8,289 research outputs found
Marketing syariah perspektif Muhammad Syakir Sula
ABSTRAK
Auliya Ul Mardiah (2018), Marketing Syariah persfektif Muhammad Syakir Sula, Skripsi Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dengan Pembimbing Skripsi I Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag, dan pembimbing Skripsi II Tuti Anggraini, MA.
Dewasa ini ekonomi syariah sudah sangat berkembang begitu pula dengan pemasaran syariah, banyak dari praktisi, akademis, dan para cendikiawan lainnya yang menuangkan pemikirannya dalam bentuk tulisan yang dapat menjadi panduan bagi generasi seterusnya. Tidak lain dengan pemikiran Muhammad Syakir Sula, beliau merupakan praktisi serta akademisi dalam bidang pemasaran serta asuransi syariah, cikal bakal beliau bermula dari pengalaman-pengalaman serta sepak terjang beliau di dunia marketing, dan beliau merupakan penulis buku Marketing Syariah best seller pertama. Maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Marketing Syariah Persfektif Muhammad Syakir Sula. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui marketing syariah dalam persfektif Muhammad Syakir Sula, penelitian ini merupakan jenis penelitian kulitatif. Penelitian ini juga termasuk dalam penelitian kepustakaan (library re-search), karena yang menjadi sumber data adalah buku-buku atau dokumen yang berkaitan dengan pokok masalah yang dibahas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pemikiran dan penelitian tokoh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data-data tertulis dari sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu memberikan gambaran keadaan objek yang sebenarnya. Marketing syariah persfektif Muhammad Syakir Sula merupakan suatu studi yang memberikan pemikiran bagi para pembacanya bagaimana marketing syariah yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, Syakir Sula juga memaparkan bagaimana cara berbisnis ala Rasulullah Saw, karakteristik pemasaran syariah serta bagaiman berbisnis dengan qalbu.
Kata kunci : Marketing Syariah, Berbisnis, Karakteristik, Qalbu
HADIS-HADIS AKHLAK DALAM KITAB WAṢĀYĀ AL-ĀBĀ’ LI ABNĀ’ KARYA MUHAMMAD SYAKIR
Kata akhlak sudah familiar dikalangan umat masyarakat khususnya bagi kaum Muslimin yang beragama Islam. Pengertian akhlak dari asal katanya adalah anjuran untuk berbuat baik. Kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ adalah salah satu kitab akhlak yang membahas sampai dua pasal tentang akhlak, kitab ini adalah kitab karangan Ulama besar mesir yaitu Muhammad syakir, namun walaupun kitab ini dari mesir kitab ini juga salah satu kitab rujukan pesantren khususnya di Sumatra. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui konsep akhlak yang terdapat dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’, serta pemahaman Muhammad Syakir terhadap hadis yang terkait. Penelitian menemukan bahwa hadis akhlak dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini terbagi kepada 5 macam pertama satu hadis pentingnya akhlak hadis, kedua tiga hadis akhlak nafsiyah (diri), kemudian dua hadis akhlak insaniyah (sesama manusia), dua hadis akhlak sufiyah (tasawuf), dan juga dua hadis akhlak ilahiyah (kepada Allah). kemudian hadis di dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini adalah sebagai dalil, atau penekanan, dari setiap pasal atau pembahasan yang Muhammad Syakir jelaskan, dan semua hadis itu bisa sebagai hujjah, juga masih relevan dengan zaman sekarang ini dan tidak ada yang bertentangan dengan Al-Qur’an maupun Sunnah Nabi Muhammad Saw.Kata akhlak sudah familiar dikalangan umat masyarakat khususnya bagi kaum Muslimin yang beragama Islam. Pengertian akhlak dari asal katanya adalah anjuran untuk berbuat baik. Kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ adalah salah satu kitab akhlak yang membahas sampai dua pasal tentang akhlak, kitab ini adalah kitab karangan Ulama besar mesir yaitu Muhammad syakir, namun walaupun kitab ini dari mesir kitab ini juga salah satu kitab rujukan pesantren khususnya di Sumatra. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui konsep akhlak yang terdapat dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’, serta pemahaman Muhammad Syakir terhadap hadis yang terkait. Penelitian menemukan bahwa hadis akhlak dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini terbagi kepada 5 macam pertama satu hadis pentingnya akhlak hadis, kedua tiga hadis akhlak nafsiyah (diri), kemudian dua hadis akhlak insaniyah (sesama manusia), dua hadis akhlak sufiyah (tasawuf), dan juga dua hadis akhlak ilahiyah (kepada Allah). kemudian hadis di dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini adalah sebagai dalil, atau penekanan, dari setiap pasal atau pembahasan yang Muhammad Syakir jelaskan, dan semua hadis itu bisa sebagai hujjah, juga masih relevan dengan zaman sekarang ini dan tidak ada yang bertentangan dengan Al-Qur’an maupun Sunnah Nabi Muhammad Saw
PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAKIR SULA TENTANG MARKETING BAHLUL
Skripsi ini berjudul "Pemikiran Muhammad Syakir Sula Tentang
Marketing Bahlul".
