18 research outputs found
ARTIKEL KARYA SENI “TRIDATU”
Tridatu merupakan jalinan tiga buah benang yang berwarna merah, putih dan hitam, dalam upacara umat Hindu dimanfaatkan sarana dan prasarana upacara, baik itu menyendiri atau pada bebanten yang digunakan. Tridatu berasal dari kata Tri yang berarti tiga, dan Datu yang berarti raja. Tiga raja yang dimaksud adalah tiga Dewa utama dalam agama Hindu. Seperti Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa. Dewa Brahma dengan aksara Ang memiliki urip 9 dengan sakti Dewi Saraswati di simbolkan warna merah menempati arah selatan. Dewa Wisnu Dengan aksara Ung, memiliki urip 4 dengan sakti Dewi Sri, simbol warna hitam menempati arah utara. Sedangkan Dewa Siwa dengan aksara suci Mang, memiliki urip 8 dengan sakti Dewi Durga, disimbolkan warna putih menempati arah tengah. Garapan yang berjudul Tridatu yang berarti gabungan dari tiga warna yang berbeda, yang berangkat dari konsep dasar seorang seniman untuk bisa mengambil ide dari pengalaman seniman itu sendiri, maupun dari keseharian seniman itu sendiri. Dalam mentransper maupun memediasi tema tersebut, penata mencoba mengolah sebuah keharmonisan jalinan nada-nada yang dikeluarkan oleh perpaduan Insrumen Selonding dengan Insrumen Caruk, sehingga membentuk salah satu karya baru yang utuh. Penataan karawitan dalam bentuk kreasi baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penggalian nilai-nilai sebuah seni tradisi dan pesan moral yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan sosial masyarakat, yang merupakan agian dari adat, budaya dan pelaksana upacara yadnya di Bali. Sekaligus sebagai pembendaharaan suatu kreatipitas seni yang mampu menginspirasi seniman kedepannya. Konsep garapan ini mengacu pada konsep karawitan tradisi dengan menggunakan istilah bagian sama halnya dengan Tri Angga yaitu Kawitan, Pengawak dan Pengecet tetapi garapan ini menggunakan bagin Satu, bagian Dua dan bagian Tiga sebagai dasar dalam garapan tradisi
The Effect of Risk Profile, Income, and Capital Profiles on Earnings Changes in Banking Industries
This study aims to determine the effect of the Risk Profile measured by
Non-Performing Loans (NPL) and Loan to Deposit Ratio (LDR), Earnings are
measured by Return on Assets (ROA) and Capital measured with Capital Adequacy
Ratio (CAR) to changes in earnings. The population in the study included 28 banking
companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2013-2015. The sampling
technique used was purposive sampling and obtained as many as 12 samples
company. The data used in this study is secondary data namely financial
statements that meet the criteria. Data were taken from the report finance
obtained from Bank Indonesia which can be accessed through www.idx.co.id. Data
analysis used multiple linear regression analysis. The results showed that
there were variables that had an effect on profit changes are ROA variables
while NPL, LDR, and CAR variables doesn’t have effect on changes in earnings</i
IMPLEMENTASI ENCODER SANDI REED SOLOMON PADA CONTROLLER AREA NETWORK
EMI (Electromagnetic Interference) banyak ditemui pada sistem otomotif dan industri yang menggunakan kabel untuk menghubungkan antar device. Masalah utama saat ini ialah rentan terjadinya interferensi pada komunikasi antar device pada Controller Area Network (CAN). Maka akan diusulkan suatu skema rancangan untuk mengatasi burst error. Akan digunakan metode Reed Solomon Code dengan panjang kode (31, 27). Penelitian ini dapat membantu untuk mengurangi electromagnetic interference yang sering terjadi pada industri dan otomotif. Hasil dari penelitian ini ialah perhitungan bit paritas dan informasi yang akan dikirim melalui encoder sandi Reed Solomon. Kata kunci- ARQ, Controller Area Network, CRC, Reed Solomon codes
Responsiveness of Government Organization To Citizens’ Demands : A Study Of Service Quality of Driving License Department In Surabaya City Indonesia
