467 research outputs found
Pembentukan Jiwa Wirausaha Ditinjau Dari Percaya Diri dan Kreativitas Berwirausaha Pada Siswa Smk Batik 2 Surakarta Tahun AJARAN 2018/2019
Bastian Aji Sutrisno. A 210140227. ESTABLISHMENT OF ENTREPRENEURSHIP SOUL
REVIEWED FROM SELF-CONFIDENCE AND CREATIVITY IN STUDENTS OF VOCATIONAL
SCHOOL OF BATIK 2 SURAKARTA ACADEMIC YEAR 2018/2019. Essay. Accounting Education
Study Program. Faculty of Teacher Training and Education, Muhammadiyah University of
Surakarta, 2018.
The purpose of this study was to find out: 1) Confidence in the formation of students'
entrepreneurial spirit. 2) Entrepreneurial creativity towards the formation of students'
entrepreneurial spirit. 3) Student confidence and entrepreneurial creativity towards the
formation of entrepreneurial spirit of students of Surakarta Batik Vocational School 2. This
research includes associative quantitative research. The population of this study were all
students of class XII Accounting Skills Competencies in 2018/2019 Academic Year totaling
76 students. Samples were taken as many as 63 students with proportional random sampling
technique in a lottery method. Data collection techniques use documentation and
questionnaire techniques. Previous questionnaires were tested and tested for validity and
reliability testing. Data analysis techniques used were multiple linear regression analysis, F
test, t test, R2 test, and relative contribution and effective contribution. Based on the results
of multiple linear regression analysis obtained confidence coefficient of 0.361,
entrepreneurial creativity of 0.530, this proves that the variables of self-confidence and
entrepreneurial creativity have an influence on the formation of entrepreneurial souls. From
the results of the t test, it is obtained that for Confidence variable is 3.610 while the table is
2,000, then Ho is rejected so that there is a significant influence between Self Confidence in
the Formation of Individual Entrepreneurial Souls. From the results of the t-test, it is
obtained that for Entrepreneurial Creativity variables is 4.210 while t table is 2,000, so Ho
is rejected so that there is a significant influence between Entrepreneurial Creativity on the
Formation of Individual Entrepreneurial Souls. From the results of the F test analysis
obtained F = 122.399> F table = 3.081, then Ho is rejected so that together there is a
significant influence of Confidence, and Entrepreneurial Creativity on the Formation of an
Entrepreneurial Soul
PERANAN INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PADA MASA PADEMI DI DESA SALAKKEMBANG KECAMATAN KALIDAWIR KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Peranan Industri Penggilingan Padi dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat pada Masa Pandemi di Desa Salakkembang Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Adi Sutrisno NIM 17209163037, Pembimbing Dr. Dwi Astuti Wahyu Nurhayati, SS., M.Pd
Masa pandemi yang menjadi kendala dibidang ekonomi ini menjadi masalah yang besar bagi semua kalangan masyarakat terutama masyarakat desa. Pendapatan masyarakat desa yang semua berasal dari mata pencaharian uatam mereka sebagai petani memb uatnya kesulitan mengeluarkan atau menjual hasil panennya. Namun ada bebarapa industri yang masih bergerak dimasa pandemi ini. Industri yang masih bergerak ini merupakan industri yang bergerak dibidang pangan berupa bahan makaan setengah jadi.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui manfaat hasil peranan perusahaan penggilingan padi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pada masa pandemi di Desa Salakkembang Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. (2) Untuk mengetahui apakah hambatan yang terjadi pada saat operasional industri penggilingan padi di Desa Salakkembang Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian terletak di Dsn. Kembangan, Ds. Salakkembang, Kec. Kalidawir, Kab. Tulungagung. Peneliti mencari secara acak industri yang masih berdiri dan berjalan di masa pandemi, dan mengobservasi industri yang berperan pada ekonomi masyarakat.Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasidan wawancara.Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan pada kesimpulan.Pengecekan keaslian data dapat dilihat dari ketekunan pengamatan, triangulasi dan pengecekan teman sebaya.
Hasil penelitian ini yaitu peran industri penggilingan padi Aji Abadi sebagai berikut: (1) penyerapan tenaga kerja di daerah lokal, (2) memanfaatkan penghasilan warga lokal sebagai sumberdaya penggilingan, (3) menumbuhkan peluang usaha masyarakat. Selain itu hambatan yang dialami oleh industri ini antar lain: (1) produktivitas tenaga kerja yang memiliki pengalaman yang berbeda membuat masing-masing mempunyai kemampuan yang berbeda pula, (2) Peralatan yang digunakan untuk penggilingan juga terkadang terjadi maslah, (3) Industri pesaing yang menjadi rival dalam mencari stok barang yang akan digiling dan juga menjadi rival saat pemasaran hasil penggilingan.