Pada asalnya muamalat diperbolehkan sampai ada dalil yang melarangnya,
emikian bunyi salah satu kaidah fiqih yang berlaku. Dengan kaidah ini ruang
isnis tidak dibatisi dengan keharusan mencontoh bentuk transaksi yang pernah
da di zaman Rasul, tetapi seorang muslim boleh menciptakan inovasi-inovasi
isnis bare, asalkan tidak menyentuh kepada halhal yang dilarang oleh al-Quran
an hadits.
Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang pemikiran Muhammad
yakir Sula tentang marketing bahlul, Pandangan Muhammad Syakir Sula tentang
ertaubatan pelaku bisnis marketing bahlul, serta tinjauan Ekonomi Islam tentang
marketing bahlul.
Penelitian ini adalah penelitian Perpustakaan (library research). Data
rimer dalam penelitian ini adalah buku yang di karang oleh Ir. Muhammad
yakir Sula dengan judul Marketing Bahlul. Sedangkan data sekunder diperoleh
ari buku- buku, dokumen-dokumen resmi dan artikel yang berkaitan dengan
enelitian ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran
Muhammad Syakir Sula terhadap marketing bahlul, serta pandangannya terhadap
ertaubatan pelaku bisnis marketing bahlul, dan bagaimana tinjauan Ekonomi
slam mengenai hal tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa marketing bahlul adalah
uatu transaksi yang dilarang dalam agama, karena selalu menghalalkan segala
ara tanpa memikirkan apakah itu halal atau haram. Namun kesempatan untuk
ertaubat masih terbuka lebar bagi marketer yang menyesali perbuatannya dan
meneguhkan Kati agar tidak tederumus kedalam kemaksiatan yang sama.
Tinjauan Ekonomi Islam mengenai marketing bahlul hukumnya adalah
aram, karena setiap transaksinya dapat merugikan orang lain, cenderung
menghalalkan segala cara, dan tidak dalam koridor muamalat yang diperbolehkan
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari
This research aims to identify the character education values contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values fall into the moral category and 7 character values fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAKIR SULA TENTANG SISTEM OPERASIONAL ASURANSI SYARIA’AH
Skripsi ini berjudul PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAKIR SULA
TENTANG SISTEM OPERASIONAL ASURANSI SYARI’AH.
Asuransi merupakan usaha jasa keuangan untuk menghimpun dana
masyarakat melalui pengumpulan premi asuransi, dengan tujuan untuk memberi
perlindungan kepada anggota masyarakat pemakai jasa asuransi terhadap
kemungkinan timbulnya kerugian karena suatu peristiwa yang tidak pasti.
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (Liberary Research) yang
bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran Muhammad Syakir Sula
tentang Asuransi Syari’ah, bagaimana sistem Operasional Asuransi Syari’ah
dalam mengeliminir Gharar, Meisir, dan Riba, dan bagaimana Analisis Konsep
sistem Operasional Asuransi Syari’ah yang diperbaharui Muhammad Syakir Sula
yang berjudul Asuransi Syari’ah (Life and General).
Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah pendapat
Muhammad Syakir Sula, sedangkan objek penelitiannya yaitu Sistem Operasional
Asuransi Syari’ah. Dan data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan
analisis Deskriptif Analatik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Asuransi Syari’ah (At-
ta’min) adalah seseorang membayar atau menyerahkan uang cicilan agar ia atau
ahli warisnya mendapatkan sejumlah uang sebagaimana yang telah disepakati atau
untuk mendapatkan ganti rugi terhadap hartanya yang hilang.