Kendali warga negara atas aktivitas pemerintah adalah perlu di dalam budaya demokrasi. Kecenderungan tanggung-jawab dan mutu telah mempengaruhi sektor publik yang menuntut tanggung-jawab dan peningkatan kesadaran publik. Menurut pendekatan manajemen publik yang baru, menunjukkan bahwa tantangan ini harus dipahami sebagai suatu konsep yang menyeluruh dari persepsi warga negara tentang operasi sektor publik dan tingkat organisasi publik yang sadar akan kebutuhan publik.Studi ini membuktikan suatu pengujian empiris hubungan antara permintaan warga negara dan kemampuan reaksi pejabat publik. Permintaan warga negara digambarkan sebagai persepsi warga negara atas layanan yang berkualitas yang disajikan oleh pemerintah, diterangkan dengan tiga variabel: kemampuan reaksi umum, kepuasan atas pelayanan, dan kepuasan atas operasional. Kemampuan reaksi pejabat publik dibagi dua kelompok. Pertama, kebijakan publik dan budaya organisasi menerangkan tingkatan makro yang diterangkan dengan tiga variabel: orientasi bisnis-sosial, kewiraswastaan, dan etika. Ke dua, sumber daya manusia dan mutu pegawai negeri menerangkan tingkatan yang mikro, diterangkan dengan tiga variabel: mutu kepemimpinan dan para manajer, mutu karyawan, dan tekanan. Dengan menggunakan three multiple hierarchical regression analysis diperoleh hasil riset yang menunjukkan bahwa kebijakan publik dan budaya organisasi mendominasi hubungan tersebut yang dirasakan oleh warga negaraKeywords: Kemampuan, Kepuasan, Orientasi Bisnis-Sosial, Kewiraswastaan, Etika, Mutu Kepemimpina
Factors Influencing Tourist Satisfaction in Visiting Blimbingsari Tourism Village, Jembrana Regency, Bali: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Wisatawan Berkunjung di Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan saat berkunjung ke Desa Wisata Blimbingsari, Kabupaten Jembrana, Bali. Desa ini memiliki keunikan berupa akulturasi budaya Bali dengan kehidupan masyarakat Kristen, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 80 responden menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis faktor untuk mereduksi 16 indikator menjadi beberapa faktor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang memengaruhi kepuasan wisatawan, yaitu atraksi wisata, aksesibilitas, fasilitas pendukung (amenity), dan pelayanan tambahan (ancillary). Dari keempat faktor tersebut, atraksi wisata merupakan faktor paling dominan, yang mencakup pemandangan desa, gereja dengan arsitektur Bali, aktivitas budaya, dan Grojogan Waterfall. Temuan ini menunjukkan bahwa keunikan atraksi lokal menjadi unsur penting dalam membentuk kepuasan wisatawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola Desa Wisata Blimbingsari dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata berbasis budaya dan komunitas secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kepuasan Wisatawan, Desa Wisata, Blimbingsari, Analisis Faktor, Atraksi Wisata
Perancangan Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Fisik pada Workshop Ability Hub: bahasa indonesia
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Cata-tan Sipil Provinsi Bali, menyebutkan 12.086 penduduk penyandang disabilitas di Provinsi Bali dan dominan berusia 18 tahun ke atas sekitar 10.703 atau (88,56%). Dari sekian banyaknya penyandang disabilitas di Bali sehingga perlu didukung program dan kegiatan yang terkait dengan prinsip kesetaraan disabili-tas yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan dengan didukung oleh sarana dan prasarana khusus bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah kualitatif dengan induktif dan berori-entasi secara menyeluruh pada proses sejarah, etnografi dan studi kasus yang telah dilalui dijelaskan secara deskriptif fenomena yang akan diteliti, berdasarkan hasil catatan pribadi, catatan lapangan, dan studi literatur. Berdasarkan analisis proses pada tinjauan terhadap sistem aksesibiltas penyandang disabilitas untuk menggambarkan kemudahan dalam pencapaian pengguna terhadap bangunan. Pada perancangan ini berfokus pada permasalahan aksesibilitas dan pencapaian bangunan mulai dari parkir, entrance utama, pedestrian, entrance bangunan, sirkulasi penghubung antar bangunan dan sirkulasi ruang gerak.
