398 research outputs found

    AJÉN SAJARAH DINA RUMPAKA KAWIH KARYA WAHYU WIBISANA

    Get PDF
    Ieu panalungtikan medar ngeunaan ajén sajarah dina rumpaka kawih karya Wahyu Wibisana jeung struktur rumpakana. Tujuan ieu panalungtikan pikeun ngadéskripsikeun struktur rumpaka karya Wahyu Wibisana, jeung ajén sajarahna. Métodeu nu digunakeun nyaéta déskriptif analisis kalawan téhnik talaah pustaka. Hasil ieu panalungtikan di antarana struktur puisi dina rumpakana nyaéta (1) diksi, (2) imaji, ngawengku imaji visual, imaji auditif, jeung imaji taktil, (3) kecap kongkrit, (4) gaya basa, (5) purwakanti, (6) téma, (7) rasa, (8) nada, jeung (9) amanat. Ajén sajarah dina rumpaka kawih (1) “Guntur Galunggung” nyaéta ngeunaan Gunung Galunggung bitu taun 1982, (2) “Lain Layung Lain Langit” nyaéta ngeunaan Dayeuh Bandung dibumihanguskeun taun 1946, (3) “Hanjuang di Kutamaya” nyaéta konflik Sumedanglarang jeung Kasultanan Cirebon kurang leuwih taun 1600 Maséhi, (4) “Bulan téh Langlayangan Peuting” nyaéta ngeunaan hijrahna Pasukan Siliwangi ka Jogja akibat tina perjanjian Rénville taun 1948 (5) “Kembang Tanjung Panineungan” nyaéta ngeunaan DI/TII taun 1949. Cindekna sabada ditalungtik, rumpaka kawih karya Wahyu Wibisana miboga ajén sajarah anu kalintang wa’asna sarta jadi panineungan pikeun urang Sunda. Abstrak Penelitian ini membahas mengenai nilai sejarah dalam lirik lagu karya Wahyu Wibisana dan struktur liriknya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur lirik lagu karya Wahyu Wbisana, dan nilai sejarahnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis serta teknik telaah pustaka. Hasil penelitian ini di antaranya struktur puisi dalam lirik lagunya yaitu (1) diksi, (2) imaji, terdiri dari imaji visual, imaji auditif, dan imaji taktil, (3) kata konkrit, (4) gaya bahasa, (5) purwakanti, (6) téma, (7) rasa, (8) nada, dan (9) amanat. Nilai sejarah dalam lirik lagu (1) “Guntur Galunggung” yaitu mengenai Gunung Galunggung meletus tahun 1982, (2) “Lain Layung Lain Langit” mengenai Kota Bandung yang dibumihanguskan tahun 1946, (3) “Hanjuang di Kutamaya” yaitu mengenai konflik Sumedanglarang dan Kesultanan Cirebon kurang lebih tahun 1600 Masehi, (4) “Bulan téh Langlayangan Peutng” yaitu mengenai hijrahnya Pasukan Siliwangi ke Jogja akibat dari perjanjian Renville tahun 1948, (5) “Kembang Tanjung Panineungan” yaitu mengenai kejadian DI/TII pada tahun 1949. Kesimpulan setelah diteliti, lirik lagu karya Wahyu Wibisana memiliki nilai sejarah yang sangat mendalam serta menjadi kenangan bagi masyarakat Sunda. Abstract This study discusses the historical value in the lyrics of the song by Wahyu Wibisana and the structure of the lyrics. The purpose of this study is to describe the structure of the lyrics of the song by Wahyu Wbisana, and its historical value. The method used is descriptive analysis and literature review techniques. The results of this study include the structure of the poetry in the lyrics of the song, namely (1) diction, (2) images, consisting of visual images, auditive images, and tactile images, (3) concrete words, (4) language style, (5) purwakanti, (6) theme, (7) feeling, (8) tone, and (9) message. The historical value in the lyrics of the song (1) "Guntur Galunggung" is about Mount Galunggung erupting in 1982, (2) "Lain Layung Lain Langit" about the city of Bandung which was burned in 1946, (3) "Hanjuang di Kutamaya" which is about the Sumedanglarang conflict and the Cirebon Sultanate was approximately 1600, (4) "Bulan téh Langlayangan Peuting" which is about the migration of the Siliwangi Troops to Jogja as a result of the Renville agreement in 1948, (5) "Kembang Tanjung Panineungan" which is about the DI/TII incident in 1949. The conclusion after being researched, the lyrics of the song by Wahyu Wibisana have a very deep historical value and become a memory for the Sundanese people

