40 research outputs found
Evaluasi kebijaksanaan pengembangan produk baru pada industri genteng beton "Jaya Sakti" di Wuluhan Jember -
Judul penelitian ini adalah "Evaluasi kebijaksanaan pengembangan produk baru pada industri genteng beton "Jaya Sakti" di Wuluhan Jember" tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sampai sejauh mana pengembangan produk yang akan dilaksanakan perusahaan mampu memberikan kontribusi positif bagi perusahaan
Kajian Semantik Leksikal Pada Antologi Cerpen Berbeda
Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi bentuk ungkapan konotasi pada antologi cerpen Berbeda. (2) Mengidentifikasi makna ungkapan konotasi pada antologi cerpen Berbeda. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan metode agih yang alat penentunya bagian dari bahasa yang bersangkutan itu sendiri. Dalam metode agih menggunakan teknik lanjutan teknik baca markah dan teknik ganti. Data dalam penelitian ini berupa bentuk ungkapan konotasi pada antologi cerpen Berbeda, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah antologi cerpen
Berbeda yang ditulis oleh Agus Budi Wahyudi, Dian Uswatun H., Elen Inderasari, Budiawan Dwi Santoso, Nuraini Fatimah, Istiana Shalihati, Sri Utami, Tri Hariyanti, Sri Waljinah Purwadi, Ririn Diah Utami, dan Fransiska Yusmita P.A., diterbitkan oleh Jagad Abjad tahun 2012. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bentuk ungkapan konotasi pada antologi
cerpen Berbeda. Bentuk ungkapan konotasi tersebut kemudian dicari makna denotasinya, sehingga kalimat-kalimat yang mempunyai makna konotasi maknanya mudah untuk dipahami
PENGARUH KESADARAN MEREK, PERSEPSI KUALITAS, DAN ASOSIASI MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK MELALUI KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PENGGUNA IM3 (Studi Pada Mahasiswa S1 Universitas Diponegoro)
This research is motivated by the development of the world of technology, especially mobile phones that result in intense competition among companies. IM3 always strive to provide the best service to consumers through the services they have. So IM3 managed to become the top brand for the category of Top of Mind simcard in 2014 to 2016. In addition, the total IM3 users in each year also increased.
The aims of research is to determine the effect of brand awareness, perceived quality, and brand association towards the brand loyalty of IM3 user, in partially or simultaneously through customer satisfaction as an intervening variable. The population of this research is all undergaduate students in Diponegoro University who use IM3. Sampling is done gradually with Multistage Sampling method. Samples obtained on this research were 96 respondents. The data for this research were obtained from questionnaires, literature studies, and interview to respondents. Analytical methods used validity test, reliability test, simple linear regression analysis and multiple linear regression analysis, coefficient of determination, significance test (t test) and (f test) and path analysis with SPSS tool.
The results of this research showed that the variable of brand awareness (X1), perceived quality (X2), brand association (X3), and customer satisfaction (Z) have a strong effect on brand loyalty (Y). It can be seen from the coefficient of multiple correlation that is equal to 0,769, and F table test equal to 33,023 bigger than F table. The result of path analysis concerning on the influence variable of brand awareness (X1), perceived quality (X2), and brand association (X3) toward the brand loyalty (Y) of IM3 users through customer satisfaction (Z) as intervening variable is evident. The effect of brand awareness (X1), perceived quality (X2), brand association (X3) toward brand loyalty (Y) of IM3 users will be higher if through customer satisfaction (Z).