The Head of the Office for Village Community Empowerment, Population and Civil Registration of the Province of Bali, said that 12,086 residents with disabilities in the Province of Bali and the dominant age of 18 years and over around 10,703 or (88.56%). Of the many persons with disabilities in Bali, it is necessary to support programs and activities related to the principle of disability equality that are carried out in a comprehensive and sustainable manner supported by special facilities and infrastructure for persons with disabilities. The research method used by the author is qualitative with inductive and thoroughly oriented to historical processes, ethnography and case studies that have been passed and described descriptively by the phenomena to be studied, based on the results of personal notes, field notes, and literature studies. Based on process analysis on a review of the accessibility system for persons with disabilities to describe the ease of reaching users of buildings. This design focuses on accessibility issues and building attainment starting from parking, main entrance, pedestrian, building entrance, connecting circulation between buildings and circulation of space
Ensuring Fairness in Land Acquisition for Public Road Construction: A Case Study of Badung Regency
Land acquisition problems in public interest development raise various psychosocial problems in the community so psychosocial aspects must be taken into account along with the role of independent assessment experts and procurement management needed so that the community can receive compensation from the release of their land. The purpose of the author's analysis is related to the land implementation acquisition in Badung Regency and how to resolve land acquisition rejection disputes in Badung Regency. The author uses an empirical legal research method that has a function in showing the real law that exists in people's lives. The results of the study are on land acquisition for public interest for road construction in Badung Regency using the Land Acquisition Procedures and Procedures in accordance with Law Number 2 of 2012, where Badung Regency, especially the Public Works and Spatial Planning Agency of Badung Regency, Highways Sector as an Agency that requires land on a Small Scale, submits a Work Plan that is in accordance with the Badung Regency Medium-Term Development Plan and the existence of land acquisition and rejecting the compensation value has the right to reject land acquisition by filing an objection to the legal institution, namely the State Administrative Court and the District Court in the rejection, in resolving the rejection dispute, Badung Regency in resolving the dispute by means of Litigation and Non-Litigation
Implementasi Teknik Data Mining untuk Sistem Pemindai Barang di Bandara
Saat ini, bandara menjadi salah satu tempat yang sangat vital dan harus memiliki tingkat
keamanan yang sangat tinggi Permasalahan utama yang timbul ialah bagaimana
mengoptimalakan sistem pengamanan bandara yang telah ada sehingga mampu
meningkatkan keamanan dan kenyamanan calon penumpang pesawat. Pada paper ini
kami menyajikan sebuah ide untuk meningkatkan keamanan bandara dengan penerapan
image mining pada mesin pindai sebagai pemberitahuan awal apabila terdapat barang
yang mencurigakan. Dalam tulisan ini, kami melakukan beberapa tahapan terhadap
database citra dari hasil pindai antara lain melakukan ekstraksi pada fitur untuk
mengetahui pola dari barang berbahaya yang ada. Pola tadi akan dimasukkan kedalam
lookup table berdasarkan kriteria atau tingkatan yang diinginkan
MEMPERKENALKAN CERITA RAMAYANA KEPADA ANAK-ANAK MELALUI DESAIN BUKU POP-UP
Abstrak