Dalam sistem operasional asuransi syari’ah untuk mengeliminir gharar
dan maisir dapat dilakukan dengan akad takafuli (tolong menolong dan saling
menjamin) dengan cara mengubah akadnya dan membagi dana peserta kedua
rekening. Sedangkan riba dapat dieliminir dengan akad mudahrobah (bagi hasil).
Jadi asuransi sangat penting peranya dalam kehidupan manusia karena
asuransi merupakan salah satu sarana untuk memperkecil kerugian akibat
terjadinya bencana atau malapetaka. Dalam penyelenggaraan usahanya asuransi
kerugian atau jiwa asuransi syari’ah menerapkan prinsip tolong menolong
Hadis-Hadis Akhlak Dalam Kitab Waṣāyā AlĀbā’ Li Abnā’ Karya Muhammad Syakir
Kata akhlak sudah familiar dikalangan umat masyarakat
khususnya bagi kaum Muslimin yang beragama Islam. Pengertian
akhlak dari asal katanya adalah anjuran untuk berbuat baik. Kitab
Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ adalah salah satu kitab akhlak yang
membahas sampai dua pasal tentang akhlak, kitab ini adalah kitab
karangan Ulama besar mesir yaitu Muhammad syakir, namun
walaupun kitab ini dari mesir kitab ini juga salah satu kitab
rujukan pesantren khususnya di Sumatra. Tesis ini bertujuan
untuk mengetahui konsep akhlak yang terdapat dalam kitab
Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’, serta pemahaman Muhammad Syakir
terhadap hadis yang terkait.
Tesis ini menggunakan penelitian pustaka (library
research) dengan rujukan utamanya adalah Kitab Waṣāyā AlĀbā’ Li Abnā’ dan kitab-kitab Hadis yang tergabung dalam
Kutub al-Tis’ah (kitab-kitab Hadis yang sembilan). Adapun
rujukan sekundernya ialah kitab syarah, dan kitab-kitab yang
mengkaji secara khusus maupun umum terkait dengan
interpretasi dan pemahaman terhadap hadis-hadis Nabi Saw.
Tekhnik pengumpulan data dengan mengumpulkan semua hadis
akhlak dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’. Setelah data
terkumpul, maka dilakukan analisis data dengan menggunakan
metode induktif yang mengacu kepada dua prosedur yakni analisa
terhadap apa saja hadis dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’
dan memberikan kesimpulan terhadap pemahaman hadis.
Penelitian dalam tesis ini menemukan bahwa hadis
akhlak dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini terbagi kepada
5 macam pertama satu hadis pentingnya akhlak hadis, kedua tiga
hadis akhlak nafsiyah (diri), kemudian dua hadis akhlak
insaniyah (sesama manusia), dua hadis akhlak sufiyah (tasawuf),
dan juga dua hadis akhlak ilahiyah (kepada Allah). kemudian
hadis di dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Li Abnā’ ini adalah sebagai dalil, atau penekanan, dari setiap pasal atau pembahasan yang
Muhammad Syakir jelaskan, dan semua hadis itu bisa sebagai
hujjah, juga masih relevan dengan zaman sekarang ini dan tidak
ada yang bertentangan dengan Al-Qur‟an maupun Sunnah Nabi
Muhammad Saw
KONSEP ASURANSI SYARI’AH (Analisis Buku Asuransi Karya Muhammad Syakir Sula)
Skripsi ini berjudul KONSEP ASURANSI SYARI’AH (Analisis Buku
Asuransi Karya Muhammad Syakir Sula).
Asuransi merupakan usaha jasa keuangan untuk menghimpun dana
masyarakat melalui pengumpulan premi Asuransi Syari’ah, Asuransi Syari’ah
juga memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi dan fungsi proteksi,
dengan tujuan untuk memberi perlindungan kepada anggota masyarakat pemakai
jasa Asuransi Syari’ah terhadap kemungkinan timbulnya kerugian karena suatu
peristiwa yang tidak pasti.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep Asuransi
Syari’ah dalam buku Asuransi Karya Muhammad Syakir Sula , dan bagaimana
prinsip-prinsip konsep Asuransi Syari’ah. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui konsep Asuransi Syari’ah dalam buku Asuransi Karya Muhammad
Syakir Sula dan Untuk mengetahui prinsip-prinsip konsep Asuransi Syari’ah.
