1,721,308 research outputs found
EKSISTENSI NASI GROMBYANG WARSO DI KABUPATEN PEMALANG (1978-1992)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merekonstruksi sejarah Nasi Grombyang Warso
sejak merintis usahanya sampai dengan berhasil mempunyai kios sendiri, maka peneliti
melakukan penelitian dengan judul “EKSISTENSI NASI GROMBYANG WARSO DI
KABUPATEN PEMALANG (1978-1992)”. Metodologi penelitian yang digunakan
adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan
wawancara. Penelitian ini memiliki subjek Warso dan disimpulkan bahwa: 1. Terdapat
beberapa hal yang membuat Nasi Grombyang Warso menjadi ikon Nasi Grombyang
khas Pemalang (mempertahankan keaslian rasa, kualitas bahan baku, dan pelayanan
terhadap konsumen); 2. Terdapat beberapa usaha Warso dalam merintis usaha Nasi
Grombyang (Menggunakan resep turun-menurun dan tidak merubahnya walaupun
beralih menggunakan daging sapi, menggunakan kayu bakar dan perkakas masak
tradisional untuk meningkatkan cita rasa masakan, dan selalu ramah dalam melayani
pelanggan); 3. Terdapat beberapa strategi yang dilakukan Warso untuk meningkatkan
potensi usahanya (Menjaga hubungan baik dengan pelanggan, mengikuti teknologi
dengan mencari review positif pelanggan di Google, dan terus memperhatikan
perkembangan usaha Nasi Grombyang di Kabupaten Pemalang)
Annas Eka Wardhana. The Existence of Nasi Grombyang Warso in Pemalang
Regency (1978-1992). Thesis. Jakarta: History Education Study Program, Faculty of
Social Sciences. Jakarta State University. 2023.
The aims of this study is to reconstruct the history of Nasi Grombyang Warso since he
began his business until he succeed having his own food stall, the authors conducted a
study entitled “Existence of Nasi Grombyang Warso in Pemalang Regency (1978-
1992)”. This study used the historical method. Data collection techniques are
documentation and interview. Subject for this research is Warso. Conclutions from this
study are: 1. There are several things that make Nasi Grombyang Warso become an
icon in Pemalang Regency (maintaining the authenticity of taste, quality of raw
materials, and service to consumers); 2. Warso made several efforts at the beginning of
his business (using the recipes passed down from generation to generation without any
change even though they switching it with beef, using the firewood and traditional
cooking utensils to enhance the taste of the dishes, and always hospitable/friendly in
serving the customers); and 3. There are several strategies by Warso to increase his
business potency (maintaining a good relations with customers, keeping up with the
technological advance by searching for customers positive review on Google, and keep
on paying attention to the development of Nasi Grombyang business in
Pemalang regency)
Perancangan Promosi Destinasi Wisata Warso Farm Bogor
Berangkat dari prinsip ‘give more’ Bapak Alm. Soewarso Pawaka berdirilah tempat wisata durian ini, dimana ingin menunjukan bahwa durian memiliki banyak manfaat dan segala sesuatu yang dikerjakan dengan keseriusan akan diperoleh hasil yang bagus pula.Tempat wisata durian ini memiliki lahan kebun seluas 9 (Sembilan) hektar dengan 900 lebih pohon durian yang terdiri dari 19 jenis buah durian dari 7 varietas durian unggulan, baik dari jenis durian lokal maupun luar, seperti durian Monthong, Petruk, Lay, Sunan, Si Mas dan durian Tembaga.
Penulis juga melakukan kunjungan ke Warso Farm ini secara periodik selama sebulan pada hari kerja dan hari libur. Didapati bahwa pengunjung yang datang pada hari kerja hanya sekitar 30-40 orang dan pada hari libur sekitar 60-90 orang. Data observasi ini mendukung data wawancara diatas dimana wisatawan yang datang dalam sebulan sekitar 2000 orang saja. Pengunjung yang datang belum sesuai dengan target yang diharapkan sehingga faktor penjunjung yang tidak sesuai berpengaruh terhadap pembelian durian di tempat wisata ini. Keunikan yang disebutkan oleh pengelola Warso Farm ini adalah koleksi pohon yang tiap hari berbuah dan free pass, pengunjung hanya perlu membayar durian yang dibeli atau makanan yang dibeli di Warso Farm. Tempat ini juga menyediakan olahan durian, jika pengunjung kurang menyukai rasanya bisa request ingin yang seperti apa dan pihak Warso Farm akan membuat seperti yang diinginkan pengunjung, makanan sunda juga disediakan bagi pengunjung yang kurang tertarik dengan durian
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA UD. WARSO FURNICTURE MENGGUNAKAN APLIKASI PHP DAN MYSQL
ABSTRAK
Dita Catur Wandana
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN
PADA UD. WARSO FURNICTURE MENGGUNAKAN
APLIKASI PHP DAN MYSQL
FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA, 2013
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah membuat sistem informasi penjualan UD. Warso Furnicture yang dapat mempermudah pelanggan dalam melakukan transaksi pemesanan produk. Sistem informasi penjualan UD. Warso meliputi proses menu utama sebagai tampilan website, menu login sebagai tempat mengedit dan menghapus data oleh admin, menu pesan sebagai tempat pemesanan barang, menu about me sebagai penjelas latar belakang perusahaan, menu edit data admin sebagai tempat mengedit data admin atau menambah admin baru, menu formulir pemesanan sebagai tempat customer memasukan data pesanan dan data pribadi customer, menu edit barang sebagai tempat admin mengedit barang furnicture yang nantinya muncul di menu utama.
