4,200 research outputs found
Prosedur operasional standar pengarsipan surat kontrak kerja sama di divisi sales Marketing Widya Mandala Hall
Laporan Tugas Akhir ini dibuat dengan tujuan menyusun Prosedur Operasional Standar (POS) pengarsipan yang berlaku di divisi sales marketing Widya Mandala Hall. Laporan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan manajemen Widya Mandala Hall akan Prosedur Operasional Standar pengarsipan surat kontrak kerja sama bagi divisi sales marketing. Dalam laporan akan dijelaskan secara rinci mengenai tujuan pembuatan POS pengarsipan, manfaat pembuatan POS pengarsipan dan prosedur pengarsipan untuk surat kontrak kerja sama. Melalui
pengamatan langsung di lapangan selama kegiatan PKL di Widya Mandala Hall dapat diketahui bahwa manajemen Widya Mandala Hall masih belum mempunyai standar baku untuk sistem pengarsipan. Pengamatan dan studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan informasi yang mendukung dalam laporan tugas akhir ini. Informasi yang digunakan didapat melalui buku, jurnal dan internet. Pembuatan POS ini sangat penting dilakukan untuk menjamin efisiensi, konsistensi, dan akuntabilitas terhadap produktivitas pekerja dan operasional manajemen Widya Mandala Hall. Dengan demikian, diharapkan laporan ini dapat menjadi bahan rekomendasi bagi manajemen dalam pengelolaan arsip di divisi sales marketing Widya Mandala Hall
Pengaruh Cognitive Behavior Therapy Terhadap Kecemasan Dalam Komunikasi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy terhadap Kecemasan dalam Komunikasi pada mahasiswa tingkat akhir. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, yaitu pada angkatan 2015. Pada pelaksanaan penelitian, terdapat penurunan subjek dari 10 orang menjadi 4 orang dikarenakan alasan pribadi. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala Personal Report of Communication Apprehension (PRCA-24) dari McCroskey. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan bentuk one group pretest-postest design, yaitu desain kelompok tunggal tanpa kelompok pembanding. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan uji Wilcoxon t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Cognitive Behavior Therapy tidak mengurangi kecemasan dalam komunikasi secara signifikan pada mahasiswa tingkat akhir (z=-1.604, p=0.109). Namun demikian, CBT cukup mampu menjalankan fungsinya untuk menurunkan kadar kecemasan dalam komunikasi, hal ini ditunjukkan dengan turunnya skor skala Personal Report of Communication Apprehension (PRCA-24) subjek penelitian.Â
THE RELATIONSHIP BETWEEN SMOKING HABITS AND THE INCIDENCE OF CHRONIC URTICARIA IN CIVITAS WIDYA MANDALA CATHOLIC UNIVERSITY SURABAYA
Background: Urticaria is a heterogeneous disease with multiple causative factors. A thorough literature research has revealed a very limited amount of evidence about the effects of smoking and alcohol consumption habits on the clinical characteristics of urticaria.. Atopic allergic which mean urticaria can affect all populations, but is most common in those aged between 20 to >60 years. Smoking has been reported to play a role in the onset of Urticaria. Substances in cigarette smoke can interact with body cells, resulting in the formation of free radicals or Reactive Oxygen Species (ROS).Objective: To see the relationship between smoking habit and the incidence of chronic urticaria among civitas at Widya Mandala Surabaya.Methods: The method used in this study was a case-control study by taking a population of civitas at the Widya Mandala Surabaya who had smoking history from 2020 to 2023. A sample of 94 people was obtained who had met the inclusion and exclusion criteria of the study. The sample of this study was divided into two groups consisting of a case group and a control group.Results: The results of the Contigency Coefficient Correlation test showed a significant p value of 0.031 <0.05, which means that there is an important correlation between smoking and the incidence of chronic urticaria among civitas at the Widya Mandala Surabaya.Conclusion: It is proven that there is a relationship between smoking and the incidence of chronic urticaria in civitas of Widya Mandala Surabaya
TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP PRAKTEK JUAL BELI LAMPU BEKAS DI KECAMATAN BINA WIDYA KOTA PEKANBARU
ABSTRAK
Putri Andriani, 2021: Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Praktek Jual Beli Lampu Bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru
Penelitian skripsi ini membahas tentang jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru. Judul ini penulis angkat dikarenakan dalam praktek jual beli ini adanya ketidakjelasan pada kondisi dan komponen lampu, dimana para pembeli tertarik dengan harga yang murah tanpa memikirkan kualitas maupun kuantitas pada lampu tersebut.
Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana praktek jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru dan bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap praktek jual beli lampu Bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru.
Penelitian ini berbentuk field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru. Dan subjek dari penelitian ini adalah penjual dan pembeli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru, sedangkan objek penelitiannya adalah bagaimana praktek masyarakat dalam jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua penjual dan pembeli lampu bekas. Sampel dari penelitian ini sebanyak 40 orang, yang terdiri dari 10 penjual dan 30 pembeli lampu bekas dengan teknik Accidental sampling. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah data primer, data sekunder dan data tersier. Sedangkan pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Kuisioner, Dokumentasi dan Studi Pustaka. Sedangkan metode analisa yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu data yang berdasarkan ucapan atau tulisan dan prilaku orang-orang yang diamati.
Hasil penelitian ini memaparkan bahwa, praktek jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru ialah adanya ketidakjelasan kondisi sebenarnya lampu tersebut sehingga adanya kemudorotan dari para pembeli. Menurut tinjauan fiqh muamalah mengenai praktek jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru ini tidak sesuai dengan konsep fiqh muamalah. Praktek jual beli lampu bekas di Kecamatan Bina Widya ini terindikiasi kepada kepada jual beli terlarang yaitu jual beli yang tidak jujur. Ketidakjujuran dari pihak penjual maka adanya ketidakridhoan pembeli, jual beli ini mengandung unsur gharar yang mana adanya ketidakjelasan atas objek transaksi serta menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak. Menurut penulis, dalam melakukan jual beli lampu bekas ini seharusnya penjual menjelaskan terlebih dahulu kondisi pada lampu tersebut, dengan begitu pembeli sudah jelas tau bagaimana kondisi lampu yang akan dibeli dan tidak ada ketidakjelasan ataupun ketidakpastian terhadap kualitas dari lampu tersebut. Dan juga, bagi para pedagang lampu bekas agar menyediakan garansi (hak khiyar) kepada pembeli agar tidak ada yang merasa dirugikan atas pembelian lampu bekas tersebut
Hubungan perilaku makan terhadap status gizi remaja putri akhir
Perilaku makan adalah kebiasaan yang berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi. Perilaku makan remaja putri berubah karena melewatkan waktu makan karena jadwal kuliah padat, remaja putri diet ketat, mengurangi asupan makanan, menahan rasa lapar. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku makan terhadap status gizi remaja putri akhir. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Variabel independen perilaku makan dan variabel dependen status gizi. Populasi penelitian seluruh remaja putri akhir usia 18-21 tahun Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya terdiri dari semester 2, 4, 6 besar sampel 84 orang (18-21 tahun) menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen digunakan kuesioner perilaku makan kuesioner EBPQ (Eating Behaviour Pattern Questionnaire) dan pengukuran status gizi dengan IMT (Indeks massa tubuh). Hasil penelitian terdapat perilaku makan tidak sehat berjumlah 51 responden (61%) terdapat 34 responden (40%) memiliki status gizi kelebihan berat badan. Hasil uji Rank Spearman yaitu p=0,003 berarti ada hubungan perilaku makan terhadap status gizi remaja putri akhir. Perilaku makan tidak sehat mempengaruhi status gizi menjadi buruk. Pada remaja terjadi“growth spurt” (pertumbuhan sangat cepat) tingkah laku seperti pola makan ketat, konsumsi makanan kurang sehat terjadi ketidakseimbangan asupan konsumsi, kebutuhan asupan zat gizi menyebabkan masalah status gizi remaja putri akhir
The Correlation between Metacognitive Knowledge and Students’ Reading Comprehension Of Recount Text At The Tenth Grade Of Senior High School Widya Graha Pekanbaru
ABSTRACT
Dewi Putri K P, (2019): The Correlation between Metacognitive Knowledge
and Students’ Reading Comprehension Of Recount
Text At The Tenth Grade Of Senior High School
Widya Graha Pekanbaru.