Metode penelitian yang penulis gunakan adalah studi kepustakaan
(Library Research). Adapun yang dijadikan sebagai data primer dalam penelitian
ini adalah buku yang di karang oleh Muhammad Syakir Sula dengan judul
Asuransi Syari’ah (Life and Generl) Konsep dan Sistem Operasional. Metode
pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
Analisis, deduktif, dan komparatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Asuransi Syari’ah
(Takaful ), Asuransi Syari’ah baik yang life insurance (jiwa) maupun general
insurance (kerugian) telah terbebas dari hal-hal yang diharamkan oleh ulama yaitu
bersih dari adanya “maghrib” (maisir, gharar, dan riba). Dengan adanya konsep
Asuransi Syari’ah ditegakkan tiga prinsip yaitu; Saling Bertangung Jawab, Saling
Tolong-Menolong (Ta’awun), dan Saling Melindungi. Asuransi Syari’ah ini dapat
mengembangkan lembaga-lembaga keungan yang berbasis syari’ah ke seluruh
dunia.
Sedangkan dalam Asuransi Syari’ah terlihat dari Kehadiran buku
Muhammad Syakir Sula baik itu dalam tulisannya sudah menjadi rujukan, dan
bukan hanya diperuntukkan kepada kalangan industri asuransi saja, melainkan
juga para akademis sebagai referensi mahasiswa di kampus, dan juga untuk para
ulama yang ingin memahami teknik-teknik asuransi. Dapat dilihat munculnya
lembaga keuangan berbasis syari’ah saat ini menjadi fenomena yang telah
memberikan warna dalam perekonomian di Indonesia. Asuransi sangat penting perannya dalam kehidupan manusia dan asuransi
merupakan salah satu sarana untuk memperkecil kerugian akibat terjadinya
bencana atau malapetaka. Dalam penyelenggaraan usahanya Asuransi Syari’ah
menerapkan prinsip tolong-menolong sesama umat muslim yang membutuhkan.
Karena asuransi merupakan salah satu sarana finansial dalam tata kehidupan
masyarakat untuk menghadapi berbagai risiko seperti kematian, bencana, dan
kecelakaan
Nasihat Syeikh Muhammad Syakir dalam Kitab Washoya Al- Abâ Lil Abnâ
Kitab Washoya al-abâ li al abnâ merupakan kitab klasik yang sampai sekarang masih digunakan di beberapa pesantren salaf sebagai media pembelajaran akhlak. Kitab Washoya berisi nasihat-nasihat dalam kehidupan sehari-hari yang diperuntukan bagi para pelajar. Setiap Nasihat yang disampaikan Muhammad Syakir memiliki teks yang menjadi referensi dalam penulisan kitab ini. Dengan demikian, teks-teks yang berkaitan dengan teks nasihat tersebut bersumber dari alquran, hadits, ataupun teks-teks dari kitab akhlak yang lain. Untuk mencari teks-teks yang memiliki keterkaitan dengan teks nasihat tersebut peneliti menggunakan Teori Semiotika Intertekstual Julia Kristeva. Dalam Intertekstual Julia Kristeva, Setiap teks lahir tidak berdiri sendiri, ia memiliki keterkaitan dengan teks lain yang menjadi referensinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teks-teks yang berkiatan dengan nasihat yang disampaikan Muhammad Syakir dalam kitab Washoya al-abâ li al abnâ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB WASHOYA AL-ABA' LIL ABNA' KARANGAN MUHAMMAD SYAKIR AL-ISKANDARI (Relevansinya dengan Pendidikan Islam)
Konsep Pendidikan Akhlak dalam Kitab Washoya al-Aba' lil
Abna' Karangan Muhammad Syak.ir al-Iskandari (Relevansinya dengan
Pendidikan Islam). Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga,
2006.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa secara
kritis sejauh mana konsep pendidikan akhlak yang ditawarkan Muhammad Syakir
al-lskandari dalam salah satu karangannya yang berjudul Washoya al-Aba' lil
Abna'. Hasil penelitian ini di harapkan mampu mengungkapkan konsep
pendidikan akhlak Muhammad Syakir meliputi materi dan metode, agar dapat
dipergunakan sebagai penyempuma penerapan materi dan metode dalam
pendidikan Islam khususnya pendidikan akhlak. Penelitian ini merupakan
penelitian kwalitatif melalui tinjauan filosofis, dengan subyck penelitiannya yaitu
salah satu kitab kecil karangan Muhammad Syakir al-Iskandari yang di beri judul
Washoya ai-Aba' lil Abna'. Pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan
data-data yang terdapat dari berbagai literer Penekanan pengumpulan data dalam
penelitian ini adalah menemukan berbagai prinsip, dalil, teori, pendapat dan
gagasan Muhammad Syakir al-Iskandari yang tertuang dalam kitab Washoya alA.
