137 research outputs found

    PENGARUH PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN, KOMITE AUDIT, DAN LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR WHOLESALE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2019

    No full text
    Ario Wibowo, 2020: The Effect of Employee Stock Ownership Programs, Audit Committee and Leverage on Financial Performance. State University of Jakarta. This study aims to examine the effect of employee stock ownership programs, audit committee and leverage on financial performance, as measured by the accrual method. This study uses secondary data with a population of all mining companies listed on the IDX in 2016-2019. By using the purposive sampling method used in this study, obtained 76 total observations. Based on the test results of panel regression analysis with a significance level of 5% using Eviews 10, it can be concluded that the employee stock ownership program and leverage have a positive effect on financial performance. Meanwhile, the audit committee variable has no effect on financial performance. Suggestions for further research are expected to add other independent variables and use other proxies for financial performance. As well as adding samples of other sector companies. Then, add the observation period to get accurate results. For the company, adopting this program can increase the percentage of inside owners in a company. Then investors and creditors are expected to be wiser and better understand the contents of the company's annual financial statements so that they can invest in companies that have implemented good financial performance. And the government is expected to make a regulation regarding financial performance. Keywords: Effect of Employee Stock Ownership Program, Audit Committee and Leverage on Financial Performance

    PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP BIAYA KEAGENAN PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA, MALAYSIA, DAN THAILAND: PERIODE PENELITIAN TAHUN 2009-2013

    No full text
    Ario Wicaksono, 2015; The Effect of Firm Performance, Leverage, Firm Size, and Firm Growth on Agency Cost of Trading Company in Indonesia, Malaysia, and Thailand period 2009 – 2013. In this study, the author investigating the relationship between company performance, leverage, firm size and firm growth on the agency costs. In the company, there is bias information between the manager of the company (agent) and the depositor of funds to the company (principal), it is called asymmetric information. The existence of biased information is, of course, its impact to the state of the company that is negative, especially for the performance of the company itself. Costs incurred because of irregularities such information is called agency costs. Researchers used the company's performance, leverage, firm size and growth of the company as an independent variable. Good performance is expected to reduce agency costs which may be incurred in a company. Researchers used a sample of 19 trading companies on the Indonesia Stock Exchange listing, 26 trading companies listing on Bursa Malaysia, and 29 trading companies listed on the Thailand Stock Exchange in 2009 - 2013. The empirical results show varying results depending on the country sample, the performance of the company significant effect on agency costs in trading companies

    PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN ANTARA PEMBERI DAN PENERIMA WARALABA DALAM PRAKTIK PENGADILAN

    No full text
    Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perjanjian antara pemberi dan penerima waralaba dan bagaimana penyelesaian wanprestasi antara pemberi dan penerima waralaba dalam praktiknya di pengadilan. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, disimpulkan: 1. Proses peranjian yang dibuat harus memenuhi keempat syarat sesuai dengan Pasal 1320 KUHPerdata, yaitu adanya kesepakatan dari para pihak, kecakapan (para pihak), suatu hal tertentu, dan sebab yang halal. Perjanjian waralaba menimbulkan akibat hukum yang mengikat para pihak, sehingga para pihak harus melaksanakan perjanjian tersebut dengan itikad baik, isi perjanjian berupa hak dan kewajiban masing-masing pihak serta akibat hukum yang dikehendakinya. 2. Waralaba dapat dilindungi selama informasi tersebut masih terjaga kerahasiaannya dan memiliki nilai komersial. Perlindungan yang dapat dilakukan untuk melindungi waralaba dengan perlindungan hukum Preventif, dengan memuat klausula, non disclosure agreement dan non compete agreement dalam perjanjian waralaba untuk mencegah adanya kecurangan dan persaingan antara pemberi waralaba dengan penerima waralaba, dan perlindungan hukum Represif yang bertujuan untuk menyelesaikan sengketa melalui pengadilan.Kata kunci: Penyelesaian Wanprestasi, Perjanjian, Pemberi Dan Penerima,  Waralaba, Paktik Peradilan

    SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN MELON DAN CARA PENANGGULANGANNYA BERBASIS WEB

    No full text
    Tanaman melon dapat diserang berbagai macam hama dan penyakit. Hama dan penyakit tersebut dapat diketahui dari berbagai macam gejala-gejala yang ditimbulkannya, akan tetapi untuk mengetahui secara tepat jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman melon tersebut dibutuhkan seorang pakar/ahli pertanian. Sedangkan jumlah pakar pertanian terbatas dan tidak dapat mengatasi permasalahan petani dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, harus dihasilkan Sistem Pakar Untuk Diagnosa Hama dan Penyakit Tanaman Melon dan Cara Penanggulangannya dengan menggunakan teknologi Web sebagai media perantaranya. Pada skripsi ini telah dibuat aplikasi sistem pakar dengan metode Forward Chaining dan Fuzzy Database System yang mampu menyelesaikan permasalahan petani melon dalam menentukan penyakit dan cara penanggulangannya berbasis Web. Metode penelusuran penyakit yang digunakan adalah Depth-First Search (DFS). Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL. Aplikasi sistem pakar yang terdiri dari 33 gejala, 9 hama, dan 10 penyakit ini mampu berperan sebagai dokter untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman buah melon dan memberikan solusi penanganannya

    Analisis Kecepatan Pertumbuhan dan Tingkat Keberhasilan Transplantasi Karang Stylophora pistillata dan Pocillopora verrucosa di Perairan Pulau Karya, Kepulauan Seribu

    No full text
    Kepulauan seribu merupakan salah satu perairan memiliki kekayaan terumbu karang di Indonesia yang terletak di sebelah utara Teluk Jakarta. Lokasinya berada antara 06º00’40” dan 05º54’40” Lintang Selatan dan 106º40’45” dan 109º01’19” Bujur Timur. Salah satu pulau yang terdapat di Kepulauan Seribu adalah Pulau Karya. Pulau Karya terletak di Kelurahan Pulau Panggang Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang memiliki luas lahan sebesar ±6 Ha tidak diperuntukkan sebagai pemukiman penduduk, melainkan diperuntukkan untuk perkantoran. Pulau ini berdekatan dengan dua pulau lainnya yaitu Pulau Panggang dan Pulau Pramuka yang merupakan pemukiman penduduk dan sebagai lokasi wisata bahari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kecepatan pertumbuhan karang yang ditransplantasikan pada perairan Pulau Karya, dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan transplantasi karang yang dilakukan di pulau tersebut. Jenis karang yang diteliti sebanyak 2 jenis, yaitu Stylophora pistillata dan Pocillopora verrucosa. Dimensi ukuran pertumbuhan yang diukur adalah panjang dan tinggi fragmen transplantasi. Pengambilan data pertumbuhan karang yang ditransplantasikan dilakukan secara langsung pada lokasi transplantasi setiap satu bulan sekali, serta pengambilan data kondisi lingkungan perairan. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu pada bulan April 2009, Mei 2009, Juni 2009, dan Juli 2009. Analisis data pertumbuhan dianalisis dengan menggunakan software microsoft excel 2007, sedangkan analisis kualitas perairan di lakukan di Laboratorium Produktivitas Lingkungan Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan IPB. Pertumbuhan panjang dan tinggi yang dicapai dalam waktu empat bulan diperoleh bahwa pertumbuhan panjang yang dicapai fragmen jenis Stylophora pistillata sebesar 13,94 mm dan tingginya sebesar 11,10 mm, dengan kisaran laju pertumbuhan panjang rata-rata 2,88-6,97 mm/bulan dan kisaran laju pertumbuhan tinggi rata-rata 2,84-4,90 mm/bulan. Sedangkan untuk fragmen jenis Pocillopora verrucosa, pertumbuhan panjang yang dicapai selama empat bulan sebesar 9,15 mm dan tinggi rata-rata sebesar 8,49 mm dengan kisaran laju pertumbuhan panjang ratarata sebesar 2,27-4,63 mm/bulan dan kisaran laju pertumbuhan tinggi rata-rata sebesar 2,31-3,77 mm/bulan. Laju pertumbuhan panjang rata-rata dan tinggi rata-rata untuk spesies Stylophora pistillata sebesar 4,64 mm/bulan dan 3,82 mm/bulan. sedangkan untuk spesies Pocillopora verrucosa sebesar 3,25 mm/bulan dan 2,99 mm/bulan selama tiga bulan penelitian. Tingkat keberhasilan transplantasi fragmen jenis Stylophora pistillata setelah tiga bulan penelitian sebesar 100% dan untuk fragmen jenis Pocillopora verrucosa sebesar 90%. Berdasarkan persentase keberhasilan transplantasi karang yang ditransplantasikan pada lokasi penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan transplantasi karang yang dilakukan pada lokasi penelitian adalah berhasil

