1,721,098 research outputs found
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS BERDASARKAN SELF EFFICACY SISWA MTs NURUL FALAH SIBIRUANG
ABSTRAK
Wahyu Prasetyo, (2021): Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran
Discovery Learning Terhadap Kemampuan
Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan
Self Efficacy Siswa MTs Nurul Falah Sibiruang
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fakta di lapangan yang menunjukkan
masih terdapat siswa MTs Nurul Falah Sibiruang yang belum optimal memiliki
kemampuan pemahaman konsep matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa
yang memperoleh pembelajaran dengan model pembelajaran Discoveri learning
dengan siswa yang memperoleh model pembelajaran langsung, mengetahui
perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki
Self-Efficacy tinggi, sedang dan rendah pada siswa MTs dan mengetahui pengaruh
interaksi antara model pembelajaran Discoveri learning dengan Self-Efficacy
terhadap kemampuan Pemahaman Konsep Matematis siswa. Penelitian ini
merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah
Faktorial Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas VII MTs Nurul Falah Sibiruang. Sampel dalam penelitian ini adalah
kelas VII.A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.B sebagai kelas kontrol.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster
random sampling, tes & observasi. Pengujian hipotesis dengan teknik analisis data
yaitu uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, data dapat disimpulkan
bahwa: 1) Tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis
antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Discoveri Learning
dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung pada siswa MTs. 2) Tidak
terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang
memiliki Self-Efficacy tinggi, sedang dan rendah pada siswa MTs. 3) Terdapat
pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan self Efficacy siswa terhadap
kemampuan pemahaman konsep matematis pada siswa MTs .
Kata kunci: Penerapan Model Discovery learning, Kemampuan
Pemahaman Konsep Matematis, Self-Efficacy, Quasi
Eksperimen
PENGEMBANGAN KOMIK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH SISTEM KOMUNIKASI OPTIK DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA UNJ
Wahyu Prasetyo, Pengembangan Komik Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Sistem Komunikasi Optik di Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ. Skripsi, Jakarta, Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, 2021. Dosen Pembimbing Dr. Arum Setyowati, S.Pd, M.T dan Dr. Baso Maruddani S.T, M.T.
*ABSTRAK*
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Universitas Negeri Jakarta, serta menguji tingkat kelayakan berdasarkan ahli materi, ahli media dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model Hannafin and Peck yang meliputi; 1) analisis keperluan, 2) desain, 3) pengembangan dan implementasi. Hasil pengembangan media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi optik digunakan pada materi Standar, Arsitektur dan Kalkulasi Daya GPON, Backhaul GPON untuk LTE/LTE-A, dan GPON sebagai Backhaul 5G. Hasil dari penelitian dan pengembangan yaitu 1) media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ yang telah dikembangkan berdasarkan metode Research and Development (RnD) dengan model Hannafin and Peck. Produk yang dihasilkan berupa web komik yang terbagi menjadi 43 halaman dan dapat diakses https://fliphtml5.com/crfdj/oteq. 2) Hasil uji kelayakan oleh ahli materi memperoleh persentase penilaian sebesar 81,6% artinya produk sangat layak. 3) Hasil uji kelayakan oleh ahli media memperoleh persentase penilaian sebesar 95,6% artinya produk sangat layak. 4) uji coba lapangan kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ di mata kuliah Sistem Komunikasi Optik memperoleh persentase penilaian sebesar 85%. Berdasarkan kategori kelayakan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik yang dikembangkan pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran
PENANAMAN NILAI GOTONG ROYONG MELALUI PEMBELAJARAN KOLABORATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA (Studi Deskriptif Kualitatif pada Kelas VIII SMPN 36 Jakarta)
Girimbang Wahyu Prasetyo, Penanaman Nilai Gotong Royong melalui Pembelajaran Kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila (Studi Kualitatif pada Kelas VIII SMPN 36 Jakarta). Skripsi, Jakarta: Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, 2024.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan dan penanaman nilai gotong royong melalui pembelajaran kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikonsepkan oleh guru Pendidikan Pancasila kepada peserta didik kelas VIII di SMPN 36 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data primer didapatkan melalui enam informan peserta didik, satu key informan guru Pendidikan Pancasila. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi penelitian di lapangan. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa guru Pendidikan Pancasila menggunakan pembelajaran kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menerapkan langkah-langkah pada proses pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) guna menanamkan nilai gotong royong kepada peserta didik. Proses penanaman nilai gotong royong yang dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT), ketika pembelajaran berlangsung, peserta didik di dalam kelompoknya menunjukkan: Pertama, peduli terhadap anggota kelompok yang mengalami kesulitan. Kedua, peserta didik sadar akan kemampuan yang dimilikinya. Ketiga, peserta didik mampu berinteraksi dan berdiskusi dengan baik. Keempat, anggota kelompok mampu melakukan kerjasama dengan baik. Kelima, tanggung jawab terhadap pembagian tugas yang didapatkannya dari kelompok belajar.
Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah untuk menanamkan nilai gotong royong kepada peserta didik, guru Pendidikan Pancasila menggunakan model pembelajaran kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT). Pada proses pelaksanaan pembelajaran kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan guna dapat menerapkan proses pembelajaran tersebut. Selanjutnya, melalui langkah-langkah tersebut dapat menumbuhkan kesadaran, kepedulian, interaksi, diskusi, tanggung jawab, dan kerjasama pada dalam diri peserta didik.
Kata Kunci: Penanaman Nilai, Gotong Royong, Pembelajaran Kolaboratif, Teams Games Tournament, Pendidikan Pancasila.
Girimbang Wahyu Prasetyo, Cultivating the Value of Gotong Royong through Collaborative Learning type Teams Games Tournament (TGT) in Pancasila Education Subjects (Qualitative Study in Class VIII of SMPN 36 Jakarta). Thesis, Jakarta: Department of Pancasila and Civic Education, Faculty of Social Sciences, State University of Jakarta, 2024.
The purpose of this study was to determine the implementation process and the cultivation of the value of gotong royong through collaborative learning type Teams Games Tournament (TGT) conceptualised by the Pancasila Education teacher to class VIII students at SMPN 36 Jakarta. This research uses a qualitative approach with descriptive method. Primary data sources were obtained through six student informants, one key informant of Pancasila Education teacher. While secondary data were obtained through literature studies and research documentation in the field. Data collection procedures carried out in this study are observation, interviews, and documentation.
The findings in this study show that Pancasila Education teachers use Teams Games Tournament (TGT) type collaborative learning by applying the steps in the learning process to instil the value of gotong royong to students. Then, when Teams Games Tournament (TGT) type collaborative learning takes place, learners in their groups show: First, caring for group members who have difficulties. Second, learners are aware of their abilities. Third, learners are able to interact and discuss well. Fourth, group members are able to co-operate well. Fifth, responsibility for the division of tasks obtained from the learning group.
The conclusion obtained in this study is to instil the value of gotong royong to students, Pancasila Education teachers use the Teams Games Tournament (TGT) type collaborative learning model. In the process of implementing collaborative learning type Teams Games Tournament (TGT) there are steps that must be taken in order to implement the learning process. Furthermore, through these steps be able to foster awareness, care, interaction, discussion, responsibility, and cooperation in students.
Keywords: Value Planting, Mutual Cooperation, Collaborative Learning, Teams Games Tournament, Pancasila Education
MANAJEMEN PEMASARAN SEBAGAI STRATEGI DAKWAH DI SMP ISLAM TERPADU ABU BAKAR YOGYAKRTA
Wahyu Prasetyo, “Manajemen Pemasaran Sebagai Strategi Dakwah di
SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta”, Yogyakarta : Program Studi
Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan
Kalijaga Yogyakarta, 2019.
