229 research outputs found

    TASAWUF DAN PSIKOLOGI : Tinjauan Psikologi Kesehatan Mental Terhadap Konsep Maqâm dan Hâl dalam Tasawuf Ibn ‘Arabi

    No full text
    Buku yang berjudul: “Tasawuf dan Psikologi : Tinjauan Psikologis Kesehatan Mental dan Maqâm dan Hâl dalam Tasawuf Ibn ‘Arabi ini mengkaji tentang konsep maqâm dan hâl dalam tasawuf Ibn ‘Arabi dalam melahirkan kepribadian dan mental yang sehat sesuai dengan tinjauan psikologis dan prinsip-prinsip kesehatan mental. Ide penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh perjalanan sejarah tasawuf yang panjang, dan tidak luput dari kecurigaan dan kecaman dari golongan Islam ortodoks. Tasawuf dituduh sebagai pengalaman keagamaan yang zindik, bid’ah bahkan secara ektsrim dianggap sebagai pengalaman seseorang yang mengidap sakit jiwa. Faktor utama penyebab munculnya tuduhan tersebut karena pengalaman tasawuf merupakan pengalaman individu yang sulit dikomunikasikan. Dengan demikian tidak berdasarkan pada proses dan pengaruhnya secara kejiwaan. Konstruksi tasawuf yang lebih berorientasi pada peningkatan kepribadian dan mental sangat dibutuhkan untuk menjawab tuduhan di atas. Ibn ‘Arabi sebagai sufi besar, dalam konstelasi tasawufnya tidak hanya berbicara tentang persoalan metafisik, tapi juga konsern dalam peningkatan kepribadian dan mental yang sehat. Melalui ajaran maqâm dan hâl, sufi Andalusia ini berpendapat bahwa peningkatan penghayatan dan pengalaman dalam tasawuf berbanding lurus dengan peningkatan kepribadian dan mental yang sehat. Adapun kesimpulan buku ini, pertama, maqâm merupakan tingkatan spiritual yang dijalani oleh sufi, sedangkah hâl adalah kondisi kejiwaan tertentu sebagai hasil dari menjalani proses maqâm. Kedua, dimensi psikologis dalam maqâm dan hâl merupakan pengalaman dan kesadaran batin yang dialami seorang sufi ketika sampai pada tingkatan tertentu dalam tingkat-tingkat tersebut. Ketiga, Sedangkan dari sudut kesehatan mental, maqâm dan hâl merupakan terapi yang memuat prinsip-prinsip pengembangan kepribadian dan mental yang sehat

    Teknik Riset Operasi Menggunakan POM QM For Windows 3

    No full text
    Buku kategori sistem operasi yang berjudul Teknik Riset Operasi Menggunakan POM QM For Windows 3 merupakan buku karya dari Ikhsan Parinduri dan Havid Syafwan. Dalam kehidupan sehari-hari sering kali kita menjumpai masalah yang dalam penyelesaiannya memaksa hasil yang optimum padahal sumber daya yang dimiiliki untuk mencapaihasil tersebut terbatas. Kumpulan cara atau metode untuk memecahkan masalah tersebut di atas dikenal dengan RisetOperasional. Sebutan ini dikenal sejak selesainya perang dunia II (akhir tahun 1950-an). Sebenarnya masalah serupa serta metodepenyelesaiannya sudah dibahas sejak lama. Namun, perkembangannya kurang begitu pesat, belum banyak ahli yangberkecimpung dalam penyelesaian masalah tersebut maupun belum banyak hasil temuan metode yang dipublikasikan. Akan tetapi, sejak adanya perang dunia kedua, dengan dipicu oleh keinginan pihak sekutu untuk mengakhiri perang secepatnya, para ahli strategi militer maupun ilmuwan banyak mencurahkan diri untuk mencari perencanaan strategi operasi militer yang diharapkan dapat menyelesaikan perang secepatnya

    Anthropometry influence on speed and agility among adolescence hockey players / Mohamad Syafwan Mukmin Kharahab

    No full text
    The purpose of this study was to identify the correlation of anthropometry on speed and agility among adolescence hockey player. A total of thirty subjects (N=30) age range from 13 to 17 years old (M= 15.47 SD=1.48) were involved in this study and selected through purposive sampling method. The study identified the correlation between speed and agility performance using the 30-meter sprint test and Illinois agility test. Pearson r correlation coefficient was used as this study is to find the correlation between variables. During this study, sample performs one trial of each test being given. The rest between tests is three minutes. Based on the Pearson r Correlation, the result shows that there is no significance between weight and speed (0.27) while height and speed, there was a significant effect (0.001). In other result weight and agility have no significance (0.18) while height and agility have significant (0.006). To conclude, this finding anthropometry does not play a big role on speed and agility of SMK Sulaiman hockey players