ba' lil Abna'.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Materi yang terdapat dalam kitab
Washoya al-Aba' lil Abna' telah terangkum dalam dua puluh pasal yang telah
dikemas secara sistematis. Dan antara materi yang satu dengan yang lainnya
terdapat keserasian sebagai sarana dalam mencapai kompetensi pendidikan akhlak
dalam kitab Washoya ai-Aba' lil Abna' yaitu, penerapan akhlak karimah berupa
tuntunan akhlak bagi pencari ilmu dalam kehidupan sebari-hari. Materi-materi
yang ditawarkan Muhammad Syakir tersebut tidak hanya meliputi materi yang
berkaitan dengan individu saja, melainkan juga materi yang berhubungan dengan
kehidupan sosial kemasyarakatan serta materi yang didalamnya mencakup
aktifitas )yang berhubungan dengan nilai-nilai mahdhoh (ibadah langsung pada
Allah) dan ibadah ghairu mahdhoh (tidak langsung berhubungan dengan Tuhan).
Adupun materi-materi yang telah dikemas dengan sistematis oleh Muhammad
Syakir dalam kitab Washoya ai-Aba' lil Abna masih relevan untuk di sampaikan
dalam kegiatan belajar-mangajar pendidikan akhlak, karena materi-materi yang
dikemukakan Muhammad Syakir dalam kitab Washoya al-Aba' lil Abna' dapat
menjadi salah satu sarana dalam pencapaian kompetesi pendidikan Islam. 2)
Metode Pendidikan yang dipakai Muhammad Syakir dalam kitab Washoya al aba'
lil Abna' mencakup metode belajar dan metode mengajar. Metode belajar
yang terkandung dalam kitab Washoya ai-Aba' lil abna' diantaranya ialah:
muthola'ah, mudzakarah, dan munadzarah. Adapun dalam metode mengajar
Muhammad Syakir memakai Metode ceramah, Tanya jawab, hukuman,
pembiasaan dan penugasan. Berbagai metode belajar dan mengajar yang
ditawarkan Muhammad syakir tersebut masih relevan untuk diterapkan dalam
pendidikan Islam sesuai dengan kontek materi yang akan disampaikan agar
metode tersebut dapat tepat guna
Pendidikan Anak Dalam Keluarga (Analisis Kandungan Kitab Washoya Al-Abaa’i Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir)
Penelitian ini mengkaji isi kitab Washoya Al-Abaa’i lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir dengan tujuan untuk diketahui dan dideskripsikan kandungan di dalamnya berisi konsep-konsep pendidikan yang terkait materi pendidikan yang bisa diberikan keluarga untuk anak dan metode yang bisa digunakan keluarga untuk mendidik anak. Selanjutnya yang menjadi fokus rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Apa saja materi pendidikan anak dalam keluarga yang terdapat dalam kitab Washoya Al-Abaa’i lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir?, 2) Apa saja metode untuk mendidik anak dalam keluarga yang terkandung dalam Kitab Washoya Al-Abaa’i lil Abnaa’ karya Syaikh Muhammad Syakir?. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulkan data menggunakan teknik dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan metode analisis isi (content analysis), yaitu menganalisis isi kitab yang berupa potongan kutipan-kutipan teks atau paragraf dalam kitab tersebut yang ada hubungannya dengan rumusan masalah penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) Materi pendidikan anak dalam keluarga yang terkandung dalam kitab Washoya Al-Abaa’i Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir) adalah Pendidikan Akhlak, Pendidikan Tauhid (Akidah), Pendidikan Sosial, Pendidikan Tata Krama (Adab), Pendidikan Psikologis, Pendidikan Jasmani (Olahraga), 2) Metode yang bisa digunakan keluarga untuk mendidik anak yang terkandung dalam kitab Washoya Al-Abaa’i Lil Abnaa’ Karya Syaikh Muhammad Syakir adalah Metode Nasehat, Metode Teladan, Metode Diskusi, dan Metode Pemberian Hukuman
- …