Kata kunci: Peran industri dalam masyarakat, Penggilingan padi, Ekonomi dimasa pandem
Multimodalitas Wacana Kritis Keagamaan Dalam Komik Aji Prasetyo
Comics as a popular visual communication medium are potential to carry sensitive discourses flexibly and freely. The nature of comics that involves the reader in filling out messages, as well as forms of multimodal communication through images and texts also support that potention. Serious, sensitive, and critical topics, such as religion, are often found in comics. One of the actual comics with a critical religious theme is the comic by Aji Prasetyo. This journal will analyze critical religiousity discourse in Aji Prasetyo\u27s comics through a multimodal approach. The analysis was using the analysis method by Kress and Van Leeuwen, with the help of McCloud\u27s comic theory. The results show that the interweaving of signs in visual mode and verbal mode in comics is related to each other to form discourse. Signs in the visual mode in the form of icons play an important role as a representation of characters and ideas. While in verbal mode, the caption dominates the comic as a representation of the author\u27s critical opinion. The interweaving of signs in this fashion hybridity constructs a critical discourse about the contradictions of religious expression between formalism and substantialism.Komik sebagai media komunikasi visual yang populer sanggup membawa wacana-wacana sensitif secara lentur dan leluasa. Sifat komik yang melibatkan pembaca dalam mengisi kekosongan pesan, serta bentuk komunikasi multimodal melalui gambar dan teks juga turut menunjang hal tersebut. Topik yang serius, sensitif, dan juga kritis, seperti keagamaan kemudian sering ditemui dalam beberapa komik. Salah satu komik yang aktual dengan tema kritis keagamaan adalah komik karya Aji Prasetyo. Jurnal ini akan menganalisis wacana kritis keagamaan dalam komik Aji Prasetyo melalui pendekatan multimodal. Analisis dilakukan dengan menggunakan pisau analisis Kress dan Van Leeuwen, dengan dibantu teori komik McCloud. Hasil menunjukkan bahwa jalinan tanda dalam mode visual dan mode verbal dalam komik saling berkaitan membentuk wacana. Tanda dalam mode visual berupa ikon berperan penting sebagai representasi kelompok dan gagasan. Sedangkan dalam mode verbal, caption mendominasi komik sebagai representasi opini kritis pengarang. Jalinan tanda dalam hibriditas mode tersebut mengkonstruksi wacana kritis keagamaan tentang kontradiksi ekspresi keagamaan antara formalisme dan substansialisme
Inovasi Pembelajaran Berhitung Anak Usia Dini dengan Permainan Mipon's Daily
Peningkatan kemampuan berhitung pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif mereka. Salah satu cara yang efektif untuk mendukung proses pembelajaran adalah melalui media permainan edukatif yang menarik dan menyenangkan. Artikel ini mengkaji penerapan Mipon's Daily, sebuah media permainan digital, dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini. Melalui pendekatan berbasis permainan, anak-anak dapat belajar konsep dasar matematika seperti penjumlahan, pengurangan, dan pengenalan angka dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan anak usia dini di beberapa taman kanak-kanak sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Mipon's Daily secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak-anak, dengan respons positif dari anak-anak dan pengasuh terkait efektivitas media ini dalam meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep matematika dasar. Selain itu, permainan ini juga memberikan dampak positif dalam pengembangan keterampilan kognitif lainnya seperti pemecahan masalah dan logika. Dengan demikian, media permainan Mipon's Daily dapat menjadi alternatif yang efektif dalam mendukung pembelajaran berhitung pada anak usia dini
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PEMBANGUNAN RUSUN PAKAL SURABAYA MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF (TCTO)
Cost and time are two factors that have a strong relationship that can affect the success rate of a construction project. To overcome the ineffectiveness of time and cost, an analysis is needed that provides an alternative to compressing the work network called Time Cost Trade Off Analysis (TCTO). The purpose of this research is to see the most effective time of the Rusun Pakal Surabaya project. The method used is TCTO analysis by adding overtime 3 hours. The calculation results obtained that adding overtime is 228 days with a total project cost of IDR22,418,103,375. From the results of the TCTO analysis, the executing contractor has the advantage of saving 22 days and costs of IDR47,625,789 without reducing the technical specifications of the project that has been contracted
HOJO DOOSHI TAMARANAI, SHIKATAGANAI, DAN NARANAI DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG (KAJIAN STRUKTUR DAN MAKNA) 日本語の補助動詞「たまらない」、「しかたがない」、「ならない」の構造と意味
ABSTRACT
Aji, Runtika. “Hojo Dooshi Tamaranai Shikataganai dan Naranai dalam Kalimat Bahasa Jepang”. Thesis Department of Japanese Studies Faculty of
Humanities. Diponegoro University. The Advisor Lina Rosliana, S.S., M. Hum.