Based on the results of the research, the researcher suggested that the company will improve the provision of information about the brand, ranging from service, product diversity, and quality improvement in order to create IM3 user brand loyalty, making IM3 an increasingly superior brand
Antimicrobial Activity of Dadap Serep (Erythrina subumbrans (Hassk.) Merr.) Leaves Extract
The leaves of Erythrina has been used in Indonesia as a remedy for rheumatism, stomach-ache, asthma, dysentery, contact dermatitis, eczema and skin infections. However, there have been limited phytochemical or biological studies on the leaves of E. subumbrans and there are not studies that align with its traditional medicinal uses. The aim of this study was to assess the antimicrobial activity of the leaves of E. subumbrans to support its topical use in the treatment of skin infections. Disc diffusion agar assays were used to determine the antimicrobial activities of ethanol extracts of the leaves of E. subumbrans.The ethanol extracts showed the most significant activity with MIC values of 0,5 µg/mL. against a sensitive strain of Staphylococcus epidermidis. Extract concentration of 0,5 mg/ml, 1 mg/ml, 5 mg/ml and 10 mg/ml showed inhibition zone continuously as high as 1,83 mm; 3,42 mm; 5,17 mm, and 8,00 mm. The ethanol extracts of the leaves of E. subumbrans also showed significant activity against Candida albicans with MIC values of 0,5 µg/mL. Extract concentration of 0,5 mg/ml, 1 mg/ml, 5 mg/ml and 10 mg/ml showed inhibition zone continuously as high as 4,00 mm; 4,17 mm; 5,25 mm, and 6,50 mm. Bioactive substance test showed that alkaloid, flavonoid, saponin, and triterpenoid were found in E. subumbrans extract indicates potential activity as antimicrobial agent. These results provide support for the customary (traditional and contemporary) use of E.subumbrans leaves for the treatment of nosocomial infections
Kajian Distribusi Kecepatan Aliran Dipercepat Pada Saluran Terbuka Lurus
Aliran pada saluran terbuka dapat dibagi kedalam berbagai bentuk yang bermacammacam.
Aliran ini mengalir dengan permukaan bebas yang dipengaruhi oleh atmosfir dan
memiliki kedalaman yang konstan dalam saluran prismatis. Aliran pada saluran terbuka
diklasifikasikan menjadi dua yaitu aliran seragam dan aliran tidak seragam. Aliran tidak
seragam sendiri dapat dibedakan menjadi aliran berubah beraturan dan aliran berubah cepat.
Aliran ini terjadi diakibatkan oleh adanya pembendungan, penambahan bangunan air serta
terjadi saat ada perubahan pada penampang saluran. Dalam aliran tidak seragam terdapat
banyak parameter yang dapat ditemukan salah satunya yaitu kecepatan aliran serta kecepatan
geser dasar, yang mana kedua hal tersebut dapat diketahui nilainya dengan percobaan pada
laboratorium atau dengan menggunakan rumus yang telah diketahui. Akan tetapi rumusrumus
tersebut masih berkisar pada aliran seragam, dan untuk aliran tidak seragam masih
belum banyak.
Penelitian ini dilakukan pada saluran terbuka lurus (flume) di laboratorium dengan
menggunakan kemiringan negatif agar menghasilkan aliran dipercepat dengan beda tinggi
yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pola distribusi kecepatan aliran dan
nilai kecepatan geser serta tegangan geser dasar dari hasil pengukuran kecepatan aliran.
Pengukuran kecepatan aliran dilakukan dengan menggunakan tabung pitot. Selain itu pada
penelitian ini juga bertujuan untuk membandingkan nilai kecepatan aliran yang didapatkan
dari hasil pengukuran dengan kecepatan aliran teoritis didapat dari rumus Logaritmik dan
Von Karman. Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui apakah rumus tersebut dapat
berlaku pada aliran tidak seragam atau tidak. Dari hasil penelitian, nilai kecepatan aliran
berangsur-angsur meningkat dari hulu ke hilir aliran, dan bentuk kurva pada section 1 dan 2
memiliki tren yang lebih cembung daripada section 3,4 dan 5 di semua debit. Kecepatan
geser dasar dicari dengan menggunakan metode Clauser, nilai kecepatan geser dasar
semakin hilir semakin besar. Pada perbandingan kecepatan data dan teoritis, kedua kurva
berhimpit pada daerah inner region dan semakin menjauh pada outer region. Trend kurva
kecepatan data lebih tegak daripad trend kurva kecepatan teoritis
VARIASI KOMBINASI TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata D.) DAN TEPUNG AZOLLA (Azolla pinnata R.br.) PADA KECERAHAN WARNA IKAN KOI (Cyprinus carpio L.)