Metode yang digunakan untuk membuat sistem informasi penjualan UD. Warso Furnicture melalui beberapa tahap, mendesain sistem dengan membuat Data Flow Diagram (DFD) yang terdiri dari context diagram, DFD level 1, flowchart program, mendesain interface dengan menggunakan software Microsoft Office. Terakhir yaitu mengimplementasikan database yang telah dirancang ke program menggunakan xampp-Win32-1.7.3.
Dengan dibuatnya sistem informasi penjualan UD. Warso Furnicture ini diharapkan dapat mempromosikan produk perusahaan dan mempermudah perusahaan dalam menerima pemesanan. Kemudahan akses informasi tentang produk UD. Warso Furnicture juga diharapkan dapat meningkatkan daya jual perusahaan dan memudahkan kita untuk mengakses informasi penjualan. Sistem ini nantinya dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dam dimana saja oleh semua masyarakat.
Kata Kunci: Sistem Informasi, Penjualan, PHP dan MySQL, UD. Warso Furnictur
The Existence of Nasi Grombyang Warso in Pemalang Regency (1978-1992)
The aims of this study is to reconstruct the history of Nasi Grombyang Warso since he began his business until he succeed having his own food stall. This study used the historical method. Data collection techniques are documentation and interview. The findings from this study are several things that make Nasi Grombyang Warso become an icon in Pemalang Regency. As a traditional culinary dish that has a distinctive savory and spiced taste. Nasi Grombyang Warso is able to face the times. Warso is a Nasi Grombyang seller who is able to survive in Pemalang and has managed to maintain the recipe, despite changes in the form of presentation and use of ingredients. Maintaining traditional culinary delights such as Nasi Grombyang is something important and a concern for all of us in maintaining its sustainability. Assuming that throught this Nasi Grombyang culinary delights that have unique flavors in the Pemalang area and cannot be found in other areas. Apart from that, it is hoped that this article will become a reference in advancing tourism in Pemalang
STRATEGI OPTIMALISASI PENERAPAN BIOSECURITY PADA USAHA WARSO UNGGUL GEMILANG MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS : The Strategy For Optimizing The Application Of Biosecurity In The Warso Sunggul Gemilang Business Uses The Business Model Canvas
Warso Unggul Gemilang is a company engaged in breeding native chickens. The company has a problem in dealing with disease threats, such as avian influenza, which can threaten thousands of farmers. To overcome this problem, Warso Unggul Gemilang needs to improve the implementation of biosecurity by developing biosecurity vehicles and biosafety checklists, as well as providing training to employees. The method used in this research is qualitative and quantitative analysis using BMC (Business Model Canvas) as well as profit and loss analysis and partial analysis. Gap analysis on 3 elements of the Business Model Canvas at Warso Unggul Gemilang, namely the value key resource element, cost structure, and revenue streams. After conducting a financial analysis, the results show that the development of biosecurity can increase net profit of Rp 3,132,298,437.00, increase profits to Rp 533,648,000.00 and increase the R / C ratio by 1.57. The optimal development stage takes 143 days and consists of 8 activities. This development is recommended because the financial and non-financial analyses show positive results
ABSTRAK
Warso Unggul Gemilang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pembibitan ayam kampung. Perusahaan memiliki masalah dalam menghadapi ancaman penyakit, seperti flu burung, yang dapat mengancam ribuan peternak. Untuk mengatasi masalah ini, Warso Unggul Gemilang perlu meningkatkan penerapan biosecurity dengan mengembangkan kendaraan biosecurity dan checklist biosafety, serta memberikan pelatihan pada karyawan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan BMC (Business Model Canvas) serta analisis laba rugi dan analisis Parsial. Analisis gap pada 3 elemen Business Model Canvas pada Warso Unggul Gemilang yaitu elemen value key resource, cost structure, dan revenue streams.Setelah melakukan analisis keuangan, hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan biosecurity dapat meningkatkan laba bersih Rp 3.132.298.437,00, meningkatkan keuntungan menjadi Rp 533.648.000,00 dan meningkatkan R/C ratio sebesar 1,57. Tahap pengembangan optimal membutuhkan waktu 143 hari dan terdiri dari 8 kegiatan. Pengembangan ini disarankan untuk dilakukan karena analisis finansial dan non-finansial menunjukkan hasil yang positif
