479 research outputs found
PENGARUH PARTISIPASI ANGGOTA DAN KINERJA PENGURUS TERHADAP KEPUASAN ANGGOTAKOPERASI UNIT DESA (KUD) MARGODADI DESA SUKAMAJU KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
ABSTRAK
PENGARUH PARTISIPASI ANGGOTA DAN KINERJA PENGURUS
TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI UNIT DESA (KUD)
MARGODADI DESA SUKAMAJU KECAMATAN SINGINGI HILIR
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
VERI SETIAWAN
11970113845
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi anggota dan kinerja pengurus terhadap kepuasan anggota pada Koperasi Unit Desa Margodadi Desa Sukamaju Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota pada Koperasi Unit Desa Margodadi Desa Sukamaju Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Sampel yang digunakan adalah anggota Koperasi Unit Desa Margodadi yang berjumlah 60 orang. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda melalui program SPSS versi 23. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa uji t variabel partisipasi anggota dan kinerja pengurus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota pada Koperasi Unit Desa Margodadi Desa Sukamaju Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Dengan menggunakan uji F variabel partisipasi anggota dan kinerja pengurus berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan anggota. Semantara itu nilai R square sebesar 0,933, Hal ini menunjukkan bahwa variabel partisipasi anggota dan kinerja pengurus secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 93,3% terhadap kepuasan anggota, sedangkan sisanya sebesar 6,7 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Partisipasi Anggota, Kinerja Pengurus dan Kepuasasan Anggot
'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)
In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill
Personal Branding of Da'wah Ustadz Luqmanul Hakim on Instagram @luqmanulhakimpontianak Account
Personal branding is a process by which humans are seen and valued as a brand Personal branding is the process by which individuals are perceived and evaluated as a brand by their target market. It is also the art of attracting more clients by actively shaping public perception. One way to build public perception is through da’wah. In establishing personal branding for da’wah, one effective method is utilizing social media, particularly Instagram. The purpose of this research is to understand the personal branding of Ustadz Luqmanul Hakim. The author used a descriptive qualitative research method, where data was collected in the form of images or words. This research applies the theory proposed by Peter Montoya, which states that personal branding is considered successful if it fulfills eight concepts: Specialization, Leadership, Personality, Distinctiveness, Visibility, Unity, Persistence, and Good Reputation. The results of this study indicate that all eight concepts of personal branding described in Peter Montoya's theory are present and observable in each of Ustadz Luqmanul Hakim's Instagram posts. The application of personal branding concepts on Instagram has allowed Ustadz Luqmanul Hakim to specialize in his da’wah theme, which is charity. In terms of leadership, he successfully encourages the public to honor orphans. His personality is good, dignified, and humble. His distinctiveness lies in his language and attire. He promotes his preaching consistently on Instagram to ensure visibility. Unity is reflected in how he practices what he preaches in his daily life. He demonstrates persistence by continuing his preaching efforts even in remote areas. By doing all of this, Ustadz Luqmanul Hakim has earned a good reputation in the eyes of the public.
Â
Keywords: Personal branding, Ustadz Luqmanul Hakim, Da'wah and Instagram
KEBIJAKAN EKONOMI DAN POLITIK PERDANA MENTERI SJAHRIR 1945-1947
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui latar Belakang kehidupan Sjahrir, (2) Mengetahui kondisi ekonomi politik Indonesia masa awal kemerdekaan, (3) Mengetahui kebijakan ekonomi dan politik yang dijalankan Sjahrir.
Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian sejarah Kuntowijoyo yang terdiri dari lima tahapan. Tahapan pertama adalah penentuan topik. Berikutnya adalah pengumpulan sumber berupa sumber primer maupun sumber sekunder. Ketiga adalah verifikasi yakni peneliti perlu melakukan kritik ekstern maupun intern terhadap sumber yang diperoleh. Selanjutnya adalah interpretasi, yaitu proses penafsiran terhadap fakta-fakta sejarah yang telah ditemukan. Tahapan terakhir adalah historiografi dimana peneliti harus menyusun fakta-fakta sejarah yang diperoleh dan disajikan menjadi cerita sejarah yang tersusun secara kronologis.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Sjahrir lahir pada tanggal 5 Maret 1909 di Padang Panjang. Sejak usia muda Sjahrir sudah aktif dalam berbagai pergerakan nasional (2) Kondisi ekonomi dan politik Indonesia pada awal kemerdekaan terpuruk akibat hiperinflasi dan blokade ekonomi oleh Belanda. Situasi politik masa awal kemerdekaan tidak stabil karena adanya tantangan dari kelompok Persatuan Perjuangan (PP) dan Belanda yang ingin kembali menguasai Indonesia. (3) Kebijakan ekonomi dan politik yang dijalankan Sjahrir antara lain membentuk badan-badan usaha untuk menangani masalah sektor ekonomi Indonesia, menerbitkan ORI, diplomasi beras ke India, serta ratifikasi Perjanjian Linggarjati.