    Company Profile Application System at PT. Powerkerto Wahyu Keprabon Using Scrum Method

    Get PDF
    Company Profile merupakan sebuah dokumen yang memiliki fungsi untuk memperkenalkan perusahaan secara tertulis yang berisikan informasi seputar sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, nilai, tujuan bisnis, produk atau layanan yang disediakan. PT. Powerketo Wahyu Keprabon yang berlokasi di Purwokerto saat ini belum memiliki website company profile, sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam mencari atau mendapatkan informasi terkait profil perusahaan serta kegiatan yang ada diperusahaan tersebut. Sehingga hal itu pun menjadi salah satu faktor perusahaan mengalami kesulitan dalam memperluas cakupan target pasarnya. Penulis mengimplementasikan metode Agile Scrum dalam pembuatan aplikasi Company Profile PT. Powerkerto Wahyu Keprabon berbasis website. Pembuatan website company profile pada perusahaan PT. Powerkerto Wahyu Keprabon memiliki beberapa fitur diantaranya, login/register, news/article, applying job untuk pengguna, profile perusahaan, dan terdapat gallery kegiatan perusahaan. Dengan adanya perancangan website company profile PT. Powerkerto Wahyu Keprabon dapat memudahkan masyarakat untuk lebih mengenal tentang perusahaan PT. Powerkerto Wahyu Keprabon serta masyarakat dapat mengetahui apa saja jasa atau produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut

    TINJAUAN YURIDIS PENYITAAN AKUN MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA

    No full text
    Wahyu Angga Firmansyah, Prija Djatmika, Faizin Sulistio Faculty of Law, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: [email protected]   ABSTRAK Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implikasi yuridis pengaturan penyitaan terkait alat bukti yang menggunakan akun media sosial dan juga untuk mengetahui bagaimana kekuatan pembuktian alat bukti akun media sosial di persidangan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang  - undangan dan juga pendekatan kasus. Dari hasil penelitian ini penulis mendapatkan jawaban bahwasanya Indonesia sendiri dalam penanganan perkara tindak pidana siber, terkait prosedur penyitaan sistem elektronik ini masih belum jelas dan apa yang perlu disita masih beragam, ada yang menyita dan menampilkan hasil cetaknya, sampai menghadirkan perangkat pembawa bukti elektronik tersebut dan menunjukkan data didalamnya. Implikasi yuridis dari penyitaan akun media sosial adalah timbulnya ketidakpastian hukum dan dapat terjadi pelanggaran hak–hak tersangka/terdakwa, dan juga berimplikasi kepada adannya tindakan abuse to power oleh penyidik. Dan juga dikarenakan masih adanya dualisme pandangan terkait kekuatan pembuktian alat bukti elektronik, akun media sosial ini dalam persidangan dapat menjadi alat bukti yang berdiri sendiri menurut UU ITE, dan juga dapat menjadi alat bukti perluasan yang ada di Pasal 184 KUHAP. Perlu kiranya ada pembaruan dalam beberapa peraturan dalam KUHAP, karena masih terdapat beberapa perbedaan pandangan terhadap kedudukan alat bukti elektronik ini agar kedudukan dan kekuatan pembuktian bukti elektronik ini jelas dan sah. Kata Kunci: Penyitaan, Akun Media Sosial, Alat Bukti   ABSTRACT This research aims to investigate the juridical implementation of the confiscation of a social media account used as proof and to find out the evidentiary power of a social media account seized as proof according to normative-juridical methods and statutory and case approaches. The research results reveal that dealing with cybercrimes regarding electronic systems presented as proof is not yet clear. The pr

    PENGARUH IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM KEUANGAN DESA DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENGENDALIAN BUILT IN-INTERNAL CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI ( Studi Pada Pemerintah Desa di Kabupaten Nganjuk )