Penelitian ini berawal dari pengamatan singkat peneliti terhadap animo
masyarakat kelas menengah ke atas yang cukup tinggi untuk menyekolahkan
anaknya di SMP IT Abu Bakar Yogyakarta. Kemudian berdasarkan kertarikan
tersebut serta kajian terhadap beberapa hasil penelitian terdahulu, maka penulis
menetapkan judul “Manajemen Pemasaran Sebagai Strategi Dakwah di SMP
Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengelolaan sekolah secara umum, manajemen pemasaran, dan
strategi dakwah yang diterapkan oleh SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta.
Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk menjadi pembelajaran positif bagi
seluruh madrasah khususnya, dan seluruh lembaga pendidikan di Indonesia
umumnya, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi keilmuan Manajemen
Pendidikan Islam.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah seluruh pendidik
dan tenaga kependidikan di SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta, namun
dalam proses pengambilan data peneliti menetapkan beberapa narasumber yang
dianggap telah memenuhi kualifikasi tertentu yang ditentukan. Pengumpulan data
pada penelitian ini menggunakan teknik observasi non participatory, wawancara
mendalam, dan deksripsi dokumentasi.
Hasil penelitian terdiri dari tiga hal yaitu Pertama, pengelolaan yang
dilakukan oleh SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta adalah diawali dengan
koordinasi antara pihak sekolah dengan pihak yayasan untuk membahas standar
biaya umum, dilanjutkan dengan evaluasi diri sekolah, terakhir dibahas dalam
bentuk rapat kerja dan rapat koordinasi. Perencanaan yang dilakukan dibagi
menjadi tiga, yaitu perencanaan tahunan, perencanaan semester, dan perencanaan
semi incidental. Pengorganisaian dilakukan dengan membentuk struktur dan sub
struktur untuk membagi habis setiap tugas kepada personalia yang ada dengan
mempertimbangkan kapasitas dan kesibukannya. Pelaksanaan dilakukan dengan
prinsip ikhlas dan professional, sedangkan pengawasan dilakukan terhadap
kegiatan sekolah, terhadap kinerja kepegawaian terhadap siswa. Kedua, manjemen
pemasaran yang dilakukan oleh SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta
adalah dengan membentuk tim khusus yang betugas untuk mempromosikan
keunggulannya berupa program tahfidz, integrasi kurikulum nasional dengan
kurikulum sekolah, konsep Boarding School dan Full Day School, dan
kompetensi lulusan yang memiliki kualitas akademik, sosial, dan agama sekaligus
terhadap masyarakat menggunakan media online dan offline, sosialisasi langsung,
dan program Kuliah Kerja Dakwah. Ketiga, strategi dakwah yang dilakukan oleh
SMP Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta dibagi tiga, yaitu terhadap siswa
melalui proses pengajaran dan Bina Pribadi Islam, terhadap orang tua atau wali
siswa melalui kegiatan parenting, dan terhadap masyarakat melalui program
Kuliah Kerja Dakwah (KKD)
PEMBINAAN PRESTASI CLUB FUTSAL BINTANG 9 KABUPATEN GRESIK
ABSTRACT
THE FOSTERING ACHIEVEMENT OF BINTANG 9 FUTSAL CLUB GRESIK REGENCY
Name: Tony Wahyu Prasetyo
SRN: 09060484056
Study Program: Bachelor
Major: Education of Health and Recreation
Faculy: Sport Science
Institution Name: State University of Surabaya
Advisor: Roy Januardi Irawan, S.Or. M.Kes
Everyone needs exercise to make balance between body and suply that someone eats everyday. Besides, exercise also become people media in having recreation and entertainment which can make healty body. Exercise is not limited by people age. It means, old people and young people still need exercise in stabilizing their health. For young people, the most popular sport nowdays is futsal. Many futsal clubs reach their achievement in competition which they join. One of the futsal club is Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency which is being the object of this research with fostering achievement as it’s focus.
