366 research outputs found

    FAKTOR PENYEBAB ANAK TINGGAL KELAS (Studi Kasus SD 02 Padang Ganting)

    Get PDF
    ABSTRAK RINA WATI, 1510812028, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Judul Skripsi : Faktor Penyebab Anak Tinggal Kelas (Studi SD 02 Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar). Pembimbing I Dr. Alfan Miko, M.Si , Pembimbing II Dra Nini Anggraini, M.Pd. Pendidikan merupakan tanggung jawab dari semua pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan faktor internal anak tinggal kelas 2) Mendeskripsikan faktor eksternal anak tinggal kelas di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi anak tinggal kelas di sekolah dasar. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Kontrol Sosial yang dikemukakan oleh Travis Hirschi. Teori Kontrol Sosial lebih memfokuskan diri kepada teknik dan strategi yang akan mengatur tingkah laku manusia, dan membawanya kepada penyesuaian atau ketaatan kepada aturan-aturan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe deskriptif. Pemulihan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian menggunakan Purposive Sampling dan mengumpulkan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 15 orang. Berdasarkan hasil temuan di lapangan adanya faktor internal dan eksternal menyebabkan anak tinggal kelas di SD 02 Padang Ganting. Faktor internal yang ditemukan peneliti adalah terlalu banyak bermain, malas belajar, dan tidak memahami pelajaran. Sedangkan faktor eksternal yang ditemukan adalah pengaruh teman sebaya, kurangnya motivasi lingkungan sekitar, dan pendidikan orang tua yang rendah. Kata Kunci : Faktor, internal, eksternal, Anak, Tinggal Kelas

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Concept Sentence untuk Melatih Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wati, Diana Rina. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Concept Sentence untuk Melatih Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Tiksno Widyatmoko, M.A.   Kata Kunci : Model Pembelajaran, Concept sentence, keterampilan berbicara.   Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif Concept Sentence untuk melatih keterampilan berbicara siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang dan mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif Concept Sentence untuk melatih keterampilan berbicara siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang. Concept Sentence merupakan strategi pembelajaran yang dilakukan dengan memberikan kartu kata kunci kepada siswa, dari kata kunci tersebut disusun menjadi beberapa kalimat kemudian dikembangkan. Tahapan yang dilaksanakan dalam model pembelajaran ini yaitu : 1) penyampaian kompetensi dan penyampaian materi 2) pembagian kelompok 3) pemberian kata kunci 4) diskusi kelompok, dan 5) diskusi pleno. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar angket dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran concept sentence, sedangkan observasi digunakan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan selama proses pembelajaran. Sumber data yang digunakan adalah siswa kelas X LMT 2 SMAN 2 Malang yang berjumlah 27 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran concept sentence dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk melatih keterampilan berbicara. Penerapan model pembelajaran ini membuat siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Siswa sangat antusias dalam kegiatan kelompok, selama kegiatan diskusi kelompok berlangsung siswa saling berdiskusi dan bekerjasama dengan baik. Ketika melaksanakan presentasi secara lisan dalam bahasa Mandarin, siswa terlihat sangat bersemangat dan antusias

    STUDI PENERAPAN SISTIM PROPULSI PADA RAMJET DENGAN BAHAN BAKAR BENSIN (C8H18)

    No full text
    Dalam rangka usaha untuk pengembangan teknologi tinggi di dalam negeri yang sedemikian tertinggal dibandingkan negara – negara maju . Sehingga akan lebih baik jika inovasi – inovasi dalam bidang teknologi tinggi terutama dalam teknologi dirgantara akan sangat dibutuhkan . Karena ketertinggalan ini harus dikejar, jika tidak maka akan seterusnyalah negara – negara seperti Indonesia ini akan bergantung pada teknologi negara – negara maj

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUIZ TEAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 8 JOMBANG

