1,722,523 research outputs found
Ideologi tarbiyah ulil albab
Dalam konteks ini, tarbiyah ulil albab telah melibatkan diri untuk memajukan dan mengembangkan intelektualitas dan akhlak manusia, membantu untuk memantapkan penghayatan dan pengamalan etika yang sangat tinggi baik dalam hablu minallah dan hablu minannas. Dengan demikian, tarbiyah ulil albab memiliki tujuan untuk mengantarkan manusia menjadi yang terbaik, sehat jasmani dan rohani. Sebagai manusia terbaik, ia akan selalu melakukan pelayanan yang terbaik kepada sesama manusia, “khairu an-naas anfauhum li an-naas.” Melalui buku ini, penulis melakukan kajian ideologi tarbiyah ulil albab, mulai dari landasan, tujuan, kurikulum, sistem pendidikan, model kepemimpinan, dimensi, hingga pembentukan ideologi pendidikan Islam melalui paradigma tarbiyah ulil albab
Implementasi perencanaan imarah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Masjid merupakan tempat bersatu orang muslim dalam melaksanakan segalaaktivitas dan untuk menyembah Allah serta mengingat akan kuasa Allah SWT. Dalam upaya pencapaian visi dan misi serta dapat tercapai masjid yang sejahtera, maka Masjid Ulil Albab membentuk rencana imarah untuk 1 periode ataupun 1 tahun selama masa kepengurusan agar dapat tercapai visi dan misi yang diharapkan dalam bentuk program kegiatan. Penelitian ini memfokuskan pada (1) Bagaimana upaya imarah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. (2) Bagaimana implementasi perencanaan imarah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui upaya imarah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia dalam bentuk kegiatan pembangunan, kegiatan ibadah, kegiatan keagamaan, kegiatan pendidikan dan kegiatan lainnya, serta dapat mengetahui akan implementasi perencanaan imarah Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia Yogyakarta yang dilakukan oleh Takmir Masjid Ulil Albab (TMUA) dengan musyawarah. Ada pun teknik yang dipakai dalam penelitian ialah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang bersumber dari observasi, hasil wawancara dan dokumentasi.
Hasil untuk penelitian ini, menunjukkan sesungguhnya Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia Yogyakarta telah mengupayakan imarah Masjid Ulil Albab dengan membentuk kegiatan pembangunan, kegiatan ibadah, kegiatan pendidikan, kegiatan keagamaan dan lainnya, serta telah memenuhi perencanaan imarah sesuai dengan tahapan-tahapan yang baik meliputi musyawarah besar, musyawarah kerja dan musyawarah rutinan. Sehingga dapat terbentuknya kegiatan yang diharapkan sesuai dengan visi, misi, peraturan dasar dan peraturan rumah tangga serta Garis Besar Haluan Kerja (GBHK). Pembentukan perencanaan imarah melalui musyawarah, Masjid Ulil Albab dapat memudahkan dalam merealisasikan kegiatan dengan kondisi serta kebutuhan dari jemaah dan juga dapat menjalankan amanah
sesuai dengan tanggung jawab yang diembannya. Selain itu, dapat meminimalisir kesalahan yang akan terjadi sebelum ataupun saat pelaksanaan, dan Masjid Ulil Albab menjadi makmur akan kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik
STUDI EVALUASI PENYELENGGARAAN MAKAN SIANG DI SEKOLAH DASAR ISLAM ULIL ALBAB KABUPATEN KEBUMEN
STUDI EVALUASI PENYELENGGARAAN MAKAN SIANG
DI SEKOLAH DASAR ISLAM ULIL ALBAB
KABUPATEN KEBUMEN
Adina Tri Utami
08511241004
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi : (1) Context: Tujuan
penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen; (2) Input: a) Kondisi
SDM penyelenggara makanan di SDI Ulil Albab Kebumen, b) Ketersediaan
anggaran dana penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen, c) Menu
penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen, d) Ketersediaan sarana
prasarana penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen; (3) Process:
Penggunaan SDM, anggaran dana, perencanaan bahan dan sarana prasarana dalam
penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen; (4) Product:
Ketercapaian tujuan penyelenggaraan makanan di SDI Ulil Albab Kebumen.
Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan CIPP
(Context, Input, Process, Product). Waktu penelitian pada bulan Mei 2012- Juli
2013. Subjek penelitian ini pengurus catering, Kepala Sekolah dan siswa SDI Ulil
Albab Kebumen. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) Context:
Penyelenggaraan makan siang di SD Islam Ulil Albab Kebumen memerlukan
adanya ahli gizi untuk memantau penyusunan menu; (2) Input: a) Pengurus
catering yang hanya berjumlah 3 orang dengan keadaan usia yang bertambah tua
harus melayani siswa dan karyawan sebanyak 249 orang; b) Sarana dan prasarana
penyelenggaraan makan siang di SD Islam Ulil Albab Kebumen yang disediakan
belum cukup memenuhi kebutuhan dalam pelaksanaan penyelenggaraan makan
siang; c) Pengadaan dana penyelenggaraan makanan diperoleh dari iuran siswa;
(3) Process: a) Perencanaan penyelenggaraan makan siang meliputi perencanaan
menu,perencanaan kebutuhan bahan makanan, penerimaan bahan makanan,
pembelian bahan makanan dan penyimpanan bahan makanan masuk dalam
kategori cukup baik; b) Pelaksanaan penyelenggaraan makan siang meliputi
pengolahan bahan makanan dan sanitasi hygiene masuk kategori baik, distribusi
makanan dan penyajian makanan termasuk dalam kategori cukup baik; (4)
Product: Pencapaian hasil penyelenggaraan makan siang berdasarkan kriteria
sarana prasarana dan penyusunan menu masih belum sesuai dengan kriteria yang
sudah ditentukan.
Kata Kunci : Evaluasi; Penyelenggaraan Makan Siang; Sekolah Dasar Islam Ulil
Albab Kebumen
Kaderisasi da’iyah di Pesantren Ulil Albab Ngaliyan Semarang
Penelitian dengan judul kaderisasi da’iyah di pesantren Ulil Albab Ngaliyan Semarang bertujuan untuk mengetahui keberadaan pesantren Ulil Albab Ngaliyan Semarang dalam mencetak kader da’iyah, selain itu juga untuk mengetahui sejauh mana pandangan pesantren Ulil Albab tentang da’iyah dan bagaimana proses kaderisasi yang dilakukan pesantren. Penulis menggunakan metode analisis data data deskriptif kualitatif, dengan mengolah seluruh data yang didapatkan, kemudian hasil analisa tersebut disajikan dalam bentuk kata-kata tertulis tidak dengan angka atau statistik. Teknis analisis data yang penulis gunakan dengan proses reduksi dan interpretasi(penafsiran) dan menggunakan metode induktif dengan mengambil kesimpulan yang bersifat khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan pesantren Ulil Albab yaitu pengasuh dan santri mengenai perempuan sebagai juru dakwah (da’iyah), perempuan harus memiliki syarat-syarat tertentu agar dapat menjadi da’iyah, diantaranya syaratnya adalah memiliki ilmu, mampu menjaga akhlak dan perilaku yang baik, dapat berkomunikasi dengan baik, dan dapat memahami kondisi objek dakwah. Pandangan pesantren Ulil Albab sudah tidak lagi didominasi oleh pandangan tradisional yang menyatakan bahwa laki-laki (suami) adalah pemimpin (kepala keluarga), dan perempuan (istri) adalah bawahan laki-laki (suami), perempuan bisa berperan dalam bidang sosial dan politik.
Proses kaderisasi da’iyah di pesantren Ulil Albab menggunakan fungsi manajemen dakwah, dengan empat tahapan yaitu: pertama, planning (perencanaan), seperti perencanaan program kegiatan setiap periode, kedua, pengorganisasian (Organizing),dalam susunan kepengurusan pesantren dan pembagian tugasnya, ketiga, penggerakkan (Actuating), meliputi kegiatan pesantren setiap harinya, keempat, pengawasan (Controlling) seperti pertanggung jawaban pengurus pesantren setiap akhir periode.
Proses kaderisasi yang dilakukan di pesantren Ulil Albab terdiri dari muatan kurikulum kegiatan pesantren yang bertujuan untuk membekali santri yang pertama, bidang keagamaan, seperti setoran hafalan al-Qur’an, mengaji al-Qur’an, tadarus al-Qur’an, pengkajian kitab kuning yaitu Tafsir Munir dan Ihya’ Ulum ad-din, dziba’an, Tahlil dan Yasin, khitobah dan pelatihan mauidhoh hasanah, Seminar dan diskusi Umum. Kedua, bidang bahasa yang meliputi kegiatan language party, penggunakan bahasa Arab dan Inggris pada keseharian, pekan bahasa, diskusi bilingual, dan penempelan mufrodat di kamar. Ketiga, Kegiatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (PPSDM), yang bertujuan untuk mengasah ketrampilan atau skill yang dimiliki, kegiatannya meliputi: Lomba kerajinan tangan, peringatan hari besar, pelataihan-pelatihan seperti pelatihan pembuatan bros, pelatihan kecantikan, pelatihan pembuatan blog dan mengadakan Astri Cup. Kegiatan tersebut dirasa sudah sesuai untuk mengasah kemampuan santriwati pesantren Ulil Albab Ngaliyan Semarang.