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “ Pengaruh Implementasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Laporan Keuangan dengan Pengendalian Built in-internal Control sebagai Variabel Moderas “ Ini ditulis oleh Wahyu Firmansyah, 12493193208. Skripsi. Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Dr.Lantip Susilowati, S.Pd.,M.M. Latar belakang dari penelitian ini yaitu penerapan aplikasi sistem keuangan desa ini sangat menarik untuk diteliti sebab dengan adanya perkembangan aplikasi sistem keuangan desa sangat memudahkan dalam pelaporan keuangan dan untuk menata kelola keuangan secara optimal sehingga laporan keuangan yang dibuat akan berkualitas. Selain dengan implementasi aplikasi sistem keuangan desa untuk menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas didukung beberapa faktor yaitu kompetensi sumber daya manusia dan pengendalian built in-internal control. Maka dari itu penelitian ini untuk (1) menguji pengaruh implementasi aplikasi sistem keuangan desa terhadap kualitas laporan keuangan(2) menguji kompetensi sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan(3) menguji pengaruh pengendalian built in-internal control terhadap implementasi aplikasi sistes keuangan desa dengan kualitas laporan keuangan(4) menguji pengaruh pengendalian built in-internal control terhadap komptensi sumber daya manusia dengan kualitas laporan keuangan(5) menguji pengaruh built in-internal control memoderasi terhadap kualitas laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan yaitu pemerintah desa yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sumber data adalah primer. Metode pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purpose sampling, sampel penelitian ini didapat dengan rumus slovin 5% yaitu 160 desa yang ada di Kabupaten Nganjuk. Analisis data menggunakan SPSS versi 24. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) implementasi aplikasi sistem keuangan desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (2) kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan(3) pengaruh implementasi aplikasi sistem keuangan desa yang dimoderasi pengendalian built in-internal control tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (4) pengaruh kompetensi sumber daya manusia yang dimoderasi pengendalian built in-internal control tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (5) pengaruh pengendalian built in-internal control tidak memoderasi secara signifkan terhadap kualitas laporan keuangan. Kata kunci : Aplikasi Sistem Keuangan Desa , Sumber Daya Manusia, Laporan Keuangan, pengendalian built in-internal control

    Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Kimia dalam Menganalisis Ayat-ayat Kauniyah yang berasal dari Al-Quran dan As-Sunnah sebagai Petunjuk Pengembangan Kimia Berbasis Wahyu

    Get PDF
    Kemampuan mahasiswa Pendidikan Kimia dalam menganalisis Ayat-ayat Kauniyah yang berasal dari Al-Quran dan As-Sunnah sebagai petunjuk pengembangan riset kimia berbasis wahyu telah dilakukan. Al-Quran dan As-Sunnah merupakan sumber hukum agama dan sains bagi Muslim sehingga dikatakan bahwa dalam Islam tidak terjadi dikotomi antara agama dan sains, justru integrasi agama dan sains. Ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Quran dan As-Sunnah dapat dijadikan sumber gagasan sebagai petunjuk pengembangan riset kimia berbasis wahyu. Pada mata kuliah Keterpaduan IPTEK dan Islam di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo, mahasiswa dilatih menggali gagasan riset kimia dari ayat-ayat Kauniyah dalam Al-Quran dan As-Sunnah menjadi satu makalah ilmiah. Kemampuan mahasiswa Pendidikan kimia secara keseluruhan dalam menganalisis Ayat-ayat Kauniyah ini cukup baik yang dapat diketahui dari menganalisis makalah yang telah disusun secara mandiri, lembar refleksi, dan wawancara.</jats:p

    STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERSIHAN UNIT PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI ASCOTT WATERPLACE SURABAYA

    Get PDF
    The purpose of this paper is to find out how the SOP (Standard Operating Procedure) for cleaning guest units during a pandemic at Ascott Waterplace Surabaya. The author who also works as a Housekeeping Supervisor at Ascott Waterplace Surabaya makes observations of the room attendant and cleaning of apartment units. The author concludes that with the Standard Operational Procedure for Cleaning Units during the covid-19 pandemic at Ascott Waterplace Surabaya, making room attendants or guests feel more secure and comfortable with the implementation of health protocols that have been recommended by the government, and can increase guest trust and satisfaction with services during the COVID-19 pandemic

    Penggunaan low-key lighting dan dolly in untuk membangun mood pada lingkungan dalam film wahyu

