1,622 research outputs found

    MEDIA Pembelajaran Geoboard Meningkatkan Pemahaman Keliling Bangun Datar Siswa Kelas V SDN Tlogomas 2

    No full text
    Media pembelajaran geoboard (papan berpaku) adalah media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika pokok bahasan bangun datar di jenjang sekolah dasar. Media ini berupa papan peragaan dengan bentuk yang menarik dengan berbagai hiasan berwarna-warni. Karena media ini dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam belajar utamanya pada materi keliling bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman cara penggunaan media pembelajaran geoboard dan cara menghitung keliling bangun datar menggunakan media tersebut di SDN Tlogomas 2 pada kelas V-B. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasa kesulitan saat melakukan penghitungan keliling bangun datar, namun mereka sudah paham pada rumus yang harus digunakan untuk menghitung keliling bangun datar. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media geoboard dapat membantu siswa memahami materi keliling bangun datar

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA TENTANG LUAS BANGUN DATAR MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS V SD NEGERI 101880 TANJUNG MORAWA

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar, hasil belajar afektif, dan hasil belajar psikomotorik siswa pada pembelajaran Matematika tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual di kelas Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa sebanyak 28 orang, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik pengupulan data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan tes tentang Luas Bangun Datar, angket belajar afektif, dan belajar psikomotorik siswa. Selain itu, dilakukan juga obeservasi terhadap guru tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terjadi peningktan hasil belajar siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual.  Nilai rata-rata kelas  mengalami peningkatan dari  60,71 pada siklus I  menjadi  79,96 pada siklus II, sedangkan ketuntasan kelas mengalami peningkatan dari 60,71% pada siklus I dan menjadi 85,71% pada siklus II; (2) hasil belajar afektif siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa terhadap pembelajaran tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual adalah baik dan mengalami peningkatan dari 78,97% pada siklus I menjadi 89,28% pada siklus II. Hal tersebut menunjukkan siswa bersikap baik dan memiliki minat yang tinggi terhadap pembelajaran, dan ; (3) hasil belajar psikomotorik siswa Kelas V SD Negeri 101880 Tanjung Morawa tentang Luas Bangun Datar melalui pendekatan kontekstual juga mengalami peningkatan dari 85,71% pada silkus I menjadi 96,42% pada siklus II. Hal tersebut menunjukkan siswa sangat aktif mengikuti pembelajaran tentang Luas Bangun Datar

    PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW) DENGAN MEDIA BANGUN DATAR DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA TENTANG SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 JATISARI

    No full text
    Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar; (2) meningkatkan pembelajaran matematika tentang sifat-sifat bangun datar siswa kelas V SDN 2 Jatisari tahun ajaran 2014/2015; dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan model Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Jatisari tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Validitas data menggunakan teknik triangulasi yang berupa triangulasi sumber data dan teknik pengumpulan data. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari guru, siswa, dan observer. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan wawancara. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar dilaksanakan melalui empat langkah, yaitu: (a) kegiatan pendahuluan/persiapan; (b) kegiatan inti/menyampaikan bahan ajar; (c) kegiatan inti/pelatihan keterampilan think talk write; (d) kegiatan penutup/ mempresentasikan hasil diskusi; (2) penerapan model Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar dapat meningkatkan pembelajaran matematika di kelas V. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan ketuntasan pembelajaran pada tiap-tiap siklus yang mencapai KKM ≥75. Persentase ketuntasan pembelajaran pada siklus I mencapai 62,07%, siklus II mencapai 82,76% dan siklus III mencapai 89,66%; dan (3) kendala penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar yaitu: (a) siswa kurang memanfaatkan kesempatan untuk bertanya pada guru tentang hal-hal yang belum dipahami; (b) pemberian motivasi masih kurang; (c) siswa kurang memperhatikan kegiatan pembelajaran,. Solusi untuk mengatasi kendala tersebut yaitu: (a)mendorong siswa agar memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk bertanya pada guru tentang hal-hal yang belum dipahami; (b) guru menambah motivasi kepada siswa; (c) guru senantiasa mengkondisikan siswa agar fokus pada materi. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan media bangun datar dapat meningkatkan pembelajaran matematika tentang sifat-sifat bangun datar pada siswa kelas V SDN 2 Jatisari tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci: TTW, Media Bangun Datar, Pembelajaran, Matematik

    PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PIE MENGGUNAKAN MEDIA TANGRAM PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS V SD NEGERI DAHANREJO