In writing this thesis, the author discussed “Tamaranai,Shikataganai, and NaranaiasHojo Dooshi in Japanese sentences‟. The author chose this title because it’s difficult to use these form without making mistakes in the sentences, especially for non-native Japanese speakers. The first step in writing this thesis was collecting the data, then analyzed the data, and presented the data descriptively.
Hojo dooshi is one of the kind of verb that takes words which precede it with te/de form in the sentences. Tamaranai, shikataganai, and naranai are dooshi ‘verb’ in Japanese. These three words in Indonesian mean ‘tidak tahan’, ‘apa boleh buat’, and ‘apa boleh buat’. Meanwhile, when tamaranai, shikataganai and naranai take form of ~te tamaranai, ~te shikatagani, and ~te naranai the meaning of the words are changing to ‘sangat’ in Indonesian. It does affect the meaning of the precede words and express the strength of psychological or feelings of the speaker. Although in Indonesian these three forms can be interpreted with the same word, there is actually differences in usage of these three forms.
~te shikataganai can be used to replace ~te tamaranai or ~te naranai in the sentences. But, there are limitations in usage of ~te tamaranai and ~te naranai regarding the types of words which precede them.
Keywords: Hojo Dooshi, Tamaranai, Shikataganai, Narana
AKIBAT HUKUM BAGI KREDITOR JIKA AKTA FIDUSIA DIBUAT DENGAN AKTA DIBAWAH TANGAN PADA BANK RAKYAT INDONESIA UNIT TALANG KABUPATEN TEGAL
Abstrak
AKIBAT HUKUM BAGI KREDITOR JIKA AKTA FIDUSIA DIBUAT
DENGAN AKTA DIBAWAH TANGAN PADA BANK RAKYAT INDONESIA
UNIT TALANG KABUPATEN TEGAL
Seiring dengan perkembangan perekonomian, terdapat berbagai
bentuk jaminan yang digunakan dalam bidang hubungan keperdataan,
diantaranya adalah Jaminan Fidusia. Fidusia sebagai lembaga jaminan
telah mendapatkan pengaturan dengan diundangkannya Undang-Undang
Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Ketentuan-ketentuan
yang terdapat dalam Undang-Undang Fidusia memberikan perlindungan
dan kepastian hukum bagi para pihak yang melaksanakannya. Namun
dalam praktik di lapangan, Bank Rakyat Indonesia Unit Talang Kabupaten
Tegal dalam pembebanan jaminan fidusia tidak melaksanakan apa yang
telah ditentukan oleh Undang-Undang Fidusia, hal ini dikarenakan
menurut pihak bank ini lebih mudah dalam pembebanannya dan lebih
efektif waktu serta biaya. Adanya surat kuasa dari pemberi fidusia kepada
pihak bank untuk menjual objek jaminan fidusia yang kemudian
diwaarmerking oleh notaris dianggap cukup untuk eksekusi objek jaminan
jika debitor cidera janji (wanprestasi).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis
terjadinya jaminan fidusia yang dibuat dengan akta dibawah tangan pada
Bank Rakyat Indonesia Unit Talang Kabupaten Tegal serta Akibat hukum
bagi kreditor jika akta Jaminan Fidusia dibuat dengan Akta dibawah
tangan pada Bank Rakyat Indonesia Unit Talang Kabupaten Tegal.
Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris, dengan data yang dipergunakan adalah data primer, serta data sekunder yang berupa studi kepustakaan. Selanjutnya data dianalisis secara analisis deskriptif.
Hasil dan pembahasannya diketahui bahwa dalam praktik pihak Bank Rakyat Indonesia Unit Talang Kabupaten Tegal tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena dilakukan dengan akta dibawahtangan dan pemberian surat kuasa untuk menjual yang diwaarmerking oleh notaris yang berakibat perjanjian tersebut sebagai utang-piutang biasa. Serta akibat hukum bagi kreditor jika akta fidusia dibuat dibawahtangan dan tidak didaftarkan, maka kedudukan kreditor bukan merupakan kreditor preferen melainkan kreditor konkruen.