    Get PDF
    Film adalah sebuah media yang kompleks yang dapat menggabungkan seluruh unsur seni karena mencakup visual dan audio. Dalam perkembangannya hingga saat ini, film bukan hanya menjadi sebuah media hiburan massal, tetapi juga menjadi sarana pendidikan, iklan, komunikasi, ataupun hanya sebuah dokumentasi pribadi yang dibuat sebagai bentuk ekspresi. Dalam sebuah film, mood terbentuk dari berbagai elemen visual yang masuk dalam satu frame seperti ekspresi aktor, make up dan kostum, tata artistik, dialog, musik, pergerakan aktor dan kamera, jenis shot, dan tata cahaya. Semua elemen tersebut memiliki peran masing-masing dan sangat berperan penting dalam membangun sebuah mood. Tetapi, dalam penulisan kali ini penulis tidak akan membahas seluruhnya, melainkan lebih menekankan pada penggunaan teknik pencahyaan low key dan pergerakan kamera dolly in dalam membangun mood. Dalam sebuah film, perancangan pencahayaan tersebut diatur oleh sinematografer. Sinematografer atau biasa disebut Director Of Photography (DP) adalah tangan kanan sutradara dan penanggung jawab tertinggi departemen visual. Tugas DP adalah mewujudkan visi sutradara dari sebuah naskah menjadi visual, dengan menggunakan elemen-elemen visual seperti pergerakan kamera, tata cahaya, komposisi, pemilihan lensa, warna, mood, dan lainnya. Dalam proses kerjanya sebelum proses produksi, sinematografer membedah naskah bersama dengan sutradara dan departemen kretif lainnya seperti departemen art, sound, visual effect (jika ada), online editor, dan offline editor untuk mencapai kesepakatan visual yang akan diwujudkan. Dalam laporan ini penulis berperan sebagai sinematografer akan membahas tentang penggunaan low-key lighting dan dolly in untuk membangun mood pada lingkungan dalam film Wahyu. Syuting film Wahyu sendiri berlokasikan disebuah rumah kampung, dengan sumber cahaya utama dimalam hari adalah lampu bohlam biasa. Dalam membangun visual ini, penulis menggunakan pendekatan visual realis, dimana menggambarkan mood pada lingkungan dengan menggunakan tata cahaya yang dibuat tidak jauh seperti kondisi aslinya

    IMPLEMENTASI PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK DALAM HUBUNGAN ANTARA PERUSAHAAN DENGAN PEKERJA (STUDI DI PT PETROKIMIA GRESIK)

    No full text
    Wahyu Firmansyah Maarif, Budi Santoso, Zora Febriena Dwithia H.P Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: [email protected] &nbsp; Abstrak Badan usaha milik negara memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan perusahaan badan usaha milik negara sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance)&nbsp; Pada Badan Usaha Milik Negara. Proses implementasi tata kelola perusahaan yang baik tersebut tidak lepas dari peran pekerja. Pekerja tidak hanya berperan sebagai pelaksana perintah perusahaan, namun juga memiliki peran sebagai pemangku kepentingan yang kedudukannya setara dengan perusahaan yang harus dipenuhi segala macam haknya utamanya terkait remunerasi dan kesejahteraan. Hubungan setara antara perusahaan dan pekerja tersebut juga menjadi salah satu indikator dalam penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan perusahaan badan usaha milik negara berdasarkan Keputusan Sekretaris Menteri BUMN Nomor SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi Atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam hubungan antara perusahaan dengan pekerja di PT Petrokimia Gresik terdiri atas kebijakan skema remunerasi bagi pekerja serta pemenuhan hak-hak kesejahteraan pekerja yang telah disesuaikan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik yaitu transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian serta kesetaraan/kewajaran. Hambatan berupa 5 hambatan strategis dan 98 hambatan teknis. Upaya mencegah hambatan didasarkan atas upaya preventif melalui LKS Bipartit dan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, serta upaya untuk mengatasi hambatan dilakukan berdasarkan upaya represif melalui penyediaan aplikasi Petrostar, Mekanisme Keluh Kesah serta penerapan Peraturan Disiplin Karyawan. Kata Kunci: tata kelola perusahaan yang baik, hubungan kerja, hubungan industrial &nbsp; Abstract A State-Owned Enterprise is obliged to implement the principles of good corporate governance in the domain of a company of the enterprise of the state pursuant to the provision of the Regulation of the Ministry of State-Owned Enterprises (henceforth referred to as the Regulation of BUMN Minister) Number PER-01/MBU/2011 concerning the Implementation of Good Corporate Governance in a State-Owned Enterprise (henceforth referred to as BUMN). The process of the implementation of good corporate governance is inseparable from the role of employees. Workers not only do instructions of the company they work at but they also serve as stakeholders that receive remuneration and welfare on equal footing with those of the company. The connection between the company and its employees also serves as the indicator in the implementation of the principles of good corporate governance in the domain of BUMN according to the Decree of the Secretary of BUMN Minister Number SK-16/S.MBU/2012 concerning Indicators/Parameters of Assessment and Evaluation in the Implementation of Good Corporate Governance in BUMN. The research results reveal that the implementation of the principles of good corporate governance in this corporate relation between the company and its employees in the case of PT Petrokimia Gresik involves the policy of remuneration scheme for workers and the fulfillment of welfare rights for workers that have been adjusted to the principles of good corporate governance, namely transparency, accountability, responsibility, independence, and equality/fairness. Furthermore, there are also five hindrances in the strategies and 98 technical hindrances. Preventive measures are taken through LKS Bipartite and the implementation of the Anti-Bribery Management System, while preventive measures take into account Petrostar application, grievance mechanism, and the implementation of Discipline for employees. Keywords: good corporate governance, work relations, industrial relation