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Quiz Team Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X Di MAN 8 Jombang”. Ditulis oleh Aliffia Rina Wati, NIM. 12209193036, Program studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Tulungagung dan dibimbing oleh Bapak Drs. H. Jani, M.M. M.Pd. Kata Kunci: Penerapan, Model Pembelajaran Quiz Team, Hasil Belajar, Geografi Penelitian ini di latar belakangi oleh kecenderungan siswa dalam memperhatikan guru pada saat menerangkan materi, rendahnya keaktifan siswa dalam menjelaskan ulang materi yang telah disampaikan oleh guru hal itu disebabkan karena rendahnya hasil belajar pada siswa, maka hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar yang diperoleh dari ranah kognitif, ranah psikomotorik, ranah afektif siswa. Oleh karena itu dengan menerapkan model pembelajaran quiz team diharapkan siswa dapat menumbuhkan hasil belajar yang maksimal. Adapun fokus penelitian yaitu: (1) Bagaimana langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang?, (2) Apa faktor pedukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang?, (3) Bagaimana dampak pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MAN 8 Jombang?, Adapun tujuan penelitian (1) Untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model Quiz Team untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MAN 8 Jombang, (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model Quiz Team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang, (3) Untuk mengetahui bagaimana dampak pelaksanaan pembelajaran Geografi dengan menggunakan model quiz team untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di MAN 8 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif disajikan berupa kata-kata yang ditemukan dari hasil pengamatan yang kemudian di analisis, ditafsirkan, dan diambil sebuah kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X IPS 3 MAN 8 Jombang dan warga sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan pengamatan. Hasil penelitian diambil dari kesimpulan yang menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran quiz team dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang nantinya akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang lebih maksimal

    AN ANALYSIS OF LEXICAL COHESION IN THE SCRIPT OF BILL CLINTON’S SPEECH IN DEMOCRATIC NATIONAL CONVENTION ON SEPTEMBER 2012

    Get PDF
    Wati, Rina Kurnia. 2013. An Analysis of Lexical Cohesion In The Script of Bill Clinton’s Speech In Democratic National Convention On September 2012. Skripsi, English Education Department, Teacher Training and Education Faculty, Muria Kudus University. Advisors: (i) Dr. Drs. Slamet Utomo, M.Pd (ii) Atik Rokhayani, S.Pd, M.Pd Key words: Cohesion, Lexical Cohesion, Speech. In linguistics, Cohesion is the use of language forms to indicate semantic relations between elements in a discourse. Cohesion is how sentences and parts of sentences link together. If the sentences are cohesive, the writing becomes easier to read and become able to write better English by linking the sentences together. The analysis of lexical cohesion in the script of Bill Clinton’s speech will help to identify the actual usage of the words. This type of discourse analysis is helpful to understand the texture of a speech or text. This paper deals with lexical cohesion aspects in the script of Bill Clinton’s speech. The objectives of this research are to find out what types of lexical cohesion found in the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012 and to describe the percentage of the types of lexical cohesion found in the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012. The design of this research is descriptive qualitative. Whereas the data of this research is lexical cohesion in Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012 and the data source of this research is from the script of Bill Clinton’s speech in Democratic National Convention on september 2012. After the data identified and analyzed, the writer found two types lexical cohesion in the script of Bill Clinton speech in Democratic National Convention on september 2012. They are general and instantial. In general found 975 repetition with 51.92%, 420 synonym with 21.83%, 308 antonym with 15.14%, 195 hyponym with 10.38%, 21 meronym with 1.12%. While instantial found 34 equivalence with 1.81%, 48 naming with 2.56%, dan 2 semblance with 0.11%. Then, the figures of percentage lexical cohesion in the script of Bill Clinton speech in Democratic National Convention on september 2012 are in general found 95.52%, and instantial found 4.48%. ix Based on the result above, the writer concludes that the in general with 95.52% as the highest type of lexical cohesion. It means that general is dominant in that script. While in instantial with 4.48% as the lowest type of lexical cohesion. It means that instantial is rare use in that script. So, from the conclusion, it means that this text or script has good cohesion especially in lexical cohesion. The writer also suggest for the teachers can give their understanding about lexical cohesion though in the script. Then, for the students can add their knowledge about lexical cohesion. Finally, the reader, gets more information about lexical cohesion. They can be used as reference to evaluate the speech. And for the result of this study can be utilized as guidance for the readers to make better speec