Pesantren Ulil Albab Ngaliyan Semarang juga mengajarkan santrinya untuk belajar kepemimpinan, yaitu dengan mengikut sertakan santri dalam susuanan kepengurusan pesantren. Pada tiap periode pesantren Ulil Albab akan melakukan pergantian kepengurusan yang dilakukan dengan cara musyawarah, pemilihan ketua sebagai pengurus atas rekomendasi pengasuh pesantren adalah santri dari mahasiswa FUPK, namun kepengurusannya boleh dari semua santri secara umum. Ketua yang dipilih akan memilih anggotan kepengurusannya dan menjalankan tugas selam satu periode yaitu satu tahun. Sedangkan supervisor dipilih oleh supervisor apada periode seblumnya dengan ketentuan ahli dalam memahaman al-Qur’an, ahli dalam bahasa Arab, ahli dalam bahasa Inggris karena supervisor tugasnya adalah mengawasi kepengurusan dan pengajarkan bahasa dan al-Qur’an, dan setiap periode yang menjadi supervisor adalah santri dari mahasiswa FUPK
Analisis Penerapan Akuntansi Pada Yayasan Ulil Albab Al-Ja'afariah Pekanbaru
This research was conducted at the Ulil Albab Al-Ja'afariah Pekanbaru Foundation, with the aim of research to determine the suitability of the application of financial accounting at the Ulil Albab Al-Ja'afariah Pekanbaru Foundation with generally accepted accounting principles. The data used are secondary data with data collection techniques used are documentation and data analysis techniques using descriptive qualitative methods, where the data that has been collected will be compared with relevant theories according to the problem then a conclusion is drawn. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that the application of accounting at the Ulil Albab Al-ja'afariah Pekanbaru Foundation is not in accordance with generally accepted accounting principles
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR'AN ERA PANDEMI COVID 19 DI SMPIT ULIL ALBAB BATAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Problematika Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Era Pandemi Covid 19 di SMPIT Ulil Albab Batam. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, koordinator Al-Qur’an, guru Al-Qur’an dan peserta didik di SMPIT Ulil Albab Batam. Kemudian data yang telah terkumpul, dianalisis menggunakan teknik analisis data kualiatatif. Hasil penelitian, Pertama, Permasalahan yang dihadapi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an di SMPIT Ulil Albab Batam yaitu susah membagi waktu untuk menghafal Al-Qur’an dan memuraja’ah hafalannya di rumah. Padatnya jadwal pelajaran di sekolah dan banyaknya tugas di rumah (PR) yang diberikan oleh guru, sehingga peserta didik menjadi capek dan kewalahan. Merasa bosan dan malas sehingga memilih main game di hp-nya sampai lupa waktu. Kedua, Tantangan guru dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an yaitu kemampuan siswa dalam menghafal Al-Qur’an yang beragam. Input siswa yang diterima di SMPIT Ulil Albab Batam lebih 40 dari 102 siswa masih bermasalah dengan tahsinnya. Kurangnya kerjasama dan motivasi dari orangtua di rumah, padatnya jadwal belajar dan banyaknya mata pelajaran di SMPIT Ulil Albab Batam. Ketiga, Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran tahfidz Al-Qur'an di SMPIT Ulil Albab Batam diantaranya; Faktor Internal peseta didik adalah malas, susah mengatur waktu dan kurangnya memuroja’ah dan menghafal Al-Qur’an di rumah. Keempat, Metode yang digunakan guru dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di SMPIT Ulil Albab Batam adalah metode ummi, wahdah, muraja’ah, dan talaqqi
Retorika dakwah KH Ulil Albab di radio dais 107.9 FM
Nassirotul Hikmah, 1501026153.“Retorika Dakwah KH Ulil Albab di Radio Dais
107.9 FM”. Skripsi program Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang.
Di tengah banyaknya da’i yang muncul membuat masyarakat/ mad’u harus bisa menentukan da’i mana yang bisa merubah individunya lebih baik dan sesuai dengan tuntunan Allah SWT. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana retorika dakwah yang digunakan KH Ulil Albab di Radio Dais 107.9 FM. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang mana ada 3 langkah, yang pertama, Data Reduction (Reduksi Data), yang kedua, Display Data (Penyajian Data), dan yang ketiga, Conclusion Drawing/ Verification (Penarikan Kesimpulan).