    No full text
    Pengalaman belajar akan terbentuk apabila peserta didik ikut terlibat dalam aktivitas belajarnya. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran PIE dengan menggunakan media tangram sehingga peserta didik dapat membangun definisi pemikirannya dengan baik yang meliputi predict, investigate, dan explain dalam menyusun semua bangun datar dari media tangram tersebut menjadi bentuk bangun datar yang lebih besar agar memudahkan peserta didik dalam mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, aktivitas peserta didik, ketuntasan belajar peserta didik, respon peserta didik setelah melakukan penerapan metode pembelajaran PIE menggunakan media tangram pada materi bangun datar kelas V SDN Dahanrejo. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif, dengan desain one shot case study. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Dahanrejo yang berjumlah 30 peserta didik dan guru pengajar. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu metode observasi, metode tes, dan metode angket. Instrumen penelitian ini berupa lembar pengamatan, lembar tes, dan lembar angket respon peserta didik. Hasil dan analisis data diperoleh adalah (1) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menerapkan metode pembelajaran PIE menggunakan media tangram pada materi bangun datar dikategorikan sangat baik karena diketahui bahwa rata-rata nilai dari seluruh pertemuan adalah 88,75; (2) aktivitas peserta didik dalam pembelajaran termasuk dalam kategori baik karena rata-rata nilai aktivitas dari seluruh pertemuan adalah 81,25; (3) ketuntasan belajar klasikal peserta didik tercapai dengan prosentase 90%; (4) peserta didik memberikan respon sangat senang terhadap penerapan metode pembelajaran PIE menggunakan media tangram pada materi bangun datar dengan rata-rata skor penilaian respon yang dicapai yaitu 127,14

    PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD

    No full text
    Abstract: Application Model Type STAD Cooperative Learning in Increasing up flat in fifth grade elementary school. This study aims to: (1) improve the learning up flat in Elementary School fifth grade using STAD cooperative learning, (2) describe the challenges and solutions STAD cooperative learning in the learning improvement up flat in fifth grade elementary school. This research is a classroom action research was conducted in three cycles, each cycle includes the planning, implementation, observation and reflection. Techniques of data analysis consists of three components: data reduction, data display, and conclusion. The results show that the application of cooperative learning model to improve learning STAD up flat in fifth grade Elementary School. Keywords: STAD, learning up flat   Abstrak: Penerapan Model Kooperatif Tipe STAD dalam Peningkatan Pembelajaran Bangun Datar di Kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pembelajaran bangun datar di kelas V SD dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD, (2) mendeskripsikan kendala dan solusi pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam peningkatan pembelajaran bangun datar di kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik analisis data terdiri dari tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pembelajaran bangun datar di kelas V SD.   Kata kunci: STAD, pembelajaran bangun data

    Efektivitas Media Kuartet Terhadap Hasil Belajar Bangun Datar Sederhana Pada Peserta Didik Kelas V SD Inpres 1 Kotaraya

    No full text
    Skripsi ini berjudul Efektivitas Media Kuartet Terhadap Hasil Belajar Bangun Datar Sederhana Pada Peserta Didik Kelas V Sd Inpres 1 Kotaraya. Adapun rumusan masalah yaitu Apakah media kuartet efektif terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran bangun datar sederhana di kelas V SD Inpres 1 Kotaraya

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Kelas V Memakai LKPD PMRI

    No full text
    Permasalahan yang ditemukan sesuai observasi di dalam kelas ditemukan sebagian siswa belum pahami konsep bangun datar secara detail. Ditemukan juga siswa belum memvisualisasikan konsep bangun datar di kehidupan sehari-hari dan guru hanya menyuruh siswa menghapalkan rumus tanpa memperhatikan pemahaman konsep mereka. Studi ini tujuannya guna mendeskripsikan penerapan dari lembar kerja peserta didik pendidikan matematika relistik Indonesia (LKPD PMRI) guna tingkatkan hasil belajar matematika, khususnya pada materi bangun datar. Studi ini termasuk pada Penelitian Tindakan Kelas yang tersusun atas 2 siklus dengan 4 tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dianalisis memakai metode deskriptif, mencakup perhitungan rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal. Penelitian dilakukan di SDN 127 Palembang dengan subjek kelas V yang berjumlah 26 siswa, dan objek penelitian adalah LKPD PMRI. Hasil belajar siswa meningkat dari 38% pada prasiklus menjadi 58% di siklus I, dan 85% di siklus II, memperlihatkan penggunaan LKPD PMRI efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas V

    PEMANFATAN MICROSOFT POWER POINT PADA PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V