    Real-time intelligent recycle waste detection and classification using you only look once version 5 / Aiman Syafwan Amran

    No full text
    Recycle waste is an integral part of our daily lives. It generates various type of waste materials in our homes, workplaces and communities. With a growing population and urbanization, it is crucial to prioritize responsible waste management practices to address the environmental challenges faced by the country. In Malaysia, the traditional approach to recycle waste detection and classification primarily relies on manual sorting and visual inspection by waste management personnel. When recyclable waste arrives at recycling centers or facilities, workers manually separate the materials based on their visual appearance and physical characteristics. Because of that, this project aims to detect and classify a typed of recycled waste such paper, plastic and metal. It uses YOLOv5 object detection and classification algorithm. This project uses the images of paper, plastic and metal gathered from Kaggle and GitHub dataset. This system was put to two tests of testing which were functionality testing of the whole system and the metric evaluation of the object detection and classification model. The object detection and classification algorithm achieved 91.9% mean average precision in metric evaluation. The system was developed as a web-based system in order to make it easily accessible by the target user which the governance body from any public nor private sectors. The recommendation on the future work is to improve the detection model for it to be able to detect small size object from the image to make the system more reliable

    Peran Karakteristik Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, dan Kinerja Keuangan Terhadap Financial Risk Disclosure (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2012-2016)

    No full text
    Peran Karakteristik Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, dan Kinerja Keuangan Terhadap Financial Risk Disclosure (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2012-2016) Muhammad Syafwan Hady [email protected] Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret, Jl. Kentingan No. 36A, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia (57126). ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, dan Kinerja Keuangan Terhadap Financial Risk Disclosure. Target populasi penelitian adalah bank umum syariah yang terdaftar dalam direktori perbankan Indonesia tahun 2012-2016. Setelah melewati tahap purposive sample, maka sampel yang layak digunakan adalah 11 bank umum syariah di Indonesia. Pengukuran tingkat financial risk disclosure dalam penelitian ini menggunakan teknik scoring sesuai penelitian Oorschot (2009). Rata-rata financial risk disclosure sebesar 0.3345 atau 33,45%. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa tingkat pengungkapan risiko oleh bank umum syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan mengingat financial risk disclosure merupakan salah satu pengungkapan wajib sesuai PSAK No.31 (revisi 2000), PBI Nomor: 5/8/PBI/2003, PSAK No. 50 (Revisi 2006) dan P3LKEPPBANK (2008). Berdasarkan hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel independen yaitu ukuran dewan komisaris, proporsi dewan komisaris independen, serta profitabilitas yang direpresentasikan dengan ROA dan ROA dan size sebagai variabel kontrol masing-masing variabel secara signifikan mempengaruhi variabel financial risk disclosure. Sedangkan variabel Capital Adequacy Ratio, Financing to Deposit Ratio, dan Kepemilikan Manajerial tidak mempengaruhi variabel financial risk disclosure. Sedangkan hasil uji F diketahui bahwa variabel independen (ROA, ROE, CAR, FDR, UDK, PKI, JRPT, KM, dan SIZE) yang dimasukkan dalam model regresi secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen (FRD). Kata Kunci : Karakteristik Dewan Komisaris, Kepemilikan Manajerial, Kinerja Keuangan, dan Financial Risk Disclosur

    Open air-museum: re-awaken image of heritage tourism at Kubu Bentayan and its vicinity, Muar, Johor / Nik Muhammad Syafwan Nik Man

    No full text
    Heritage tourism is the journey based on the historical area that will use the cultural element as the attraction and uniqueness in the space. The element will be divided into two such as the tangible and intangible cultural heritage. The value of cultural heritage will need to preserve from did not disappear due to the passage on the time and will inherit the value of tradition to the future generation. In the research, highlighted that the royal town is a lack to create an image of a heritage. From the situation, will become challenged for the next generation to feel and understand the historic significance of the town. The intention of the author to explore the image of heritage at the site study to become one of successful heritage tourism in the context of Malaysia. The strategy to archive the goal will study the principle successful heritage tourism as the guideline to implement in the research, analyse issues that will affect the image of a heritage of the town and recommend the best approach as the concern and preserve the heritage value. The data collection of the research will be divided into two such as the primary and secondary data. The outcome of the study will show the improvement and solution that can apply to enhance the image of heritage tourism in the royal town

    PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI KELAPA DALAM DI KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR

    No full text
    Dodi Syafwan "Prospek Pengembangan Usahatani Kelapa Dalam di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar" di bawah bimbingan Bapak Ir. M. Nassir Hawy, M.S sebagai pembimbing utama dan Bapak Dr. Ir. Azhar Muslim, M.S. sebagai pembimbing kedua. Kelapa sebagai salah satu komoditas perkebunan mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia, sehingga komoditas ini sering disebut dengan pohon kehidupan (the tree of live), karena seluruh bagian dari tanaman ini dapat bermanfaat bagi manusia dan mempunyai aspek ekonomi masyarakat, sehingga merupakan hal yang menarik untuk diteliti, penelitian ini bertujuan untuk mengadakan kajian dan analisis kelayakan usaha, baik dari aspek teknis maupun finansial pada tanaman Kelapa Dalam di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.Metode yang digunakan pada penel itian ini adalah metode survey. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung dengan responden, data tersebut kemudian dipindahkan dalam bentuk tabulasi yang sesuai dengan kebutuhan analisa. Data skunder diperoleh dari studi kepustakaan, instansi-instansi pemerintahan, jurnal-jurnal dan dari studi kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian.Model analisis yang digunakan adalah analisis finansial. Analisis finansial digunakan untuk mendapatkan gambaran tingkat kelayakan ushatani. Jadi untuk mengetahui apakah pengembangan Usahatani Kelapa Dalam Rakyat menguntungkan atau tidak dapat dilakukan dengan menggunakan Investment Criteria atau KriteriaInvestasi, yaitu (1) Net Present Value (NPV), (2) Internal Rate of Return (IRR), (3) Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), (4) Gross Benefit-Cost Ratio.Berdasarkan hasil perhitungan analisis biaya dan manfaat usahatani Kelapa Dalam di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar layak untuk diusahakan, hal ini disebabkan nilai NPV >0, yaitu Rp. 1.147.871 yang berarti penerimaan yang diperoleh lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Net B/C > 1, yaitu 1,09 yangberarti setiap penambahan biaya sebesar Rp. 1,00 akan menghasilkan sebesar 1,09. IRR adalah 18,85 %, dimana IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku yaitu 18 %, dan BEP terjadi pada tahun ke-22 bulan ke-I hari ke-15.Selanjutnya dengan menggunakan analisis sensitivitas menunjukkan bahwa pada kemungkinana I (biaya operasional naik 10%, manfaat tetap) usaha pengembangan tanaman Kelapa Dalam di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar layak diusahakan. Sedangkan pada kemungkinan II (biaya operasional naik 10%, manfaat turun 10%) menunjukkan bahwa usaha pengembangan tanaman Kelapa Dalam di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tidak layak untuk diusahakan

    Heat Stress and feeding strategies in meat-type chickens

    No full text
    Heat stress can induce hyperthermia in poultry. A reduction in heat load can be achieved by increasing the possibilities for dissipation, decreasing the level of heat production or by changing the thermal production pattern within a day. Strategies to reduce the negative effects of heat stress can be based on a specific feeding strategy, such as restricted feeding. Feed that is offered long enough before a hot period can ameliorate the harmful effects of high temperature. Another strategy may be to use choice feeding from different feed ingredients, rich in protein or in energy. With such self-selection, the chicken may adjust its intake of individual components, allowing the bird to optimise the heat load associated with the metabolism of the ingested nutrients. Additional promising strategies involve offering a choice between feeds with a different feed particle size or structure. A large particle size contributes to the development of the gastro-intestinal tract (GIT), especially the gizzard and the caeca. A large gizzard will maximize the grinding process and potentially ease digestion down the GIT, thereby reducing heat production associated with digestive processing. Also wet feeding may be profitable under heat stress conditions as well. Feeding wet diets may facilitate an increased water intake and larger particle sizes can limit water excretion in droppings, resulting in more water being available for evaporation during panting, hence cooling the bird. In conclusion, these feeding strategies may help to reduce heat production peaks, facilitate evaporative activity and/or decreases the heat load, resulting in beneficial effects on performance and health of the bird kept in more tropical areas worldwide

    Penerapan Jurnal Keagamaan Dalam Memotivasi Salat Siswa SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar

