baik, karena adanya keterbatasan yang dimiliki oleh petani terutama penggunaan teknologi media social. Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan yang direncanakan, yitu dimulai dengan penyampaian materi oleh tim pengabdian selama 30 menit  berkaitan dengan pengetahuan tentang pemahaman manajemen dalam bisnis di era digitalisasi. Setelah penyampaian materi  kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan membuka sesi tanyajawab selama 45 menit.. Hasil diskusi berjalan dengan baik sehingga anggota kelompok tani yang menjasi anggota dari Ud. Arif Tani  dapat  menerima dan menggunakan teknologi digital dari HP android yang dimilikinya.mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahataninya dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen.  Selain itu peserta dapat memahami akan pentingnya menguasai teknologi digitalisasi penggunaan Hand Phon (HP) android guna membuka jendela informasi dunia/Pada umumnya petani kelompok dapat memahami manajemen usahatani dan manfaat dari penguasaan teknologi digital guna menambah wawasan mereka dalam menjalankan usahataninya

    Determinants of Socio-Demographic Characteristics on Financial Inclusion of Women in Mataram City and West Lombok Regency

    No full text
    The objective of this research is to demonstrate that various social factors, including education, employment status, and proximity to financial service locations, along with demographic factors such as age, marital status, number of family members, and number of family members who are employed, play a crucial role in determining the level of financial inclusion in Mataram City and West Lombok Regency. The research adopts a quantitative approach and falls under the category of explanatory research. Mataram City has six sub-districts (urban locality), and West Lombok Regency has ten sub-districts (rural locality). In this study, the sample was selected using a non-probability sampling technique, which was determined purposively. The number of samples is 200 women. Procedures and models for evaluation and testing hypotheses used Structural Equation Models (SEM) and Partial Least Squares (PLS). The coefficient of determination of the structural model (R2) and the adjusted R square value (Adj R2) are 0.1840 and 0.1670, respectively. The effect-size value (f2) is more than 0.02, namely 0.192 for social characteristics and 0.093 for demographic characteristics. The results of testing hypothesis 1 (H1) concluded that social characteristics do not significantly affect the financial inclusion of women while testing hypothesis 2 (H2) concluded that demographic characteristics significantly affect the financial inclusion of women in Mataram City and West Lombok Regency. It is recommended to the monetary authority that financial service offices and ATM outlets be closer and more easily accessible to the community
    corecore