31 research outputs found

    Pembuatan Co-Process Excipient Dari Pati Singkong (Amilum Manihot)-Avicel PH 101 Sebagai Bahan Pengisi Tablet Cetak Langsung Vitamin C ;

    No full text
    Telah dilakukan penelitian tentang co-process excipient dari pati singkong (Amilum Manihot)-avicel PH 101 sebagai bahan pengisi tablet cetak langsung vitamin C. Pati memiliki sifat alir yang rendah dan kompresibilitas yang rendah. Avicel PH 101 yang memiliki kompresibilitas tinggi dapat melengkapi sifat pati yang memiliki kompresibilitas rendah. Co-process avicel PH 101 dan pati yang masing- masing memiliki karakteristik yang berbeda tersebut dapat menghasilkan excipient baru sebagai bahan pengisi tablet cetak langsung vitamin C. Perbedaan antar formula terletak pada perbandingan komposisi pati singkong- avicel PH 101 yaitu Formula 0 (kontrol) = 100:0, Formula I = 80:20, Formula II = 70:30 dan Formula III = 60:40. Pembuatan granul co-process excipient dilakukan dengan metode granulasi basah dengan menggunakan pengikat pasta pati singkong. Pemeriksaan mutu granul co-process excipient yang dilakukan meliputi sudut diam, kecepatan alir, distribusi ukuran partikel, kompresibilitas dan kadar lembab granul. Dari pemeriksaan mutu granul tersebut diketahui bahwa granul co-process excipient pati singkong-avicel PH 101 pada perbandingan 100:0; 80:20; dan 70:30 memberikan mutu granul yang baik. Sedangkan formula granul co-process excipient pada perbandingan 60:40 memberikan mutu granul yang sangat baik. Granul co- process excipient yang telah diuji kemudian digunakan sebagai bahan pengisi tablet cetak langsung vitamin C dengan menambahkan croscarmellose sodium dan Mg stearat dengan berat tablet ± 355 mg. Tablet yang dihasilkan kemudian diuji keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan keseragaman kadar. ix Pada uji keseragaman bobot, keempat formula memenuhi persyaratan. Terhadap uji kekerasan, formula 0 dengan komposisi avicel 0% menghasilkan kekerasan 2,67 kP dan formula I dengan komposisi avicel 20% menghasilkan kekerasan 3,10 kP sehingga F0 dan FI tidak memenuhi persyaratan kekerasan tablet. Sedangkan formula II dengan komposisi avicel 30% dan formula III dengan komposisi avicel 40% menghasilkan kekerasan yang memenuhi persyaratan. Pada uji kerapuhan, formula 0 (avicel 0%) menghasilkan kerapuhan lebih dari 1% sehingga tidak memenuhi persyaratan, sedangkan FI (avicel 20%), FII (avicel 30%) dan FIII (avicel 40%) menghasilkan kerapuhan kurang dari 1%. Waktu hancur keempat formula adalah F0 = 1,09 menit; FI = 1,16 menit; FII = 1,28 menit dan FIII = 1,46 menit, sehingga dapat dikatakan bahwa keempat formula memenuhi persyaratan waktu hancur Farmakope IV yaitu tidak lebih dari 30 menit. Pada evaluasi keseragaman kadar vitamin C dalam tablet, keempat formula memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia IV yaitu penyimpangan kadar vitamin C tidak kurang dari 85% dan tidak lebih dari 115% dari kadar yang tertera pada etiket. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa FII (avicel 30%) dan FIII (avicel 40%) dapat menghasilkan co-process excipient untuk tablet cetak langsung. Sedangkan co-process excipient dari F0 (avicel 0%) dan FI (avicel 20%) tidak menghasilkan mutu tablet yang baik dimana F0 (avicel 0%) tidak memenuhi persyaratan tablet dalam hal kekerasan dan kerapuhan, FI (avicel 20%) tidak memenuhi persyaratan dalam hal kekerasan. Dari penelitian ini disarankan untuk mengembangkan co-process excipient dengan menggunakan komposisi bahan yang berbeda maupun dengan menggunakan bahan aktif jenis lain