Kata Kunci: Sjahrir, Kebijakan, Ekonomi, Politik, 1945-1947
EKSISTENSI PERAN HUMAS (PUBLIC RELATIONS) PERGURUAN TINGGI SWASTA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Peran humas menjadi sangat penting dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean
(MEA), itu terjadi karena meningkatnya kompetisi antar perguruan tinggi di dalam maupun luar
negeri, berkembangnya media massa cetak dan eletronik, kristisnya pandangan masyarakat
terhadap perkembangan pendidikan tinggi dan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dan
daerah yang terkait dengan masyarakat, pendidikan dan perguruan tinggi, menyebabkan
perguruan tinggi harus mengkemas informasi yang di sampaikan pada publik agar publik dapat
memperoleh pemahaman yang jelas dan mendukung berbagai kebijakan dan produk yang
dihasilkan suatu perguruan tinggi. Persoalan kehumasan yang dihadapi oleh sebuah perguruan
tinggi swasta, yang nantinya akan ikut berkompetisi dalam pasar tunggal Asean Economic
Communitiy (AEC) ialah jasa di bidang pendidikan, termasuk pendidikan tinggi, jasa tenaga
kerja, dan lain sebagainya.Dengan demikian dapat dihasilkan suatu program kerja bidang
kerjasama luar negeri, kehumasan yang tidak saja sejalan dengan visi dan misi perguruan tinggi
tetapi juga misi pokok Humas perguruan tinggi yaitu membangun image positif, menumbuhkan
komunikasi yang sinergis antara perguruan tinggi dengan masyarakat dan membangun institusi
yang responsif terhadap dinamika Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Kata kunci: Peran, Humas, Perguruan Tiggi Swasta, ME
الجناس و الطباق في سورة الأعراف الكريمة
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja macam – macam Jinas dan Thibaq dalam surat Al-A’raf dan penulis juga ingin membuktikan bahwa dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali lafadz dan makna yang terkandung dalam Al-Qur’an salah satunya yaitu dalam surat Al-A’raf. Dalam pembahasan ini peneliti menggunakan Surat Al-A’raf sebagai objek kajian yang dimana surat Al-A’raf ini surat yang ke – 7 dalam urutan Al-Qur’an، dan terdapat didalamnya 206 ayat termasuk surat makkiyah kecuali ayat 163 – 171. Nama Al-A’raf sendiri di ambil dari nama Al-A’raf di dalamnya. Al-A’raf sendiri adalah batasan atau jarak antara surga dan neraka. Surat ini turun untuk menceritakan kisah para nabi dan penjelasan pokok pokok aqidah. Oleh sebab itu peneliti ingin mengkaji tentang lafadz dan makna dalam surat Al-A’raf. Dan dari latar belakang di Atas peneliti tertarik akan meneliti tentang Jinas & Thibaq yang tergolong dari muhassanatul lafdziyah & muhassanatul maknawiyah dengan rumusan : 1. Apa saja macam-macam Jinas di dalam surat Al-A’raf ? 2. Apa saja macam-macam Thibaq di dalam surat Al-A’raf ? Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yaitu menganalisis Al-Qur’an Surat Al-A’raf dengan cara mengumpulkan kalimat – kalimat apa saja yang temasuk jinas dan thibaq. Langka-langkah dalam menganalisis tersebut yaitu pertama harus mengetahui makna dan maksud dalam kalimat tersebut kemudian mengumpulkan dan mengklasifikasikan mana saja yang termasuk jinas dan thibaq. Setelah peneliti melakukan langkah-langkah tersebut peneliti menemukan 29 Jinas & 26 Thibaq. Di antaranya 4 jinas tam 8 jinas ghiru tam dan 17 mulhaq jinas، kemudian 26 thibaq salb dan 4 thibaq ijab
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KOMIK DIGITAL DALAM PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMK
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui media pembelajaran sejarah yang digunakan selama ini di SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, 2) Menghasilkan produk berupa komik digital berjudul ‘Sang Penerbang’ dengan materi sejarah perjuangan ‘Bapak Penerbang Indonesia’ yakni Agustinus Adisutjipto, 3) Mengetahui tingkat efektivitas media pembelajaran sejarah berbasis komik digital untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik SMK Penerbangan AAG Adisutjipto.