    Pengaruh mekanisme good corporate governance, profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan corporate social responsibility studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2010-2012

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme good corporate governance yang mempengaruhi pengungkapan corporate social responsibility yang terdapat pada laporan tahunan perusahaan. Mekanisme good corporate governance yang ditetapkan dalam penelitian ini meliputi ukuran dewan komisaris, komposisi dewan komisaris independen ukuran perusahaan, profile perusahan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ditambah dengan variabel profitabilitas dan leverage. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2010-2012, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 19 perusahaan yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Dengan menggunakan metode content analysis dalam menganalisis laporan tahunan perusahaan, data dianalisis dengan asumsi uji klasik dan pengujian dengan metode regresi linier berganda. Hasil penelitin ini menunjukan bahwa ukuran dewa komisaris, komposisi dengan komisaris dan ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusionall, profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibilit

    Perancangan interior book shop

    No full text

    Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan USD di Indonesia Periode 2005:07-2009:12 [Skripsi]

    No full text
    Bibl. 84rnAda CDv, 84 hlm. : il. 28 cm. -- Lamp. (20 lembar

    Analisis Pengalaman Pengguna Pada Aplikasi Mobile Banking di Indonesia Dengan Menggunakan Usability Testing dan User Experience Questionnnaire (UEQ) (Studi pada JakOne Mobile dan BCA Mobile)

    No full text
    Banyaknya pengguna smartphone membuat beberapa perusahaan dibidang perbankan bersaing untuk menghadirkan layanan yang memudahkan pengguna dalam melakukan aktivitas perbankan dengan menggunakan layanan aplikasi mobile banking. Salah satu jenis aplikasi mobile banking yang ada adalah aplikasi JakOne Mobile yang dimiliki oleh Bank DKI dan aplikasi BCA Mobile yang dimiliki oleh Bank Central Asia. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kedua aplikasi perbankan yang memiliki karakteristik dan proses bisnis yang sama dalam memudahkan pengguna dari sisi kegunaan juga pengalaman pengguna saat menggunakan aplikasi tersebut. Penelitian ini memberikan analisis perbandingan user experience. Analisis dilakukan dengan skenario testing dan menggunakan user experience questionnaire (UEQ). Skenario testing dilakukan kepada 8 orang responden berdasarkan empat parameter yaitu task completed, error during task performance, time per completed task, number of clicks during task performance. User experience questionnaire (UEQ) memiliki 6 aspek skala pengukuran yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, novelty, Kuesioner tersebut dibagikan kepada 30 responden. Setelah melakukan pengujian, responden diwawancara untuk mengetahui tanggapan dan permasalahan yang dialami selama melakukan pengujian skenario. Hasil dari pengujian skenario testing menunjukkan aplikasi Jakone Mobile lebih unggul pada parameter error during task performance, time per completed task, dan number of clicks during task performance. Sedangkan aplikasi BCA Mobile unggul pada parameter task completed. Hasil dari kuesioner UEQ menunjukkan aplikasi JakOne Mobile memiliki nilai yang lebih unggul pada aspek percpicuity, efficiency, dependability, stimulation. Sedangkan pada aspek attractiveness dan novelty aplikasi BCA Mobile memiliki nilai yang lebih unggul. Setelah data diolah dan dianalisis dapat disimpulkan bahwa aplikasi JakOne Mobile memiliki pengalaman pengguna yang lebih baik dari aplikasi BCA Mobile
    corecore