Kata Kunci : akibat hukum, fidusia, akta dibawahtangan
Perlindungan Hukum Kreditor Fidusia terhadap Wanprestasi yang Dilakukan Debitor di Kabupaten Tegal
Analisis Histopatologi Limfoid Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Diinfeksi White Spot Syndrome Virus (WSSV)
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) saat ini telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Para pembudidaya sudah banyak beralih ke udang vaname karena merupakan komoditas ekspor serta memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi, menurut Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (2013) produksi udang vaname mengalami peningkatan yang cukup signifikan setiap tahunnya. Udang vaname juga memiliki kelemahan, salah satunya juga sering terserang berbagai penyakit. Menurut Arafani, et al. (2016), pada budidaya udang vaname kemunculan penyakit merupakan kerugian besar, berbagai penyakit akibat infeksi bakteri dan virus menyebabkan budidaya terganggu. Virus bercak putih atau white spot syndrome virus (WSSV) merupakan salah satu penyakit yang paling mengancam industri tambak udang dan di seluruh dunia. Penyakit WSSV pada udang menyebabkan gagal panen, menurunkan minat petambak untuk melakukan budidaya udang, serta mematikan tambak-tambak produktif.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerusakan pada sel organ limfoid udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang diinfeksi White Spot Syndrome Virus (WSSV) melalui analisis histopatologi. Konsentrasi penyerangan WSSV adalah organ limfoid yang berfungsi sebagai penghasil getah bening dalam proses imunitas tubuh udang, hal inilah yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh udang sangat cepat jika terkena penyakit ini (Bower, 1996). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Menurut Jaedun (2011), Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang dilakukan secara sengaja oleh peneliti dengan cara memberikan perlakuan tertentu terhadap subjek penelitian guna mengetahui suatu keadaan yang diteliti bagaimana akibat dari perlakuan. Perlakuan yang diberikan yaitu injeksi inokulum virus dengan dosis 102, 103, 104 dan kontrol tanpa injeksi inokulum virus. Kemudian dipelihara selama 3 hari. Selanjutnya dilakukan pengamatan gejala klinis dan histopatologi organ limfoid yang sudah diinfeksi virus dengan selang waktu 6 jam, 12 jam, 24 jam, 36 jam, 48 jam, 60 jam dan 72 jam.
Hasil dari pengamatan histopatologi didapatkan pada organ limfoid mengalami kerusakan hipertropi yaitu membesarnya inti sel akibat serangan virus. Diambil kesimpulkan bahwa dosis 102 sudah menyebabkan kerusakan berat pada 48 jam pasca injeksi dan semakin tinggi dosis tingkat kerusakan organ dan kematian udang semakin tinggi. Hasil gejala klinis akibat infeksi WSSV pada 6 jam sampai 24 jam pada seluruh perlakuan udang sehat tidak menunjukan gejala sakit, kemudian pengamatan di 36 jam menunjukkan gejala kaki renang kemerahan dan berenang tidak terarah, di 48 jam pengamatan menunjukkan gejala kaki dan tubuh udang kemerahan dan berenang tidak terarah, dan pengamatan di 72 jam pasca infeksi menunjukkan gejala kaki dan tubuh udang kemerahan
Tindak pidana berlanjut penjualan bahan peledak petasan yang dikontruksi sebagai tindak pidana biasa (kajian atas putusan nomor 74/pid.sus/2021/pn. Kds)
Skripsi yang BERJUDUL “TINDAK PIDANA BERLANJUT PENJUALAN BAHAN PELEDAK PETASAN YANG DIKONTRUKSI SEBAGAI TINDAK PIDANA BIASA (Kajian Atas Putusan Nomor 74/Pid.Sus/2021/Pn. Kds)” ini secara umum untuk mengetahui dan menjelaskan pada kasus yang diteliti proses penyidikannya tidak dikontruksi sebagai tindak pidana berlanjut, dan untuk mengetahui pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana pada kasus yang diteliti.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam hal teknik pengumpulan data, penulis menggunakan data sekunder. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara kualitatif, sehingga diperoleh kejelasan mengenai permasalahan yang dibahas dan selanjutnya disusun sebagai skripsi yang bersifat ilmiah.
Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa pada kasus yang diteliti proses penyidikannya tidak dikontruksi sebagai tindak pidana berlanjut karena perbuatan yang dilakukan bukan salah satu ciri dari tindak pidana berlanjut yaitu tenggang waktu antara terjadinya tindakan tersebut tidak terlampau lama. Jadi, karena tindakan yang dilakukan dari tahun 2017 sampai dengan 2021 sehingga kasus tersebut hanya di dakwa dengan dakwaan tunggal sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (1) UU No. 12/Drt/1951 dengan menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun 2 (dua) bulan.
Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana pada putusan Nomor 74/Pid.Sus/2021/PN. Kds, dengan berdasarkan fakta-fakta dipersidangan yang memperhatikan surat dakwaan, surat tuntutan, alat bukti berupa keterangan saksi, surat, keterangan ahli, petunjuk dan keterangan terdakwa serta barang bukti. Sedangkan pertimbangan non yuridis terhadap putusan tersebut berdasarkan latar belakang perbuatan terdakwa, akibat perbuatan terdakwa, kondisi diri terdakwa, keadaan yang memberatkan dan meringankan, serta perilaku terdakwa
- …