    No full text
    ABSTRAK Muhamad Syafwan Hadi. 2017. Penerapan Jurnal Keagamaan Dalam Memotivasi Salat Siswa SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing I: Dra. Suraijiah M.Pd, Pembimbing II Dra. Shapiah M.Pd. Kata kunci: Penerapan, Jurnal Keagamaan, Memotivasi Salat. Penelitian ini berlatar belakang mengenai pembelajaran pendidikan agama Islam yang hanya 2x45 menit dalam satu minggu setiap kelasnya yang masih menggunakan KTSP, selain itu kurangnya kegiatan keagamaan disekolah SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar terutama tentang salatnya. Hal ini menyebabkan guru dalam bidang PAI untuk mencapai tujuan tersebut beliau memberikan tugas penunjang kegiatan dirumah dengan bentuk jurnal keagamaan. Jurnal keagamaan ini berisikan kegiatan keagamaan yang akan dikerjakan oleh siswa dirumah seperti salat dan kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan jurnal keagamaan dalam memotivasi salat siswa di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan jurnal keagamaan salat wajib dalam memotivasi salat siswa di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Penelitian ini merupakan penilaian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru PAI dan 11 siswa kelas XI D. Sedangkan objek penelitian adalah penerapan jurnal keagamaan dalam memotivasi salat siswa di SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar meliputi tujuan penerapan jurnal keagamaan, cara penerapan jurnal keagamaan, kelebihan dan kekurangan dalam menerapkan jurnal keagamaan, serta faktor pendukung dan penghambat penerapan jurnal keagamaan. Untuk memperoleh data yang diperlukan, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumenter dengan tengan teknik editing, klasifikasi data, dan display data. Kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan secara deskriptif dalam penarikan kesimpulan menggunakan metode induktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan jurnal keagamaan dalam memotivasi salat siswa SMP Negeri 1 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, telah terlaksana cukup baik. Adapun faktor penghambat dalam penerapan jurnal keagamaan ini kurang pedulinya orangtua terhadap tugas sekolah yang dikerjakan dirumah, sehingga sangat memungkinkan terjadi kebohongan melaporkan kegiatan keagamaannya dalam bentuk pemalsuan tanda tangan. Hal yang harus dilakukan sekarang adalah orang tua ikut berperan aktif dalam pengawasan dan pengontrolan tugas yang diberikan dari pihak sekolah. Selain itu lemahnya hukuman yang diberikan oleh guru PAI terhadap siswa yang melakukan pemalsuan tanda tangan membuat mereka tidak jera sehingga bisa terulang lagi, dalam hal ini guru PAI harus memberikan hukuman yang tegas sehingga tidak ada lagi yang berani memalsukan tanda tangan

    Influence of Environmental Temperature on Thyroid Hormone Production in Sheep

    No full text
    The effect of high (28oC) and low (14oC) temperature on thyroid hormone production were studied in five male sheep since the activity of thyroid releasing hormone (TRH) cell in the hypothalamus that influence the thyroid stimulating hormone (TSH) production and release can be affected through the temperature regulatory center. The aim of this study were to measure the iodine (the core of thyroid  hormone)  needed  in  the  different  temperatures,  T4 (thyroxine) production, T4 and T3 (triiodotironine) concentration. Two experiments were performed  in  both  condition  to  investigate  the  thyroidal 125 I  uptake  and  to measure  T4 production.  The  sheep  were  shorn  at  the  beginning  of  each adaptation period (22o C). The first  treatment was  high  temperature and  the second treatment was low temperature. The experiments were done at least five weeks of each temperature. The mean of rectal temperatures during the warm period were significantly higher than that in the cold period. The feed intake during the warm period tend to decrease significantly, but there was no increase during the cold period. The absolute iodine uptake (AIU) over 24 hours was markedly increased during the second period (7.94±1.37 -g/24 hr) compare to the first period (1.65±0.13 -g/24 hr). It means that cold exposure has a potential to stimulate the thyroid gland in order to uptake more iodide. The mean of T4 concentration  was 51.6±2.1 ng/ml during the warm and 61.2±5.5 ng/ml four weeks after shift to the cold period and did not differ, but four weeks later the concentration  was  significantly  increased  (77.4±1.47)(33%).  The  same  pattern occurred to the T3 concentration that the four weeks after shifting the level of T3 was not significantly increased from value of 0.39 ng/ml to value of 0.51 ng/ml, eight weeks after shifting the T3 value (0.65 ng/ml) was significantly rose. Thi
    corecore