    PENERAPAN STRATEGI TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TEMA ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA DI KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH RUMBIO KAB KAMPAR

    Get PDF
    ABSTRAK M.Wahyu Firmansyah,2022:“Penerapan Strategi Take And Give untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Pada Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia di Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Rumbio Kab Kampar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Strategi Take And Give untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada tema organ gerak hewan dan manusia di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Rumbio Kab Kampar . Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang guru dan 20 orang siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Rumbio Kab Kampar. Objek dalam penelitian ini adalah Strategi Take And Give dan kemampuan berfikir kritis siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa penerapan metode Strategi Take And Give dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa. Hal ini diketahui sebelum dilakukan tindakan diperoleh nilai kemampuan berfikir kritis siswa rata-rata mencapai 15% dengan kategori kurang. Kemudian dilakukan tindakan dengan Strategi Take And Give pada siklus I, nilai kemampuan daya ingat siswa sedikit lebih meningkat dengan rata-rata mencapai mencapai 50% dengan kategori kurang, kemampuan berpikir kritis siswa sudah mulai meningkat namun masih belum mencapai indikator yang diharapkan, setelah dilakukan perbaikan pada siklus II kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dengan rata-rata 80% dengan kategori cukup. Artinya sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan Strategi Take And Give dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas V Madrasah Ibtidaiyah Rumbio Kab Kampar. Kata Kunci: Strategi Take And Give, Kemampuan Berpikir Kriti

    Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Sistem Operasi Jaringan Berbasis Mobile Web Untuk Kelas XI SMK Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan

    No full text
    ABSTRAK   Firmansyah, Muhammad Faiz. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Sistem Operasi Jaringan Berbasis Mobile Web Untuk Kelas XI SMK Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.Skripsi. S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Tehnik. Universitas negeri Malang. Pembimbing (1) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom (2) Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.M.T., Ph.D.   Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran, mobile learning, smartphone, media interaktif.   Berdasarkanhasilobservasi yang dilakukanterdapat beberapasiswa yang mendapatnilainilaidibawahStandarKompetensi Minimal (SKM). Disisi lain terdapatpotensi teknologi yang dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran interaktif. Hal itu dibuktikan dengan adanya 80% siswa di sekolah tersebut memiliki ponsel Smartphone. Sehingga dapatdikembangkan sebuah media interaktif yang layak pada mata pelajaran sistem operasi jaringan di SMK. Media yang dikembangkan hendaknya bias diakses dimana saja dan kapan saja serta mengintegrasikan bahan materi ke dalam media pembelajaran. Sehingga media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai suplemen pembelajaran. Pengembangan ini menggunakan model penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket pada uji coba ahli materi dan  ahli media sebagai evaluator serta siswa sebagai uji pengguna. Sedangkan analisi data menggunakan teknik prosentase oleh Akbar dan Sriwiyana. Hasil penelitian media pembelajaran berbasis web pada perangkat bergerak ini dinyatakan sangat valid dengan data akhir sebesar 82.9% dengan rincian data dari validasi ahli materi yaitu 80.0% , validasi ahli media 81.5%, dan siswa 84.3 %. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan valid dan layak untuk digunakan sebagai suplemen dalam kegiatan pembelajaran
    corecore