Cerita klasik adalah cerita yang tak kenal batasan waktu. Cerita klasik merupakan salah satu aset budaya yang tak ternilai harganya yang dimiliki oleh masyarakat Bali dan bangsa Indonesia. Namun di zaman serba modern ini, kecenderungan masyarakat sudah mulai melupakan dan menganggap kuno cerita klasik. Pada dasarnya, cerita klasik Indonesia penuh dengan unsur yang mendidik. Berangkat dari permasalahan tersebut, penulis ingin memunculkan salah satu kisah cerita klasik yaitu kisah Ramayana ke dalam sebuah buku cerita dengan tampilan Pop-up yang ditujukan untuk anak-anak. Pop-up dipilih karena dapat memberikan efek kejutan dan sangat menarik minat anak-anak ketika buku dibuka dan dinikmati. Konsep dasar perancangan yang digunakan yaitu “Education dan Entertainment”. Education mengacu pada kisah yang terkandung dalam perancangan ini hendaknya dapat memberi pengajaran mengenai pendidikan humaniora. Humaniora yaitu ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi dengan budaya yang terdapat pada cerita Ramayana. Entertainment mengacu pada tampilan pop-up yang penuh kejutan dan menyenangkan yang dapat memberi imajinasi pada anak-anak. Media yang dibuat untuk memperkenalkan cerita klasik Ramayana dalam perancangan Tugas Akhir ini terdiri dari Buku Pop-Up sebagai media utama, Packaging, Paper bag, Poster, Flyer, Accessories mahkota, X-Banner, T-shirt, Stiker, serta Katalog sebagai media pendukung.
Kata Kunci : Ramayana, Pop-up, Manusiawi, Imajinasi.
Abstract
Classic story is that story does not know limits time. Classic story is the one of assets are priceless owned that have by people in Bali and nation Indonesia. Meanwhile in this modern era, human has been began to forget and to believe classic story is oldest. Generally, Indonesia classic story is full of education elements. From the problem, the author would like to bring up one of the classic story is the story of Ramayana into a story book with Pop-up display aimed to children. Chosen Pop-up because it can give the effect of surprise and very exciting interests’ children when their opened the book and it enjoyed. Basic design consepts that used are “Education” and “Entertainment”. Education means the stories contained in this sceme, it should be able to give instruction on humanities education. Humanities education are considered science aim make people more humane with culture contained in the Ramayana story. Entertainment means the pop up display is full of suprises and fu that can give imagination to children. Media were used to introduces Ramayan classic story in this thesis consists of pop-up book as first media, packaging, paper bag, poster, flyer, crown accessories, x-banner, t-shirt, stickers, and catalogs as a supporting media.
Key words : Ramayana, Pop-up, Humanities, Imagination
Kepribadian Introvert Tokoh Utama dalam Novel Aku Mencintaimu Seluas Ikhlasku Melepaskanmu Karya Sarah Aulia
<p><em><span>The aim of this research is to analyze the introverted personality of the main character in the novel Aku Mencintaimu As Widly as My Sincerity Lets You Go by Sarah Aulia to reveal the introverted personality of the main character. Apart from that, the researcher hopes that readers will understand the novel better. The research method used to analyze this novel is the library method, which means the author looks for material or data sources through relevant books as a theoretical basis. The focus is on the introverted personality which is divided into four functions, namely introverted thinking, introverted feeling, introverted sensing, and Introverted intuition in the novel I Love You as Much as I Will Let You Go by Sarah Aulia. The results of the research describe introverted personality thoughts that appear most frequently, then introverted personality feelings, introverted sensory personality, and introverted personality intuition with the following percentages: of the 50 quotes found, there are introverted personality thoughts of 48% or the equivalent of 24 data findings, introverted personality feeling as much as 34% or the equivalent of 17 data findings, introverted personality sensing as much as 12% or the equivalent of 6 data findings, and introverted personality intuition as much as 6% or the equivalent of 3 data findings. The personality of the main character in this novel is very closed. This personality has the advantage of using his mind first before speaking or doing something so he can be a good listener</span><span><span>.</span></span></em></p>