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa KH Ulil Albab menggunakan jenis retorika dialogika, menggunakan gaya bahasa campuran (Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris), menggunakan gaya suara penekanan kata, pengulangan kata, penghalusan kata maupun kalimat. Tahapan penyampaian pesan dakwahnya yakni persiapan diri dan persiapan materi. Penerapan retorika dakwahnya dengan teknik persuasif yang mana KH Ulil Albab tidak menggebu-nggebu dalam menyampaikan dakwahnya di Radio Dais 107.9 FM
“Implementasi Program Bina Pribadi Islami dalam Meingkatkan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan Siswa SMPIT Ulil Albab Batam”.
ABSTRAK
Abdul Roup, (2023) : “Implementasi Program Bina Pribadi Islami dalam Meingkatkan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan Siswa SMPIT Ulil Albab Batam”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pelaksanaan Bina Pribadi Islami (BPI) di SMPIT Ulil albab Batam, apa saja penghambat pelaksanaan program Bina Pribadi Islami, dan Bagaimana Implementasi dari program Bina Pribadi Islami terhadap peningkatan tanggung jawab dan disiplin siswa, Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Penanggung Jawab BPI, Guru dan sebahagian siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah Implementasi Program Bina Pribadi Islami dalam Meningkatkan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan Siswa SMPIT Ulil Albab Batam. Adapun teknik yang yang digunakan dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan program bina pribadi Islami di SMPIT Ulil Albab Batam sudah berjalan dengan baik namun masih perlu adanya perbaikan dan masih adanya hambatan dalam pelaksanaannya.
Kata Kunci : Program Bina Pribadi Islami, Tanggung Jawab, Disiplin
PRESUPOSISI DALAM SESI TANYA JAWAB TAKLIM RUTIN MASJID ULIL ALBAB UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Abstract: Presupposition of Questions and Answers Session of Routine Taklim
Ulil Albab Mosque State University of Makassar, State University of Makasssar.
This study aims to describe the form and type of presupposition in the routine taklim
question and answer session of Ulil Albab Mosque, State University of Makassar.
This research is included in the type of qualitative research. The data in this study is
the speech of participants' questions and presenter answers that occurred in the
routine Taklim Question and Answer session of Ulil Albab Mosque, State University
of Makassar. Data sources in this study were participants and presenters of routine
taklim at Masjid Ulil Albab Makassar State University, specifically for them with the
following criteria. 1) Following the routine taklim activities of Ulil Albab Mosque,
State University. 2) Engage directly during the question and answer session. Data
collection techniques in this research are recording techniques, Data collection
techniques in this research are recording techniques, listening, note-taking. The
results of this study showed, first, the form of presupposition used in the routine
taklim question and answer session of Ulil Albab Mosque, State University of
Makassar is a presupposition in the form of words and presuppositions in the form of
phrases. Presuppositions in the form of words include verbs, adverbs, question words,
and particles or task words. While presuppositions in the form of phrases include:
nominal phrases, adverbial phrases, pronominal phrases, verbal phrases, and adjective
phrases. Second, the routine Taklim question and answer session of Ulil Albab
Mosque, State University of Makassar, uses potential presuppositions, factive
presuppositions, lexical presuppositions, structural presuppositions, non-factive
presuppositions, and counterintuitive factual presuppositions
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X DKV SMK ULIL ALBAB NW GEGEK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis cerpen siswa kelas SMK Ulil Albab NW Gegek tahun pelajaran 2024/2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 karangan cerpen siswa kelas X DKV SMK Ulil Albab NW Gegek dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X DKV SMK Ulil Albab NW Gegek. Dari 20 sempel siswa. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi baik sekali sebanyak 4 siswa (20%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi baik sebanyak 6 siswa (30%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi cukup sebanyak 8 siswa (40%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi kurang sebanyak 2 siswa (10%). Dengan demikian sesuai dengan perhitungan rata-rata nilai, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen siswa kelas X DKV SMK Ulil Albab NW Gegek dengan nilai rata-rata 68,2 berkualifikasi cukup
- …