This research was correlational research. There were 3 formulations of
the problems, they are: (1) how is metacognitive knowledge of the tenth grade
students at Senior High School Widya Graha Pekanbaru (2) how is reading
comprehension of recount text of the tenth grade students at Senior High School
Widya Graha Pekanbaru (3)Is there any significant correlation between
metacognitive knowledge and reading comprehension of recount text of the tenth
grade students at Senior High School Widya Graha Pekanbaru. There are two
variables used in this research. The first is variable X (students’ Metacognitive
Knowledge) and the second is variable Y (students’ Reading Comprehension of
recount text). The subject of this research was the tenth grade students at state
Senior High School Widya Graha Pekanbaru, while the object of this research is
students’ metacognitive knowledge and students’ reading comprehension of
recount text. The population of this research was 22. The researcher took all
students from the total population. To collect the data, the researcher used a
questionnaire to measure the students’ metacognitive knowledge, and a test used
to know the students’ reading comprehension.The technique of analyzing data
was Pearson Product Momen and it was analyzed by using SPSS 19 program.
Based on the data analysis, the researcher concluded that there is a significant
correlation between correlation between Metacognotive Knowledge and Students’
Reading Comprehension Of Recount Text At The Tenth Grade Of Senior High
School Widya Graha Pekanbaru. It was considered from sig. (2-tailed) = 0.000
that was longer than α (0.05). It means that Ha is accepted and Ho is rejected.
From the research findings, it shows that there is a significant correlation between
Metacognotive Knowledge and Students’ Reading Comprehension Of Recount
Text At The Tenth Grade Of Senior High School Widya Graha Pekanbaru.
Keywords: Correlation, Metacognitive Knowledge, Reading Comprehensio
Metode Lagrange dalam Memuluskan Kurva
ix ABSTRAK
Widya Syari Putri S, 2015. Metode Lagrange dalam Memuluskan Kurva. Skripsi. Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Usman dan Syafruddin).
Pemulusan kurva merupakan hal terpenting dalam menganalisis data pada bidang statistik. Sebuah kurva disebut mulus jika kurva yang dibentuk oleh persamaan parametrik ( ) ( ) dengan dan ada dan kontinu pada [ ] dan ( ) dan ( ) tidak sama-sama nol pada selang (a,b). Tujuan dari pemulusan adalah untuk memperkecil keragaman dari data yang tidak memiliki pengaruh sehingga ciri-ciri dari data akan tampak jelas. Di antara metode yang sering digunakan oleh para peneliti adalah metode interpolasi. Interpolasi adalah suatu teknik untuk memperkirakan suatu nilai yang tidak terdapat dalam pengamatan namun masih berada dalam lingkup data pengamatan.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, dengan menggunakan interpolasi Lagrange, semakin banyak titik yang diinterpolasi maka semakin tinggi derajat polinomial yang dibentuk, dan semakin tinggi derajat polinomial yang terbentuk semakin baik kurva yang terbentuk.
Kata Kunci: Interpolasi Lagrange, Kurva Mulu
Pelaksanaan perwalian anak Oleh panti asuhan widya kasih boyolali Berdasarkan hukum yang berlaku di indonesia
Frisca Putri Prihandini, 2008. PELAKSANAAN PERWALIAN ANAK OLEH
PANTI ASUHAN WIDYA KASIH BOYOLALI BERDASARKAN HUKUM
YANG BERLAKU DI INDONESIA. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret
Surakarta.
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui prosedur peralihan
perwalian atas anak dari orang tua kepada Panti Asuhan Widya Kasih Boyolali,
hak dan kewajiban para pihak dalam pelaksanaan perwalian anak pada Panti
Asuhan Widya Kasih Boyolali dan permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan
perwalian anak tersebut serta upaya untuk mengatasinya.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian non doktrinal atau penelitian
hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Apabila dilihat dari sifatnya maka
penelitian ini termasuk penelitian yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitiannya di
Panti Asuhan Widya Kasih Boyolali. Jenis data yang digunakan terdiri dari data
primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi
lapangan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Analisa data menggunakan
teknik analisis data kualitatif dengan model analisa data interaktif.
Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa proses pelaksanaan perwalian
anak pada Panti Asuhan Widya Kasih Boyolali belum sesuai dengan peraturan
dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yaitu dengan adanya penetapan dari
hakim. Peralihan kekuasaan dari orang tua kepada Panti Asuhan terjadi secara
langsung dengan adanya penyerahan anak. Hal ini dilakukan karena dinilai lebih
sederhana tidak memakan terlalu banyak waktu dan biaya. Dengan penyerahan
langsung anak pada Panti Asuhan maka tidak ada suatu putusan hakim atau akta
notaris yang dapat menjadi bukti hak atas perwalian anak oleh Panti Asuhan,
maka hal ini mengakibatkan kurang kuatnya kedudukan Panti Asuhan sebagai
wali atas anak. Dalam terjadinya suatu perwalian pada Panti Asuhan terdapat
beberapa pihak yang terlibat dalam hal ini orang tua yang menitipkan anak, panti
asuhan dan anak yang dititipkan. Masing-masing pihak memiliki hak dan
tanggung jawab dalam pelaksanaan perwalian, kewajiban dan hak para pihak
seharusnya dapat berjalan dengan baik dengan saling menghargai demi tercipta
hasil yang terbaik. Tetapi selain itu, hingga saat ini dirasa masih ada hal-hal yang
menjadi kendala pelaksanaan perwalian anak pada Panti Asuhan Widya Kasih
Boyolali sehingga perwalian tidak bisa berjalan efektif. Hambatan tersebut antara
lain masalah pribadi anak yang berbeda-beda, kurangnya tenaga pendidik di Panti
Asuhan, masalah keuangan serta rumitnya prosedur perwalian dan adopsi anak.
Dan solusi dari hambatan-hambatan yang terjadi dalam perwalian anak adalah
dengan menyederhanakan peraturan tentang perwalian yang terlalu rumit dan
dengan memperluas hubungan dengan berbagai pihak untuk membuka
kesempatan untuk para donatur baik tenaga maupun materi. Diluar semua hal
yang terjadi dalam pelaksanaan perwalian, Panti Asuhan tetap memberikan
manfaat yang sangat besar khususnya bagi anak-anak asuhnya. Dengan adanya
Panti Asuhan, anak-anak tersebut tidak terlantar dan mendapatkan penghidupan
yang layak untuk melanjutkan masa depannya
Gambaran pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker serviks
Kanker serviks merupakan masalah kesehatan pada wanita di dunia khususnya di Indonesia. Kanker serviks merupakan penyakit yang menempati urutan kedua setelah kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan remaja putri tentang penyakit kanker serviks. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian descriptive designe. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester 2 tahun ajaran 2017/2018 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner tentang pengetahuan kanker serviks pada remaja putri. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 80% responden memiliki pengetahuan kanker serviks yang baik. Dapat disimpulkan bahwa keadaan yang menguntungkan ini diharapkan dapat meningkatkan sadar diri dan waspada terhadap kejadian kanker serviks, mengurangi angka kesakitan dan kematian oleh kanker serviks. Saran selanjutnya bagi petugas kesehatan dapat memberikan informasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan deteksi dini kanker serviks melalui kegiatan promosi kesehatan
Proses produksi butter cookies di PT. Garudafood Putra Putri Jaya Driyorejo -Gresik
Biskuit merupakan produk pangan hasil pemanggangan yang terbuat dengan bahan dasar tepung terigu, dengan kadar air akhir kurang dari 5%. Salah satu variasi dari biskuit adalah butter cookies. PT. Garudafood Putra Putri Jaya merupakan salah satu perusahaan yang juga memproduksi butter cookies. Butter cookies yang diproduksi oleh PT. Garudafood Putra Putri Jaya telah memenuhi standar mutu karena telah memiliki izin dari BPOM (Balai Penelitian Obat dan Makanan) yang terbukti dengan terteranya nomor registrasi MD dan telah diterapkannya sistem GMP (Good Manufacturing Practices) serta sistem 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).
Praktek Kerja Industri Pengolahan Pangan pada PT. Garudafood Putra Putri Jaya mulai dilaksanakan antara tanggal 28 Desember 2011 sampai 27 Januari 2012. Pelaksanaan Praktek Kerja Industri Pengolahan Pangan di PT. Garudafood Putra Putri Jaya dilakukan dengan metode wawancara langsung, pengamatan, observasi lapangan, serta berdasarkan hasil dari studi pustaka.
PT. Garudafood Putra Putri Jaya merupakan perusahaan berbentuk perseroan Terbatas (PT). Sumber daya manusia yang terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam proses produksi PT. Garudafood Putra Putri Jaya berjumlah 4.230 orang. Proses pembuatan butter cookies dibagi menjadi tiga lini, yaitu lini stock preparation, lini baking dan lini packaging. Bahan pembuatan butter cookies oleh PT. Garudafood Putra Putri Jaya dibagi menjadi dua, yaitu bahan baku dan bahan pembantu. Pengawasan mutu berdasarkan HACCP dilakukan terhadap bahan baku dan bahan pembantu, proses produksi untuk menghasilkan produk butter cookies yang berkualitas. Sanitasi pabrik juga sangat diperhatikan di PT. Garudafood Putra Putri Jaya agar produk butter cookies yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi
- …