Warna memegang peranan penting dalam menentukan kualitas ikan koi (Cyprinus carpio L.), bahkan dipandang sebagai komponen penting dalam proses seleksi ikan hias. Permasalahan yang sering timbul adalah memudarnya warna ikan bila dipelihara dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini menambahkan tepung labu kuning (Cucurbita moschata D.) dan tepung Azolla (Azolla pinnata R.Br.) ke dalam pakan buatan. Dengan penambahan tepung labu kuning dan tepung Azolla ini memungkinkan ikan memperoleh lebih banyak betakarotein dan kandungan protein tinggi sehingga warna dan pertumbuhan ikan dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung labu kuning dan tepung Azolla ke dalam pakan buatan terhadap warna dan pertumbuhan ikan koi sekaligus mengetahui konsentrasi tepung labu kuning dan tepung Azolla yang optimal untuk meningkatkan kecerahan warna dan pertumbuhan ikan koi. Variasi tepung labu kuning dan tepung Azolla yang ditambahkan ke dalam pakan adalah 10:20, 20:20, 30:20, 40:20 dengan kontrol perlakuan berupa pakan buatan tanpa penambahan tepung labu kuning dan tepung Azolla dengan 3 ulangan. Ikan yang digunakan adalah varietas Kohaku berumur 1,5 bulan dengan kepadatan per kolam penelitian berisi 5 ekor ikan dilakukan selama 8 minggu. Hasil yang diperoleh menunjukkan warna yang bervariasi pada setiap pengamatan. Terdapat 4 warna yang diamati selama penelitian yaitu kuning kehijauan, kuning, jingga kekuningan dan jingga. Tingkat warna tertinggi terjadi pada minggu ke-6 pada perlakuan IV dengan kombinasi tepung labu kuning dan Azolla (40:20%). Hasil pengamatan pertumbuhan ikan koi yang meliputi pertambahan berat dan panjang ikan koi selama pengamatan menunjukkan peningkatan tertinggi sama-sama terjadi pada minggu ke-2 pengamatan dengan nilai pertambahan panjang 1,6 cm dan nilai pertambahan berat 2,8 gr. Jadi, penambahan tepung labu kuning dan tepung Azolla dapat meningkatkan kecerahan warna dan pertumbuhan ikan koi. Pengujian kualitas air dilakukan dengan mengukur suhu, pH, dan oksigen terlarut berada pada kisaran ikan koi masih dapat hidup dengan baik
Cytotoxic activity of Cyrtostachys renda extracts and fractions against MCF-7 and HeLa cancer cells through cell cycle arrest and apoptosis induction mechanism
In traditional medicine, Cyrtostachys renda has been used for its many bioactive components that are good for people’s health. This research assessed the cytotoxic effects of extracts and fractions against Michigan Cancer Foundation-7 (MCF-7) and Henrietta Lacks (HeLa) cell lines. The extracts and fractions of root and fruit assess cytotoxic activities and inhibitory mechanisms against the MCF-7 and HeLa cancer cell lines, respectively. The fruit and roots of C. renda were extracted using the liquid-liquid method. The sample concentrations evaluated included extracts 31.5-1000 μg/mL, fractions 15.625-500 μg/mL, and doxorubicin 2-0.0625 μg/mL. Cytotoxicity was evaluated on MCF-7 and HeLa cells using an MTT assay. Morphological alterations were subsequently discovered utilizing an inverted microscope. Flow cytometry was utilized to find out the cell cycle’s distribution and the apoptosis characteristics. The different parts and extracts showed cytotoxic effects on HeLa and MCF-7 cells, with IC50 values ranging from 30.69 ± 0.47 to 787.89 ± 1.77 µg/mL. Cell cycle studies showed that fraction A4 inhibited the cell cycle in MCF-7 cells at the G1 phase followed by the G2/M and S phases, while fraction B5 inhibited the cell cycle in HeLa cells at the G2/M phase. Both fractions showed the ability to induce apoptosis against MCF-7 and HeLa cells. The results showed that the fractions A4 and B5 showed cytotoxic activity against MCF-7 and HeLa cells by cell cycle arrest and apoptosis induction
Uji Efek Tonikum Ekstrak Etanol Daun Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis L. Vahl) pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus): The Tonicum Effect of Ethanolic Extract of Stachytarpheta jamaicensis Leaves in White Mice Male (Mus musculus)
Tonikum adalah sesuatu bahan atau campuran bahan yang bisa meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Efek stimulan yang terjalin pada efek tonikum dilakukan oleh sistem saraf pusat. Daun pecut kuda serta pangkal bermanfat sebagai stimulan serta tonikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek tonikum pada ekstrak etanol daun pecut kuda pada mencit putih jantan. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan yaitu 2 kelompok kontrol (K- diberikan Na CMC 0,5% dan K+ diberikan kafein 13mg) dan 3 kelompok perlakuan (ekstrak etanol daun pecut kuda dengan dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB) dan setiap kelompok perlakuan diulang 5 kali. Metode yang digunakan uji natatory exhaustion, uji gelantung dan uji induksi tidur untuk parameter yang diamati adalah pertahanan mencit di permukaan air, durasi ketahanan mencit di atas alat gelantung dan waktu mencit tertidur. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan One Way ANNOVA uji lanjut duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pecut kuda mempunyai efektivitas terhadap uji efek tonikum dengan dosis 50, 100, 200 mg/kgBB. Dapat disimpulkan bahwa ektrak daun pecut kuda dengan dosis 200 mg/kgBB memiliki efek hampir sama dengan K+ (kafein 13mg).