    KESADARAN DAN KETIDAKSADARAN TOKOH ARA DALAM CERPEN “INGATAN ARA” KARYA DEWI RIA UTARI: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA

    No full text
    Shiva, Nailis. 2018. "Awareness and Unconsciousness of Fig Characters in Short Story" Memory of Ara "by Dewi Ria Utari. Essay. 1st degree (S-1) in Indonesian Literature Language. Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University, Semarang. Advisor 1 Drs. Mulyo Hadi Purnomo, M. Hum. Advisor II Laura Andri R.M., S.S., M.A. Short story "Memory of Ara" tells about personality changes experienced by the figure Ara from an extravers to become an intravers. The author tries to examine and express the awareness and unconsciousness experienced by the figure of Ara by using sequence theory, structural theory, and the literary psychology approach of Carl Gustav Jung. Sequence theory is used to determine the main character and find the sequence of stories. Structural theory is used to determine the short story intrinsic element which is focused on the character and characterization, plot, and background. The literary psychology approach of Carl Gustav Jung is used to express the awareness and unconsciousness experienced by Ara figures as well as to discover the personality changes of the figure of Ara. The method used in this study is a qualitative descriptive method using a structural approach and a literary psychology approach. The results of the analysis of awareness and unconsciousness of the figure of Ara in the short story "Ara Memory" by Dewi Ria Utari are (1) personality changes of Ara characters from extravers to intravers, (2) awareness experienced by Ara figures, including mental attitudes consisting of extravers and intravers, functions soul which consists of feeling, thingking, sensing, and intuisting, as well as personal unconsciousness experienced by the figure Ara. Keywords: short stories, structural, psychology, consciousness, unconsciousness

    Trends of Influenza’s Symptoms Drug Search Terms in Indonesian-Language using Google Trends in the Covid-19 Pandemic

    No full text
    Covid-19 has spread globally and causes severe acute respiratory syndrome. The symptoms of covid-19 have similarities with influenza, such as cough, fever, runny nose, and sore throat. Therefore, the internet sources tend to have an increasing search related to influenza symptoms drugs. This study aims to assess the search trend of influenza symptoms drugs using google trend analysis in Indonesia. We explore google trend analysis using search terms in the Indonesian language related to influenza symptoms drugs from December 6th, 2020 to November 30th, 2021. The positive confirmed cases were obtained from the Indonesian government website https://covid19.go.id/. Our results demonstrated the increasing search terms related to influenza drug symptoms during July and August. The highest term search was “obat batuk”. The positive covid-19 confirmed cases in Indonesia increased during July and August. During the peak of the covid-19 outbreak in Indonesia in July-August 2021, there was an increase in google trends searching related to influenza’s drug symptoms

    Pengembangan pati singkong-avicel PH 101 menjadi bahan pengisi co-process tablet cetak langsung

    No full text
    Pati singkong merupakan bahan tambahan dalam pembuatan tablet yang memiliki sifat alir dan kompresibilitas kurang baik sehingga tidak dapat dipergunakan untuk bahan pengisi tablet cetak langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan co-process dari Pati singkong-Avicel PH 101 (PS-A) untuk bahan pengisi tablet cetak langsung. Untuk mendapatkan hasil ini maka dilakukan (1) isolasi pati singkong, (2) co-procesing PS-A, (3) pengujian sifat mekanik-fisik co-process PS-A dan (4) evaluasi co-process PS-A sebagai bahan pengisi tablet cetak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari semua formula yang digunakan maka perbandingan PS-A (60:40) dapat menghasilkan co-process dengan sifat mekanik-fisik dan sifat kompresi paling baik. Sifat mekanik-fisik paling baik adalah kecepatan alir 6,70:1:0,28 g/dt dan tapping index 12,57:1:1,18 %. Sifat kompresi coprocess PS-A yang paling baik yaitu kekerasan tablet 4,97:1:0,23 kp dan kerapuhan 0,52:1:0,03 % dengan waktu hancur dan keseragaman kadar memenuhi persyaratan farmakope. Kata Kuncl : pati singkong, Avicel PH 101, co-process, tablet cetak langsun