    De la colaboración a la confrontación: los comunistas mexicanos a finales de los años veinte. Antropología. Boletín Oficial del Instituto Nacional de Antropología e Historia: Vigilantes y vigilados. Seguridad, espionaje, control político y social en la historia de México. Num. 101 Nueva Época (2016) diciembre

    No full text
    Archivo Estatal Ruso de Historia Social y Política (RGASPI), Fondo 495, Opis. 108, exp. 14, f. 1.RGASPI; Fondo 495, Serie 108, exp. 34, f. 2.RGASPI; Fondo 495, Serie 108, exp. 32, ff. 21 y 21v.RGASPI; Fondo 495, Serie 19, exp. 179.RGASPI; Fondo 495, Op. 108, exp. 94, f. 37.RGASPI; Fondo 515, Op. 1, exp. 4127, f. 81.Archivo General de la Nación, Dirección General de Investigaciones Políticas y Sociales (AGN, DGIPS), caja 260, exp. 6, f. 19.AGN, DGIPS, caja 259, exp. 34, f. 364.AGN, DGIPS, caja 260, exp. 4, ff. 225-226.AGN, DGIPS, caja 260, exp. 6, f. 126.Cano Andaluz, Aurora; “El Machete”, en Boletín del Instituto de Investigaciones Bibliográficas, vol. II, año 1, 1997, p. 158, en línea [http://publicaciones.iib.unam.mx/index.php/boletin/article/view File/607/596].Crespo, Horacio; “El comunismo mexicano en 1929: el ‘giro a la izquierda’ en la crisis de la revolución”, Elvira Concheiro et al., El comunismo: otras miradas desde América Latina, México, Centro de Investigaciones Interdisciplinarias en Ciencias y Humanidades-UNAM, 2007, pp. 559-586.Jeifets, V.L.; Komintern i evolutsia levogo dvizhenia v Meksike, (El Comintern y la evolución del movimiento de izquierda en México), San Petersburgo, Nauka, 2006, p. 125.Martínez Verdugo, Arnoldo (ed.); Historia del comunismo en México, México, Grijalbo, 1985, p. 121.Ortiz, Rina (ed. y trad.); Alexandra Kollontai en México. Diario y otros documentos, Xalapa, Universidad Veracruzana, 2012, p. 99.Ortiz Peralta, Rina; “Stanislav Stanislavovich Pestkovsky: diplomacia y subversión”, en Diario de Campo, Suplemento, núm. 55, julio-septiembre 2009, pp. 75-83.Peláez, Gerardo; “Para documentar nuestro marxismo”, en Nexos, 1 de junio de 1982.Spenser, Daniela y Rina Ortiz; La Internacional Comunista en México: los primeros tropiezos. Documentos, 1919-1922, México, INHERM, 2006.Vázquez Ramírez, Esther Martina; “Acciones comunistas: 1929-1935”, en Elvira Concheiro et al., El comunismo: otras miradas desde América Latina, México, Centro de Investigaciones Interdisciplinarias en Ciencias y Humanidades-UNAM, 2007, p. 588.Wolfe, Bertram D.; A Life in Two Centuries. An Autobiography, Nueva York, Stein and Day, 1981, p. 285.En este trabajo se analiza el paulatino deterioro en las relaciones entre los gobiernos posrevolucionarios y el Partido Comunista Mexicano en la década de 1920, hasta el punto en que este último se vio forzado a la clandestinidad. Entre los factores que contribuyeron a la confrontación pueden destacarse: por un lado, el fortalecimiento del Estado mexicano y el mejoramiento de las relaciones con Estados Unidos; por el otro, los cambios en la política de la Internacional Comunista. A parir de los documentos de la Dirección General de Investigaciones Políticas y Sociales, resguardados en el Archivo General de la Nación, se examinan las formas que adoptaron la vigilancia y la represión contra los comunistas, cuya influencia fue considerada una amenaza.This work examines the progressive deterioration in the relations between the national government of Mexico and the Mexican Communist Party in the 1920s until the communists were finally forced into clandestine work. Some of the factors that motivated the confrontation were: on one hand, the consolidation of the post-revolutionary state in Mexico and the improved relations with the United States and on the other hand, changes in Comintern policy. Based in documents from the agn Mexico (Dirección General de Investigaciones Políticas y Sociales), the author illustrates the forms of surveillance and repression conducted by the Mexican government against communists, who were considered a threat to political stability

    Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang,

    No full text
    ABSTRACTWati, Rina. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Boneka Human Doll Pada Program Khusus Kesehatan Reproduksi Terhadap Kemampuan Merawat Kesehatan Reproduksi Siswi Tunarungu DI SMPLB B YPTB Malang, Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes, (2) Dr. Sihkabuden, M.PdKata Kunci: Media Boneka Human doll, Kesehatan Reproduksi, Tunarungu,Siswa tunarungu adalah individu yang mengalami gangguan pendengaran sehingga mengakibatkan sulit memahami materi pembelajaran yang bersifat abstrak. Program khusus kesehatan reproduksi merupakan sebuah program pembelajaran yang menekankan pada kemampuan merawat kesehatan reproduksi. Untuk bisa memahami cara merawat kesehatan reproduksi dengan benar maka siswa tuarungu membutuhkan media yang mampu menyampaikan pesan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi bagi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain penelitian One-group pretest and posttes design. Instrumen yang digunakan berupa RPP dan tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumenttasi, dan tes praktik. Teknik analisis yang digunakan adalah uji hipotesis nonparametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: 1) Pada analisis hasil penelitian dengan uji Wilcoxon dipaparkan bahwa nilai rata-rata pre-test dan post-test tidak sama,Jhitung < Jtabel . Karena nilai Jhitung adalah 0, sedangkan Jtabel adalah 1. Maka Ho ditolak, atau terdapat perbedaan perubahan nilai yang signifikan dengan menggunakan media boneka human doll. 2) Terdapat perbedaan hasil yang siginifkan antara nilai pre-test dan post-test, nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari nilai rata-rata pre-test. 3) Penggunaan media boneka human doll pada program khusus kesehatan reproduksi berpengaruh terhadap kemampuan merawat kesehatan reproduksi siswi tunarungu di SMPLB B YPTB Malang. Saran ditujukan kepada guru untuk menerapkan penggunaan media boneka human doll pada pembelajaran program khusus kesehatan reproduksi khususnya bagi siswi tunarungu dalam hal merawat kesehatan reproduksi

    Francis Bacon: Painting in A Godless World

    No full text
    Throughout his career, Francis Bacon (1909-1992) made many anti-religious and, more specifically, anti-Christian statements. Bacon was a militant atheist but his atheism was not a simple dismissal of religion and religious belief. He exploited the symbols of Christianity, especially the Crucifixion and the Pope, in order to show its untenability in the modern age. Setting out to account for Bacon's recurrent and sustained use of religious symbols, Rina Arya explains how the artist redeployed religious iconography to convey an experience of the human condition, specifically animalism and mortality. By placing the work within the context of post-war philosophical pre-occupations with the death of God, the author provides a robust framework in which to view and interpret Bacon's complex images. Refreshingly original, this book marks a new approach to appreciating the work of one of the leading artists of the twentieth century

    Francis Bacon: Painting in A Godless World

    No full text
    Throughout his career, Francis Bacon (1909-1992) made many anti-religious and, more specifically, anti-Christian statements. Bacon was a militant atheist but his atheism was not a simple dismissal of religion and religious belief. He exploited the symbols of Christianity, especially the Crucifixion and the Pope, in order to show its untenability in the modern age. Setting out to account for Bacon's recurrent and sustained use of religious symbols, Rina Arya explains how the artist redeployed religious iconography to convey an experience of the human condition, specifically animalism and mortality. By placing the work within the context of post-war philosophical pre-occupations with the death of God, the author provides a robust framework in which to view and interpret Bacon's complex images. Refreshingly original, this book marks a new approach to appreciating the work of one of the leading artists of the twentieth century
    corecore