Eksplorasi Konsep Matematika Sekolah Dasar pada Kesenian Jaranan di Kota Kediri
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep matematika sekolah dasar pada kesenian jaranan di Kota Kediri, menjelaskan implementasi pembelajaran matematika sekolah dasar yang dikaitkan dengan kesenian jaranan di Kota Kediri serta menjelaskan respon peserta didik dan guru terhadap pembelajaran matematika sekolah dasar yang dikaitkan dengan kesenian jaranan di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data menurut Spradley yang meliputi analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema kultural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika pada kesenian jaranan di Kota Kediri berupa geometri yaitu bangun datar yang meliputi persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, dan belah ketupat. Konsep matematika yang ditemukan pada penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran kontekstual berbasis kebudayaan lokal di sekolah dasar. Implementasi pembelajaran ini mendapatkan respon yang baik dari peserta didik di mana seratus persen (100%) peserta didik sangat setuju bahwa pembelajaran matematika yang dilakukan sangat menyenangkan dan membawa banyak manfaat. Selain itu sembilan puluh delapan (98%) peserta didik sangat setuju bahwa pembelajaran matematika ini membuat mereka lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Berdasarkan respon dari guru matematika, penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi peserta didik dan sumber referensi bagi guru untuk menyusun dan menerapkan pembelajaran matematika yang kontekstual berbasis kebudayaan lokal.
Kata Kunci: Eksplorasi, Konsep Matematika, Kesenian Jaranan, Etnomatematik
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM SWAMEDIKASI PENYAKIT RADANG SENDI DI DESA MENDALO INDAH KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA
Penyakit radang sendi atau sering dikenal dengan istilah rematik merupakan penyakit yang banyak menyerang masyarakat pada usia 25-74 tahun dengan prevalensi dan keparahan yang meningkat dengan usia. Terapi pada penyakit ini bukan hanya dengan pemberian obat tapi juga ditunjang oleh terapi non obat. Pemanfaatan tanaman yang bekhasiat sebagai obat tradisional juga dapat menunjang terapi ini, mengingat pengobatan rematik membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan selama hidup. Hal ini dapat menimbulkan resiko efek samping obat yang dikonsumsi. Dengan demikian diperlukan berbagai terapi non obat serta pengobatan alternatif untuk menunjang penatalaksanaan dari penyakit ini. Program ini akan dilaksanakan di Desa Mendalo Indah, RT 02 Kec. Jambi Luar Kota dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengatasi penyakit radang sendi (rematik) baik dengan terapi menggunakan obat, obat alternatif maupun dengan terapi non obat seperti diet makanan dan melakukan latihan fisik tertentu agar ketidakberdayaan (disability) yang diakibatkan penyakit ini dapat diatasi sehingga kualitas hidup masyarakat menjadi meningkat dengan mengetahui cara pengobatan yang efektif. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian yang diikuti oleh warga RT 02, desa Mendalo Indah adalah warga memahami tentang penyakit radang sendi dan bagaimana penatalaksanaannya baik secara farmakogis maupun non farmakologis sehingga mampu melakukan swamedikasi terhadap penyakit itu sendiri untuk menciptakan masyarakat yang peduli dengan kesehatan guna mewujudkan Indonesia sehat. Disamping itu juga diperoleh gambaran insidensi penyakit radang sendi khususnya asam urat pada masyarakat di desa Mendalo Indah