    No full text
    Abstrak : Pemanfaatan Microsoft Power Point Pada Pembelajaran Luas Bangun Datar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Pemanfaatan microsoft power point dalam pembelajaran luas bangun datar untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 03 Pontianak Selatan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan adanya peningkatan kemampuan kinerja guru dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada siklus I 2,52 dan pada siklus II sebesar 3,12, sehingga terjadi peningkatan sebesar 0,6. Pelaksanaan Pembelajaran pada siklus I 2,54 pada siklus II menjadi 3,04 sehingga terjadi peningkatan sebesar 0,5. Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai 72,42 , pada siklus II menjadi 93,23 sehingga peningkatan sebesar 20,81 artinya bahwa dengan media power point slide show pada pembelajaran luas bangun datar trapesium dan layang-layang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa kelas V C SDN 03 Pontianak Selatan yang semakin meningkat. Kata Kunci: Microsoft Power point, Luas Bangun Datar, Hasil belajar Abstract : Utilization of Microsoft Power Point In Learning Area Build Flat To Improve Student Results Class V. The purpose of this study is to describe the use of microsoft power point in learning broad flat up to improve student learning outcomes SDN grade 03 South Pontianak . The research method used is descriptive method . Based on the results of this study concluded the increased performance capabilities of teachers in lesson plan ( RPP ) 2.52 in the first cycle and the second cycle was 3.12 , resulting in an increase of 0.6 . Learning Implementation in the first cycle of 2.54 to 3.04 in the second cycle so that an increase of 0.5 . Improving student learning outcomes in the first cycle with a value of 72.42 , with a 93.23 second cycle so that an increase of 20.81 means that the media power point slide show on the learning trapezoidal broad flat wake and kite can affect student learning outcomes classroom VC SDN 03 South Pontianak increasing. Keywords : Microsoft Power Point , Broad Build Datar , learned Result

    PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION(RME) DENGAN MEDIA MODEL BANGUN DATAR DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 DEPOKREJO TAHUN AJARAN 2016/2017

    No full text
    Ambar Sulistiyarini. PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DENGAN MEDIA MODEL BANGUN DATAR DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 DEPOKREJO TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2016. Tujuan Penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar dalam peningkatan hasil belajar sifat-sifat bangun datar, (2) meningkatkan hasil belajar sifat-sifat bangun datar melalui penerapan pendekatanRME dengan media model bangun datar, (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar dalam peningkatan hasil belajar sifat-sifat bangun datar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan lima kali pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan nontes. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan validitas isi. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar yang tepat yaitu: (a) memahami masalah kontekstual dengan memperkenalkan media model bangun datar, (b) menjelaskan masalah kontekstual menggunakan media model bangun datar, (c) menyelesaikan masalah kontekstual dengan menggunakan media model bangun datar, (d) membandingkan dan mendiskusikan jawaban dengan menggunakan media model bangun datar, (e) menyimpulkan dengan media model bangun datar; (2) penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar sifat-sifat bangun datar siswa kelas V SD Negeri 1 Depokrejo tahun ajaran 2016/2017 yaitu pada siklus I persentase siswa yang tuntas mencapai 80,77%, siklus II 88,46%, siklus III 92,31%; (3) kendala dalam penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar yaitu: guru belum maksimal dalam membimbing diskusi dan hanya beberapa siswa aktif ketika mengikuti diskusi. Adapun solusi untuk mengatasi kendala-kendala tersebut yaitu hendaknya guru memberikan bimbingan secara menyeluruh kepada siswa dan memberi kesempatan kepada semua siswa untuk aktif bertanya dan mengeluarkan pendapatnya tentang sifat-sifat bangun datar ketika diskusi. Simpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan RME dengan media model bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar sifat-sifat bangun datar kelas V SD Negeri 1 Depokrejo tahun ajaran 2016/2017. Kata kunci: pendekatan RME, media model bangun datar, hasil belajar Matematika

    IMPLIKASI TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V PADA MATERI BANGUN DATAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi teori pembelajaran konstruktivisme dalam pembelajaran matematika di kelas V SDN 106163, khususnya pada materi bangun datar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori konstruktivisme mendorong siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, membangun pengetahuan melalui pengalaman, dan berdiskusi dengan teman. Guru juga menerapkan pendekatan kontekstual, diskusi kelompok, dan pemecahan masalah yang membuat siswa lebih memahami konsep bangun datar secara mendalam. Teori konstruktivisme terbukti memberikan pengaruh positif terhadap partisipasi dan pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika
    corecore