Desain pengembangan media pembelajaran sejarah berbasis komik digital ini disusun berdasarkan prosedur ADDIE yang terdiri dari 5 (lima) tahapan yang meliputi analisis dalam studi pendahuluan, pembuatan desain media pembelajaran pengembangan media pembelajaran, penerapan media pembelajaran, dan yang terakhir adalah tahapan evaluasi. Dalam pengembangan media pembelajaran sejarah berbasis komik digital ini juga dilaksanakan uji keefektifan media pembelajaran sejarah berkaitan dengan peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik SMK. Kelayakan media diukur menggunakan skala Likert mulai dari 1 sampai dengan 5, sedangkan uji keefektifan media menggunakan uji Uji T Independent Sample T Test pada program SPSS versi 2.0
Penelitian menunjukkan hasil: 1) Pembelajaran sejarah yang dilakukan masih kurang penggunaan media pembelajaran interaktif, guru lebih sering menggunakan owerpoint dan buku teks yang membuat siswa kurang antusias, 2) Pembuatan media pembelajaran berbasis komik melalui tahapan penyusunan media pembelajaran, pengumpulan bahan pustaka, penyusunan materi sesuai KI dan KD, pembuatan storyboard, serta pengujian produk secara internal, 3) Minat siswa kelas X terhadap pelajaran sejarah setelah menggunakan media komik digital mendapatkan respon positif dengan prosentase sebesar 84,7%. Hasil angket minat belajar menjelaskan bahwa siswa lebih berminat mengikuti pembelajaran sejarah dengan menggunakan media pembelajaran komik digital. Peningkatan hasil berdasarkan hasil uji t pada t-test for Equality Means pada baris bagian atas (equal variance assumed) menunjukkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,971 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Kata kunci: media pembelajaran, sejarah, komik digital, minat belajar, hasil belaja
Slank, Musik, dan Kepentingan
Selama ini kita salah memandang musik hanya sebagai sebuah peristiwa seni yang netral dan tanpa bias. Musik sejak awal harus diklasifikasikan dalam dua kategoriberbeda. Pertama, ia adalah sebentuk karya seni bunyi yang dinikmati sisi estetisnya. Ide penciptaan bisa berasal dari mana saja, tapi tujuannya tetaplah memberi kenikmatan estetis pada pendengar. Kedua, karena kodratnya yang demikian, musik seringkali digunakan sebagai katalisator dalam menyampaikan pesan-pesan tertentu. Artinya musik tidak lagi netral, tapi berpihak. Hal itulah yang membedakan musik dengan kicauan burung. Sama-sama indah, tapi yang satu tak bisa disebut musik. Musik itu dilandasi dengan aspek kesengajaan, tidak hadir secara spasial. Kesengajaan maksud inilah yangdiperdebatkan, menempatkan musik “dalam bingkai kepentingan”. Tapi mari, walaupun sulit, kita lepaskan keterkaitan musik dengan penciptanya. Lepaskan musik dari beban-beban kepentingan musisinya. Biarkan bunyi musik itu mengalun, dinyanyikan, dan disenandungkan dalam peluh perjuangan mencari keadilan. Death of the author, adagium lawas bilang demikian. Tak ada salahnya kita tetap menyanyikan lagu-lagu Slank bertema sosial, kritikan, bahkan kebencian pada korupsi dengan lantang. Barangkali kini, yang menyanyikan itu semua bukan lagi Slank, tapi kita
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR
Permasalahan yang sering terjadi saat proses pembelajaran berlangsung ialah banyaknya peserta didik yang tidak mau memperhatikan pelajaran yang disampaikan guru. Hal tersebut dikarenakan minat peserta didik terhadap pelajaran itu sangat sedikit. Minat peserta didik yang tergolong sedikit dikarenakan siswa tidak menyukai plajaran yang akan dipelajari. Untuk menumbuhkan minat sehinnga siswa dapat berminat dengan pelajaran tersebut. Yang diharapkan  dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning yang menekankan pemahaman dan ide siswa akan berminat mengikuti pelajaran dengan baik sehingga prestasi belajar yang diharapkan pun dapat tercapai
Marketing Strategy and Political Public Relation in the Election
Marketing and public relations have a lot in common. So is
marketing in various fields including the field of politics. The
similarities we can pull and explore the difference with the
difference between disciplines namely: marketing and public
relations. This is reflected both in theory and practice. There are
similarities and subsequently there. We can gain that distinction
through the closer integration of political marketing, political
public relations theory, and research. As a public relations
practitioner we solution be able reserves to distinguish the second
difference". Although political marketing and public relations
politics use the same tools of communication and have the same
goals as well, there are fundamental functional subsequently
both from concepts, practices, and their relationship with the
public. The debate between the function of marketing and public
relations is word happening to this day. There are the same
researchers and there are also cons with screened opinion. IMC
(Integrated Marketing Communication), public relations will
become IC (Integrated Communication) is functions much
different and wider. If proven on the concept of MPR
(Marketing Public Relation), Public Relations has a more
sophisticated concept that is CPR (Communication Public
Relation).
Keywords: Marketing, Public Relations Politic
- …