    PENGGUNAAN OBAT GOLONGAN DIURETIK PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI INSTALASI RAWAT INAP RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG

    No full text
    Stroke iskemik adalah sindrom yang berupa gejala hilangnya fungsi sistem saraf pusat yang berkembang pesat dapat karena atherothrombotis atau emboli, yang keduanya dapat mengganggu aliran darah serebral (CBF). Pemilihan terapi antihipertensi yang sesuai pada pasien stroke sangat berpengaruh dalam keberhasilan terapi yang dilakukan. Diuretik efektif untuk mengurangi tekanan intrakranial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat diuretik pada pasien stroke iskemik di RSU Dr Saiful Anwar Malang dan meninjau hubungan terapeutik terkait jenis obat, dosis, cara pemberian, interval, frekuensi, dan durasi dengan data klinis dan data laboratorium pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dan data dikumpulkan secara retrospektif pada pasien stroke iskemik dari 1 Juli hingga 31 Desember 2012. Profil diuretik tunggal yang digunakan adalah mannitol. Kombinasi diuretik yang ditemukan adalah furosemid dan spironolacton. Penggunaan terapi diuretik pada pasien dengan stroke iskemik sudah sesuai dengan pedoman

    IbM PENDAMPINGAN KESEHATAN PANTI ASUHAN PUTRI AISYIYAH

    No full text
    PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEWIRAUSAHAAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT 2017Panti Asuhan Putri Aisyiyah saat ini membina sebanyak ± 50 siswa dengan jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga Perguruan Tinggi. Dari hasil observasi yang dilakukan, perlu adanya peningkatan kesadaran kesehatan oleh seluruh warga Panti Asuhan Putri Muhammadiyah. Kesadaran kesehatan bisa dimulai dengan menjaga kebersihan diri sendiri serta lingkungan sekitar. Pengabdi melakukan pembinaan kesehatan secara intensif untuk menanamkan pentingnya kebersihan dan kesehatan diri sendiri maupun lingkungan Panti Asuhan. Target luaran yang dicapai dari pengabdian ini adalah meningkatnya wawasan kesehatan pada warga Panti Asuhan. Dari pengabdian yang dilakukan, didapatkan hasil peningkatan wawasan kesehatan pada sehingga dapat mendorong siswa untuk melaksanakan perilaku hidup sehat

    Bentuk-bentuk kreativitas: ”Meningkatkan kesejahteraan mental remaja melalui ekspresi seni”

    No full text
    Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai bentuk kreativitas dalam meningkatkan kesejahteraan mental remaja melalui ekspresi seni. Pendahuluan menjelaskan pentingnya kesejahteraan mental bagi remaja serta peran seni sebagai media ekspresi yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan partisipan remaja yang terlibat dalam kegiatan seni seperti melukis, musik, dan teater. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam aktivitas seni mampu meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi stres, dan memperkuat hubungan sosial di antara remaja. Pembahasan menguraikan bagaimana proses kreatif dalam seni memungkinkan remaja mengekspresikan emosi, mengatasi tekanan sosial, dan menemukan identitas diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekspresi seni dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan mental remaja, memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan diri dengan cara yang positif

    Bentuk-bentuk kreativitas: ”Meningkatkan kesejahteraan mental remaja melalui ekspresi seni”

    No full text
    Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai bentuk kreativitas dalam meningkatkan kesejahteraan mental remaja melalui ekspresi seni. Pendahuluan menjelaskan pentingnya kesejahteraan mental bagi remaja serta peran seni sebagai media ekspresi yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan partisipan remaja yang terlibat dalam kegiatan seni seperti melukis, musik, dan teater. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam aktivitas seni mampu meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi stres, dan memperkuat hubungan sosial di antara remaja. Pembahasan menguraikan bagaimana proses kreatif dalam seni memungkinkan remaja mengekspresikan emosi, mengatasi tekanan sosial, dan menemukan identitas diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekspresi seni dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan mental remaja, memberikan ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan diri dengan cara yang positif
    corecore