In this research, the researcher used descriptive qualitative method. Descriptive means giving description about the condition of something objectively. Whereas qualitative means procedure of the research which produce words both spoken and written as the result about people act that is being observed. In this research, the researcher used 2 steps in gathering the data, those were; obseration and interview.
Based on the research which was done by the researcher in the fostering achievement of Bintang 9 futsal club Gresik Regency. The researcher got the data as follows:
1. The coach recruitment must has sertificate from Indonesian Football Association of Gresik. The coach must has good tallent and experience in guiding school extracuricular. Then, the team must be the winner in competition or tournamen which the school join.
2. The athletes recruitment process in Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency is done by 2 systems.
3. The exercise and fostering achievement programs given by the coach in Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency are chategorized as a simple practice such as: control, passing, dribble and shooting are given in more duration.
4. The falities which is belong to Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency are nice and complete, those are: the yard which is located in Nicky Sport Center Paras Benjeng as the place of practicing. The Club also has some supporting equipment such as: 13 balls, 2 small wickets, 10 cones, and 10 pairs of vest.
5. The finance income of Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency is from 2 sponsorship those are Sport Cellular and Sport Apotek. Each gives amount of money with nominal Rp. 2.000.000 per month. Besides, other finance is from caretaker and athletes contribution.
Therefore, it can be concluded that Fostering Achievement of Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency starts at good recruitment process, exercise and fostering achievement by qualified coaches, good finance income and sufficient facilities can improve the achievement of the club.
Keywords: Fostering achievement, Bintang 9 Futsal Club Gresik Regency
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGARUH HARGA, KUALITAS PELAYANAN, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (Studi Kasus CV. Biru Atma Jaya di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung)
Skripsi dengan judul " Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan,
Dan Word Of Mouth Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus: Cv.
Biru Atma Jaya Di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru
Kabupaten Tulungagung)" ini ditulis oleh Wahyu Prasetyo, NIM
126405211056, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Jurusan
Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Pembimbing Dr. Nur Aziz Muslim, M.H.I.
Kata Kunci: Harga, Kualitas Pelayanan, Word of Mouth, Kepuasan
Pelanggan
Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya toko
print disekitar kampus UIN Tulungagung di desa Plosokandang
Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, yang menciptakan tantangan
bagi Cv. Biru Atma Jaya Tulungagung dalam mempertahankan dan
meningkatkan pangsa pasarnya. Situasi persaingan yang ketat ini
mendorong kebutuhan akan strategi inovatif untuk mengembangkan
usaha serta meningkatkan penjualan dan keuntungan toko.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Apakah
harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Cv Biru Atma Jaya?.
(2) Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan
pelanggan Cv Biru Atma Jaya?. (3) Apakah word of mouth
berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Cv Biru Atma Jaya?. (4)
Apakah harga, kualitas pelayanan, dan word of mouth secara simultan
berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Cv. Biru Atma Jaya
Tulungagung?
Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan
kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan skala yang
digunakan skala likert. Sumber data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data primer. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96
responden dengan teknik pengambilan data dalam penelitian ini
melalui penyebaran kuesioner. Penelitian menggunakan uji validitas,
uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji F, uji
T dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Harga tidak
berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan di CV. Biru Atma
Jaya, tetapi kualitas produk, pelayanan, dan citra merek lebih
berpengaruh. (2) Kualitas pelayanan (ketepatan waktu, keramahan,
fasilitas, dan responsivitas) berdampak positif terhadap kepuasan
pelanggan. (3) Word of Mouth (rekomendasi langsung/media sosial)
membentuk ekspektasi pelanggan dan memengaruhi kepuasan
mereka. (4) Secara simultan, harga, kualitas pelayanan, dan word of
mouth bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan
pelanggan, meskipun harga sendiri tidak signifikan
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