STRATEGI PEMASARAN DURIAN PADA USAHA AGROWISATA “ WARSO FARM” DI DESA CIHIDEUNG KECAMATAN CIJERUK KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Warso Farm merupakan pelopor usaha agrowisata durian yang pertama di Indonesia menjual buah durian segar dengan berbagai jenis. Disini para pengunjung dapat menikmati langsung buah durian segar yang jatuh dari pohon sambil berwisata keluarga di kebunnya. Usaha ini berdiri sejak tahun 2000an berlokasi di Desa Cihideung Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat Warso Farm di Buka setiap hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 07.00 s.d 17.00 wib. Luas usaha Warso Farm ± 7 Ha. Berbagai varietas buah durian unggul asal local maupun luar negeri yang ditanam di Warso Farm. Kurang lebih ada 900 tanaman durian dari 7 varietas unggulan seperti Petruk, Lay, Monthong, Sunan, Tembaga, Si Mas, Sitokong dan lain sebagainya. Pengaruh perubahan eksternal akan menyebabkan adanya peluang dan ancaman, sementara lingkungan internal menyebabkan perusahaan memiliki kekuatan dan kelemahan. Dengan demikian, setiap usaha / perusahaan dituntut untuk mempunyai strategi pemasaran yang dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk mengatasi kelamahan dan ancaman, baik pada saat sekarang maupun masa yang akan datang sehingga dapat menciptakan costumer value dan keunggulan dalam bersaing. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengkaji dan menganalisis lingkungan internal dan eksternal Usaha Agrowisata Warso Farm yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. 2). Untuk mengkaji formulasi pilihan alternatif strategi pemasaran bagi Usaha Agrowisata Warso Farm. Hasil penelitian yang didapat adalah bahwa kekuatan dari WF adalah memiliki banyak varietas tanaman durian dan produk durian, pangsa pasar yang cukup besar dan SDM berkualitas, kelemahan WF adalah manajemen perusahaan yang ditangani satu orang dan kapasitas produksi terbatas. Peluang WF adanya loyalitas konsumen terhadap WF dan kecenderungan masyarakat berwisata pendidikan, untuk ancaman WF adalah tingkat persaingan usaha dan pendapatan masyarakat yang tidak stabil. Pilihan alternatif formulasi strategi yang dapat dipilih oleh pihak WF untuk diterapkan dalam usahanya adalah Grow and build (tumbuh dan berkembang) dari matriks IE (internal-eksternal) dimana dalam strategi ini menggunakan strategi intensif melakukan pengembangan pasar yaitu dengan pengenalan produk WF yang sudah ada ke wilayah-wilayah geografis yang baru. Perluas segmentasi pasar dengan memberikan tawaran harga yang menarik, melakukan pengembangan produk, menambah kegiatan wisata pendidikan dalam kawasan WF, meningkatkan produk dan pelayanan sehingga dapat meningkatkan loyalitas pengunjung. Dan dari analisis matriks SWOT strategi yang dapat dipilih adalah strategi SO (strengthopportunity) atau strategi dengan menggunakan kekuatan perusahaan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang tepat untuk dilaksanakan oleh pihak warso dengan berpedoman pada strategi SO adalah Meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga hubungan baik dengan pihak-pihak yang terkait (stakeholders), Meningkatkan promosi keunggulan produk dan wisata pendidikan WF, Pengembangan produk untuk mengikuti selera pasar, seperti pengembangan produk buah durian menjadi produk olahan yang meningkatkan nilai tambah misalnya dodol durian, minum berbahan dasar durian, serabi durian dan lain-lain
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Songs of America: A Review of John Berryman’s Public Vision by Philip Coleman (Dublin: UCD P, 2014)
Reviews and Interviews
Anna Warso: Songs of America: A Review of John Berryman’s Public Vision by Philip Coleman (Dublin: UCD P, 2014)
Wit Pietrzak: Yeats, Incorrigibly Plural. A Review of Barry Shiels’s W. B. Yeats and World Literature: The Subject of Poetry (Farnham: Ashgate, 2015)
Katarzyna Ojrzyńska: “Disability demands a story”: A Review of Stewart Parker’s Hopdance (ed. Marilynn Richtarik, Dublin: Lilliput, 2017)
Building Bridges: From Łódź to Ulster and Back. Jadwiga Uchman Interviews Jan Jędrzejewsk
- …
